@Ikadanews - Berikut 5 Geng motor paling ditakuti di AS - Sejumlah aksi brutal yang ada di Jakarta belakangan ini sudah sampai
merenggut nyawa manusia tak berdosa, aksi kekerasannya membuat reputasi
club atau komunitas motor jadi terkesan buruk yang tidak sama dengan
kelompok kecil komunitas seperti geng motor. Dimana pada umumnya
komunitas atau klub motor berada di bawahan asuhan kepolisan, dan
tingkat sosial kegiatan ke-masyarakatan dari club/komunitas sangat
tinggi. Akan tetapi dengan ulah geng motor yang sekarang ini 'unjuk
gigi' membuat kelompok masyarakat menjadi resah dengan aksi teror brutal
dari tindakan kriminal mereka.
Keresahan yang ada di Jakarta serupa juga terjadi di Amerika Serikat. Di
negeri Paman Sam, keberadaan geng motor sudah terbilang cukup lama.
Walau aksi mereka tak kalah meresahkan, sampai sekarang mereka masih juga menderu-deru di jalanan.
Berikut 5 geng motor yang paling ditakuti di AS:
1. Outlaws
Geng motor ini merupakan yang paling tua di AS. Lahir pada tahun 1935 di
Bar Matilda, ia menjadi acuan bagi geng motor lainnya. Mereka kerap
melakukan aksi ilegal seperti transaksi narkoba secara terbuka.
2. Hell's Angels
Ini merupakan geng motor terbesar di AS. Geng yang memiliki lambang
tengkorak bersayap ini didirikan pada tahun 1948 di California.
Aktivitasnya tidak hanya touring, juga melakukan transaksi narkoba dan
menjarah sejumlah minimarket.
3. Mongols MC
Ini adalah geng motor yang terdiri dari orang-orang yang kecewa pada
Hell's Angels. Setelah lahir, geng ini jadi musuh besar Hell's Angels.
Mereka kerap baku hantam dengan anggota Hell's Angels, bahkan saling
tusuk hanya karena hal-hal sepele.
4. Warlocks
Geng motor ini terkenal rasis. Untuk menjadi anggotanya harus berkulit
putih. Geng yang didirikan veteran perang AS pada 1967 di Philadephia
ini memiliki lambang menyerupai simbol mitologi Yunani kuno, Harpy, yang
dilengkapi dengan sayap. Biasanya mereka menyerang geng yang
beranggotakan warga keturunan Afrika atau Mongol.
5. Bandindos
Didirkan pada tahun 1966 di Texas oleh kelompok veteran perang Vietnam,
Lambang mereka unik: gambar kartun orang Meksiko memakai sombrero.
Cari Artikel Disini
Home » geng
Showing posts with label geng. Show all posts
Showing posts with label geng. Show all posts
Inilah Kronologi Geng Motor Serbu Sevel Salemba
@Ikadanews.info - Inilah Kronologi Geng Motor Serbu Sevel Salemba - Aksi brutal geng motor kembali terjadi di wilayah Jakarta. Jumat (13/4/2012) dini hari, puluhan anggota geng motor melakukan penyerangan di Seven Eleven di Salemba, Jakarta Pusat.
Berikut ini kronologi kejadian peristiwa tersebut:
1. Jumat pukul 02.20 WIB, puluhan geng motor menyerang convinience store Seven Eleven yang terletak di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
"Mereka datang bergerombolan. Awalnya saya pikir pembeli yang mau nongkrong disini, seperti pembeli lainnya. Tapi begitu udah kumpul sekitar 50an orang mereka langsung menyerang," ujar petugas parkir yang tidak mau disebutkan namanya itu, di Seven Eleven, Jumat (13/4/2012).
2. Puluhan aangggota geng motor itu melakukan penyerangan dengan mengunakan senjata tumpul sepeti balok kayu, hingga samurai. Melihat hal tersebut, pengunjung panik dan lari.
3. Melihat ada pengunjung yang melarikan diri ke arah pemukiman warga anggota geng motor tidak melakukan pengejaran. Namun mereka melakukan penyerangan hingga ke dalam toko. "Penyerangan gak lama, sekitar 10 menit. Tapi dua kali, tidak tahu apakah kelompok yang sama atau bukan," katanya.
Saat ini kondisi di gerai Seven Eleven, terlihat normal. Bekas penyerangan pada dini hari itu sudah terlihat dibenahi. Kaca pintu depan toko yang pecah juga sudah ditambal.
-----------------------------------------------
Sepanjang Jumat (13/4/2012) dini hari, tercatat sebanyak tujuh lokasi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat diserang oleh sekelompok orang yang diduga anggota geng motor.
Diperkirakan ada dua ratus orang dengan ciri khusus mengunakan pita kuning, dan diduga anggota geng motor yang melakukan penyerangan di tujuh lokasi berbeda di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
1. Pada pukul 01.30 WIB, geng motor melakukan penyerangan di depan pintu gerbang PT DOK Bayu Bahari, Jalan Industri Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di lokasi ini dua orang terluka yakni ZaenaL Arifin (32), warga Jalan Sulawesi no.31 RT 014 RW 001, Kelurahan Koja Jakarta Utara, dan Heri Susanto (33) warga Bogor. Selain melukai tujuh orang pelaku penyerangan juga merusak sebuah mobilToyota Rush B 72 RM. Penyerangan ini dilaporkan ke Polres KP3 Tanjung Priok.
2. Pukul 01.40 WIB, sekelompok orang yang diduga geng motor juga menyerang Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara.
3. Pukul 01.45 WIB, penyerangan juga terjadi di Pasar Warakas, menyebabkan satu orang bernama Nachrowi (17), warga Jalan Cipucang III No. 50 RT 08 RW 013, Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami luka tusuk di rusuk kanan kiri, kini korban dirawat di RS Koja, Jakarta Utara.
4. Pukul 01.50 WIB, penyerangan kembali terjadi di Jalan Warakas Raya, Jakarta Utara, di depan toko bingkai. Satu orang bernama Ramdani (20) warga Jalan Pademangan Barat RT 10 RW 10 No 23, megalami luka Sobek dikepala dan tangan kiri sobek, dirawat di RS.Suka Mulya.
5. Pukul 02.00 WIB, masih di Jalan Warakas Rayam, tepatnya di belakang Pos Volker, Jakarta Utara. Seorang warga bernama Tohirman, warga Kampung Muara Bahari RT 12 RW 14, Kelurahan Priok, Kecamatan Tanjung Priok, terluka pada bagian dagu dan bibir, serta lebam di mata kiri, korban dibawa ke RS Suka Mulya.
6. PukuL 02.30 WIB, penyerangan terjadi di gerai 7 Eleven, Jalan Salemba Raya. Dua orang terluka yakni Ade Kirmawan dan Robi, keduanya mengalami luka bacok. Selain itu tiga buah motor dirusak.
7. Pukul 03.00 WIB, penyerangan terjadi di Jalan Pramuka. Korban Anggi Darmawan, mengalami gegar otak dan akhirnya tewas di RS Islam Jakarta. Selain itu akibat penyerangan seorang pemuda bernama Hendi Haryanto juga mengalami luka tusuk. Selain dua korban tewas, 2 Motor dibakar dan 3 motor dirusak.
Berikut ini kronologi kejadian peristiwa tersebut:
1. Jumat pukul 02.20 WIB, puluhan geng motor menyerang convinience store Seven Eleven yang terletak di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat.
"Mereka datang bergerombolan. Awalnya saya pikir pembeli yang mau nongkrong disini, seperti pembeli lainnya. Tapi begitu udah kumpul sekitar 50an orang mereka langsung menyerang," ujar petugas parkir yang tidak mau disebutkan namanya itu, di Seven Eleven, Jumat (13/4/2012).
2. Puluhan aangggota geng motor itu melakukan penyerangan dengan mengunakan senjata tumpul sepeti balok kayu, hingga samurai. Melihat hal tersebut, pengunjung panik dan lari.
3. Melihat ada pengunjung yang melarikan diri ke arah pemukiman warga anggota geng motor tidak melakukan pengejaran. Namun mereka melakukan penyerangan hingga ke dalam toko. "Penyerangan gak lama, sekitar 10 menit. Tapi dua kali, tidak tahu apakah kelompok yang sama atau bukan," katanya.
Saat ini kondisi di gerai Seven Eleven, terlihat normal. Bekas penyerangan pada dini hari itu sudah terlihat dibenahi. Kaca pintu depan toko yang pecah juga sudah ditambal.
-----------------------------------------------
Sepanjang Jumat (13/4/2012) dini hari, tercatat sebanyak tujuh lokasi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat diserang oleh sekelompok orang yang diduga anggota geng motor.
Diperkirakan ada dua ratus orang dengan ciri khusus mengunakan pita kuning, dan diduga anggota geng motor yang melakukan penyerangan di tujuh lokasi berbeda di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Pusat.
1. Pada pukul 01.30 WIB, geng motor melakukan penyerangan di depan pintu gerbang PT DOK Bayu Bahari, Jalan Industri Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di lokasi ini dua orang terluka yakni ZaenaL Arifin (32), warga Jalan Sulawesi no.31 RT 014 RW 001, Kelurahan Koja Jakarta Utara, dan Heri Susanto (33) warga Bogor. Selain melukai tujuh orang pelaku penyerangan juga merusak sebuah mobilToyota Rush B 72 RM. Penyerangan ini dilaporkan ke Polres KP3 Tanjung Priok.
2. Pukul 01.40 WIB, sekelompok orang yang diduga geng motor juga menyerang Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara.
3. Pukul 01.45 WIB, penyerangan juga terjadi di Pasar Warakas, menyebabkan satu orang bernama Nachrowi (17), warga Jalan Cipucang III No. 50 RT 08 RW 013, Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami luka tusuk di rusuk kanan kiri, kini korban dirawat di RS Koja, Jakarta Utara.
4. Pukul 01.50 WIB, penyerangan kembali terjadi di Jalan Warakas Raya, Jakarta Utara, di depan toko bingkai. Satu orang bernama Ramdani (20) warga Jalan Pademangan Barat RT 10 RW 10 No 23, megalami luka Sobek dikepala dan tangan kiri sobek, dirawat di RS.Suka Mulya.
5. Pukul 02.00 WIB, masih di Jalan Warakas Rayam, tepatnya di belakang Pos Volker, Jakarta Utara. Seorang warga bernama Tohirman, warga Kampung Muara Bahari RT 12 RW 14, Kelurahan Priok, Kecamatan Tanjung Priok, terluka pada bagian dagu dan bibir, serta lebam di mata kiri, korban dibawa ke RS Suka Mulya.
6. PukuL 02.30 WIB, penyerangan terjadi di gerai 7 Eleven, Jalan Salemba Raya. Dua orang terluka yakni Ade Kirmawan dan Robi, keduanya mengalami luka bacok. Selain itu tiga buah motor dirusak.
7. Pukul 03.00 WIB, penyerangan terjadi di Jalan Pramuka. Korban Anggi Darmawan, mengalami gegar otak dan akhirnya tewas di RS Islam Jakarta. Selain itu akibat penyerangan seorang pemuda bernama Hendi Haryanto juga mengalami luka tusuk. Selain dua korban tewas, 2 Motor dibakar dan 3 motor dirusak.
Walah ... Demi Sperma Geng Cewek Seksi menculik Cowok Culun
@Ikadanews.info - Walah ... Demi Sperma Geng Cewek Seksi menculik Cowok Culun - ini kasus kejahatan yang tak biasa. Sejumlah pria di Zimbabwe, Afrika, diculik dan diperkosa sekelompok perempuan yang berpura-pura memberi tumpangan kepada pria itu ketika melintas di jalanan.
Penyelidikan polisi negara itu terkait serentetan "ritual" penculikan dan pemerkosaan tersebut telah menangkap tiga perempuan. Para detektif di Gweru, Zimbabwe, menyita 33 kondom bekas dari sebuah kendaraan para tersangka menyusul laporan tentang serangan terhadap sejumlah pria yang mendapat tumpangan di kota itu serta di Harare dan Mashonaland West.
Laporan-laporan dari Zimbabwe, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis , melukiskan tren yang mengkhawatirkan terhadap para lelaki yang ditawarkan untuk menumpang mobil, tetapi kemudian dibius dan dibawa ke tempat-tempat terpencil oleh para penyerang perempuan. Para pria tersebut kemudian dipaksa untuk melakukan hubungan seks dengan para perempuan itu, kadang-kadang tanpa mengunakan kondom, dan di bawah todongan senjata. Para pemerkosa kemudian mengumpulkan sperma korban, lalu menurunkan mereka di pinggir jalan.
Menurut NewZimbabwe.com, tiga perempuan itu telah ditangkap setelah polisi menemukan 33 kondom di dalam sebuah kendaraan di Lower Gweru, Minggu lalu. Kepala Polisi Midlands Asisten Komisaris Senior Charles Makono mengatakan, para perempuan itu dicurigai setelah meminta kepada polisi apakah mereka bisa mendapatkan kembali kantong kondom dari mobil mereka, yang baru saja terlibat kecelakaan.
Tiga perempuan itu, yaitu Rosemary Chakwizira (24 tahun), Sophie Nhokwara (26 tahun), dan Netsai Nhokwara (24), semuanya berasal dari Mkoba 4, Gweru. Mereka langsung ditangkap bersama seorang sopir pria terkait kecurigaan sejumlah serangan tidak senonoh itu. Pengemudi tersebut juga menghadapi tuduhan pembunuhan setelah kecelakaan fatal itu saat dia menabrak pejalan kaki hingga tewas.
Radio Nehanda Zimbabwe melaporkan, stasiun polisi di Gweru dikepung massa yang marah yang ingin melihat trio yang ditangkap itu. Seorang warga lokal di Gweru, yang berada di luar kantor polisi itu, pekan lalu, mengatakan, ketiga perempuan tersebut terkenal di kota itu dan secara teratur mengujungi klub malam di sana.
Harry Muhammad Misi kepada Radio Nehanda Zimbabwe mengatakan, "Kami sangat terkejut dengan apa yang terjadi dalam masyarakat kami, di mana laki-laki sekarang diperkosa perempuan. Tampaknya dunia telah terbalik sekarang. Namun, bagaimana mereka bisa hidup dengan tindakan seperti itu? Pada kasus ini, biarkan hukum bekerja. Kami biasa minum bersama mereka di Uptown Night Club, dan kami tidak tahu bahwa mereka berada di belakang kasus tersebut."
Polisi telah meminta para korban untuk datang ke kantor polisi guna membantu mengidentifikasi penyerang mereka. Polisi juga berharap bisa mencocokkan bekas sperma yang ada di kondom-kondom itu dengan sejumlah korban melalui tes DNA.
Penyelidikan polisi negara itu terkait serentetan "ritual" penculikan dan pemerkosaan tersebut telah menangkap tiga perempuan. Para detektif di Gweru, Zimbabwe, menyita 33 kondom bekas dari sebuah kendaraan para tersangka menyusul laporan tentang serangan terhadap sejumlah pria yang mendapat tumpangan di kota itu serta di Harare dan Mashonaland West.
Laporan-laporan dari Zimbabwe, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis , melukiskan tren yang mengkhawatirkan terhadap para lelaki yang ditawarkan untuk menumpang mobil, tetapi kemudian dibius dan dibawa ke tempat-tempat terpencil oleh para penyerang perempuan. Para pria tersebut kemudian dipaksa untuk melakukan hubungan seks dengan para perempuan itu, kadang-kadang tanpa mengunakan kondom, dan di bawah todongan senjata. Para pemerkosa kemudian mengumpulkan sperma korban, lalu menurunkan mereka di pinggir jalan.
Menurut NewZimbabwe.com, tiga perempuan itu telah ditangkap setelah polisi menemukan 33 kondom di dalam sebuah kendaraan di Lower Gweru, Minggu lalu. Kepala Polisi Midlands Asisten Komisaris Senior Charles Makono mengatakan, para perempuan itu dicurigai setelah meminta kepada polisi apakah mereka bisa mendapatkan kembali kantong kondom dari mobil mereka, yang baru saja terlibat kecelakaan.
Tiga perempuan itu, yaitu Rosemary Chakwizira (24 tahun), Sophie Nhokwara (26 tahun), dan Netsai Nhokwara (24), semuanya berasal dari Mkoba 4, Gweru. Mereka langsung ditangkap bersama seorang sopir pria terkait kecurigaan sejumlah serangan tidak senonoh itu. Pengemudi tersebut juga menghadapi tuduhan pembunuhan setelah kecelakaan fatal itu saat dia menabrak pejalan kaki hingga tewas.
Radio Nehanda Zimbabwe melaporkan, stasiun polisi di Gweru dikepung massa yang marah yang ingin melihat trio yang ditangkap itu. Seorang warga lokal di Gweru, yang berada di luar kantor polisi itu, pekan lalu, mengatakan, ketiga perempuan tersebut terkenal di kota itu dan secara teratur mengujungi klub malam di sana.
Harry Muhammad Misi kepada Radio Nehanda Zimbabwe mengatakan, "Kami sangat terkejut dengan apa yang terjadi dalam masyarakat kami, di mana laki-laki sekarang diperkosa perempuan. Tampaknya dunia telah terbalik sekarang. Namun, bagaimana mereka bisa hidup dengan tindakan seperti itu? Pada kasus ini, biarkan hukum bekerja. Kami biasa minum bersama mereka di Uptown Night Club, dan kami tidak tahu bahwa mereka berada di belakang kasus tersebut."
Polisi telah meminta para korban untuk datang ke kantor polisi guna membantu mengidentifikasi penyerang mereka. Polisi juga berharap bisa mencocokkan bekas sperma yang ada di kondom-kondom itu dengan sejumlah korban melalui tes DNA.
Subscribe to:
Posts (Atom)






