Cari Artikel Disini

Showing posts with label malas. Show all posts
Showing posts with label malas. Show all posts

Beberapa Alasan Pasangan yang ingin Punya anak tapi Malas Bercinta

@Ikadanews.info - Beberapa Alasan Pasangan yang ingin Punya anak tapi Malas Bercinta - Bagi pasangan yang tengah berusaha untuk memiliki anak, kegiatan bercinta bisa jadi bukan lagi aktivitas untuk bersenang-senang. Seks juga bisa jadi beban dan membuat stres.

Survei yang pernah dilakukan di Inggris mengungkapkan, rata-rata pasangan bercinta 104 kali sampai akhirnya wanitanya hamil. Lebih detailnya, pasangan berhubungan intim empat kali dalam seminggu selama enam bulan.

Menurut konselor seks yang juga penulis buku 'She Comes First', Ian Kerner, tidak mengherankan jika pasangan yang tengah berusaha punya anak, mulai merasa seks sebagai beban. Ia pun menguraikan kenapa hal itu bisa terjadi. Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Good In Bed:

1. Terjebak Rutinitas
Salah satu cara menyenangkan saat melakukan seks adalah ketika aktivitas itu dilakukan dengan spontan. Meskipun hal itu Anda lakukan di tempat tidur, di malam hari, setidaknya kespontanan tersebut membuat Anda jadi lebih bergairah.

Tapi saat Anda dan suami sedang berusaha punya anak, kalian jadi mulai suka menjadwalkan waktu bercinta. Biasanya pasangan akan berhubungan intim di saat masa subur. Hal itulah yang membuat seks bukan lagi dilakukan karena adanya gairah, tapi sebuah tugas, begitu menurut penulis buku 'Sex and the Baby Years' Hilda Hutcherson, M.D.

2. Seks Jadi Dilakukan Sesuai Permintaan
Kebanyakan pria akan senang ketika pasangannya selalu ingin bercinta bukan? Hal itulah yang terjadi ketika Anda tengah mencoba untuk hamil. Namun setelah semakin sering dilakukan, apa yang dianggap menyenangkan itu ternyata tak begutu menarik lagi. Ketika hal itu terjadi, pasangan akan melewatkan foreplay dan kedekatan emosional pun berkurang. Hal itu karena seks dilakukan sesuai permintaan.

3. Seks = Tujuan
Pria yang tengah berusaha memiliki anak dari pasangannya bisa merasa seks sebenarnya hanyalah sebuah tujuan. Seks merupakan cara wanita untuk mendapatkan sperma mereka. Survei yang dilakukan di Inggris membuktikan hal tersebut. Setidaknya ada 11% pria yang mengaku seks membuat mereka merasa dimanfaatkan.

Bagi wanita, seks pun jadi sama tidak menyenangkannya. "Salah satu klienku sampai memaki suaminya dan bilang 'ini tidak butuh waktu lama! Kamu juga tidak perlu menikmatinya! Cukup ejakulasi!'", tutur Huctcherson menggambarkan salah satu pasien wanitanya yang tak lagi nyaman dengan aktivitas bercinta.

4. Stres
Proses memiliki anak ini, jika dilakukan sudah terlalu lama, bisa membuat pasangan stres. Pada akhirnya, Anda dan suami pun jadi makin jaran bercinta dan kalau pun aktivitas itu dilakukan, jadi kurang menyenangkan.

Ian menyarankan, jika memang Anda dan suami sudah cukup lama berusaha memiliki anak dan belum berhasil, kunjungilah dokter kandungan. Namun perlu diingat, pengobatan dari dokter ini pun bisa menjadikan seks sebagai sesuatu hal yang membuat stres.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Fertility & Sterility menemukan, wanita yang sedang menjalani pengobatan kesuburan melaporkan jadi merasa tidak puas dengan kehidupan seksnya. Mereka pun jadi jarang berhubungan seks dan merasa kurang bergairah.

Apa yang harus dilakukan saat empat hal di atas terjadi? Ian menyarankan jangan batasi waktu bercinta hanya saat di masa subur wanita.

"Beberapa orang percaya mereka harus menyimpan ejakulasi pria sampai masa subur. Itu hanya mitor," tambah Hutcherson. "Faktanya, menyimpan sperma bisa mengurangi kelincahannya," tuturnya lagi.

Berikut Beberapa Alasan Orang Terlalu Lelah untuk Bercinta

@Ikadanews.info - Berikut  Alasan Orang Terlalu Lelah untuk Bercinta - Di zaman yang serba sibuk, kebahagiaan rumah tangga bisa terancam. Setelah lelah beraktifitas selama seharian, banyak orang yang sudah tak memiliki lagi tenaga untuk bercinta. Padahal, kehidupan seks yang memuaskan juga dapat menjamin kualitas hidup secara keseluruhan.

"Semua pasien yang saya kenal gila kerja. Mereka kebanyakan tidak sadar pernah memiliki keintiman yang dulu dinikmati bersama pasangan," kata terapis seks, Sheri Winston, RN, CNM, LMT, penulis buku 'Women’s Anatomy of Sexual Arousal: Secret Maps to Buried Pleasure' seperti dilansir everydayhealth.com, Jumat (24/2/2012).

Ada banyak hal yang menyebabkan orang menjadi lelah bercinta. Kenalilah faktor-faktor ini dan segera benahi agar kehidupan seks dapat kembali seperti semula.

1. Masalah dalam Hubungan
Salah satu alasan utama mengapa terlalu lelah untuk bercinta adalah adanya masalah dalam hubungan. Kemarahan dan kebencian merupakan salah satu emosi yang dapat membuat orang lelah berhubungan seks.

"Lebih mudah untuk mengatakan lelah daripada harus duduk dan membahas sesuatu yang perlu didiskusikan. Jika masih tidak bisa menghadapi percakapan dengan pasangan, carilah jalan keluar dengan terapis dan perbaiki kembali kehidupan seks," kata Winston.

2. Terlalu Banyak Nonton TV
Sangat menyenangkan duduk di depan TV setelah melewati hari yang melelahkan. Dan kemudian tanpa disadari, pasangan sudah pergi tidur sendirian. Winston menyarankan mematikan TV lebih awal dan mulai memeluk pasangan untuk meningkatkan keintiman. Nasihat ini berlaku juga untuk permainan video game.

"Mengerikan rasanya memiliki televisi di kamar tidur yang seharusnya hanya untuk mempererat keintiman dan untuk tidur," kata Winston.

3. Terlalu Banyak Kesibukan
Terlalu sibuk bisa menyebabkan stres. Seks yang baik sangat penting untuk kualitas hidup pribadi dan pasangan. Menghabiskan waktu dan tenaga untuk pekerjaan dan melupakan seks akan membuat kualitas hidup menurun drastis.

"Lihatlah hidup Anda dan apa yang Anda lakukan. Anda harus mengurangi suatu bagian, tapi bukan kehidupan seks," kata Winston.

4. Tekanan untuk Bercinta
Setelah terbiasa dalam keadaan lelah untuk bercinta atau tidak melakukan hubungan seks, seseorang akan merasakan suatu tekanan ketika hendak melakukannya sehingga membuatnya menghindar dari kamar tidur.

"Untuk mengatasinya mudah saja, hanya berpelukan. Banyak berpelukan akan mengarah pada seks secara alami. Tetapi jika tidak, kontak fisik yang menunjukkan kasih sayang dan belaian lembut juga penting untuk kebahagiaan dan kehidupan seks yang lebih baik," kata Winston.

5. Masalah Jantung
Penyakit jantung berkaitan dengan kesulitan ereksi yang dapat berdampak pada kehidupan seks. Jika tidak mengalami ereksi ketika bangun di pagi hari, pertimbangkanlah untuk berbicara dengan ahli jantung tentang kesehatan jantung.

"Gagal jantung membuat kelelahan dan menghilangkan banyak fungsi, termasuk seks. Bila mengalami gejala kelelahan, bisa jadi kurang dari lima tahun serangan jantung pertama akan terjadi, jadi segeralah memeriksakannya," kata Craig Niederberger, MD, FACS, kepala departemen urologi di University of Illinois di Chicago.

6. Ketidakseimbangan Hormon
"Ketika hormon rusak, kehidupan seks bisa macet. Karena sebagian besar libido dikendalikan oleh testosteron," kata Dr Niederberger.

Pria dapat berbicara dengan seorang urolog dan perempuan berkonsultasi dengan pakar ob-GYN jika khawatir hormonnya tidak berfungsi dengan benar dan menghambat kehidupan seksnya. Perawatan medis sederhana dapat mengembalikan kehidupan seks menjadi lebih baik.

7. Depresi
Jika terlalu lelah untuk seks serta merasa hampa atas segala yang dulu dianggap menyenangkan, bisa jadi sedang mengalami depresi atau kurang tidur. Langkah pertama agar kehidupan seks lebih baik adalah mengobati depresi.

Berbicaralah dengan terapis tentang bagaimana cara meningkatkan mood dan memperoleh semangat hidup. Pengobatan depresi sering kali menggunakan obat, tetapi banyak orang yang dapat memperoleh kembali gairahnya melalui terapi dan perubahan pola makan, olahraga, dan tidur.

8. Kebosanan
Lelah bercinta bisa juga merupakan hasil dari kebosanan. Salah satu cara untuk membangun kembali energi seksual dan menyalakan kembali kehidupan seks adalah dengan menjadi bergairah tentang sesuatu yang lain.

"Carilah sesuatu untuk berbagi, bisa mengenai hobi atau buku yang dibaca, berikan sebuah percikan semangat," kata Winston.

9. Terlalu Banyak Olahraga
"Olahraga dapat meningkatkan kehidupan seks dengan menjaga kesehatan. Tapi berolahraga terlalu banyak bisa juga mengganggu kehidupan seks. Aktivitas fisik setidaknya dilakukan 30 menit setiap hari dalam seminggu," kata Winston.

Demi kebugaran, orang dapat melakukannya lebih dari itu dalam sehari. Tapi sebaiknya berhentilah mendorong diri sendiri hingga perlu berolahraga sejauh itu.

Bicarakan dengan pelatih kapan saatnya beristirahat dan menghemat energi demi kehidupan seks yang lebih baik, sebab seks itu sendiri merupakan kegiatan yang dapat mempertahankan kebugaran.

10. Kurang Tidur
Ada hubungan yang kuat antara kurang tidur dan kehidupan seks yang kurang memuaskan. Sebuah penelitian terhadap 827 orang pria menunjukkan bahwa orang yang mendengkur paling sering tidak terpuaskan kehidupan seksnya, meskipun fungsi seksualnya tidak terganggu. Atasilah gangguan tidur, baik mendengkur atau hanya kekurangan tidur agar mendapatkan kehidupan seks yang lebih baik.

11. Sindrom Kelelahan Kronis
Jika merasa lelah selama berbulan-bulan dan tidur tetap tidak mampu menyegarkan badan, bisa jadi mengalami sindrom kelelahan kronis. Kondisi ini seringkali memburuk di akhir hari dan dapat menghambat kemampuan.

Temuilah dokter untuk mendapat perawatan medis dan ingatlah bahwa kehidupan seks adalah fleksibel. Cobalah untuk lebih intim ketika merasa berada dalam kondisi paling bugar. Seks yang baik dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.