Cari Artikel Disini

Showing posts with label tanah. Show all posts
Showing posts with label tanah. Show all posts

14 Daftar Negara Pemilik Tanah Terluas di Dunia

@Ikadanews - 14 Daftar Negara Pemilik Tanah Terluas di Dunia - Berikut adalah negara-negara "Tuan Tanah" pemilik lahan terluas di luar negeri. (Diurutkan dari pemilik negara terkecil hingga terluas):

14. Afrika Selatan
Negara maju di kawasan Afrika ini memiliki lahan di luar negeri seluas 1.231.034 ha. Salah satu perusahaan asal negara penghasil berlian yang memiliki lahan cukup luas itu adalah Benin. Areal seluas 870 ribu are untuk pertanian ini dimiliki oleh perusahaan lewat investor yang tak diketahui namanya.

13. Kanada

Negara kaya dari Amerika Utara ini memiliki lahan seluas 1.329.793 ha. Sebagian besar lahan milik Kanada ini dimiliki oleh perusahaan Alberta Investment Management Corp di Australia. Lahan seluas 960 ribu are digunakan untuk membangun bisnis kehutanan.

12. Swedia
Negara ini memiliki lahan di luar negeri seluas 1.434.700 ha. Lahannya yang terluas berada di Mozambik dan dikelola oleh Global Solidarity Forest Fund seluas 350 ribu ha. Bisnis yang dikembangkan adalah kehutanan.

11. Australia
Negara bekas jajahan Inggris ini memiliki lahan di luar negeri seluas 1.547.616 ha. Australia ternyata memiliki lahan di luar negaranya seluas 880 ribu are yang terletak di Indonesia.

Dikelola oleh perusahaan besar, BHP Billiton Limited, tanah seluas itu akan dikembangkan untuk sektor pertanian.

10. Arab Saudi
Negara kaya minyak, Arab Saudi, ternyata memiliki lahan yang cukup luas di luar negaranya. Tak kurang dari 2.204.132 ha lahan di negara orang menjadi milik negara kerajaan ini.

Arab Saudi yang tandus berharap bisa memperoleh sumber bahan pangan dari luar negeri. Lewat Eastern Renewable Fuels Corp, Arab Saudi memiliki lahan seluas 675 ribu are yang akan dikembangkan sebagai areal pertanian.

9. Uni Emirat Arab
Negara di jazirah Arab ini memiliki lahan di luar negeri seluas 2.277.856 ha. Dari areal tersebut, porsi terbesar berada di Sudan dengan luas mencapai 4,2 juta are.

Rencananya, lahan jutaan are itu akan dibuat untuk bisnis wisata yang dikelola oleh Al Ain National Wildlife.

8. Israel
Israel memiliki areal seluas 2.388.000 ha di luar negeri. Areal terluas yang dikuasai oleh Israel berada di Republik Kongo dengan luas 4,9 juta are. Namun, lahan yang akan dikembangkan untuk pertanian ini tak diketahui investornya.

7. Italia
Negara yang terkenal dengan makanan Pizza-nya ini ternyata memiliki lahan di luar negeri hingga mencapai 2.614.792 Ha. Salah satu pemilik lahan terluas asal Italia, ternyata memiliki lahan di Indonesia seluas 4,9 juta Are. Sayangnya tak diketahui nama investor yang memiliki lahan untuk sektor permainan tersebut.

6. Korea Selatan
Negara maju asal Asia ini memiliki lahan di luar negeri hingga mencapai 2.696.297 Ha. Perusahaan Kappa Limited merupakan investor asal Negeri Ginseng yang memiliki luas lahan terluas di luar negeri dengan areal mencapai satu juta Are.

Lahan tersebut berada di Kamboja, namun tidak diketahui secara spesifik tujuan dari penggunan tanah itu.

5. Inggris
Inggris memiliki lahan di luar negeri seluas 3.088.472 Ha. NRG Chemical merupakan investor asal Negara Three Lion ini dengan luas areal mencapai 1,7 juta Are di Filipina. Lahan itu rencananya akan dibangun untuk kebutuhan pertanian.

4. Malaysia
Negara tetangga Indonesia ini ternyata masuk dalam empat besar sebagai pemilik lahan terluas di luar negeri. Negeri Jiran tercatat memiliki lahan 3.397.607 Ha yang tersebar di berbagai negara.

Namun, lahan terluas yang dimiliki Malaysia berada di Indonesia dengan total luas areal mencapai 710 ribu Ha. lahan ini merupakan milik perusahaan perkebunan Sime Darby Berhad.

3. Amerika Serikat
Memiliki perusahaan-perusahaan raksasa terbanyak di dunia, membuat Amerika Serikat mampu menguasai 4.136.973 Ha. Lagi-lagi, luas lahan terbesar Negara Paman Sam ini berada di Indonesia seluas 900 ribu Ha.

Lahan milik BHP Billiton ini akan dikembangkan untuk membangun sektor pertanian.

2. China
Negara Tirai Bambu, China, memiliki areal di luar negeranya seluas 5.354.502 Ha. Walau memiliki lahan luas di beberapa negara, areal terbesar yang dimiliki perusahaan China hanya mencapai 25 ribu Are. Lahan yang berlokasi di Kamboja ini, merupakan milik Phou Mady Investment Group.

Rencananya lahan seluas 25 ribu Ha ini akan dibangun untuk sektor kehutanan.

1. India
Posisi puncak sebagai negara pemilik lahan terluas di luar negeri dipegang oleh India. Negara yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi pesat ini memiliki areal seluas 5.420.209 Ha yang tersebar di berbagai negara.

Satu perusahaan yang menjadi pemilik lahan terbesar adalah Tata Power seluas 4,9 juta Are. Ternyata lahan tersebut berada di Indonesia dan akan dibangun untuk keperluan sektor pertanian.

Foto-foto Wanita Cantik dan Tangguh Pekerja Bawah Tanah

@Ikadanews.info - Foto-foto Wanita Cantik dan Tangguh Pekerja Bawah Tanah - Irina Martinets adalah seorang karyawan stasiun bawah tanah untuk pengisian bahan bakar yang berlokasi di kota Norilsk. Norilsk adalah nama kota di Rusia bagian utara, yang merupakan kota terbesar kedua di negara tersebut.

Menginventarisasi dan mendistribusi bahan bakar serta pelumas di gudang bawah tanah sedalam 175 meter adalah bagian dari Irina. Pekerjaan seperti ini tidaklah mudah, apalagi untuk kaum wanita, sehingga beberapa rekannya menyebut Irina adalah seorang laki-laki.

Di musim panas dia suka mengendarai sepeda, berjalan di luar rumah, bermain voli, dan bowling. Dia menyukai backpacking dan menghabiskan malam dengan api unggun. Jika melihat kebiasaan diluar pekerjaannya, dia adalah seorang gadis biasa yang menghabiskan waktunya seperti kebanyakan dari wanita-wanita lainnya.








Inilah Kisah Sedih Dari Sejarah Kelam Lorong Bawah Tanah Cu Chi ' Vietnam '

@Ikadanews.info - Inilah Kisah Sedih Dari Sejarah Kelam Lorong Bawah Tanah Cu Chi ' Vietnam ' - Terowongan bawah tanah di desa Cu Chi kini lebih dikenal sebgai tempat wisata sejarah yang menarik dan menantang. Namun, lorong bawah tanah yang menjadi basis perjuangan milisi Vietcong dalam perang melawan Amerika Serikat (1959-1975) menyimpan sejumlah cerita kelam. 
“Banyak turis yang lebih mengagumi kisah heroik para pejuang Vietcong bersama dengan pasukan Vietnam dalam berperang melawan Prancis dan Amerika yang membantu Vietnam Selatan. Namun, ada sejumlah kenangan pahit dan penderitaan yang dirasakan sekitar 10 ribu pejuang dan warga yang harus berpuluh tahun tinggal di lorong sempit dan gelap,” kata Nhi Nguyen, seorang pemandu wisata di Kota Ho Chi Minh. 
Satu kisah yang menyayat adalah pengorbanan seorang ibu bermarga Le yang terpaksa membunuh seorang anaknya yang baru lahir demi menyelamatkan nasib banyak orang di lorong bawah tanah. Nhi tidak tahu persis kapan kisah ini terjadi, tetapi peristiwa itu berlangsung saat Vietnam berperang melawan Amerika. 
Zaman perang, pemerintah meminta perempuan tidak berhubungan intim dengan pasangannya selama tinggal di terowongan. Namun, seorang perempuan simpatisan Vietcong waktu itu ternyata sudah mengandung,” kata Nhi saat mengantar para turis asal Indonesia dari Kota Ho Chi Minh (populer disebut Saigon) menuju terowongan di desa Cu Chi, yang memakan waktu tempuh lebih dari dua jam.

“Ibu itu terpaksa melahirkan di ruang bawah tanah. Namun, selayaknya bayi yang baru lahir, anak malang itu menangis kencang. Ini sangat berbahaya,” kata Nhi.

“Padahal tangis bayi itu bisa terdengar di atas permukaan tanah. Ini berisiko membuat pasukan Amerika mengetahui dan menyerang terowongan,” lanjut guide yang cukup lancar berbahasa Indonesia itu.

Maka tidak ada cara lain bagi Ibu tersebut untuk menghentikan tangis anaknya selain membunuhnya. “Hidung bayi itu terus dia bekap sampai putranya tak bergerak lagi,” ujar Nhi.

Bagi para komandan dan pejuang Vietcong, langkah ibu Le merupakan tindakan heroik karena bisa menyelamatkan banyak jiwa dari serangan bom artileri dan pesawat tempur Amerika ke terowongan Cu Chi. Namun, perempuan itu menjadi sangat terpukul dan akibatnya fatal.

“Dia merasa sangat kehilangan atas kepergian putranya yang terpaksa dibunuh. Maka, setelah Vietnam bersatu dan merdeka pada 1975, ibu itu jiwanya terganggu lalu bunuh diri,” kata Nhi yang terbawa oleh kisah itu hingga sempat berurai air mata.

Bosnya, Hung Tran, mengungkapkan bahwa kisah itu kini selalu diutarakan para pemandu wisata setiap kali mereka mengantar para turis ke terowongan Cu Chi. 
Masih banyak lagi kisah yang menggambarkan pengorbanan para warga bawah tanah. Banyak di antara mereka yang mati akibat sanitasi buruk dan wabah penyakit. Belum lagi, terkena gigitan binatang dan serangga beracun yang hidup di bawah tanah,” kata Hung.

Selain itu, para warga juga terpaksa menggali terowongan baru yang lebih dalam untuk mencari sumber mata air. “Tindakan itu terpaksa mereka lakukan setelah Amerika merusak sungai Saigon dengan bom Napalm yang mencemari air,” kata Hung.