Cari Artikel Disini

Showing posts with label Operasi. Show all posts
Showing posts with label Operasi. Show all posts

Terobsesi Karakter Anime, Wanita Ini Operasi Plastik 10 Kali

Terobsesi Karakter Anime, Wanita Ini Operasi Plastik 10 Kali


Terobsesi dengan wajah lucu karakter anime, Jacqueline Koh mengoperasi wajah dan tubuhnya agar mirip menjadi mirip seperti mereka. Apakah hasilnya dapat menjadi sebagus yang ia mau?

Jacqueline Koh, 29, sehari-hari bekerja sebagai seorang desainer busana pada sebuah butik di Singapura. Selain busana-busana cantik, ia ternyata juga punya obsesi khusus kepada bentuk tubuh dan wajah karakter anime. Kamu tentu tahu 'kan, wajah bermata besar, berhidung kecil, bertubuh ramping dan berdada besar. Dan wanita ini tak berhenti hingga sebatas mengagumi karakter imajiner tersebut, ia memutuskan untuk menjadi salah satu dari mereka.

Pilihan wanita ini tertuju pada operasi plastik. Demi paras idaman, ia rela menguras isi tabungan sebesar total S$ 136.000, yang jika dirupiahkan menjadi sebesar *cek kurs* OMG, satu miliar kurang 20 juta rupiah! Dari uang sebanyak itu, porsi terbesar ia pakai untuk menggelembungkan dadanya, yang memakan ongkos S$36.000 atau Rp 260 juta. Semua ini digunakan untuk membayar biaya 9 kali operasi plastik dan satu kali operasi koreksi. Fuhh, tapi tunggu, ia ternyata masih merasa hasilnya belum cukup memuaskan :O

Berdasarkan hasil reviewnya pribadi, bentuk wajahnya yang sekarang ini hanya berhak mendapat skor 3.5 dari total 5.

"Saya akan mendapat skor 5 sempurna ketika saya tak butuh lagi Photoshop untuk foto saya," ujar Jacqueline yang masih berharap dokter memberinya hidung lebih kecil dan dagu lebih tajam pada bulan Maret nanti.Obsesinya ini menyeruak ketika 2 tahun lalu bobotnya naik sebanyak 6kg dalam waktu sekitar satu setengah tahun walupun pola diet-nya tidak berubah. Dengan tinggi badan 1,6m dan berat 48kg, Jacqueline sudah merasa dirinya terlihat chubby.





http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/563607-terobsesi-karakter-anime-wanita-ini-operasi-plastik-10-kali.html

4 Operasi bedah plastik paling fenomenal

@Ikadanews - 4 Operasi bedah plastik paling fenomenal - Memperbaiki penampilan melalui operasi plastik sah-sah saja dilakukan. Beberapa orang dapat merasakan manfaatnya, meski tak sedikit juga yang gagal dan malah terjebak dalam ketergantungan. Sifat manusia yang tidak pernah puas merupakan pemicu utama ketergantungan pada operasi plastik. Sukses di operasi pertama seringkali menghadirkan tantangan untuk melakukan operasi berikutnya, khususnya bagi yang sanggup mendanainya. Ketergantungan juga bisa disebabkan oleh kegagalan di operasi yang pertama. Untuk memperbaikinya ia harus melakukannya lagi, berulang-ulang walau kadang tidak pernah mencapai hasil yang diharapkan.

1. Janet-Jane Cunliffe (Ibu dan Anak Seperti Saudara Kembar)
Bagi Janet Cunliffe, wanita Inggis berusia 50 tahun, tampil lebih muda adalah impian yang ingin diwujudkannya melalui operasi plastik. Bukan itu saja, ia ingin penampilannya dibuat sama persis seperti anaknya, Jane yang berusia 27 tahun. Lewat operasi yang menelan biaya US$ 14.700, Janet menjalani rekonstruksi mata dan hidung serta sejumlah suntikan di bibir agar tampak lebih penuh. Ditunjang diet yang ketat, kini ia dan putrinya nyaris tidak bisa dibedakan karena keduanya lebih mirip saudara kembar.

2. Sheyla Hershey (Implan Payudara Terbesar di Dunia)
Butuh silikon sebanyak 1 galon atau sekitar 3,8 liter untuk membentuk payudara berukuran 38 KKK. Berkat implan berukuran ekstrem inilah, model asal Brazil Sheyla Hershey mencatatkan diri dalam rekor Guiness sebagai pemilik payudara terbesar sejak tahun 2009. Payudara tersebut sempat diperbesar ukurannya menjadi M pada Juni 2010, meski akhirnya malah menghadirkan petaka bagi ibu 2 anak tersebut. Operasi yang terakhir ini menyebabkan infeksi parah, sehingga ia harus merelakan payudaranya diangkat jika tidak ingin mati karenanya.

3. Jocelyn Wildenstein (Wanita Berwajah Kucing)
Sifat kucing yang manja sepertinya menjadi inspirasi bagi wanita asal New York, Jocelyn Wildenstein untuk berpenampilan seksi seperti kucing. Bukan sekedar lewat pakaian, ia ingin sudut-sudut di wajahnya dibuat serba tajam seperti kucing. Tak terhitung berapa kali Jocelyn menjalani operasi, yang jelas biayanya diperkirakan lebih dari US$ 3 juta meski hasilnya lebih menyerupai monster daripada kucing. Beberapa pakar psikologi menyebut obsesinya tersebut sebagai gangguan kejiwaan yang disebut Body Dysmorphic Disorder (BDD).

4. Hang Mioku (Tak Ada Silikon, Minyak Goreng pun Jadi)
Gangguan mental BDD juga dialami oleh wanita asal Korea, Hang Mioku yang melakukan operasi plastik pertamanya di Jepang saat berusia 28 tahun. Meski wajahnya justru menjadi rusak, ia tak bisa membendung keinginan untuk terus melakukan modifikasi wajah. Saat dokter di Jepang tidak mau lagi melanjutkan penyuntikan silikon, ia kembali ke Korea dan menemukan dokter yang mau menolongnya. Dokter itu memberikan silikon yang bisa ia suntikkan sendiri ke wajahnya dengan dosis tertentu. Semakin rusak wajahnya, keinginan untuk menyuntikkan silikon justru makin menggebu. Hingga suatu saat silikon itu habis, lalu ia nekat menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya dan mengakibatkan pembengkakan hebat. Meski dokter berhasil mengeluarkan silikon dan minyak goreng sebanyak 60 gram dari wajahnya dan 200 gram dari lehernya, Mioku diperkirakan tidak akan pernah mendapatkan wajah aslinya lagi.

Berikut 8 Sebab Kenapa Orang Takut Dioperasi

@Ikadanews - Berikut 8 Sebab Kenapa Orang Takut Dioperasi - Operasi merupakan terminologi untuk menyebut suatu tindakan pembedahan yang dilakukan oleh para tenaga medis.

Kata operasi (to operate) memiliki banyak pengertian antara lain :

to function or cause to function
to control the functioning of operate a machine
to manage, direct, run, or pursue (a business, system, etc.)
to perform a surgical operation (upon a person or animal)
to produce a desired or intended effect
Adapun bidang yang menangani tindakan operasi ini disebut Surgery, dan ahli surgery disebut Surgeon (ahli bedah).

Saat seorang pasien diputuskan untuk dilakukan operasi terhadapnya, tentunya bukan keputusan yang mudah, juga bukan keputusan yang menggembirakan. Tindak pembedahan tentunya identik dengan rasa sakit sebelum dan sesudah operasi. Belum lagi efek samping yang mungkin saja terjadi di belakang hari nanti. Berikut ini adalah 8 alasan mengapa orang takut dioperasi.

1. Takut mati

Ini adalah alasan yang paling sering disebutkan oleh para pasien. Kegagalan operasi yang sering diekspos di media memberi kesan bahwa ‘operasi sama dengan mengantar nyawa’. Padahal kita tahu bahwa dokter tidak dididik untuk menjadi pembunuh profesional, apalagi sampai mempertaruhkan profesinya. Di ruangan operasi, dokter tidak sendirian. Ia harus dibantu oleh asisten dan dokter anestesi. Tidak mungkin ia mengerjakannya sendirian. Masing-masing dokter akan melakukan kerja sama dan mekanisme kontrol yang baik agar operasi berjalan lancar.

Alasan takut mati memang sangat manusiawi. Ini juga mengingatkan dokter bahwa tidak semua orang siap dioperasi. Karena itu para ahli medis harus berhati-hati dan mempersiapkan segala sesuatu dengan benar, tanpa ada kekeliruan sedikitpun. Para pasien juga diperkenankan untuk bertanya kepada dokter tentang resiko-resiko yang mungkin dihadapi jika ia menjalani operasi pembedahan itu.


2. Takut operasi tidak menyembuhkan

Operasi ini merupakan tindak pembedahan untuk mengatasi masalah langsung pada tempatnya. Misalnya operasi Tonsilectomy, yaitu mengangkat tonsil (amandel). Biasanya dilakukan pada amandel yang membesar tanpa alasan yang jelas sehingga mengganggu jalan nafas. Tapi, mungkin saja setelah dioperasi pun, ternyata masih ada gangguan lain yang menyebabkan terganggunya nafas. Untuk itu, dokter memang benar-benar harus memahami seberapa penting operasi ini dan seberapa besar kemungkinan sembuhnya. Pasien berhak tahu dan tanyakanlah hal itu pada dokter yang bersangkutan.


3. Takut tidak sanggup menanggung biaya operasi

Operasi tentu butuh biaya, mulai dari biaya ruangan, obat anestesi, dan para dokternya. Tidak ada operasi yang gratis, kecuali ada pihak ketiga yang menanggung pembiayaan tersebut. Untuk mengantisipasi hal ini, seyogyanya masing-masing kita sudah memiliki asuransi kesehatan yang menanggung pembiayaan operasi. Jika tidak memiliki asuransi, kita harus siap dengan harta yang dimiliki saat ini. Jika ternyata harta tersebut tidak mencukupi, mungkin cara seperti ‘Koin Cinta Untuk Bilqis’ bisa menggugah rasa peduli masyarakat untuk membantu.

Mahalnya biaya operasi semata-mata bukan karena honor dokternya yang tinggi, melainkan karena menggunakan peralatan modern yang disediakan oleh pihak rumah sakit. Seringkali dokter melakukannya secara gratis, tapi ruangan operasi hingga ruang perawatannya tetap saja harus dibayar mahal.


4. Takut efek samping pasca operasi

Operasi dilakukan dalam ruangan yang sudah disterilkan, menggunakan alat-alat yang steril, cahaya dan temperatur ruangan yang disesuaikan, sehingga pre dan pasca operasi diharapkan memberikan hasil yang optimal. Tapi tetap saja ada efek samping yang harus diperhatikan. Efek samping ini bisa muncul dari eksternal maupun internal. Eksternal misalnya infeksi dari luar. Internal misalnya tidak selera makan, sakit kepala, mula, muntah, dan sebagainya. Maka sebelum dilakukan operasi, tanyakan kepada dokter tentang efek samping yang mungkin muncul pasca operasi, agar calon pasien siap menghadapinya. Jika tidak siap, jangan lakukan operasi.


5. Takut menjadi cacat (contoh amputasi, pengangkatan payudara, dan sebagainya)

Membedah suatu organ dan mengangkatnya akan membuat pasien kehilangan aset berharganya. Misalnya pada pengangkatan payudara (Radical Mammaectomy) pada kasus kanker payudara. Ini tentu membuat wanita yang bersangkutan akan menjadi minder, rendah diri, dan sebagainya. Tapi di lain sisi, jika tidak dilakukan pengangkatan, kemungkinannya akan jadi lebih buruk, bahkan bisa mengancam nyawa. Terhadap kondisi ini, sangat diperlukan dukungan dari keluarga, handai taulan, dan sahabat. Rata-rata calon pasien akan merasa amat sangat sedih, depresi, takut saat menghadapi situasi seperti ini. Namun dengan dukungan yang kuat, tentunya hal itu bisa dilewati dengan baik.


6. Takut tidak bisa hidup secara normal lagi

Pameo tentang operasi yang bisa membuat orang cacat seumur hidup membuat kata ‘operasi’ serasa ditabukan. Siapa sih yang suka tindakan invasiv ini? Bahkan dokter sekalipun harus berfikir sungguh-sungguh dalam memberikan keputusan operasi atau tidak. Misalkan pada kasus amputasi organ. Saat masih co-ass, saya kebetulan pernah bertemu dengan seorang pasien yang menderita kanker pada daerah penisnya. Mau tidak mau, aset berharganya itu harus dibuang. Jika tidak, kanker itu akan menyebar. Walaupun dirasa sangat berat, ia akhirnya bersedia. Pilihannya saat itu, menderita berkepanjangan atau membuang salah satu organnya dan bertahan hidup. Tentunya ia lebih memilih untuk bertahan hidup.


7. Takut menjadi sorotan teman, keluarga, publik, dan sebagainya

Keputusan operasi biasanya mendapat perhatian khusus dari teman, keluarga, dan lain-lain. Ini dikarenakan karena tidak semua orang mengalami hal yang sama. Bahkan pada kasus yang mirip tapi tidak sama, ada yang mengaku bisa sembuh tanpa operasi, sehingga keputusan operasi tentunya menjadi perdebatan sengit. Jangankan antara mereka dari kalangan non medis, bahkan dari medis sekalipun akan mempertanyakan, “Apa keputusan operasi itu sudah benar atau harus dipertimbangkan lagi?” Dokter yang bersangkutan harus rajin-rajin berdiskusi dengan yang lebih senior untuk mendapatkan pandangan yang lebih valid.


8. Takut alat operasi tertinggal di dalam tubuh

Kasus ini pernah terjadi tapi tidak bisa dikatakan sering. Penyebabnya adalah keteledoran. Jika dikaji lebih jauh, penyebabnya paling sering adalah keletihan, tidak konsentrasi, problem eksternal, beban psikologis, dan sebagainya. Dokter yang melakukan keteledoran semacam ini tentu dipandang sebelah mata oleh sejawat yang lain, dan tentunya hal itu bukan sesuatu yang menyenangkan.

Aneh Pria Ini Terbangun Saat Operasi Paru-paru

@Ikadanews - Aneh Pria Ini Terbangun Saat Operasi Paru-paru - Pria ini harus merasakan sakit yang luar bisa ketika operasi paru paru berlangsung, kejadian ini terjadi pada pria bernama Simon Rosenqvist yang harus di operasi di rumah sakit Swedia.

Pada umumnya untuk melakukan operasi paru paru maka orang yang akan di operasi harus di bius total selama satu jam namun Simon tiba tiba tersadar dan terbangun setelah 20 menit pembiusan akibatnya ia harus tersadar ketika operasi paru paru yang di jalaninya belum selsai.

Tapi, sisa efek bius yang masih bekerja membuatnya tak bisa bicara dan bergerak. Yang bisa ia lakukan hanya sekuat tenaga menahan sakit luar biasa hingga operasi selesai 35 menit kemudian.

“Otak saya terus bergejolak ingin berteriak dan bergerak, tapi saat itu aku benar-benar tak mampu mengatakan sesuatu apalagi bergerak,” ujar pria yang segera melampiaskan marah kepada dokter dan manajemen rumah sakit, setelah efek bius benar-benar hilang.

Dr. Lee A Fleisher, pakar anestesi di Perelman School of Medicine Universitas Pennsylvania, mengatakan, kasus yang menimpa Rosenqvist memungkinkan terjadi. “Meski jarang, kemungkinannya ada, menimpa sekitar 1-2 pasien dari setiap 1.000 tindakan operasi,” ujarnya, dikutip mcnbc.msn.com.

Sangat lucu 5 Cara mengenali payudara asli atau palsu ( hasil operasi )

@Ikadanews - Sangat lucu 5 Cara mengenali payudara asli atau palsu ( hasil operasi ) - Payudara merupakan salah satu bagian paling menarik bagi tubuh wanita yang juga sering menjadi perhatian para pria. Tak mengherankan bila banyak wanita ingin membuatnya tampak lebih indah dengan operasi. Lantas bagaimana caranya membedakan payudara asli dan palsu?


Mengenali payudara asli atau palsu

Menurut American Society of Plastic Surgeons, hampir 300.000 wanita telah melakukan operasi pembesaran payudara pada tahun 2010 saja, yang berarti ada banyak silikon terselip di balik payudara wanita yang tampak seksi. Tapi tak perlu khawatir, Norman Rowe, M.D., seorang ahli bedah New York City telah mengumpulkan bagaimana caranya untuk membedakan antara payudara asli dan ‘palsu’ hanya dengan melihatnya.

Berikut adalah tanda-tanda payudara wanita palsu, seperti dilansir Menshealth, Rabu :

1. Jarak antar payudara terlalu dekat
Payudara wanita kebanyakan memiliki jarak sekitar 5 sampai 7 sentimeter. Tetapi bila seorang wanita telah memasang implan pada payudaranya, jarak antar dua payudara tersebut akan sangat dekat. Jika payudara terlihat seperti menempel di tengah-tengah, maka kemungkinan besar payudara tersebut palsu.
“Ketika dokter memasukkan implan, sebagian besar akan menempatkan dan mengaturnya sangat dekat satu sama lain, di dekat garis tengah dada,” kata Rowe.

2. Payudara terlihat terlalu tinggi
Payudara palsu juga bisa diamati dari letaknya yang terlalu tinggi. Biasanya, payudara wanita alami terletak sejajar atau dekat dengan ketiak. Tetapi pemasangan implan biasanya akan membuat payudara terletak lebih tinggi.

3. Terlihat seperti melon
“Payudara alami berbentuk seperti pir atau tetesan air, tetapi jika miliknya terlihat lebih besar seperti melon bulat, itu adalah tanda-tanda mereka palsu,” kata Rowe. Tidak seperti payudara alami yang penuh di bagian bawah, payudara implan akan merata dengan silikon atau salin dari atas ke bawah, menciptakan bentuk bulat sempurna.


4. Terdapat bekas luka
Ahli bedah plastik umumnya akan menggunakan empat jalur akses pada tubuh untuk memasukkan implan ke dalam, yang kesemuanya akan meninggalkan bekas luka. Bekas luka biasanya terlihat di pusar (kira-kira setengah atau satu inci dari arah perut), lipatan antara payudara dan dada (dua bekas luka simetris), sekitar puting susu dan ketiak.

5. Terdengar suara dari payudara
Anda memerlukan telinga bionik untuk mendengarkan suara dari payudara palsu (bila suasana ruangan tenang). Payudara implan kadang-kadang akan mengeluarkan suara ‘tumpah’ saat keduanya bergerak. Hal ini biasanya terjadi karena dokter mengisi implan setelah berada di dalam payudara.
 “Jika implan tidak diisi dengan salin akan menciptakan kantong udara yang bisa mengeluarkan suara. Suara ini tidak terdengar saat wanita berjalan, tetapi saat berhubungan intim,” kata Rowe.

Sesudah Operasi Plastik ' 3 Wanita Cantik Ini Memiliki Wajah yang Sama '

@Ikadanews.info - Sesudah Operasi Plastik ' 3 Wanita Cantik Ini Memiliki Wajah yang Sama ' - Wanita biasanya paling alergi jika menemukan 'kembaran' mereka di suatu tempat ramai seperti mall atau kampus. Baik itu kembaran baju, sepatu, tas bahkan jepitan rambut. Tapi tiga wanita asal Cina ini justru melakukan hal yang sebaliknya, dengan cara yang ekstrim pula: Melakukan operasi plastik agar mereka bertiga memiliki wajah serupa.

Sayangnya, sama seperti kalian, kita sendiri juga belum tahu apa-apa mengenai identitas ketiga wanita ini selain keterangan bahwa ketiganya melakukan operasi plastik. Siapa? Alasannya? Hubungan antara ketiganya? Yang pasti foto ini bikin heboh setelah muncul di situs populer Cina tt.mop.com. Hingga saat ini, foto misterius tersebut sudah dikomentari oleh lebih dari 600 komentator yang sibuk mengutarakan rasa penasarannya atau mencoba menguak informasi dari foto tersebut.
Ada yang kenal siapakah mereka?