@Ikadanews - Parah, Pelajar Ini Bangga Membawa Samurai Untuk Tawuran - Kalau Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering berkata “saya
prihatin”, kali ini kata-kata tersebut tepat digunakan untuk peristiwa
ini. Prihatin terhadap perilaku generasi penerus bangsa saat ini, miris
kepada sikap dan tingkah laku sebagian anak-anak muda zaman sekarang.
Entah apa yang ada dibenaknya sekarang? Apakah hanya mengandalkan otot
saja? Bangga akan kemenangan dalam perkelahian? Miris…
Jumat,
20/4/12, jajaran Polda Metro Jaya Jakarta berhasil menggagalkan
penyerangan terhadap siswa SMA Citra Mutiara, Cibarusah. Polisi
menangkap 11 orang siswa SMK Putera Negara, Bogor, yang mencoba
melakukan penyerangan tersebut dan kedapatan membawa 14 buah senjata
tajam untuk tawuran. Sepertinya ke 11 orang siswa tersebut sudah biasa
merencanakan dan melakukan tawuran secara terorganizir.
Aksi akan
penyerangan kepada siswa SMA Citra Mutiara berawal dari dendam pada
siswa SMA Citra Mutiara saat melakukan KKL. Dimana siswa SMK Putera
Negara sering mengintimidasi siswa SMA Citra Mutiara.
Sepertinya,
para siswa SMA Citra Mutiara tersebut sudah terbiasa melakukan tawuran
dan mereka menyiapkan tawuran secara rapi. Beberapa diantara mereka ada
yang bertugas menyiapkan senjata, ada yang bertanggung jawab mengasah
senjata, ada yang mendistribusikan senjata ke lokasi tawuran hingga ada
yang hanya terlibat pada saat aksi.
Salah seorang siswa yang ikut
tertangkap bernama Taris, berusia 18 tahun salah seorang siswa Putera
negara, Bogor dengan gagah berani membawa sebuah samurai sepanjang 50 cm
yang akan digunakan untuk tawuran tersebut. Dengan tanpa rasa bersalah
Taris mengatakan “Ada rasa takut, tapi ada rasa bangga juga,” saat
diintrogasi pihak kepolisian.
Samurai dan senjata tajam yang
dibawa ke 11 siswa itu disembunyikan di selokan air depan showroom mobil
Hyundai, sesaat setelah usai sekolah dan akan segera menyerang, senjata
tersebut diambil. Senjata tersebut memang sengaja disiapkan untuk
berjaga-jaga jika ada pelajar lain yang ikut menyerang.
Walaupun
penyesalan sementara yang tersirat dari wajah para pelajar tersebut,
tidak menyurutkan sikap kepolisian yang menjerat mereka dengan Pasal 2
ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951.
Cari Artikel Disini
Home » bangga
Showing posts with label bangga. Show all posts
Showing posts with label bangga. Show all posts
Guru Yang Aneh, Ibuu Guru Ini Bangga Dihamili Siswanya
@Ikadanews.info - Guru Yang Aneh, Ibuu Guru Ini Bangga Dihamili Siswanya - Seorang guru asal Austria berusia 43 tahun diadukan ke polisi setelah berhubungan seks dengan siswanya yang saat kejadian masih berusia 13 tahun. Dia kini mengaku bangga bisa hamil dan menjadi ibu dari bekas muridnya.
Renata Juras, nama guru itu, sedianya dijatuhi hukuman kurungan. Namun, hukumannya ditangguhkan setelah anak laki-laki itu mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mencintainya dan mereka berencana untuk menikah.
Gurunya itu bahkan telah tinggal bersamanya dan ibunya setelah ia kehilangan pekerjaan akibat hubungan ganjil itu.
Kasus ini mencuat setelah Erwin, nama anak itu, mengaku pada ayah tirinya mengenai perbuatannya bersama sang guru. Ayah tirinya yang murka lalu melaporkan sang guru yang berdarah Kroasia, pada polisi.
Di Austria, seorang bocah dianggap dewasa di mata hukum jika sudah berusia 14 tahun. Saat kasus mencuat, usianya masih kurang empat bulan untuk disebut "dewasa".
Sang siswa, sekarang berusia 16 tahun, menyatakan pemberitaan tentang mereka berdua sudah sangat di luar jalur. "Saya dianggap seolah-olah korban, bahwa dialah yang membujuk saya. Padahal yang sebenarnya, sayalah yang memulai," ujarnya seperti dikutip Orange.
Renata, yang melatih tim muda olahraga bola tangan di tempat Erwin menjadi salah satu pemain sebelum dia dipecat, merasa gembira dirinya hamil. Dia sebelumnya telah memiliki anak yang usianya setahun lebih muda dari Erwin di sekolah yang sama.
Soal kehamilannya, Juras mengaku bangga. "Ini kehamilan yang direncanakan. Saya sungguh bahagia. Kami sudah punya nama untuk si bayi, tapi kami tak akan beritahu Anda sekarang," katanya dengan raut wajah berbinar.
Pasangan ini sekarang sudah menikah dan sang jabang bayi diharapkan lahir pada bulan Juni.
Renata Juras, nama guru itu, sedianya dijatuhi hukuman kurungan. Namun, hukumannya ditangguhkan setelah anak laki-laki itu mengatakan kepada pengadilan bahwa dia mencintainya dan mereka berencana untuk menikah.
Gurunya itu bahkan telah tinggal bersamanya dan ibunya setelah ia kehilangan pekerjaan akibat hubungan ganjil itu.
Kasus ini mencuat setelah Erwin, nama anak itu, mengaku pada ayah tirinya mengenai perbuatannya bersama sang guru. Ayah tirinya yang murka lalu melaporkan sang guru yang berdarah Kroasia, pada polisi.
Di Austria, seorang bocah dianggap dewasa di mata hukum jika sudah berusia 14 tahun. Saat kasus mencuat, usianya masih kurang empat bulan untuk disebut "dewasa".
Sang siswa, sekarang berusia 16 tahun, menyatakan pemberitaan tentang mereka berdua sudah sangat di luar jalur. "Saya dianggap seolah-olah korban, bahwa dialah yang membujuk saya. Padahal yang sebenarnya, sayalah yang memulai," ujarnya seperti dikutip Orange.
Renata, yang melatih tim muda olahraga bola tangan di tempat Erwin menjadi salah satu pemain sebelum dia dipecat, merasa gembira dirinya hamil. Dia sebelumnya telah memiliki anak yang usianya setahun lebih muda dari Erwin di sekolah yang sama.
Soal kehamilannya, Juras mengaku bangga. "Ini kehamilan yang direncanakan. Saya sungguh bahagia. Kami sudah punya nama untuk si bayi, tapi kami tak akan beritahu Anda sekarang," katanya dengan raut wajah berbinar.
Pasangan ini sekarang sudah menikah dan sang jabang bayi diharapkan lahir pada bulan Juni.
Subscribe to:
Posts (Atom)

