@Ikadanews - Inilah 10 Nasehat Bijak Einstein Tentang Hidup Sukses - Tak perlu bersiap-siap mengernyitkan kening, kita hanya akan membahas ringan tentang filosofi hidup singkat Einstein.
Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Yuk kita lihat.
1. Buntuti Terus Rasa Ingin Tahu Anda
"Saya bukan memiliki bakat khusus. Hanya selalu menikmati rasa ingin tahu saja."
Membaca kutipan Einstein di atas membuat kita bertanya-tanya. Seperti apa rasa ingin tahu itu? Saya selalu bertanya-tanya mengapa ada orang sukses, sementara banyak lainnya gagal?
Karena itu banyak-banyaklah menghabiskan banyak waktu membaca banyak bahan. Mencari tahu koneksi berbagai hal terhadap kata 'sukses'. Mengejar jawaban rasa ingin tahu Anda adalah kunci rahasia kesukesan.
2. Tekun itu Tak Ternilai
"Saya bukannya pintar, boleh dikatakan hanya bertahan lebih lama menghadapi masalah."
Bayangkan seekor kura-kura di tengah rimba gunung, sementara dia ingin menuju pantai. Atau, apakah Anda setekun tunas mangga terus-menerus bertumbuh, berkembang sehingga akhirnya berbuah?
Ada ungkapan bagus yang popular di kalangan pegawai pos, 'Selembar prangko menjadi bernilai hanya karena ketika dia menempel pada surat hingga mengantarnya sampai ke tujuan'. Jadilah seperti prangko, selesaikan apa yang sudah Anda mulai.
3. Fokus pada saat ini.
"Seorang pria yang bisa menyetir dengan aman sementara mencium gadis cantik, sebenarnya tidak memberi penghargaan yang layak untuk ciumannya itu."
Einstein kok ngomongin tentang ciuman ya? Ah, itu kan hanya istilah saja, Tapi saya ingin cerita tentang kejadian ketika sesorang menjaga kebun duren di kebun.
Begitu banyak kera seperti menunggu si penjaga lengah dan menyikat durian ranum di atas pohon. Kemudian seorang lainnya berkata, bahwa Anda tak akan bisa menembak dua kera sekaligus.
Pengertian yang bisa disimpulkan atas kata-kata tersebut adalah, 'Seseorang bisa melakukan banyak hal, tapi bukan semua hal sekaligus'.
Belajar untuk 'berada di sini, saat ini', berikan perhatian kepada apa yang sedang Anda kerjakan. Energi terfokus adalah sumber kekuatan. Itulah perbedaan antara kesuksesan dan kegagalan.
4. Imaginasi adalah kekuatan
"Imaginasi adalah segalanya. Imaginasi adalah penarik masa depan. Imaginasi lebih penting daripada pengetahuan."
Ungkapan Einstein ini sangat terkenal. Apakah Anda berimajinasi setiap hari? Imaginasi lebih penting dari pengetahuan!
Imaginasi memainkan satu babak awal dalam pentas hidup masa depan Anda. Lagi, kata Einstein, "Tanda kejeneniusan sesungguhnya bukanlah pengetahuan melainkan imaginasi."
Sekali lagi, apakah Anda sudah melatih otot-otot imaginasi Anda setiap hari? Jangan biarkan otot-otot itu menjadi kurus dan sakit-sakitan.
Hidup tanpa imajinasi seperti mengikuti aliran sungai, pasrah mengikuti apapun kemauan dan ke mana arahnya. Tak memiliki kuasa atas apapun terhadap pilihan ataupun keinginan. Menyedihkan.
5. Buat Kesalahan
"Seseorang yang tidak pernah membuat kesalahan sebenarnya tak pernah mencoba sesuatu yang baru."
Einstein tak pernah takut dengan kesalahan. Tak perlu alergi dengan kesalahan. Catat baik-baik, KESALAHAN bukan KEGAGALAN.
Dua hal tadi berbeda. Kesalahan-kesalahan dapat membantu Anda menjadi lebih baik, lebih cepat, lebih cerdas, jika Anda menggunakannya dengan tepat tentunya.
Carilah sesuatu berbau baru (something new) dari kesalahan Anda. Seperti sudah dibilang sebelumnya, jika ingin sukses, belajar lebih banyak dari kesalahan Anda.
6. Hidup pada saat ini
"Saya tak pernah memikirkan masa depan–itu akan datang sesaat lagi."
Satu-satunya jalan agar hidup Anda baik dimasa depan adalah hidup dengan baik pada saat sekarang. Ah, lagi-lagi nasehat bijak untuk menyikapi waktu dengan tepat oleh pakar fisika quantum Einstein.
Sangat tak mungkin mengubah kemarin karena sudah terjadi. Yang bisa Anda lakukan sekarang adalah mengubah cara pandang Anda saat ini tentang kemarin agar menjadi lebih baik.
Anda juga tidak bisa mengubah besok menjadi lebih baik, kecuali jika Anda melakukan yang terbaik pada saat ini. Masalahnya hanya tentang waktu, dan waktu tidak pernah ke mana-mana kok.
7. Hargai diri Anda
"Berusahalah dengan keras bukan untuk menjadi sukses, tapi untuk menjadi lebih berharga."
Tak perlu lah banting tulang untuk menjadi lebih sukes. Luangkan waktu Anda untuk menaikkan nilai diri Anda.
Jika Anda memang bernilai, sukses akan datang menghampiri Anda. Apakah Einstein bekerja lebih keras untuk sukses? Mungkin dia hanya terus menerus berinvestasi untuk meningkatkan nilai dirinya. Sukses datang sendiri kepadanya.
Kenali bakat dan berkah karunia-Nya kepada Anda. Belajarlah mengasah mereka menjadi lebih tajam, gunakan untuk memberi manfaat sebanyak-banyaknyak kepada orang lain.
Bekerjalah untuk menjadi bernilai, sukses akan mengejar Anda. Apakah berlian harganya sama dengan kerikil? Anda punya jawabannya. Keduanya mengalami tekanan berbeda sehingga membedakan nilainya.
8. Jangan mengharapkan Hasil Berbeda
"Kegilaan: adalah melakukan sesuatu dengan cara sama berulang-ulang dan mengharapkan hasil berbeda."
Nasehat bijak Enstein di atas adalah favorit saya. Anda jangan mengharapkan hasil menjadi lebih baik jika Anda masih bertahan dengan cara yang Anda pakai sekarang.
Dengan ungkapan lain, Anda mimpi mengharapkan otot bisep Anda menjadi lebih 'seksi' jika masih mengangkat barbel ringan terus menerus.
Jika ingin hidup Anda berubah, Anda harus berubah. Mengubah cara pikir, cara pandang dan cara melakukan sesuatu.
Ketika Anda mengubah pikiran Anda, mengubah sudut pandang Anda, mengubah tindakan Anda, hidup Anda akan berubah dengan sendirinya.
Bayangkan hal berikut: Ada seorang gadis manis tepat di depanmu. Bandingkan kedua aksi berikut. Pertama, kamu senyum tulus, reaksi si gadis adalah membalas senyummu. Kedua, kamu melotot padanya, bisa ditebak apa reaksi si gadis?
9. Pengetahuan terasah melalui Pengalaman
"Informasi bukanlah pengetahuan. Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."
Pengetahuan itu berasal dari pengalaman. Anda bisa mendiskusikan sebuah proyek, tapi diskusi itu hanya akan memberi Anda informasi.
Anda harus melakukan proyek tersebut untuk 'tahu' apakah proyek tersebut berjalan dengan benar atau tidak.
Anda harus melakukannya untuk mengatasi munculnya masalah-masalah ditengah proyek berjalan. Itu membuat Anda memiliki pengalaman baru dan bermanfaat.
Apa pesan Einstein? Carilah pengalaman! Jangan habiskan waktumu nonton sinetron cinta sementara dirimu setengah mati menginginkan pacar, misalnya. Keluar dari duniamu sekarang dan pengalaman tak ternilai menunggumu di luar sana.
10. Pahami Aturan Main, Lalu Bermainlah Lebih Baik
"Anda harus memahami aturan permainan. Kemudian Anda harus bermain lebih baik daripada pemain lain."
Bagi Einstein, dia cukup memahami aturan-aturan dasar Fisika lalu berpikir dan bekerja lebih baik dibanding fisikawan lainnya. Sederhananya, Anda cukup melakukan dua hal saja.
Pertama, yang harus Anda lakukan adalah memahami 'peraturan' bagaimana cara Anda melakukannya.
Kedua, lakukan pekerjaan tersebut lebih baik dibanding orang lain. Jika Anda mampu melakukan dua hal ini dengan baik, sukses pasti masuk ke kantong Anda
Cari Artikel Disini
Home » bijak
Showing posts with label bijak. Show all posts
Showing posts with label bijak. Show all posts
Cara Bijak Hadapi Kekasih Pencemburu
@Ikadanews - Cara Bijak Hadapi Kekasih Pencemburu - Salah satu problem yang bikin Ladies pusing adalah menghadapi kekasih dengan tipe pencemburu. Cemburu dalam sebuah hubungan ibarat bumbu yang membuat hubungan Anda semakin mesra. Namun jika cemburu selalu menjadi masalah yang selalu diperdebatkan, hal tersebut justru menjadi perusak hubungan Anda. Sebelum Anda lelah dengan sosok kekasih seperti itu, ketahui cara berikut dalam menghadapi pria pencemburu, seperti dilansir Boldsky.
Cari tahu alasannya
Cemburu adalah reaksi alami jika seseorang dihadapkan pada situasi tertentu. Anda harus mencari tahu alasan di balik sikapnya yang cemburu. Jika pasangan tidak menyukai Anda berbaur dengan teman pria, maka hindari hal tersebut. Untuk menjaga hubungan Anda tetap harmonis, carilah keseimbangan dengan pasangan. Berlakulah jujur untuk mendapatkan kepercayaannya.
Hilangkan keraguannya
Pria merasa cemburu saat tidak nyaman dengan aktivitas yang Anda lakukan. Buatlah dia mengerti sebagai sosok yang sangat berarti bagi Anda.
Buatlah keputusan
Jika pasangan masih tetap cemburu dan tidak dapat menerima apa yang dilakukan, ini saatnya Anda membuat keputusan. Kecemburuan dapat meruntuhkan hubungan yang kuat sekalipun. Jika hal ini tidak dapat dipecahkan, lebih baik berpisah dari pada menyesal di kemudian hari.
Cari tahu alasannya
Cemburu adalah reaksi alami jika seseorang dihadapkan pada situasi tertentu. Anda harus mencari tahu alasan di balik sikapnya yang cemburu. Jika pasangan tidak menyukai Anda berbaur dengan teman pria, maka hindari hal tersebut. Untuk menjaga hubungan Anda tetap harmonis, carilah keseimbangan dengan pasangan. Berlakulah jujur untuk mendapatkan kepercayaannya.
Hilangkan keraguannya
Pria merasa cemburu saat tidak nyaman dengan aktivitas yang Anda lakukan. Buatlah dia mengerti sebagai sosok yang sangat berarti bagi Anda.
Buatlah keputusan
Jika pasangan masih tetap cemburu dan tidak dapat menerima apa yang dilakukan, ini saatnya Anda membuat keputusan. Kecemburuan dapat meruntuhkan hubungan yang kuat sekalipun. Jika hal ini tidak dapat dipecahkan, lebih baik berpisah dari pada menyesal di kemudian hari.
Berikut 7 Pegangan Hidup yang harus dimiliki orang bijak
@Ikadanews.info - Berikut 7 Pegangan Hidup yang harus dimiliki orang bijak - 1. Memaklumi kebenaran yang muncul.
Di dalam kehidupan yang nyata ini, setiap makhluk hidup tidaklah akan terlepas dari apa yang namanya “SUKA DAN DUKA” yang datangnya silih berganti dan timbul serta tenggelam. Si A, bisa saja hari ini tampil dengan penuh keceriaan karena keinginannya telah terpenuhi, tetapi bebarapa saat kemudian, setelah mengetahui dompetnya hilang maka keceriaan tersebut, segera sirna dan berubah menjadi kesedihan. Peristiwa suka dan duka, yang datangnya silih berganti ini, tidaklah dapat ditolak atau dihindari, terutama sekali bagi orang orang yg demikian pekatnya, dibelenggu oleh nikmatnya keduniawian.
Agar duka tidak begitu kuat membelenggu bathin kita, maka yang pertama sekali harus disadari adalah kebenaran – kebenaran yang pasti terjadi di alam semesta ini, misalnya ketidak kekalan. Benda dan keadaan apapun yg tgerdapat di alam semesta ini, tidaklah kekal keberadaanya. Cepat maupun lambat, pasti akan mengalami proses kehancuran. Dengan menyadari kesunyataan ( kebenaran – kebenaran ) ini, hendaknya kemelekatan akan apapun juga, haruslah sesegera mungkin disingkirkan. Siapapun yang berhasil menjauhi belenggu – belenggu keduniawian maka kebahagiaan akan selalu berada di pihaknya.
2. Memiliki pengertian yang benar
Dengan dimilikinya pengertian yang benar akan Dhamma bahwa segala sesuatu yang timbul, suatu hari kelak pasti akan tenggelam (ketidakkekalan), maka yang namanya derita keluh kesah maupun frustasi, tak akan berpeluang menyerang diri kita.
Seandainya kemalangan atau kekurang- beruntungan masih juga menimpa diri kita, sadarilah dengan sebaik bainya bahwa hal ini, adalah hal yang lumrah dan pasti (pantas) terjadi, cepat maupun lambat. Di d :”Lepaskanlah segala hal yang menimbulkan ikata, seperti halnya orang bijaksana yang tak pernah membicarakan segala nafsu dan kesenangan hidup duniawi. Karena itu tidak diganggu oleh kegembiraan dan kesedihan, tidak pernah memperlihatkan rasa senang dan tidak senang”.
Memiliki pengertian yang benar akan Dharma (kebenaran) akan menimbulkan kebahagiaan yang luhur dan permanen. Mengapa…….? Karena akan terlindung oleh kebajikan – kebajikan yang telah diperbuat dan semua kondisi yang membahagiakan ini, bukanlah sebagai hasil dari belas kasihan (berkahan) dari makhluk lainnya. jasa kebajikanlah yang menjadi pelindung, bagi setiap insan manusia, kapan dan dimanapun berada. Itulah perlindungan yang sesungguhnya…!
3.Mampu mengontrol diri
Kelebihan maupun kekurangan yang telah dimiliki, hendaknya tidaklah menimbulkan masalah maupun kedukaan, bagi masyarakat yang ada di lingkungan kita. Hal positif yang seyogianya disadari adalah tidak satu makhluk pun yang logis (pantas ditunding) atas kelebihan maupun kemalangan yang dialami. Semuanya bisa terjadi, tidaklah terlepas daripada hasil/akibat dari karma (perbuatan), yang sudah seharusnya diterima. Hidup yang senantiasa berpedoman pada sila (moral) yang baik dan selalu berkreasi demi keharmonisan, ketentraman dan kesejahteraan semua makhluk, adalah hidup yg sesungguhnya.
4. Hidup sesuai dengan kebutuhan.
Salah satu noda bathin yang seharusnya dihentikan adalah keserakahan. “ Apabila kelobaan telah merasuk , seseorang tidak melihat kebenaran lagi “.
Orang serakah dalam hal ini, akan menempuh berbagai macam cara, hanya demi pemuasan akan kehausannya, yang tiada henti – hentinya. Dia tidak akan segan – segannya, menghalalkan segala tindakan negatif, hanya untuk memenuhi ambisinya. Oleh karena itu, agar terlepaskan dari jeratan belenggu bathin, berusahalah terus menerus menyadari akan hakekat dari kehidupan ini. Hidup yang hanya disesuaikan dengan kebutuhan adalah yang sesungguhnya (bahagia), dimana akan terbebas dari keruwetan, kepusingan maupun kekecewaan. Renungkanlah
5. Mengatur waktu dengan bijaksana.
Orang yang selalu berkomentar sibuk dan tiadanya waktu luang, untuk ini dan itu adalah ciri khas orang yang diperbudak oleh waktu.
Tipe manusia ini adalah tipe manusia yang belum memiliki pengertian benar, akan pemanfaatan waktu yang sesungguhnya. Tipe manusia ini, pasti akan menderita di dalam aktivitasnya sehari hari. Kalau dia seorang kepala rumah tangga maka kehampaanlah yg akan dijumpai. Dan jika seorang pimpinan maka penyakitlah yg akan didapatkan. Tetapi jika dia bisa mengatur dan menggunakan waktu sebijaksana mungkin, maka semua masalah yg tidak seharusnya muncul akan bisa dihapuskan. Orang bijaksana akan makan dikala makan, istirahat dikala istirahat, rekreasi dikala rekreasi dan tidur dikala tidur. Hidup baginya sangat berarti dan nikmat. Tetapi bagi yg diperbudak oleh waktu, hidupnya bagaikan robot dan telah terprogram sedemikian rupa, sehingga tidak berpeluang sama sekali, untuk meresapi maupun menikmati kehidupan ini, sebagaimana adanya. Bukankah ini yang disebut dengan kebodohan…..?
6. Bisa mengerti kenyataan kenyataan yang ada di lingkungannya.
Pada dasarnya, tidak satu makhlukpun yang berkenan terlahirkan dengan kondisi – kondisi yang kurang menguntungkan, misalnya : miskin, bodoh, cacat, jelek dan lain sebagainya. Dimasyarakat jika diketemukan ketimpangan ketimpangan ini, hendaknya memperlakukan mereka dengan sepantasnya. Janganlah hanya dikarenakan kemiskinan, kita sampai tega nian, menghina dan menyelepekan mereka. Dan jangan pula dikarenakan oleh kebodohan, kita mengejek dan mempermalukan mereka. Sadarilah dengan sebaik baiknya, bahwa setiap makhluk, tidaklah terlepas oleh perbuatan nya masing masing. Apapun yang perbuatan maka itulah yang disuatu hari kelak, yang akan diterima. Senantiasalah, bertutur kata yang lemah lembut dan bimbinglah, siapapun demi pencapaian kebahagiaan bersama. Dalam hal ini, kita hendaknya selalu memiliki “positive thinking” disamping menghindari keangkuhan.
7. Mengerti akan Kebenaran menimbulkan kebijaksanaan
Dengan dimilikinya pengertian yang benar akan Dharma maka akan memperjelas diri kita, mana yang pantas dilaksanakan dan mana yang harus dihindari, mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana sahabat dan mana musuh. Dalam hal ini, kita bisa memaklumi kelebihan kelebihan maupun kekurangan kekurangan orang lain, sehingga yang namanya emosional dan aneka tindakan tercela lainnya, akan bisa disingkirkan. Disamping itu, tindakan dan jalur kehidupan yang dilalui, akan senantiasa dipenuhi oleh cinta kasih serta kewelasasihan.
Di dalam kehidupan yang nyata ini, setiap makhluk hidup tidaklah akan terlepas dari apa yang namanya “SUKA DAN DUKA” yang datangnya silih berganti dan timbul serta tenggelam. Si A, bisa saja hari ini tampil dengan penuh keceriaan karena keinginannya telah terpenuhi, tetapi bebarapa saat kemudian, setelah mengetahui dompetnya hilang maka keceriaan tersebut, segera sirna dan berubah menjadi kesedihan. Peristiwa suka dan duka, yang datangnya silih berganti ini, tidaklah dapat ditolak atau dihindari, terutama sekali bagi orang orang yg demikian pekatnya, dibelenggu oleh nikmatnya keduniawian.
Agar duka tidak begitu kuat membelenggu bathin kita, maka yang pertama sekali harus disadari adalah kebenaran – kebenaran yang pasti terjadi di alam semesta ini, misalnya ketidak kekalan. Benda dan keadaan apapun yg tgerdapat di alam semesta ini, tidaklah kekal keberadaanya. Cepat maupun lambat, pasti akan mengalami proses kehancuran. Dengan menyadari kesunyataan ( kebenaran – kebenaran ) ini, hendaknya kemelekatan akan apapun juga, haruslah sesegera mungkin disingkirkan. Siapapun yang berhasil menjauhi belenggu – belenggu keduniawian maka kebahagiaan akan selalu berada di pihaknya.
2. Memiliki pengertian yang benar
Dengan dimilikinya pengertian yang benar akan Dhamma bahwa segala sesuatu yang timbul, suatu hari kelak pasti akan tenggelam (ketidakkekalan), maka yang namanya derita keluh kesah maupun frustasi, tak akan berpeluang menyerang diri kita.
Seandainya kemalangan atau kekurang- beruntungan masih juga menimpa diri kita, sadarilah dengan sebaik bainya bahwa hal ini, adalah hal yang lumrah dan pasti (pantas) terjadi, cepat maupun lambat. Di d :”Lepaskanlah segala hal yang menimbulkan ikata, seperti halnya orang bijaksana yang tak pernah membicarakan segala nafsu dan kesenangan hidup duniawi. Karena itu tidak diganggu oleh kegembiraan dan kesedihan, tidak pernah memperlihatkan rasa senang dan tidak senang”.
Memiliki pengertian yang benar akan Dharma (kebenaran) akan menimbulkan kebahagiaan yang luhur dan permanen. Mengapa…….? Karena akan terlindung oleh kebajikan – kebajikan yang telah diperbuat dan semua kondisi yang membahagiakan ini, bukanlah sebagai hasil dari belas kasihan (berkahan) dari makhluk lainnya. jasa kebajikanlah yang menjadi pelindung, bagi setiap insan manusia, kapan dan dimanapun berada. Itulah perlindungan yang sesungguhnya…!
3.Mampu mengontrol diri
Kelebihan maupun kekurangan yang telah dimiliki, hendaknya tidaklah menimbulkan masalah maupun kedukaan, bagi masyarakat yang ada di lingkungan kita. Hal positif yang seyogianya disadari adalah tidak satu makhluk pun yang logis (pantas ditunding) atas kelebihan maupun kemalangan yang dialami. Semuanya bisa terjadi, tidaklah terlepas daripada hasil/akibat dari karma (perbuatan), yang sudah seharusnya diterima. Hidup yang senantiasa berpedoman pada sila (moral) yang baik dan selalu berkreasi demi keharmonisan, ketentraman dan kesejahteraan semua makhluk, adalah hidup yg sesungguhnya.
4. Hidup sesuai dengan kebutuhan.
Salah satu noda bathin yang seharusnya dihentikan adalah keserakahan. “ Apabila kelobaan telah merasuk , seseorang tidak melihat kebenaran lagi “.
Orang serakah dalam hal ini, akan menempuh berbagai macam cara, hanya demi pemuasan akan kehausannya, yang tiada henti – hentinya. Dia tidak akan segan – segannya, menghalalkan segala tindakan negatif, hanya untuk memenuhi ambisinya. Oleh karena itu, agar terlepaskan dari jeratan belenggu bathin, berusahalah terus menerus menyadari akan hakekat dari kehidupan ini. Hidup yang hanya disesuaikan dengan kebutuhan adalah yang sesungguhnya (bahagia), dimana akan terbebas dari keruwetan, kepusingan maupun kekecewaan. Renungkanlah
5. Mengatur waktu dengan bijaksana.
Orang yang selalu berkomentar sibuk dan tiadanya waktu luang, untuk ini dan itu adalah ciri khas orang yang diperbudak oleh waktu.
Tipe manusia ini adalah tipe manusia yang belum memiliki pengertian benar, akan pemanfaatan waktu yang sesungguhnya. Tipe manusia ini, pasti akan menderita di dalam aktivitasnya sehari hari. Kalau dia seorang kepala rumah tangga maka kehampaanlah yg akan dijumpai. Dan jika seorang pimpinan maka penyakitlah yg akan didapatkan. Tetapi jika dia bisa mengatur dan menggunakan waktu sebijaksana mungkin, maka semua masalah yg tidak seharusnya muncul akan bisa dihapuskan. Orang bijaksana akan makan dikala makan, istirahat dikala istirahat, rekreasi dikala rekreasi dan tidur dikala tidur. Hidup baginya sangat berarti dan nikmat. Tetapi bagi yg diperbudak oleh waktu, hidupnya bagaikan robot dan telah terprogram sedemikian rupa, sehingga tidak berpeluang sama sekali, untuk meresapi maupun menikmati kehidupan ini, sebagaimana adanya. Bukankah ini yang disebut dengan kebodohan…..?
6. Bisa mengerti kenyataan kenyataan yang ada di lingkungannya.
Pada dasarnya, tidak satu makhlukpun yang berkenan terlahirkan dengan kondisi – kondisi yang kurang menguntungkan, misalnya : miskin, bodoh, cacat, jelek dan lain sebagainya. Dimasyarakat jika diketemukan ketimpangan ketimpangan ini, hendaknya memperlakukan mereka dengan sepantasnya. Janganlah hanya dikarenakan kemiskinan, kita sampai tega nian, menghina dan menyelepekan mereka. Dan jangan pula dikarenakan oleh kebodohan, kita mengejek dan mempermalukan mereka. Sadarilah dengan sebaik baiknya, bahwa setiap makhluk, tidaklah terlepas oleh perbuatan nya masing masing. Apapun yang perbuatan maka itulah yang disuatu hari kelak, yang akan diterima. Senantiasalah, bertutur kata yang lemah lembut dan bimbinglah, siapapun demi pencapaian kebahagiaan bersama. Dalam hal ini, kita hendaknya selalu memiliki “positive thinking” disamping menghindari keangkuhan.
7. Mengerti akan Kebenaran menimbulkan kebijaksanaan
Dengan dimilikinya pengertian yang benar akan Dharma maka akan memperjelas diri kita, mana yang pantas dilaksanakan dan mana yang harus dihindari, mana yang baik dan mana yang tidak baik, mana sahabat dan mana musuh. Dalam hal ini, kita bisa memaklumi kelebihan kelebihan maupun kekurangan kekurangan orang lain, sehingga yang namanya emosional dan aneka tindakan tercela lainnya, akan bisa disingkirkan. Disamping itu, tindakan dan jalur kehidupan yang dilalui, akan senantiasa dipenuhi oleh cinta kasih serta kewelasasihan.
Inilah Cara Bijak Maafkan Mantan Kekasih
@Ikadanews.info - Inilah Cara Bijak Maafkan Mantan Kekasih - SEBURUK apapun perbuatannya terhadap cinta di masa lalu Anda, memaafkan mantan kekasih menjadi cara bijak yang perlu dilakukan. Selain membuat hati lapang, Anda pun tak akan dihantui perasaan dendam terhadapnya.
Jatuh cinta terkadang bisa jadi menyakitkan. Akibatnya dilanda kemarahan dan frustasi menjadi gejala yang menyerang berikutnya terhadap sosok mantan Anda. Satu-satunya solusi untuk mencegah ancaman tersebut yakni memaafkan mantan kekasih Anda tersebut. Bagaimana caranya? Dating Tips membocorkannya.
Pikirkan bahwa dendam itu menyakitkan
Ingatlah semakin lama Anda memertahankan rasa sakit dan kemarahan, maka Anda pun akan semakin sulit dibuatnya. Setiap kali Anda diingatkan dengan mantan Anda tentu rasa sakit tersebut akan kembali mendera. Satu-satunya cara untuk menyingkirkan rasa sakit tersebut adalah menghilangkan apa yang menjadi penyebabnya. Belajarlah untuk membiarkan rasa dendam pergi karena hal itu akan memudahkan hidup Anda ke depannya.
Fokus pada hal lain
Akan lebih mudah bagi Anda untuk memaafkan jika Anda mencoba fokus pada hal-hal baik yang dibawa dengan kandasnya hubungan Anda terdahulu. Pelajari bagaimana melihat sisi positif dari hal tersebut. Putus mungkin akan mengajari Anda banyak pelajaran berharga yang dapat Anda terapkan pada hubungan di masa depan Anda. Jadi, bersyukurlah bahwa Anda mampu memetik pelajaran positif yang membuat Anda lebih kuat. Belajarlah untuk fokus pada sisi positif dari itu semua. Hal ini akan membantu pada akhirnya ketika Anda memaafkan mantan.
Hindari menyalahkan
Tidak ada gunanya menyalahkan diri sendiri atau mantan Anda untuk sesuatu hal yang telah lewat. Salah satu cara untuk memaafkan dengan mencoba menyisihkan perasaan menyalahkan dan menemukan berbagai kesalahan dari hubungan di masa lalu. Pahami bahwa kandasnya hubungan mungkin juga ditetapkan karena kesalahan Anda dan juga pasangan. Tidak ada gunanya menyalahkan mantan karena hal itu tidak akan membantu Anda untuk belajar bagaimana memaafkan orang tersebut.
Jatuh cinta terkadang bisa jadi menyakitkan. Akibatnya dilanda kemarahan dan frustasi menjadi gejala yang menyerang berikutnya terhadap sosok mantan Anda. Satu-satunya solusi untuk mencegah ancaman tersebut yakni memaafkan mantan kekasih Anda tersebut. Bagaimana caranya? Dating Tips membocorkannya.
Pikirkan bahwa dendam itu menyakitkan
Ingatlah semakin lama Anda memertahankan rasa sakit dan kemarahan, maka Anda pun akan semakin sulit dibuatnya. Setiap kali Anda diingatkan dengan mantan Anda tentu rasa sakit tersebut akan kembali mendera. Satu-satunya cara untuk menyingkirkan rasa sakit tersebut adalah menghilangkan apa yang menjadi penyebabnya. Belajarlah untuk membiarkan rasa dendam pergi karena hal itu akan memudahkan hidup Anda ke depannya.
Fokus pada hal lain
Akan lebih mudah bagi Anda untuk memaafkan jika Anda mencoba fokus pada hal-hal baik yang dibawa dengan kandasnya hubungan Anda terdahulu. Pelajari bagaimana melihat sisi positif dari hal tersebut. Putus mungkin akan mengajari Anda banyak pelajaran berharga yang dapat Anda terapkan pada hubungan di masa depan Anda. Jadi, bersyukurlah bahwa Anda mampu memetik pelajaran positif yang membuat Anda lebih kuat. Belajarlah untuk fokus pada sisi positif dari itu semua. Hal ini akan membantu pada akhirnya ketika Anda memaafkan mantan.
Hindari menyalahkan
Tidak ada gunanya menyalahkan diri sendiri atau mantan Anda untuk sesuatu hal yang telah lewat. Salah satu cara untuk memaafkan dengan mencoba menyisihkan perasaan menyalahkan dan menemukan berbagai kesalahan dari hubungan di masa lalu. Pahami bahwa kandasnya hubungan mungkin juga ditetapkan karena kesalahan Anda dan juga pasangan. Tidak ada gunanya menyalahkan mantan karena hal itu tidak akan membantu Anda untuk belajar bagaimana memaafkan orang tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)



