Cari Artikel Disini

Showing posts with label cafe. Show all posts
Showing posts with label cafe. Show all posts

FOTO : Uniknya Cafe Neko | Cafe Kucing di Vienna Austria

@Ikadanews - FOTO : Uniknya Cafe Neko | Cafe Kucing di Vienna Austria - Setelah tiga tahun bernegosiasi dengan pemerintahan kota soal kebersihan, Austria akhirnya membuka kafe kucing pertama pada 4 Mei. 'Cafe Neko', "Neko" artinya kucing dalam bahasa Jepang, dibuka oleh warga Vienna Takako Ishimitsu, 47, yang asal Jepang. Pelanggan bisa mengelus dan bermain dengan lima kucing di kafe tersebut, semua kucing berasal dari tempat penampungan hewan dan kini bebas bermain di kafe dan tidur-tiduran.





Inilah Cafe ' Belahan Dada ' di Jepang, Manboo Plus Namanya

@Ikadanews - Inilah Cafe ' Belahan Dada ' di Jepang, Manboo Plus Namanya - Malam di Tokyo bagi pengunjung dewasa adalah surga. Puluhan klub erotis maupun klub dengan pegawai bintang film porno membuat ibu kota Jepang itu menjadi nirwana para pencari kenikmatan syahwat. Melengkapi jajaran klub-klub dewasa pada Kamis, 24 April 2012, hadir sebuah "Kafe Belahan Dada" di dekat stasiun kereta api JR Kanda.

Manboo Plus, nama kafe itu. Sebuah kafe yang menawarkan minuman, majalah, dan jaringan Internet. Yang berbeda adalah para pegawai perempuannya mengenakan baju ketat yang rendah di bagian dada sehingga memperlihatkan belahan dada. "Untuk membedakan kafe kami, kami memutuskan menjual hal yang seksi," kata juru bicara Manboo Plus.

Pelanggan yang masuk ke Manboo akan disambut pegawai dengan jaket hitam, rok mini, dan kacamata. "Kami punya 20 gadis yang siap melayani pengunjung," kata humas kafe itu. Konsep yang ditawarkan Manboo adalah menciptakan imajinasi pengunjung yang dikelilingi para sekretaris seksi.

"Saya suka ngobrol tentang Anime dan Manga," ujar Aya, 21 tahun, pegawai kafe. Aya bertugas menyemir sepatu pengunjung dengan gratis. Dalam tugasnya, ia mengenakan baju ketat yang memperlihatkan belahan dadanya dan rok pendek dengan jarak 30 sentimeter di atas lutut.

Setiap jam, pengunjung dikenai biaya 400 yen (Rp 45 ribu), belum termasuk makan dan minum. Tapi, untuk waktu kurang dari sejam, biayanya hanya 100 yen (Rp 11 ribu) .