@Ikadanews - Berikut 4 Rahasia Agar Pasangan Tidak Alami Ejakulasi Dini - Salah satu yang kerap jadi keluhan para wanita adalah pasangan mereka
tidak bisa bertahan lama saat bercinta. Masalah ini sebenarnya bisa
diatasi, asal tahu caranya.
Sebelum bicara lebih jauh soal ejakulasi, Anda perlu paham dulu proses
ereksi pada pria. Menurut konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika,
ereksi dapat terjadi melalui dua mekanisme yaitu efek psikologis dan
adanya rangsangan langsung di Mr Happy.
Ereksi akibat efek psikologis terjadi akibat adanya stimulus yang
diterima oleh otak. Stimulus tersebut dapat berupa visual, ataupun
rangsangan di titik erotis yang memberikan sinyal ke otak dan kemudian
otak memberikan impuls untuk terjadinya ereksi.
Sedangkan mekanisme terjadinya ereksi yang kedua adalah akibat adanya
rabaan dan tekanan pada Mr. Happy yang memancing timbulnya refleks untuk
terjadinya ereksi. Setelah terjadi ereksi maka kelenjar di sekitar Mr.
Happy mengeluarkan cairan bening yang selain berfungsi sebagai cairan
lubrikasi juga berfungsi untuk membersihkan bagian dalam saluran kencing
untuk lewatnya sperma.
Setelah Anda paham soal ereksi, kini saatnya tahu mengenai ejakulasi.
Ejakulasi merupakan proses yang lebih kompleks. Ejakulasi terjadi akibat
adanya rangsangan berulang pada Mr. Happy, yang menimbulkan sensasi
seksual yang makin lama makin tinggi hingga akhirnya mencapai tingkat
orgasme dan ditandai dengan keluarnya sperma.
Biasanya, pada pria yang baru melakukan hubungan seksual, sensasi nikmat
yang baru dirasakan ini menyebabkan sistem adrenalin tubuh bekerja
lebih cepat dan membuat proses ejakulasi lebih cepat terjadi atau
dikenal dengan nama ejakulasi dini. Namun melalui proses belajar, lama
kelamaan biasanya ejakulasi dapat terjadi lebih lama.
Jika sudah lama menikah dan sering berhubungan intim, ejakulasi masih
saja terjadi lebih cepat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk
mengatasi masalah tersebut. Berikut ini beberapa caranya seperti
disarankan oleh dr. Vanda Mustika:
1. Komunikasi
Hal pertama yang harus dilakukan saat pasangan selalu mengalami
ejakulasi dini adalah mengobrol atau berkomunikasi dengannya. Tentunya
masalah ini mengganggu Anda karena di saat Anda belum mencapai orgasme,
si dia justru sudah meraih klimaksnya.
"Jika tidak dibicarakan, suami tidak akan pernah tau ketidakpuasan istri
selama ini. Maka coba bicarakan dengan suami, karena sebenarnya suami
juga memiliki kewajiban untuk memuaskan istri," tutur dr. Vanda.
Setelah dibicarakan maka Anda dan pasangan dapat menemukan jalan
bagaimana caranya agar sama-sama bisa mendapatkan kepuasan seksual.
Perlu diingat, untuk mendapatkan kepuasan seksual bersama dibutuhkan
kerjasama Anda dan pasangan.
2. Foreplay Lebih Lama
Berapa lama selama ini foreplay yang Anda lakukan dengan pasangan?
Beberapa pasangan terkadang lupa akan pentingnya foreplay. Jika Anda
termasuk yang melakukan hal itu, berubahlah.
Debby Herbenick, PhD, MPH, seorang pakar seks dari Indian University,
Amerika Serikat, menyarankan agar pasangan meluangkan waktu untuk
melakukan foreplay. Foreplay bermanfaat untuk mendapatkan rangsangan
lebih.
"Ketika tubuh wanita menjadi sangat terangsang, otot-ototnya akan
menarik rahim ke atas, sehingga akan memiliki banyak ruang di dalam
vagina," kata Dr. Herbenick seperti yang dikutip dari twodaymag.
3. Senam Otot Dasar Panggul
Coba ajari si dia untuk melakukan senam otot-otot dasar panggul. Caranya
adalah dengan mengkontraksikan otot dasar panggul seperti saat kita
menahan buang air kecil. Kontraksikan selama 3-5 detik dan usahakan
tidak terjadi gerakan yang terlihat dari luar, sehingga yang bergerak
murni hanyalah otot dasar panggul.
Lakukan senam ini berulang-ulang setiap harinya. Saat otot dasar panggul
sudah kuat, maka saat hendak terjadi ejakulasi, minta pasangan untuk
menahannya selama beberapa saat dengan cara kontraksi yang sama.
4. Ganti Posisi Bercinta
Mengganti posisi bercinta juga bisa jadi salah satu cara mengatasi
ejakulasi dini. Carilah posisi seks yang lebih merangsang G-spot Anda.
"G spot terletak di dinding depan vagina, kurang lebih sepertiga kedalaman vagina," jelas dr. Vanda.
Posisi yang bisa dilakukan adalah kedua paha Anda merapat atau posisi
pasangan mendatangi dari arah belakang. Sebelum pasangan mencapai
orgasme, Anda juga bisa mencoba posisi woman on top. Posisi tersebut
biasanya membuat wanita mudah meraih klimaks.
Cari Artikel Disini
Home » dini
Showing posts with label dini. Show all posts
Showing posts with label dini. Show all posts
Berikut 3 Kesalahan yang Memicu Ejakulasi Dini
@Ikadanews.info - Berikut 3 Kesalahan yang Memicu Ejakulasi Dini - Seks menyenangkan yang dilakukan semalaman sebenarnya hanya sebuah mitos. Menurut penelitian, jumlah waktu yang diinginkan sejak penetrasi hingga ejakulasi sebenarnya hanya 7-13 menit. Cukup singkat, bukan? Namun kenyataannya, waktu sesingkat itu pun sering tak tercapai karena pasangan keburu ejakulasi, alias ejakulasi dini.
Sebelum merasa putus asa karena si dia kerap ejakulasi dini, sebaiknya kenali dulu gaya bercinta Anda. Bisa jadi ada kesalahan yang Anda berdua lakukan sebagai pasangan:
1. Masturbasi sebelum seks
Banyak orang yang mengatakan bahwa melakukan masturbasi sebelum bercinta bisa membuat pria tahan lebih lama saat bercinta. Siapa bilang? Setiap kali melakukan masturbasi, pria melepaskan sejumlah besar air mani dan hormon. Hormon-hormon ini membutuhkan waktu untuk membangun kembali hasrat dan daya tahan bercinta, serta membentuk air mani di dalam testis. Jadi, minta agar dia tidak masturbasi sebelum bercinta.
2. Tidak fokus
Jika pikiran Anda melayang kemana-mana dan tidak fokus pada hubungan seks yang dilakukan, jangan pikir pasangan tidak akan mengetahuinya. Hal ini akan terlihat, karena Anda tidak benar-benar menikmatinya. Bisa bertahan lama di tempat tidur, karena pikiran melayang ke berbagai hal, hanya akan membuat kenikmatan semu yang tak menyenangkan. Akibatnya, si dia pun merasa tak nyaman. Ketika bercinta, fokus dan nikmatilah momen tersebut. Jangan memikirkan hal lain sehingga benar-benar bisa menikmatinya bersama pasangan.
3. Jarang berhubungan seks
Banyak yang mengira, terlalu cepat mencapai klimaks disebabkan pria tersebut terlalu sering berhubungan seks. Namun yang terjadi bisa jadi justru sebaliknya. Kemungkinan besar, pria mengalami ejakulasi dini karena ia bukan termasuk orang yang aktif secara seksual. Meskipun mungkin frekuensi bercinta Anda semakin berkurang dikarenakan kesibukan, tidak berarti ia tidak membutuhkannya. Ia akan begitu excited ketika akhirnya Anda berdua cukup punya waktu untuk melakukannya. Namun, butuh banyak energi untuk akhirnya menjalani sesi bercinta tersebut. Foreplay-nya saja sudah cukup menguras energinya, sehingga ketika gairah Anda akhirnya muncul, ia justru mulai menurun.
Sebelum merasa putus asa karena si dia kerap ejakulasi dini, sebaiknya kenali dulu gaya bercinta Anda. Bisa jadi ada kesalahan yang Anda berdua lakukan sebagai pasangan:
1. Masturbasi sebelum seks
Banyak orang yang mengatakan bahwa melakukan masturbasi sebelum bercinta bisa membuat pria tahan lebih lama saat bercinta. Siapa bilang? Setiap kali melakukan masturbasi, pria melepaskan sejumlah besar air mani dan hormon. Hormon-hormon ini membutuhkan waktu untuk membangun kembali hasrat dan daya tahan bercinta, serta membentuk air mani di dalam testis. Jadi, minta agar dia tidak masturbasi sebelum bercinta.
2. Tidak fokus
Jika pikiran Anda melayang kemana-mana dan tidak fokus pada hubungan seks yang dilakukan, jangan pikir pasangan tidak akan mengetahuinya. Hal ini akan terlihat, karena Anda tidak benar-benar menikmatinya. Bisa bertahan lama di tempat tidur, karena pikiran melayang ke berbagai hal, hanya akan membuat kenikmatan semu yang tak menyenangkan. Akibatnya, si dia pun merasa tak nyaman. Ketika bercinta, fokus dan nikmatilah momen tersebut. Jangan memikirkan hal lain sehingga benar-benar bisa menikmatinya bersama pasangan.
3. Jarang berhubungan seks
Banyak yang mengira, terlalu cepat mencapai klimaks disebabkan pria tersebut terlalu sering berhubungan seks. Namun yang terjadi bisa jadi justru sebaliknya. Kemungkinan besar, pria mengalami ejakulasi dini karena ia bukan termasuk orang yang aktif secara seksual. Meskipun mungkin frekuensi bercinta Anda semakin berkurang dikarenakan kesibukan, tidak berarti ia tidak membutuhkannya. Ia akan begitu excited ketika akhirnya Anda berdua cukup punya waktu untuk melakukannya. Namun, butuh banyak energi untuk akhirnya menjalani sesi bercinta tersebut. Foreplay-nya saja sudah cukup menguras energinya, sehingga ketika gairah Anda akhirnya muncul, ia justru mulai menurun.
Subscribe to:
Posts (Atom)

