@Ikadanews - Mengerikan Inilah Dokter yang Membedah Dirinya Sendiri - Bisa dibilang, sang dokter melakukan pembedahan 'swalayan'. Seorang dokter yang ditempatkan di ekspedisi Antartika pada tahun 1961 melakukan operasi usus buntu sendiri. Pilihan itu ia ambil karena sulitnya situasi. Cuaca yang memburuk menyulitkan untuk mengontak bantuan, sedangkan ia hanya satu-satunya dokter di sana. Demam dan rasa sakit di perut kanan bawah membuatnya terpaksa melakukan operasi usus buntu pada dirinya sendiri.
Dibantu oleh rekan-rekannya satu tim, seorang insinyur dan seorang meteorolog, pada malam hari ia membedah dirinya sendiri, dengan bius lokal dan alat-alat medis yang ada di di pos tersebut. Ia membuat sayatan sepanjang 12 cm, menyuntikkan antibiotik sendiri ke rongga perut, dan mengeluarkan usus buntu yang meradang. Sang dokter berhenti sejenak setelah sekitar 30 menit mengoperasi karena merasa pusing dan penghliatannya sama-samar. Dan setelah itu ia melanjutkan kembali operasinya.
Operasi berlangsung sekitar 1 jam. Sang dokter berkebangsaan Rusia itu pun pulih dalam 5 hari, dan 2 hari berikutnya jahitan opersinya dilepas.
Sumber
Cari Artikel Disini
Home » dokter
Showing posts with label dokter. Show all posts
Showing posts with label dokter. Show all posts
Inilah Alasan Mengapa Dokter Bedah Menggunakan Baju Hijau
@Ikadanews - Inilah Alasan Mengapa Dokter Bedah Menggunakan Baju Hijau - Semula memang yang digunakan adalah warna putih yang melambangkan kebersihan. Namun, seorang dokter berpengaruh menggantinya dengan warna hijau karena menurut dia warna hijau lebih nyaman di mata.
Walaupun sulit dikonfirmasi mengapa warna hijau jadi populer karena alasan ini, hijau memang cocok bagi dokter untuk melihat lebih baik di ruang pembedahan, karena hijau adalah lawan dari warna merah dalam roda warna.
Menurut seorang ahli psikologi, melihat pada warna hijau dapat menyegarkan mata ahli bedah dalam melihat benda-benda bewarna merah, termasuk organ-organ tubuh yang berlumuran darah saat pembedahan. Melihat warna merah terus menerus menyebabkan sinyal warna merah di otak memudar sensifitasnya terhadap variasi warna merah.
Alasan lainnya adalah, terus-menerus berfokus pada warna merah akan menyebabkan ilusi nofa berwarna hijau pada latar warna berwarna terang atau putih. Ini akan menggangu penlihatan dokter. Jika warna baju ahli bedah berwarna hijau, ilusi ini akan memudar dan tidak akan mengganggu penglihatan dokter.
Sumber
Walaupun sulit dikonfirmasi mengapa warna hijau jadi populer karena alasan ini, hijau memang cocok bagi dokter untuk melihat lebih baik di ruang pembedahan, karena hijau adalah lawan dari warna merah dalam roda warna.
Menurut seorang ahli psikologi, melihat pada warna hijau dapat menyegarkan mata ahli bedah dalam melihat benda-benda bewarna merah, termasuk organ-organ tubuh yang berlumuran darah saat pembedahan. Melihat warna merah terus menerus menyebabkan sinyal warna merah di otak memudar sensifitasnya terhadap variasi warna merah.
Alasan lainnya adalah, terus-menerus berfokus pada warna merah akan menyebabkan ilusi nofa berwarna hijau pada latar warna berwarna terang atau putih. Ini akan menggangu penlihatan dokter. Jika warna baju ahli bedah berwarna hijau, ilusi ini akan memudar dan tidak akan mengganggu penglihatan dokter.
Sumber
Gokil : Dokter Gigi Cabuti Gigi Pacar yang Selingkuh Sampai Habis
@Ikadanews - Gokil : Dokter Gigi Cabuti Gigi Pacar yang Selingkuh Sampai Habis - Jangan macam-macam kalau pacaran dengan dokter gigi, siapa tahu orangnya pendendam seperti yang satu ini. Seorang dokter gigi di Polandia membalaskan dendam pada mantan pacarnya yang selingkuh dengan mencabuti giginya sampai habis!
Tindakan ini jelas tidak profesional, sehingga tetap diproses secara hukum dengan tuduhan malpraktik. Dokter muda bernama Anna Mackowiak (34 tahun) ini juga terancam penjara karena dengan sengaja ingin mencelakai pasiennya, meski pasien tersebut lebih dulu menyakiti hatinya.
Sang pasien, Marek Olszewski (45 tahun) tak lain adalah mantan kekasihnya yang dulu pernah selingkuh lalu meninggalkan si dokter gigi dalam kondisi patah hati. Namun ia sama sekali tidak menyangka pembalasan dendam mantan pacarnya itu akan sekejam ini.
Oleh karena itu hanya beberapa hari setelah resmi putus, Marek datang lagi ke klinik perawatan gigi milik Anna. Kedatangannya kali ini bukan untuk mengajak rujuk, namun karena Marek memang sedang sakit gigi dan benar-benar membutuhkan pengobatan.
Entah apa yang ada di pikiran Anna sang dokter gigi, ia memberi Marek anestesi atau obat bius dosis tinggi. Selama Marek tidak sadarkan diri, Anna punya cukup banyak waktu untuk membalaskan dendamnya dengan cara mencabuti seluruh giginya.
Setelah beres, Anna membalut rahang Marek dengan perban supaya ia tidak bisa membuka mulut dengan harapan Marek tidak langsung mengamuk saat itu juga kalau tahu giginya habis. Anna hanya mengatakan bahwa giginya ada komplikasi sehingga harus dibalut lalu dirujuk ke dokter spesialis.
Marek menurut saja, namun sesampainya di rumah ia merasa ada yang aneh di dalam mulutnya. Karena penasaran, balutan perban itu dibuka dan betapa terkejutnya karena seluruh giginya sudah habis dicabuti.
Bukan hanya Marek yang terkejut, kekasih barunya juga terkejut dan saat itu juga Marek menerima karma. Kali ini gantian Marek yang dicampakkan oleh kekasih barunya, yang malu punya pacar sudah ompong di usia semuda itu.
"Saya sudah mencoba untuk profesional dan menjaga diri supaya tidak emosional. Tapi ketika saya melihatnya terbaring di sana saya hanya berpikir, 'dasar B******N'," sesal Anna yang akan segera diadili dengan tuduhan malpraktik, seperti dikutip dari Dailymail.
Tindakan ini jelas tidak profesional, sehingga tetap diproses secara hukum dengan tuduhan malpraktik. Dokter muda bernama Anna Mackowiak (34 tahun) ini juga terancam penjara karena dengan sengaja ingin mencelakai pasiennya, meski pasien tersebut lebih dulu menyakiti hatinya.
Sang pasien, Marek Olszewski (45 tahun) tak lain adalah mantan kekasihnya yang dulu pernah selingkuh lalu meninggalkan si dokter gigi dalam kondisi patah hati. Namun ia sama sekali tidak menyangka pembalasan dendam mantan pacarnya itu akan sekejam ini.
Oleh karena itu hanya beberapa hari setelah resmi putus, Marek datang lagi ke klinik perawatan gigi milik Anna. Kedatangannya kali ini bukan untuk mengajak rujuk, namun karena Marek memang sedang sakit gigi dan benar-benar membutuhkan pengobatan.
Entah apa yang ada di pikiran Anna sang dokter gigi, ia memberi Marek anestesi atau obat bius dosis tinggi. Selama Marek tidak sadarkan diri, Anna punya cukup banyak waktu untuk membalaskan dendamnya dengan cara mencabuti seluruh giginya.
Setelah beres, Anna membalut rahang Marek dengan perban supaya ia tidak bisa membuka mulut dengan harapan Marek tidak langsung mengamuk saat itu juga kalau tahu giginya habis. Anna hanya mengatakan bahwa giginya ada komplikasi sehingga harus dibalut lalu dirujuk ke dokter spesialis.
Marek menurut saja, namun sesampainya di rumah ia merasa ada yang aneh di dalam mulutnya. Karena penasaran, balutan perban itu dibuka dan betapa terkejutnya karena seluruh giginya sudah habis dicabuti.
Bukan hanya Marek yang terkejut, kekasih barunya juga terkejut dan saat itu juga Marek menerima karma. Kali ini gantian Marek yang dicampakkan oleh kekasih barunya, yang malu punya pacar sudah ompong di usia semuda itu.
"Saya sudah mencoba untuk profesional dan menjaga diri supaya tidak emosional. Tapi ketika saya melihatnya terbaring di sana saya hanya berpikir, 'dasar B******N'," sesal Anna yang akan segera diadili dengan tuduhan malpraktik, seperti dikutip dari Dailymail.
Subscribe to:
Posts (Atom)



