Cari Artikel Disini

Showing posts with label kebanyakan. Show all posts
Showing posts with label kebanyakan. Show all posts

7 Tanda Anda kebanyakan menonton film porno

7 Tanda Anda kebanyakan menonton film porno
Setelah sebuah penelitian membuktikan bahwa film porno membuat para pria payah di atas ranjang, tetap saja banyak orang yang kerap menikmati untuk menonton film porno. Namun Anda patut berhati-hati, karena kebanyakan menonton film porno bisa menganggu kehidupan lainnya selain hubungan seksual dengan pasangan. Simak tujuh tanda bahwa Anda telah kebanyakan menonton film porno seperti yang dilansir dari Your Tango (09/05) berikut ini.




Anda menjadi anti-sosial
Jika Anda kebanyakan menonton film porno, tanda pertama adalah Anda tidak menikmati bergaul dengan orang-orang. Apabila Anda berada di tengah-tengah orang, maka Anda merasa tidak nyaman dan lekas ingin pergi untuk bisa sendirian dan menikmati film porno.

Anda kesulitan menjalin keintiman dengan orang lain
Obsesi menonton film porno yang berlebihan akan berdampak pada kehidupan keluarga, pekerjaan, dan bahkan spiritual Anda. Anda pun akan merasa kesulitan untuk menjalin hubungan yang dekat atau lebih intim dengan orang lain.

Anda berbohong kepada pasangan
Kebanyakan orang yang menyukai untuk menonton film porno tidak menyatakan ketertarikan mereka pada hal-hal tersebut. Anda yang terlalu banyak menonton film porno pun memiliki kecenderungan untuk menyembunyikan kenyataan dan lebih sering berbohong kepada pasangan.

Anda hanya tertarik pada artis porno
Meskipun pasangan Anda tepat berada di depan Anda tanpa mengenakan sehelai pakaian, pikiran Anda tetap penuh dengan artis porno akibat terlalu banyak menonton film porno.

Anda kritis tentang hal-hal tidak penting
Kebanyakan film porno juga membuat Anda sering memikirkan hal-hal yang tidak masuk akal dan tidak penting seperti membandingkan ukuran payudara para artis porno.

Anda kesulitan menemukan kesenangan selain film porno
Segala macam hal yang berbau porno akan membuat Anda sangat tertarik, namun Anda merasa kesulitan untuk menemukan hal lain yang menyenangkan di luar film porno.

Anda tidak puas dengan kehidupan seks Anda
Berbagai macam perkiraan dan fantasi seksual Anda yang berhubungan dengan film porno pun akan membuat Anda merasa tidak pernah puas dengan kehidupan seks yang Anda miliki.

Apabila Anda merasakan tanda-tanda di atas, maka sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli setempat sebelum Anda memiliki masalah yang lebih buruk.[riz]

Sumber

Inilah Tanda-tanda Pria Kebanyakan ONANI

@Ikadanews - Inilah Tanda-tanda Pria Kebanyakan ONANI - Masturbasi tampaknya sudah menjadi hal yang biasa bagi pria. Bahkan pria menikah pun tak jarang melakukan kebiasaan tersebut. Lalu bisakah seorang pria melakukan masturbasi secara berlebihan?
Sebenarnya tidak ada ukuran normal untuk jumlah masturbasi. Masturbasi, baik pada pria dan wanita, berhubungan dengan banyak hal, seperti faktor kebugarana fisik, emosional, psikologis, sosial, spiritual dan lainnya.

Jadi tidak ada patokan atau standar seberapa banyak masturbasi dikategorikan berlebihan.

Masturbasi terlalu banyak atau berlebihan juga tidak dapat ditentukan hanya dari berapa kali Anda masturbasi dalam sehari atau seminggu.

Anda perlu menggali lebih dalam dan mulai bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan tentang kebiasaan masturbasi, seperti berikut:
1. Apakah masturbasi menyebabkan Anda tertekan?
2. Apakah masturbasi menyebabkan rasa sakit fisik atau kerusakan pada tubuh?
3. Apakah masturbasi mengubah cara hidup Anda?
4. Apakah Anda benar-benar tidak bisa berhenti masturbasi?

Jika jawabannya 'YA' untuk semua pertanyaan, maka mungkin masturbasi Anda tergolong terlalu banyak, meski pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak selalu bisa dijadikan patokan, seperti dilansir about.com, Jumat (4/5/2012).

Masturbasi masih terbilang normal selama tidak membuat Anda orang tertekan, merasa sakit, kompulsif (ingin melakukan berulang-ulang) atau tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari tanpa masturbasi."Masturbasi sebanyak 4-5 kali dalam seminggu masih terbilang normal, selama kegiatan sosial Anda untuk bergaul dengan teman-teman, bekerja atau bersekolah itu tidak terganggu itu tidak masalah," jelas Zoya Amirin, psikolog seksual dan pengajar di FKM UI, dalam konsultasi detikHealth.