@Ikadanews - Sejarah Terulang Kembali Bayern Munchen Kalahkan Real Madrid - Nasib Real Madrid menyusul Barcelona, gagal melaju ke final Champions
League 2011/2012, Kamis 26 April 2012. Menghadapi Bayern Muenchen di
babak semifinal, Los Blancos harus menelan kekalahan melalui adu penalti
3-1.
Kemenangan ini mengulang sejarah pertemuan kedua tim.
Terakhir, Muenchen mengalahkan Madrid di perdelapan final Liga Champions
musim 2006/2007. Muenchen menang berkat agresivitas gol tandang.
Pertemuan kedua tim yang berakhir dimenangkan Bayern Muenchen juga
terjadi pada Liga Champions 1975/1976. Saat itu Madrid tersingkir dengan
agregat 1-3.
Kemenangan ini juga memastikan Bayern menjadi tim
pertama sejak 1984 yang tampil dalam laga final yang berlangsung di
kandangnya sendiri. Tim terakhir yang mampu tampil dalam laga final Liga
Champions di kandangnya sendiri adalah AS Roma.
Dengan
keberhasilan tersebut, tim arahan Jupp Heynckes itu akan tampil di final
yang dihelat di markas mereka sendiri, Allianz Arena, pada 19 Mei
mendatang. Lawan yang akan mereka hadapi adalah wakil Inggris, Chelsea,
yang secara mengejutkan menumbangkan juara bertahan Barcelona.
Kemenangan ini sekaligus mencatatkan Bayern Muenchen sebagai tim yang
maju ke babak final dengan posisi tuan rumah. Finalis terakhir yang
maju sebagai tuan rumah AS Roma pada musim 1983/1984 dan saat itu takluk
ditangan Liverpool.
Cari Artikel Disini
Home » kembali
Showing posts with label kembali. Show all posts
Showing posts with label kembali. Show all posts
Dunia Sepak Bola Kembali Berduka ' Piermario Morosini ' Meninggal Dunia
@Ikadanews - Dunia Sepak Bola Kembali Berduka ' Piermario Morosini ' Meninggal Dunia - Kabar duka kembali muncul di lapangan hijau. Gelandang Livorno, Piermario Morosini, mengalami serangan jantung dan meninggal dunia saat membela timnya melawan Pescara di Serie-B Liga Italia di Stadio Adriatico hari Sabtu, 14 April 2012.
Menurut Football-Italia, saat itu Livorno sedang unggul 2-0 ketika Morosini mulai berjalan sempoyongan lalu jatuh. Tim medis coba memberikan bantuan di lapangan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, bisa dikonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun itu sudah meninggal sebelum dibawa oleh ambulans.
"Dia mengalami gagal jantung. Sayang dia sudah meninggal saat ambulans datang. Dia tidak pernah sadar kembali," ujar dokter De Blasi.
Kepala bagian jantung rumah sakit Pescara ada di tribun saat insiden memilukan itu terjadi dan langsung memberikan pertolongan. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Morosi dalam masa pinjaman ke Livorno, sebenarnya dia dimiliki oleh Udinese. Untuk memberikan penghormatan, semua laga Serie-A pekan ini akan mengheningkan cipta selama satu menit.
Kejadian ini tentu mengejutkan. Masih segar diingatan kejadian serupa juga terjadi di Premier League saat Fabrice Muamba membela Bolton di Piala FA menghadapi Tottenham Hotspur. Beruntung kala itu Muamba bisa diberikan bantuan dan sekarang kondisinya terus membaik.
Menurut Football-Italia, saat itu Livorno sedang unggul 2-0 ketika Morosini mulai berjalan sempoyongan lalu jatuh. Tim medis coba memberikan bantuan di lapangan dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Namun setelah pemeriksaan lebih lanjut, bisa dikonfirmasi bahwa pemain berusia 25 tahun itu sudah meninggal sebelum dibawa oleh ambulans.
"Dia mengalami gagal jantung. Sayang dia sudah meninggal saat ambulans datang. Dia tidak pernah sadar kembali," ujar dokter De Blasi.
Kepala bagian jantung rumah sakit Pescara ada di tribun saat insiden memilukan itu terjadi dan langsung memberikan pertolongan. Namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Morosi dalam masa pinjaman ke Livorno, sebenarnya dia dimiliki oleh Udinese. Untuk memberikan penghormatan, semua laga Serie-A pekan ini akan mengheningkan cipta selama satu menit.
Kejadian ini tentu mengejutkan. Masih segar diingatan kejadian serupa juga terjadi di Premier League saat Fabrice Muamba membela Bolton di Piala FA menghadapi Tottenham Hotspur. Beruntung kala itu Muamba bisa diberikan bantuan dan sekarang kondisinya terus membaik.
Posted by
ADMIN
at
3:41 AM
Labels:
berduka,
dunia,
kembali,
meninggal,
Piermario Morosini,
sepak bola,
tokoh
TRAGIS Gadis Cantik Bunuh Diri Bersama Untuk ‘Kembali ke Masa Lalu’
@Ikadanews.info - TRAGIS Gadis Cantik Bunuh Diri Bersama Untuk ‘Kembali ke Masa Lalu’ - Sebuah peristiwa tragis kembali terjadi di China. Dua orang gadis berusia 12 tahun diketahui nekat bunuh diri dengan terjun ke kolam untuk menenggelamkan diri mereka sendiri. Berdasarkan surat wasiat yang ditinggalkan, keduanya percaya dengan bunuh diri mereka bisa kembali ke masa lampau.
Peristiwa ini bermula saat salah satu dari dua gadis tersebut, Xiao Hua merasa ketakutan setelah menghilangkan kunci rumahnya di Zhangzhou dan memutuskan untuk bunuh diri. Sang sahabat, Xiao Mei yang tidak mau ditinggalkan, nekat menemani Xiao Hua bunuh diri. Kedua gadis itu sempat menulis surat wasiat dan meletakkannya di lemari. Dalam surat wasiatnya, Xiao Mei menuliskan keinginannya untuk kembali ke masa lampau tepatnya pada jaman dinasti Qing berkuasa di China, antara tahun 1644-1911.
“ Jangan terlalu khawatir. Kami memang tidak lahir pada hari yang sama, tapi kami ingin mati di hari dan waktu yang sama. Dalam hidupku aku punya dua harapan. Satu untuk melakukan perjalanan ke Dinasti Qing dan membuat film dengan kaisar, serta berpetualang ke luar angkas. “ demikian isi surat wasiat Xiao Mei, seperti yang dilansir dari Shanghaiist, Jumat, (09/03/2012).
Kematian sepasang sahabat ini memicu perdebatan di China,terkait program TV yang memperlihatkan perjalanan ke masa lampau bisa dilakukan setelah tertabrak mobil atau tersambar petir. Tayangan semacam itu sebenarnya telah mendapatkan larangan dari pemerintah China.
Peristiwa ini bermula saat salah satu dari dua gadis tersebut, Xiao Hua merasa ketakutan setelah menghilangkan kunci rumahnya di Zhangzhou dan memutuskan untuk bunuh diri. Sang sahabat, Xiao Mei yang tidak mau ditinggalkan, nekat menemani Xiao Hua bunuh diri. Kedua gadis itu sempat menulis surat wasiat dan meletakkannya di lemari. Dalam surat wasiatnya, Xiao Mei menuliskan keinginannya untuk kembali ke masa lampau tepatnya pada jaman dinasti Qing berkuasa di China, antara tahun 1644-1911.
“ Jangan terlalu khawatir. Kami memang tidak lahir pada hari yang sama, tapi kami ingin mati di hari dan waktu yang sama. Dalam hidupku aku punya dua harapan. Satu untuk melakukan perjalanan ke Dinasti Qing dan membuat film dengan kaisar, serta berpetualang ke luar angkas. “ demikian isi surat wasiat Xiao Mei, seperti yang dilansir dari Shanghaiist, Jumat, (09/03/2012).
Kematian sepasang sahabat ini memicu perdebatan di China,terkait program TV yang memperlihatkan perjalanan ke masa lampau bisa dilakukan setelah tertabrak mobil atau tersambar petir. Tayangan semacam itu sebenarnya telah mendapatkan larangan dari pemerintah China.
Subscribe to:
Posts (Atom)


