@Ikadanews - Inilah Fenomena Doppelganger, Kembaran yang Misterius - Apakah kita memiliki kembaran di dunia ini ? Apakah kita dapat berada di
dua tempat pada saat yang sama ? Dalam sejarah, ada banyak catatan
mengenai orang-orang yang mengaku berjumpa dengan bayangan dirinya
sendiri. Fenomena ini sering disebut dengan istilah doppelganger.
Doppelganger berasal dari kata Jerman yang berarti "Double Walker".
Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada bayangan diri yang dipercaya
menyertai setiap manusia di bumi ini.
Fenomena ini berbeda dengan penampakan hantu. Jika penampakan hantu
berarti seseorang melihat citra orang yang telah meninggal, maka
fenomena doppelganger berarti melihat bayangan seseorang yang masih
hidup. Dalam banyak kasus, Doppelganger dipercaya sebagai tanda-tanda
kematian. Konon Ratu Elizabeth I berjumpa dengan bayangan dirinya
sendiri sebelum meninggal.
Entah kapan fenomena ini pertama kali muncul. Namun pada tahun 1691,
ditemukan catatan mengenai Doppelganger yang ditulis oleh Robert Kirk
yang menulis bahwa fenomena ini telah muncul dalam kisah-kisah rakyat
Skotlandia dan Irlandia.
Kasus Dr.Wynn Wescott
Pada tanggal 12 April 1888, di British Museum of London, sebuah laporan
doppelganger menciptakan kehebohan diantara karyawan museum. Dr. Wynn
Wescott dan Pendeta W.T Lemon dijadwalkan untuk bertemu di ruang baca
museum. Pendeta Lemon tiba beberapa menit lebih awal dan melihat Dr.
Wescott sedang terlibat pembicaraan dengan seorang rekannya yang bernama
Mrs. Salmon.
Tak berapa lama kemudian, Mrs Salmon dengan sopan mengucapkan salam
kepada Dr.Wescott dan meninggalkan pembicaraan. Ia berjalan melewati
pendeta Lemon dan juga memberi salam. Lalu, Mrs Salmon menoleh ke
Dr.Wescott untuk memberitahu bahwa Pendeta Lemon telah tiba. Namun ia
terkejut karena menyadari bahwa Dr. Wescott yang tadi berdiri telah
hilang.
Pendeta Lemon dan Mrs. Salmon lalu bertanya kepada resepsionis dan
petugas museum lainnya. Mereka mendapatkan jawaban yang sama. Semua
memang melihat Dr. Wescott masuk ke ruangan itu, namun tidak ada yang
melihat ia meninggalkan ruang tersebut. Kaget dan kuatir, mereka
mengecek ke rumah Dr. Wescott dan tidak disangka mereka menemukan Dr.
Wescott sedang terbaring di ranjang, sakit dan tidak meninggalkan tempat
tidurnya sejak pagi.
Kasus Abraham Lincoln
Kasus doppelganger lainnya yang juga termahsyur adalah kasus yang
dialami oleh Abraham Lincoln. Kisah ini diceritakan oleh Noah Brooks
yang mengaku mendengarnya langsung dari Lincoln. Diceritakan bahwa saat
Lincoln terpilih menjadi presiden, ia menjumpai "dirinya" dengan dua
wajah di ruang tamunya. Satu wajah lebih pucat dibanding yang lainnya.
Ketika ia mendekatinya, bayangan itu menghilang.
Lalu ia menghempaskan tubuhnya ke sofa untuk beristirahat dan bayangan
itu muncul kembali. Beberapa hari kemudian, bayangan dirinya dengan dua
wajah itu kembali muncul. Namun penampakan itu adalah penampakan yang
terakhir kalinya. Ketika ia menceritakannya kepada istrinya, istrinya
berkata bahwa dua wajah itu berarti Lincoln akan terpilih sebagai
presiden untuk dua kali masa jabatan, sedangkan wajah kedua yang lebih
pucat menunjukkan kalau ia tidak akan hidup melewati masa jabatan
keduanya.
Entah darimana istrinya mengetahui hal itu, namun prediksinya terbukti
benar karena pada tahun 1865 Lincoln terbunuh pada saat memegang masa
jabatan keduanya.
Kasus Emilie Sagee
Dari antara semua kasus doppelganger yang ternama, mungkin kasus ini
adalah kasus yang paling membingungkan. Kisah ini diceritakan oleh
Robert Dale Owen yang mendengarnya dari Julie Von Guldenstubbe, anak
kedua Baron Von Guldenstubbe.
Pada tahun 1845, ketika Julie berusia 3 tahun, ia menghadiri sekolah von
Neuwlcke, sebuah sekolah khusus perempuan di dekat Latvia. Salah satu
gurunya adalah seorang perempuan 32 tahun bernama Emilie Sagee. Walaupun
Ms.Sagee dikenal sebagai guru yang baik, beredar rumor di sekolah
tersebut bahwa "kembaran" Ms.Sagee sering terlihat muncul dan menghilang
di hadapan para murid.
Pernah suatu kali diceritakan bahwa sementara Ms.Sagee sedang menulis di
papan tulis, kembarannya yang sama persis muncul di sampingnya.
Doppelganger itu meniru persis semua gerakan Ms.Sagee, bedanya ia tidak
memegang kapur tulis. Peristiwa ini disaksikan oleh 13 murid di kelas
tersebut.
Yang lebih luar biasa lagi adalah kejadian yang terjadi pada hari
berikutnya. Pada saat itu, 42 murid sedang berkumpul di aula untuk
pelajaran menjahit. Ms.Sagee sedang ada di kebun dan jelas terlihat dari
jendela oleh para murid. Tiba-tiba, doppelganger Ms.Sagee muncul dan
duduk di kursi di depan ruangan. Seorang murid yang pemberani berjalan
maju dan berusaha menyentuh makhluk itu, namun ia merasakan ada sebuah
hambatan yang tidak terlihat menghalanginya. Lalu doppelganger tersebut
menghilang secara perlahan.
Ms.Sagee sendiri mengetahui hal ini, namun ia juga tidak mengerti
fenomena apa yang sedang berlangsung. Menurutnya, ketika doppelgangernya
muncul, ia bisa merasakan kelelahan yang amat sangat. Bahkan wajahnya
berubah menjadi pucat pasi.
Doppelganger dan Budaya
Fenomena doppelganger memiliki banyak penjelasan beragam di berbagai
bagian dunia. Di Denmark, ada sebuah kisah yang menyebutkan seekor Troll
(makhluk mitos) menculik seorang wanita hamil dan kemudian menggantinya
dengan doppelgangernya untuk menutupi kejahatannya.
Di dalam tradisi Yahudi, setiap orang dipercaya memiliki malaikat yang
berwajah mirip sepertinya yang kadang-kadang muncul dan menampakkan
diri.
Di dalam tradisi dan kepercayaan beberapa negara lainnya, doppelganger
secara sederhana diartikan sebagai roh jahat yang mengambil rupa seorang
manusia.
Teori Dr.Peter Brugger
Dalam konteks sains, Dr.Peter Brugger dari Zurich University Hospital,
mengajukan teori adanya Doppelganger Syndrom. Sindrom ini, menurut
Dr.Brugger, adalah sebuah perasaan dimana seorang pasien amputasi bisa
merasakan kembali adanya anggota badan yang telah hilang. Dalam kasus
Doppelganger, bukan hanya sebagian anggota badan yang dirasakan,
melainkan seluruh tubuh "tambahan" dirasakan ada di luar tubuh dan
berada diluar kendalinya.
Menurut Dr.Brugger, sindrom ini bisa terjadi ketika syaraf kita
mengalami goncangan sehingga kita akan membawa representasi internal
diri yang kemudian ditransfer ke dunia luar. Ini biasa terjadi ketika
kita sedang mengalami stres, kesepian atau ketika otak kita mengalami
luka atau tumor.
Bagi Brugger, fenomena syaraf ini dapat menjelaskan adanya "teman imajiner" yang dialami oleh banyak anak kecil.
Eksperimen Shahar Arzy
Selain Dr.Brugger, penjelasan ilmiah lainnya juga muncul pada September
2006 di Majalah Nature. Majalah itu merilis hasil eksperimen yang
dilakukan oleh Shahar Arzy dan rekannya di University Hospital, Jenewa,
Swiss. Mereka tanpa diduga berhasil menciptakan fenomena Doppelganger
dengan menggunakan stimulasi elektromagnetik yang diberikan pada otak
pasien.
Sang pasien disuruh berbaring diam di atas tempat tidur, lalu, mereka
memberikan stimulasi elektrik pada Temporoparietal Junction (TPJ) di
otak kirinya. Ketika stimulasi itu diberikan, dengan segera sang pasien
bisa merasakan adanya kehadiran orang lain di tempat itu. Dengan
demikian, eksperimen ini membuktikan bahwa fenomena ini mungkin
berhubungan dengan terganggunya aktifitas otak.
Menurut Arzy, eksperimen ini mungkin dapat menjelaskan mengenai
halusinasi yang sering dialami oleh penderita Schizoprenia atau
paranoia.
Penjelasan Dr.Brugger ataupun Shahar Arzy memang dapat menjelaskan
pengalaman Lincoln, namun tidak dapat menjelaskan pengalaman Dr.Wescott
dan Ms.Sagee.
Misalnya dalam pengalaman Ms.Sagee, mungkinkah 42 orang murid tersebut
mengalami gangguan Temporoparietal otak kiri secara bersamaan ?
Cari Artikel Disini
Home » kembar
Showing posts with label kembar. Show all posts
Showing posts with label kembar. Show all posts
Foto Seksi kim kardashian Dan kembarannya
Georgia Salpa – Kim Kardashian @ Dailymail.co.uk
@Ikadanews - Foto Seksi kim kardashian Dan kembarannya - Kecantikan dan keseksian khas Armenia yang dimiliki Kim Kardashian adalah
hal langka yang tidak dimiliki semua orang. Tapi jangan salah, ternyata
ada orang lain yang punya karakter fisik nyaris sama persis dengan
bintang KEEPING UP WITH KARDASHIANS tersebut. Siapa dia?
Georgia Salpa, demikianlah artis yang bisa dibilang kembaran Kim
Kardashian tersebut. Seperti dilansir dari Dailymail, wanita berambut
panjang nan gelap tersebut sempat mengejutkan penonton acara CELEBRITY
BIG BROTHER karena kemiripannya dengan istri Kris Humpries tersebut.
Seperti halnya Kim, bintang reality show asal Irlandia tersebut juga
memiliki kulit berwarna zaitun dan bibir sensual yang membuatnya
menawan. Dengan mata besar coklat, tulang pipi tinggi dan dada yang
berukuran besar yang dimiliki keduanya, sepintas orang akan menyangka
Georgia sebagai Kim.
Perbedaan mendasar yang dimiliki keduanya mungkin hanya terletak pada
umur Georgia yang empat tahun lebih muda. Selain itu, wanita 26 tahun
tersebut tentu saja tidak memiliki simpanan uang sebanyak Kim di
rekening banknya. Georgia yang juga berdarah Yunani itu populer dengan
acara CALUM BEST yang dibawakannya di Irlandia.
Beberapa penonton yang melihat penampilan Georgia di CELEBRITY BIG
BROTHER pun memberikan reaksi yang bermacam-macam tentang hal ini. Lewat
twitter, beberapa mengungkapkan bahwa mungkin saja keduanya terpisah
saat lahir, atau ada juga yang menganggap bahwa Georgia jauh lebih
menari dari Kim.
“Kukira Georgia Salpa jauh lebih menarik dari Kim
Kardashian. Sosoknya jauh lebih baik!” ungkap salah satu penonton
CELEBRITY BIG BROTHER.
Unik Anak Kembar Tapi Beda Warna, Satu Hitam Satu Putih
@Ikadanews.info - Unik Anak Kembar Tapi Beda Warna, Satu Hitam Satu Putih - Loving: Black and white twin sisters Kian (left) and Remee (right), seven years after they came into the worldSaudara kembar biasanya selalu tampak mirip, mulai dari bentuk wajah, warna kulit, rambut, warna mata dan tinggi badan. Namun dalam kondisi langka, saudara kembar bisa tampak berbeda karena memiliki warna kulit, rambut dan mata yang berbeda, seperti yang terjadi pada Kian dan Remee.
Kian dan Remee (7 tahun) merupakan saudara kembar yang dilahirkan dari rahim ibu yang sama. Tapi jika dilihat, dua gadis ini tampak sangat berbeda. Kian memiliki kulit yang hitam, rambut hitam dan mata cokelat besar, tampak seperti gadis keturunan Afrika. Sedangkan Remee berkulit putih, rambut pirang dan mata biru layaknya gadis bule.
Meski tampak berbeda, dua gadis ini benar-benar kembar yang lahir dengan jarak hanya satu menit. Kian dan Remee mewarisi 1 dari 1 juta kombinasi gen orangtua mereka. Sang ibu Kylee Hodgson berkulit putih sedangkan ayahnya Remi Horder berkulit hitam.
Walaupun berbeda warna kulit, rambut dan mata, saudara kembar ini memiliki senyum nakal yang sama dan memiliki ikatan batin yang sangat dekat.
Kini mendekati ulang tahunnya yang ketujuh, Kian dan Remee tidak pernah bertanya mengapa mereka tidak terlihat sama, juga tidak pernah mengalami prasangka rasial.
"Mereka seperti contoh sempurna. Mereka tidak peduli dengan warna kulit mereka. Ini bukan menjadi masalah besar yang seperti orang lain lihat. Hal ini tidak penting sama sekali bagi mereka," ujar sang bunda Kylee Hodgson (25 tahun), yang tinggal di Dudley, West Midlands, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (31/3/2012).
Kian dan kakaknya Remee yang berumur 60 detik lebih tua, lahir pada April 2005 melalui operasi caesar. Saat lahir, Kylee mengatakan dua gadis kecilnya memiliki mata biru yang indah, tapi rambut Remee pirang sedangkan Kian hitam dengan warna kulit lebih gelap.
Kian dan Remee kecil terlihat hampir sama. Kylee pun berpikir keduanya akan terlihat sama dengan berjalannya waktu. Namun semakin besar, perbedaan pada dua gadis ini semakin menonjol.
Sister act: The twins are in different classes at primary school, and have different interests
Sister act: The twins are in different classes at primary school, and have different interests
Warna mata Kian berubah menjadi gelap dan kulitnya pun semakin gelap. Kulit Remme tetap putihh dengan rambut keriting pirang.
"Orang-orang akan bertanya kenapa kami menggunakan anak-anak dengan pakaian yang sama. Saya hanya akan mengatakan karena mereka kembar. Banyak yang tidak percaya dan pergi, semacam kesal dengan saya pada awalnya. Tapi semua orang di daerah saya harus tahu mereka adalah saudara kembar dan menerimanya," ujar Kylee.
Kemungkinan perkawinan ras campuran untuk mendapatkan anak kembar beda warna sangat langka, hanya 1 berbanding 1 juta. Warna kulit diyakini ditentukan oleh tujuh gen berbeda yang bekerja sama.
Jika orangtua berasal dari ras campuran, telur atau sperma akan mengandung campuran kode genetik untuk kulit baik hitam dan putih. Namun, jika kedua telur dan sperma mengandung semua gen putih, bayi akan memiliki kulit putih. Dan jika keduanya hanya mengandung versi yang diperlukan untuk kulit hitam, bayi akan menjadi berkulit hitam.
Cerita Dewasa : Aku Jadi Korban Nafsu Birahi Kakak Kembarku ' Khusus Dewasa '
@Ikadanews.info - Cerita Dewasa : Aku Jadi Korban Nafsu Birahi Kakak Kembarku ' Khusus Dewasa ' - Cerita dewasa sedarah - Sebut saja namaku Rini, saat kutulis cerita ini aku berusia 25 tahun dan kejadian itu telah 4 tahun yang lalu, aku mempunyai kakak kembar laki-laki, sebut saja namanya Tanto dan Yanto dan ayahku adalah salah satu staff kedutaan di Belanda.
Di rumahku aku tinggal hanya berempat, aku, dua kakak kembarku dan Mbok Ijah yang sudah ikut keluargaku semenjak usianya 12 tahun dan pada saat itu usiaku 9 tahun, kakak-kakakku berusia 11 tahun. Dan kedua orang tuaku sedang tidak pulang ke Indonesia.
Kejadian itu saat aku berusia 21 tahun dan kakak-kakakku Tanto dan Yanto berusia 23 tahun. Saat itu tanggal 12 Oktober 1996, aku pulang kuliah dan melihat kakak-kakakku nonton film BF bersama Mbok Ijah, Tanto di kanan dan Yanto di kiri. Aku tidak tahu apa yang mereka perbuat, perlahan-lahan aku ingin melihat apa yang mereka lakukan, aku keluar rumah lagi dan masuk melalui jendela kamar Mbok Ijah, yang kebetulan tidak dikunci.
Aku masuk perlahan-lahan, dan aku menuju ruang tengah di mana kedua kakakku dan Mbok Ijah. Astaga! aku melihat Mbok Ijah sedang dipegangi oleh kedua kakakku, dengan mulut terkatup hampir berteriak, kulihat Mbok Ijah mengerang-erang seperti orang berlari 100 km. Hampir saja aku ketahuan oleh kedua kakakku.
Tangan kanan Kak Tanto memegang payudara Mbok Ijah dan tangan kirinya masuk ke dalam lubang kemaluan Mbok Ijah, begitu pula dengan Kak Yanto, tangan kirinya memegang payudara Mbok Ijah dan tangan kanannya juga masuk ke dalam liang kemaluan Mbok Ijah. Terlihat dua tangan yang masuk ke dalam liang kewanitaan Mbok Ijah dipercepat oleh kedua kakakku.
"Den.. Den sudah, Mboo..ok sudah nggak kuat.. udah Aden.. Aden berdua."
"Terus Mbok, kan belum main yang lebih enak seperti film itu", kata Kak Tanto bersemangat.
Mbok Ijah sudah terlihat lemas dan diangkat ke atas, sedangkan di bawah Kak Tanto dan Kak Yanto membelakangi pantat Mbok Ijah. "Astaga, apa yang diperbuat oleh kedua kakakku itu", kataku dalam hati.
Ternyata kemaluan Kak Tanto besar juga dan kemaluan Kak Yanto begitu pula.
"Ayo, To kamu memek dan saya dubur", kata Kak Yanto.
"Iya, kamu kan kemarin udah di memek sekarang di dubur, yah" kata Kak Tanto.
"Okelah, ayo To mulai", mereka berdua menekan Mbok Ijah yang sudah lemas, Kak Yanto menekan dari atas dan Kak Tanto menekan dari bawah. "Heck.. heck", bunyi suara Mbok Ijah yang sedikit sesak nafas.
"Ayo, To percepat dong."
"Gampang Yan sebentar lagi nih."
Tiba-tiba kakakku, Tanto melihat rambutku yang sedikit ketahuan dibalik tembok. "Siapa, siapa di situ?" tanya Kak Tanto sambil berteriak dan melepaskan permainannya dengan Mbok Ijah, begitu juga dengan Kak Yanto yang sudah sejak tadi menarik batang kemaluannya dari dubur Mbok Ijah. Mbok Ijah dibaringkan di sofa dengan tubuh telanjang bulat dan mereka berdua menghampiriku yang ketakutan tidak bisa lari lagi.
"Ooo, jadi kamu dari tadi ngintip kakak berdua main dengan Mbok Ijah", kata Kak Yanto.
"Kamu harus diberi hukuman telah ngintip-ngintip kita berdua", kata Kak Tanto.
Setelah berbicara seperti itu tanganku dipegang oleh Kak Tanto dan Kak Yanto di bawa ke kamar mereka berdua. Dalam kamar mereka, aku diminta berdiri di depan pintu kamar mereka.
"Berdiri kamu di situ", Kak Tanto meminta sambil menghardikku.
"Buka baju kamu dan celana blue jeans kamu, cepat.." Kak Yanto menimpali.
"Jangan.. jangan Kak, Saya kan adik kakak berdua.."
"Mau dibuka sendiri, atau kita berdua yang membuka", kata Kak Tanto sambil menghampiriku.
"I..ya, saya buka sendiri", kataku ketakutan.
Perlahan-lahan aku membuka bajuku dan celana blue jeans-ku, dan Kak Tanto mengunci pintu kamar serta Kak Yanto menyetel lagu House Music dengan voleme tinggi.
"Ayo, nari sambil sedikit-dikit dibuka BH dan CD kamu", Kak Yanto memintaku sambil memegang penggaris besi miliknya.
"I..ya, i..ya, tapi jangan dipukul", kataku.
Aku menari perlahan-lahan mengikuti irama House Music dan perlahan-lahan kubuka BH-ku dan CD-ku. Setelah selesai kubuka semua, aku diminta berhenti untuk menari. Aku diseret ke atas tempat tidurnya dan aku disuruh telentang dengan kaki terbuka. Kak Tanto mulai menciumi payudaraku yang memang cukup besar dengan ukuran 32 dan Kak Yanto mulai menjilati perutku sampai pusar dan mengarah ke kemaluanku.
"Jangan.. jangan.. jangan Kak.." Teriakanku dikalahkan dengan bunyi House Music yang keras.
"Udah, jangan macam-macam kamu", Hardik Kak Yanto.
Kak Tanto terus memainkan payudaraku dan menarik-narik dengan bibirnya, sementara Kak Yanto telah menjilati bibir-bibir kemaluanku. Aku merasakan betapa gelinya dan terangsangnya diriku, kutahan perasaan itu hingga aku hanya bisa menggeliat-geliat sembari menutup mataku dan terasa air mataku menetes. Tanpa kusadari Kak Yanto dan Kak Tanto telah bermain di liang kewanitaanku, mereka berdua bergantian menjilatinya. Kak Tanto berada di atasku dengan kemaluannya menuju wajahku dan Kak Yanto berdiri tegak dan terasa kemaluannya menyentuh gerbang kewanitaanku.
"Buka mulut.." pinta Kak Tanto, tanpa disadari aku mengikuti perintahnya dan tiba-tiba aku didorong oleh kemaluan kakakku dari mulut dan liang kewanitaanku. Terasa kemaluan Kak Tanto sampai pada pangkal tenggorokanku dan kemaluan Kak Yanto mulai masuk ke dalam kemaluanku. "Hm.. hm.. hm.." hanya kata-kata itu yang bisa kuucapkan. Terasa mau muntah dan pedih serta perih sekali liang kewanitaanku. Setelah sekali tekan mereka tukar posisi, giliran Kak Yanto yang berada di atas kepalaku dan Kak Tanto berada di bawahku. Mereka mengulanginya lagi seperti hentakan pertama.
Setelah mereka melakukan dua kali hentakan berselang seling, Kak Tanto tiduran di sampingku dan Kak Yanto tetap berdiri. Tubuhku dimiringkan dan mereka mulai lagi dengan liang kewanitaanku. Liang kewanitaanku dimasuki oleh batang kejantanan Kak Tanto dari depan dan batang kejantanan Kak Yanto dari belakang. "Creek.. creek.." bunyi kemaluan kedua kakakku masuk ke dalam liang kewanitaanku dan saat itu aku merasakan adanya sesuatu yang robek dan perih serta pedih sekali, hingga aku tidak dapat lagi mengeluarkan suara.
Setelah kemaluan kakak-kakakku masuk, mereka bergerak cepat sekali. "Ugh.. ugh.. ugh.. ayoo.. terus", dan setelah sekitar 10 menit lamanya aku hanya merasakan adanya cairan yang banyak menyemprot ke dalam liang kewanitaanku. Aku tidak dapat berbuat apa-apa lagi dan aku pingsan seketika.
Setelah aku sadar, aku tidur dengan Mbok Ijah yang telah diberi obat tidur oleh kakak-kakakku. Aku melihat kemaluanku menancap sejenis mainan seperti kemaluan kakakku satu ujung masuk ke kemaluan Mbok Ijah dan satu ujungnya masuk ke dalam kemaluanku. Perlahan-lahan kulepaskan barang itu dan aku turun dari tempat tidurku berjalan gontai menuju ruang tengah. Sesampainya di ruang tengah aku dicemooh oleh kakak-kakakku berdua.
"Wah, To adik kita lesbian", kata Kak Yanto.
"Iyah, laporin aja sama ayah, biar kapok.." kata Kak Tanto.
"Jangan.. jangan dilaporin Kak", kataku mengiba.
"Oke, kalau kamu nggak mau dilaporin.. Kamu kan sudah diphoto oleh kita berdua", sambil menunjukan kamera Kak Yanto dan Kak Tanto mengancamku.
"Kamu harus melayani kita berdua setiap jam dan dalam waktu satu minggu ini, dan kamu haruslah libur kuliah", kata Kak Tanto, "Bila aku tidak mau diceritakan tentang tidurku bersama dengan Mbok Ijah."
"I..ya, I..yah tapi pake pengaman yah, Rini nggak mau hamil", kataku memelas.
"Oke, mau pake pengaman kek, nggak kek, pokoknya loe harus ngelayani kita berdua", kata Kak Yanto.
Terpaksa pada saat itu hingga seminggu aku bolos kuliah dan aku melayani kedua kakakku yang sudah tidak ingat lagi bahwa aku ini adik kandungnya. Dan setelah seminggu aku diberi photo serta klisenya waktu aku tidur dengan Mbok Ijah dengan pose lesbian. Kutanyakan kepada Mbok Ijah kenapa mau seperti itu, ternyata ia dipaksa untuk meminum sirup buatan Kak Tanto sehingga menjadi lemas dan tertidur. Dan mereka masih sempat memperlihatkan photo mereka berdua bermain dengan adik kandungnya, dengan pose-pose yang heboh dan saat itu pula aku pingsan.
Itulah pembaca yang baik, pengalamanku yang tidak baik dan tidak terlupakan.
Di rumahku aku tinggal hanya berempat, aku, dua kakak kembarku dan Mbok Ijah yang sudah ikut keluargaku semenjak usianya 12 tahun dan pada saat itu usiaku 9 tahun, kakak-kakakku berusia 11 tahun. Dan kedua orang tuaku sedang tidak pulang ke Indonesia.
Kejadian itu saat aku berusia 21 tahun dan kakak-kakakku Tanto dan Yanto berusia 23 tahun. Saat itu tanggal 12 Oktober 1996, aku pulang kuliah dan melihat kakak-kakakku nonton film BF bersama Mbok Ijah, Tanto di kanan dan Yanto di kiri. Aku tidak tahu apa yang mereka perbuat, perlahan-lahan aku ingin melihat apa yang mereka lakukan, aku keluar rumah lagi dan masuk melalui jendela kamar Mbok Ijah, yang kebetulan tidak dikunci.
Aku masuk perlahan-lahan, dan aku menuju ruang tengah di mana kedua kakakku dan Mbok Ijah. Astaga! aku melihat Mbok Ijah sedang dipegangi oleh kedua kakakku, dengan mulut terkatup hampir berteriak, kulihat Mbok Ijah mengerang-erang seperti orang berlari 100 km. Hampir saja aku ketahuan oleh kedua kakakku.
Tangan kanan Kak Tanto memegang payudara Mbok Ijah dan tangan kirinya masuk ke dalam lubang kemaluan Mbok Ijah, begitu pula dengan Kak Yanto, tangan kirinya memegang payudara Mbok Ijah dan tangan kanannya juga masuk ke dalam liang kemaluan Mbok Ijah. Terlihat dua tangan yang masuk ke dalam liang kewanitaan Mbok Ijah dipercepat oleh kedua kakakku.
"Den.. Den sudah, Mboo..ok sudah nggak kuat.. udah Aden.. Aden berdua."
"Terus Mbok, kan belum main yang lebih enak seperti film itu", kata Kak Tanto bersemangat.
Mbok Ijah sudah terlihat lemas dan diangkat ke atas, sedangkan di bawah Kak Tanto dan Kak Yanto membelakangi pantat Mbok Ijah. "Astaga, apa yang diperbuat oleh kedua kakakku itu", kataku dalam hati.
Ternyata kemaluan Kak Tanto besar juga dan kemaluan Kak Yanto begitu pula.
"Ayo, To kamu memek dan saya dubur", kata Kak Yanto.
"Iya, kamu kan kemarin udah di memek sekarang di dubur, yah" kata Kak Tanto.
"Okelah, ayo To mulai", mereka berdua menekan Mbok Ijah yang sudah lemas, Kak Yanto menekan dari atas dan Kak Tanto menekan dari bawah. "Heck.. heck", bunyi suara Mbok Ijah yang sedikit sesak nafas.
"Ayo, To percepat dong."
"Gampang Yan sebentar lagi nih."
Tiba-tiba kakakku, Tanto melihat rambutku yang sedikit ketahuan dibalik tembok. "Siapa, siapa di situ?" tanya Kak Tanto sambil berteriak dan melepaskan permainannya dengan Mbok Ijah, begitu juga dengan Kak Yanto yang sudah sejak tadi menarik batang kemaluannya dari dubur Mbok Ijah. Mbok Ijah dibaringkan di sofa dengan tubuh telanjang bulat dan mereka berdua menghampiriku yang ketakutan tidak bisa lari lagi.
"Ooo, jadi kamu dari tadi ngintip kakak berdua main dengan Mbok Ijah", kata Kak Yanto.
"Kamu harus diberi hukuman telah ngintip-ngintip kita berdua", kata Kak Tanto.
Setelah berbicara seperti itu tanganku dipegang oleh Kak Tanto dan Kak Yanto di bawa ke kamar mereka berdua. Dalam kamar mereka, aku diminta berdiri di depan pintu kamar mereka.
"Berdiri kamu di situ", Kak Tanto meminta sambil menghardikku.
"Buka baju kamu dan celana blue jeans kamu, cepat.." Kak Yanto menimpali.
"Jangan.. jangan Kak, Saya kan adik kakak berdua.."
"Mau dibuka sendiri, atau kita berdua yang membuka", kata Kak Tanto sambil menghampiriku.
"I..ya, saya buka sendiri", kataku ketakutan.
Perlahan-lahan aku membuka bajuku dan celana blue jeans-ku, dan Kak Tanto mengunci pintu kamar serta Kak Yanto menyetel lagu House Music dengan voleme tinggi.
"Ayo, nari sambil sedikit-dikit dibuka BH dan CD kamu", Kak Yanto memintaku sambil memegang penggaris besi miliknya.
"I..ya, i..ya, tapi jangan dipukul", kataku.
Aku menari perlahan-lahan mengikuti irama House Music dan perlahan-lahan kubuka BH-ku dan CD-ku. Setelah selesai kubuka semua, aku diminta berhenti untuk menari. Aku diseret ke atas tempat tidurnya dan aku disuruh telentang dengan kaki terbuka. Kak Tanto mulai menciumi payudaraku yang memang cukup besar dengan ukuran 32 dan Kak Yanto mulai menjilati perutku sampai pusar dan mengarah ke kemaluanku.
"Jangan.. jangan.. jangan Kak.." Teriakanku dikalahkan dengan bunyi House Music yang keras.
"Udah, jangan macam-macam kamu", Hardik Kak Yanto.
Kak Tanto terus memainkan payudaraku dan menarik-narik dengan bibirnya, sementara Kak Yanto telah menjilati bibir-bibir kemaluanku. Aku merasakan betapa gelinya dan terangsangnya diriku, kutahan perasaan itu hingga aku hanya bisa menggeliat-geliat sembari menutup mataku dan terasa air mataku menetes. Tanpa kusadari Kak Yanto dan Kak Tanto telah bermain di liang kewanitaanku, mereka berdua bergantian menjilatinya. Kak Tanto berada di atasku dengan kemaluannya menuju wajahku dan Kak Yanto berdiri tegak dan terasa kemaluannya menyentuh gerbang kewanitaanku.
"Buka mulut.." pinta Kak Tanto, tanpa disadari aku mengikuti perintahnya dan tiba-tiba aku didorong oleh kemaluan kakakku dari mulut dan liang kewanitaanku. Terasa kemaluan Kak Tanto sampai pada pangkal tenggorokanku dan kemaluan Kak Yanto mulai masuk ke dalam kemaluanku. "Hm.. hm.. hm.." hanya kata-kata itu yang bisa kuucapkan. Terasa mau muntah dan pedih serta perih sekali liang kewanitaanku. Setelah sekali tekan mereka tukar posisi, giliran Kak Yanto yang berada di atas kepalaku dan Kak Tanto berada di bawahku. Mereka mengulanginya lagi seperti hentakan pertama.
Setelah mereka melakukan dua kali hentakan berselang seling, Kak Tanto tiduran di sampingku dan Kak Yanto tetap berdiri. Tubuhku dimiringkan dan mereka mulai lagi dengan liang kewanitaanku. Liang kewanitaanku dimasuki oleh batang kejantanan Kak Tanto dari depan dan batang kejantanan Kak Yanto dari belakang. "Creek.. creek.." bunyi kemaluan kedua kakakku masuk ke dalam liang kewanitaanku dan saat itu aku merasakan adanya sesuatu yang robek dan perih serta pedih sekali, hingga aku tidak dapat lagi mengeluarkan suara.
Setelah kemaluan kakak-kakakku masuk, mereka bergerak cepat sekali. "Ugh.. ugh.. ugh.. ayoo.. terus", dan setelah sekitar 10 menit lamanya aku hanya merasakan adanya cairan yang banyak menyemprot ke dalam liang kewanitaanku. Aku tidak dapat berbuat apa-apa lagi dan aku pingsan seketika.
Setelah aku sadar, aku tidur dengan Mbok Ijah yang telah diberi obat tidur oleh kakak-kakakku. Aku melihat kemaluanku menancap sejenis mainan seperti kemaluan kakakku satu ujung masuk ke kemaluan Mbok Ijah dan satu ujungnya masuk ke dalam kemaluanku. Perlahan-lahan kulepaskan barang itu dan aku turun dari tempat tidurku berjalan gontai menuju ruang tengah. Sesampainya di ruang tengah aku dicemooh oleh kakak-kakakku berdua.
"Wah, To adik kita lesbian", kata Kak Yanto.
"Iyah, laporin aja sama ayah, biar kapok.." kata Kak Tanto.
"Jangan.. jangan dilaporin Kak", kataku mengiba.
"Oke, kalau kamu nggak mau dilaporin.. Kamu kan sudah diphoto oleh kita berdua", sambil menunjukan kamera Kak Yanto dan Kak Tanto mengancamku.
"Kamu harus melayani kita berdua setiap jam dan dalam waktu satu minggu ini, dan kamu haruslah libur kuliah", kata Kak Tanto, "Bila aku tidak mau diceritakan tentang tidurku bersama dengan Mbok Ijah."
"I..ya, I..yah tapi pake pengaman yah, Rini nggak mau hamil", kataku memelas.
"Oke, mau pake pengaman kek, nggak kek, pokoknya loe harus ngelayani kita berdua", kata Kak Yanto.
Terpaksa pada saat itu hingga seminggu aku bolos kuliah dan aku melayani kedua kakakku yang sudah tidak ingat lagi bahwa aku ini adik kandungnya. Dan setelah seminggu aku diberi photo serta klisenya waktu aku tidur dengan Mbok Ijah dengan pose lesbian. Kutanyakan kepada Mbok Ijah kenapa mau seperti itu, ternyata ia dipaksa untuk meminum sirup buatan Kak Tanto sehingga menjadi lemas dan tertidur. Dan mereka masih sempat memperlihatkan photo mereka berdua bermain dengan adik kandungnya, dengan pose-pose yang heboh dan saat itu pula aku pingsan.
Itulah pembaca yang baik, pengalamanku yang tidak baik dan tidak terlupakan.
Subscribe to:
Posts (Atom)






