Cari Artikel Disini

Showing posts with label lenyap. Show all posts
Showing posts with label lenyap. Show all posts

10 Kota Besar Yang Lenyap dari Peradaban

@Ikadanews - 10 Kota Besar Yang Lenyap dari Peradaban - Mungkin diantara kita membayangkan tentang jaman - jaman kuno, yang memiliki peradaban yang begitu sulit dan cara hidup yang berat, karena belum ditemukannya banyak tekhnologi dan ilmu pengetahuan yang mempermudah kehidupan.
Tapi sebenarnya dulu banyak sekali peradaban maju yang mempunyai tekhnologi dan pengetahuan tinggi tentang cara dan tatanan hidup. namun kemegahan kota-kota besar dari peradaban masa lalu itu tidak menjamin bahwa mereka akan bertahan..

dibawah ini adalah daftar yang menitik beratkan pada kota-kota yang hilang atau musnah, sebagian karena ditinggalkan, sebagian karena bencana dan sebagian lagi karena konflik...
Kota-kota ini terkubur, hilang selama berabad-abad, sebelum ditemukan kembali dan dipelajari

10.Pavlopetri - Yunani
Para geo-arkeologi laut kembali membuat prestasi besar dengan keberhasilannya mengungkap keberadaan kota kuno yang terendam di bawah laut. Kota bernama Pavlopetri di Yunani ini diperkirakan eksis pada jaman perunggu yakni 5000-6000 tahun lalu atau 12000 tahun lebih awal dari yang diperkirakan semula. Yang menarik, jejak keberadaan kota yang tenggelam 4-5 meter di bawah laut ini masih terlihat jelas, termasuk runtuhan bangunan serta benda-benda peninggalannya seperti tembikar, keramik, dll.

Para ahli memperkirakan, inilah kota bawah laut tertua di dunia yang berhasil ditemukan. "Diperkirakan kota yang tenggelam ini adalah kota pelabuhan. Hal ini ditandai dari bangkai kapal yang berada di dekatnya. Penemuan keramik zaman neolitikum, merupakan suatu yang luar biasa. Kota ini dulunya adalah tempat perdagangan barang dan jasa yang maju," ujar.Geo-arkeologi laut Dr Nic Flemming dari National Oceanography Centre, Southampton. Kotanya masih sangat lengkap. Bangunan rumah, jalan, halaman, gedung peribadahan, kuburan, semuanya sudah dipetakan menggunakan perlengkapan 3-D digital yang paling mutakhir.

Pavlopetri dulunya diperkirakan berasal dari periode Mycenaean (sekitar 1680-1180 SM), dari masa sejarah Yunani Kuno yang kaya akan kesusasteraan dan mitos. Dari benda-benda tembikar Neolitis yang baru saja ditemukan menunjukkan tempat ini mungkin telah ditempati sejak sedikitnya 2800 SM. Dengan mempelajari tempat bahari penting ini, peneliti berharap untuk dapat lebih mengerti tentang peninggalan dari masyarakat Yunani Zaman Perunggu.

9. Cliff Palace, Colorado
Tempat yang disebut dengan Istana Tebing ini terletak di Mesa Verde National Park, Colorado. Bangunan unik ini dibangun oleh masyarakat Amerika Utara pada zaman dahulu. Desain konstruksi yang unik ini memiliki tujuan sebagai pendinginan dari sengatan matahari yang panas pada masa itu.

Kita tidak bisa meremehkan begitu saja bangunan – bangunan zaman dahulu. Terkadang, dengan teknologi modern sekalipun, belum tentu dapat menghasilkan bangunan serupa dengan fungsi yang sama pula. arsitektur zaman kuno memang luar biasa, menandakan bahwa pencapaian ilmu pengetahuan pada masa itu tergolong maju

8. Akrotiri, Santorini
Peradaban Minoan Crete adalah nama untuk raja Minos mitos, pembangun labirin. Ada bahan tertulis kurang peninggalan dari Minoa sehingga kita tidak tahu apa yang mereka sebut sendiri.
Seluruh peradaban itu dilupakan sampai pergantian abad ke-20. Dengan penemuan istana besar di Knossos kemuliaan dari Minoa ditemukan kembali.

Dismaping Knossos yang terkenal saya telah menyertakan Minoan, Akrotiri di pulau Santorini.Santorini, atau Thera, adalah rumah dari gunung berapi Thera. Ledakan Thera sekitar 1600 SM, salah satu letusan terbesar dalam sejarah, membawa runtuhnya kekaisaran Minoan.

Penemuan Akrotiri pada tahun 1967 memperjelas tentang peninggalan lukisan-lukisan yang sangat terpelihara dengan baik, perumahan yang mempunyai tiga tingkat, dan komplek pemukiman yang diatur sedemikian rumitnya.

Sistem penyediaan air menunjukkan orang-orang Akrotiri memiliki akses ke air panas dan dingin, air panas didapat dari sumber gunung berapi (yang kelak akan memusnahkan peradaban mereka)

7. Tikal, Guatemala
Tikal pernah menjadi ibukota dari kerajaan Maya dan sebuah kota besar di Dunia Baru. Situs ini diperkirakan ada dari ~ 200-900 Masehi.Berkat pelestarian peninggalan sejarah dengan sangat baik , hari ini banyak yang bisa diketahui tentang kemegahan Tikal pada puncaknya, serta raja-raja kuat yang memerintah di sana.

Sementara situs ini kadang-kadang - seperti lainnya reruntuhan Dunia Baru - terdaftar sebagai peninggalan'situs misterius', penelitian menunjukkan bahwa lokasi tanah di situs ini tidak dapat mendukung sejumlah besar orang bermukim di sana.
Situs megah ini diabaikan terjadi selama beberapa tahun dan kota itu ditinggalkan sampai hutan yang lebat menutupinyaTampaknya bagaimanapun, bahwa beberapa penduduk setempat tahu keberadaannya selama tahun-tahun untuk rumor dari sebuah kota yang hilang di daerah tersebut berlangsung.

Ekspedisi terorganisir pertama menemukan kota bangsa maya ini pada tahun 1848. Apa yang mereka temukan adalah salah satu situs terbesar yang masih hidup Dunia Baru arkeologi. Ada piramida dengan tinggi sampai 70m , istana kerajaan, prasasti monumental dan arena bermain untuk pertandingan bola suku Maya.

6. Timgad, Aljazair
Timgad, atau bahasa latinnya Colonia Marciana Ulpia Traiana Thamugadi , adalah tipikal kota yang hilang dari cerita petualangan. Setelah keindahan kota didirikan di padang gurun atas perintah Kaisar Trajan , kota ini selamat dari pergolakan kekaisaran dan tumbuh menjadi kota perdagangan yang besar. Setelah dijarah dan dirampok pada abad ke-5, kota ini terlahir kembali sebagai pusat dari kehidupan Kristen. Sebuah perampokan dan penjarahan besar-besaran kedua terjadi di abad ke-7 oleh Vandalisme menyebabkan ditinggalkannya kota ini sekali lagi.

Ketika Pasir Sahara menutupi situs ini secara tidak langsung juga mengawetkan peninggalan kota sampai ditemukan kembali pada 1881. Sekarang reruntuhan kota memberikan wawasan yang cemerlang pada kota-kota provinsi Romawi di Afrika. Jalan-jalan mengikuti bidang-bidang yang sempurna, seperti yang Anda harapkan dari sebuah kota yang dibangun untuk dengan tatanan masyarakat modern. Hari ini di situs Anda dapat melihat lengkungan Trajan, pemandian dan kuil Jupiter. kuil sebagaian besar dari dewa di Roma, menunjukkan pentingnya kota. Sebuah grafiti di forum berbunyi "Untuk berburu, mandi, bermain game dan tertawa. Ini adalah hidup! "

5. Machu Picchu, Peru
Machu Picchu - adalah sebuah situs Inca pra-Columbus yang terletak 2.430 meter (7.970 kaki) di atas permukaan laut. Hal ini terletak di punggung bukit gunung di atas Lembah Urubamba di Peru, yang 80 kilometer (50 mil) barat laut Cuzco dan melalui mana mengalir Sungai Urubamba.

Kebanyakan arkeolog percaya bahwa Machu Picchu dibangun sebagai kawasan bagi kaisar Inca Pachacuti (1438-1472). Sering disebut sebagai "The Lost Kota Inca", mungkin ikon paling akrab Dunia Inca.

Suku Inca mulai membangun perkebunan sekitar tahun 1400 tapi itu ditinggalkan sebagai situs resmi untuk para penguasa Inca satu abad kemudian pada saat penaklukan Spanyol Kekaisaran Inca. Meskipun dikenal secara lokal, itu tidak diketahui oleh dunia luar sebelum dibawa ke perhatian internasional pada tahun 1911 oleh sejarawan Hiram Bingham Amerika. Sejak itu, Machu Picchu telah menjadi daya tarik wisata yang penting dan, karena tidak ditemukan dan dijarah oleh Spanyol setelah mereka menaklukkan suku Inca, penting sebagai situs budaya.

4. Mohenjo-Daro, Pakistan
Mohenjo-daro adalah salah satu situs dari sisa-sisa permukiman terbesar dari Kebudayaan Lembah Sungai Indus, terletak di propinsi Sind, Pakistan. permukiman kota pertama di dunia, bersamaan dengan peradaban Mesir Kuno, Mesopotamia dan Yunani Kuno. Reruntuhan bersejarah ini dimasukkan oleh UNESCO ke dalam Situs Warisan Dunia. Arti dari Mohenjo-daro adalah "bukit orang mati". Seringkali kota tua ini disebut dengan "Metropolis Kuno di Lembah Indus".
Mohenjo-daro dibangun sekitar tahun 2600 SM, tetapi dikosongkan sekitar tahun 1500 SM.
Mohenjo-daro terletak di sebuah bubungan zaman Pleistosen di tengah-tengah dataran banjir Sungai Sindhu. Bubungan tersebut kini terkubur oleh pembanjiran dataran tersebut, tetapi sangat penting pada zaman Peradaban Lembah Indus. Bubungan tersebut memungkinkan kota Mohenjo-daro berdiri di atas dataran sekelilingnya. Situs tersebut terletak di tengah-tengah jurang di antara lembah Sungai Sindhu di barat dan Ghaggar-Hakra di timur.

Peradaban Lembah Indus (c. 3300-1700 SM, f. 2600-1900 SM) adalah sebuah peradaban sungai kuno yang berkembah di lembah sungai Indus di India Kuno (kini di Pakistan dan India Barat Laut). Peradaban ini juga dikenal sebagai "Peradaban Harappa." Beberapa arkeolog berpendapat bahwa Peradaban Indus mencapai jumlah lima juta penduduk pada puncaknya.

Saat ini, lebih dari seribu kota dan permukiman telah ditemukan, terutama di lembah Sungai Sindhu di Pakistan dan India barat laut.Mohenjo-daro memiliki bangunan yang luar biasa, karena memiliki tata letak terencana yang berbasis grid jalanan yang tersusun menurut pola yang sempurna. Pada puncak kejayaannya, kota ini diduduki sekitar 35.000 orang. Bangunan-bangunan di kota ini begitu maju, dengan struktur-struktur yang terdiri dari batu-bata buatan lumpur dan kayu bakar terjemur matahari yang merata ukurannya.

Mohenjo-daro adalah sebuah kota yang cukup terlindungi. Walau tak ada tembok, namun terdapat menara di sebelah barat pemukiman utama, dan benteng pertahanan di selatan. Mohenjo-daro telah dimusnahkan dan dibangun kembali setidaknya tujuh kali. Setiap kali, kota baru dibangun terus di atas kota lama. Pembanjiran dari Sungai Indus diduga menjadi penyebab kerusakan.

3. Petra, Yordania
Petra adalah sebuah situs arkeologikal di Yordania, terletak di dataran rendah di antara gunung-gunung di timur Wadi Araba, lembah besar yang berawal dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.Salah satu dari 7 keajaiban dunia yang baru adalah Petra.
Petra adalah kota yang didirikan dengan memahat dinding-dinding batu di Yordania. Petra berasal dari bahasa Yunani yang berarti 'batu'. Petra merupakan simbol teknik dan perlindungan.
Kata ini merujuk pada bangunan kotanya yang terbuat dari batu-batu di Wadi Araba, sebuah lembah bercadas di Yordania. Kota ini didirikan dengan menggali dan mengukir cadas setinggi 40 meter.

Petra merupakan ibukota kerajaan Nabatean. Didirikan sembilan tahun sebelum Masehi sampai dengan tahun ke-40 M oleh Raja Aretas IV sebagai kota yang sulit untuk ditembus musuh dan aman dari bencana alam seperti badai pasir.

Suku Nabatean membangun Petra dengan sistem pengairan yang luar biasa rumit. Terdapat terowongan air dan bilik air yang menyalurkan air bersih ke kota, sehingga mencegah banjir mendadak. Mereka juga memiliki teknologi hidrolik untuk mengangkat air.Terdapat juga sebuah teater yang mampu menampung 4.000 orang. Kini, Istana Makam Hellenistis yang memiliki tinggi 42 meter masih berdiri impresif di sana.

Sebenarnya, asal usul suku Nabatean tak diketahui pasti. Mereka dikenal sebagai suku pengembara yang berkelana ke berbagai penjuru dengan kawanan unta dan domba.
Warga Petra awal adalah penyembah berhala. Dewa utama mereka adalah Dushara (Dzu as-Shara/Dusares}, yang disembah dalam bentuk batu berwarna hitam dan berbentuk tak beraturan. Dushara disembah berdampingan dengan Allat, dewi Bangsa Arab kuno.

Mereka sangat mahir dalam membuat tangki air bawah tanah untuk mengumpulkan air bersih yang bisa digunakan saat mereka bepergian jauh. Sehingga, di mana pun mereka berada, mereka bisa membuat galian untuk saluran air guna memenuhi kebutuhan mereka akan air bersih.
Pada awalnya Petra dibangun untuk tujuan pertahanan. Namun belakangan, kota ini dipadati puluhan ribu warga sehingga berkembang menjadi kota perdagangan karena terletak di jalur distribusi barang antara Eropa dan Timur Tengah.

Pada tahun 106 Masehi, Romawi mencaplok Petra, sehingga peran jalur perdagangannya melemah. Sekitar tahun 700 M, sistem hidrolik dan beberapa bangunan utamanya hancur menjadi puing. Petra pun perlahan menghilang dari peta bumi saat itu dan tinggal legenda.

Di abad ke-14 Masehi, sebuah masjid dibangun di sini dengan kubah berwarna putih yang terlihat dari berbagai area di sekitar Petra. Harun tiba di wilayah Yordania sekarang ketika mendampingi Nabi Musa membawa umatnya keluar dari Mesir dari kejaran Raja Fir'aun.Saat berusia 10 tahun, Nabi Muhammad pernah berkunjung ke gunung ini bersama pamannya.

Setelah Perang Salib di abad ke-12, Petra sempat menjadi 'kota yang hilang' selama lebih dari 500 tahun (lost city). Hanya penduduk lokal (suku Badui) di wilayah Arab yang mengenalnya.

2. Troya, Turki
Troya adalah sebuah kota legendaris dan pusat dari Perang Troya seperti yang diceritakan di dalam Kumpulan Cerita-cerita Kepahlawanan Yunani terutama di dalam Iliad, salah satu dari dua puisi kepahlawanan Homer, seorang seniman Yunani Kuno.
Saat ini nama tersebut adalah sebuah situs arkeologi, lokasi tradisional kota Troya disebut juga Turkish Truva, di Hisarl?k di daerah Anatolia, dekat dengan pantai propinsi Çanakkale di sebelah barat laut Turki, barat daya Dardanelles di kaki Gunung Ida.

Kota baru Ilium didirikan disana pada saat dibawah kekuasaan Kaisar Romawi Augustus. Kota ini berkembang hingga didirikannya kota Konstantinopel dan secara bertahap semakin menurun statusnya di era Byzantium.Situs arkeologi Troya dimasukkan ke dalam daftar Peninggalan Sejarah Dunia UNESCO di tahun 1998.

Perang Troya, menurut legenda, adalah penyerbuan terhadap kota Troyaoleh tentara Akhaia (Yunani Mycenaean), yang terjadi setelah Paris menculik Helena dari suaminya Menelaos, raja Sparta. Perang ini merupakan salah satu peristiwa penting dalam mitologi Yunani dan diceritakan di banyak karya sastra Yunani.
Pada Perang Troya, para prajurit Yunani bersembunyi di dalam Kuda Troya yang berukuran raksasa yang ditujukan sebagai pengabdian kepada Poseidon. Kuda Troya tersebut menurut para petinggi Troya dianggap tidak berbahaya, dan diizinkan masuk ke dalam benteng Troya yang tidak dapat ditembus oleh para prajurit Yunani selama kurang lebih 10 tahun perang Troya bergejolak. Pada malam harinya, pasukan Yunani keluar dari perut kuda kayu tersebut dan akhirnya merebut kota Troya.

1. Pompeii, dan Herculaneum
Pompeii adalah sebuah kota zaman Romawi kuno di wilayah Campania, Italia. Pompeii hancur oleh letusan gunung Vesuvius pada 79 M. Debu letusan gunung Vesuvius menimbun kota Pompeii dengan segala isinya menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali .Kota ini berdiri di lokasi yang terbentuk dari aliran lava ke arah utara di hilir Sungai Sarnus.

Pada abad pertama M, Pompeii hanyalah salah satu dari sekian kota yang berlokasi di sekitar kaki Gunung Vesuvius. Wilayah ini cukup besar jumlah penduduknya yang menjadi makmur karena daerah pertaniannya subur. Beberapa kelompok kota kecil di sekitar Pompeii seperti Herculaneum juga menderita kerusakan atau kehancuran oleh tragedi letusan Vesuvius.

didirikan sekitar abad ke-6 SM oleh orang-orang Osci atau Oscan, kelompok masyarakat di Italia tengah. Saat itu, kota ini digunakan sebagai pelabuhan oleh pelaut Yunani dan Fenisia. Pada tahun 62 M, sebuah gempa bumi hebat merusakkan Pompeii bersama banyak kota lainnya di Campania. Di masa antara tahun 62 M hingga letusan besar Vesuvius tahun 79 M, kota ini dibangun kembali, mungkin lebih megah dalam bidang bangunan dan karya seni dari sebelumnya.

Pada awal Agustus tahun 79, mata air dan sumur-sumur mengering. Getaran-getaran gempa ringan mulai terjadi pada 20 Agustus 79 , dan menjadi semakin sering pada empat hari berikutnya, namun peringatan-peringatan itu tidak disadari orang, dan pada sore hari tanggal 24 Agustus, sebuah letusan gunung berapi yang mematikan terjadi. Ledakan itu merusakkan wilayah tersebut, mengubur Pompeii dan daerah-daerah pemukiman lainnya. Kebetulan tanggal itu bertepatan dengan Vulcanalia, perayaan dewa api Romawi.

Inilah Misteri Lenyapnya Orang Yang Menjadi Misterius

@Ikadanews.info - Inilah Misteri Lenyapnya Orang Yang Menjadi Misterius - Misteri hilangnya seseorang karena berbagai sebab yang hingga kini masih menjadi misterius.

1. Virgina Dare, 1587

Virginia Dare hanyalah salah satu dari banyak orang (87 laki-laki, 17 perempuan dan 11 anak-anak, tepatnya) dari pulau Roanoke, salah satu koloni Inggris di Amerika yang menghilang tanpa jejak. Apa yang menonjol tentang Virginia, adalah bahwa dia adalah anak pertama dari orangtua Inggris yang dilahirkan di Amerika. Bahkan, faktanya, kakek Virginia, John White, adalah orang pertama yang menemukan bahwa koloni itu hilang. Tahun 1587, John berlayar kembali ke Inggris untuk mencari bantuan dan suplai untuk daerah koloni. Ketika ia kembali lagi tahun 1590, semuanya telah pergi kecuali sebuah tulisan CROATOAN yang diukir pada sebuah pohon.

Banyak yang pengen tahu mengenai croatoan, karena itu saya tambahkan sedikit info mengenai croatoan dari hasil googling. Croatoan itu ternyata nama sebuah pulau yang dihuni suku indian asli. Jadi warga koloni “mungkin” bukan hilang tapi pindah ke pulau croatoan, dan meninggalkan petunjuk itu, agar rombongan John White mencari mereka di sana. Namun, dalam upaya pencarian pulau croatoan ini, kapal dihantam badai, sehingga perbekalan mereka menipis, serta jangkar kapal rusak. Rombongan memutuskan untuk kembali ke inggris. Ternyata di Inggris, John white gagal mengumpulkan dana dan perbekalan untuk kembali lagi. Jadi, nasib para warga koloni ini tidak ada yang pernah tahu. Apakah mereka benar2 sampai di croatoan atau tidak?

2. Theodosia Burr Alston, 1812

Theodosia adalah putri Wakil Presiden Aaron Burr. Dia menjalani kehidupan yang sangat mempesona hingga 1812 . Selain itu, ia dikenal sebagai wanita Amerika paling terdidik saat itu, ia menikah dengan seorang pemilik tanah kaya dan politikus serta memiliki seorang putera yang dinamakan dengan nama ayahnya. Pada tahun 1812, Theodosia lelah dari menarik hati atas nama ayahnya. Dia dibebaskan dari pengkhianatan dan memutuskan lebih baik untuk menghabiskan waktu di Eropa. Theo merencenakan untuk kembali ketika anaknya meninggal. Dia masih belum pulih benar dari shock ketika dia naik ke Patriot di Georgetown untuk bertemu ayahnya di New York. Sayangnya hal itu tidak pernah terjadi. Setelah naik kapal Patriot, Kapal itu dan Theodosia tidak pernah terlihat lagi. Tentu saja, kebanyakan teori mengatakan bahwa perahu karam dalam badai. Tetapi beberapa legenda mengatakan Patriot ditangkap oleh bajak laut, yang membuat Theo dan orang2 sekapal dia berjalan di atas papan. Versi lain dari ini adalah bahwa Theo terpaksa menjadi simpanan bajak laut.


3. Benjamin Briggs and the passengers and crew of the Mary Celeste, 1872

Satu hal yang paling menarik dari kapal Mary Celeste adalah karena kapal itu ditemukan, tetapi tanpa penumpangnya.

Mary Celeste mungkin telah dikutuk dari awal, kapten pertama meninggal dalam perjalanan awalnya. Dia diluncurkan pada perjalanan terakhirnya pada tanggal 5 November 1872, dari Staten Island ke Genoa, Italia. Sebulan kemudian kapten Gratia Dei, yang tahu Kapten Benjamin Briggs, melihat Mary Celeste terapung di sepanjang menuju Selat Gibraltar. Meskipun kapal itu hanya terapung, tidak ada sinyal marabahaya terbang. Beberapa kru Dei Gratia pergi ke Celeste Maria dalam sebuah perahu kecil dan naik ke atasnya. Saat itu kapal basah, tapi dalam kondisi baik. sekocinya hilang dan sepertinya sengaja diluncurkan. Sebuah pasokan makanan dan air untuk enam bulan sudah ditinggalkan, bersama dengan semua dokumen kapal kecuali catatan kapten.


4. Penjaga mercusuar di kepulauan Flannan, 1900

Pada Desember 1900, penjaga mercusuar di Kepulauan Flannan lepas pantai Skotlandia lenyap. Ini pertama kali dicatat ketika satu kapal melalui mercusuar pada tanggal 15 dan melihat lampu itu tidak bekerja. Hal ini lalu dilaporkan, namun tampaknya tak ada yang dilakukan sampai beberapa kru dengan peralatan pergi ke mercusuar pada 26 Desember. Ketika tidak seorang pun keluar untuk menyambut mereka, mereka masuk mercusuar dan menemukan gerbang pintu masuk dan pintu utama tertutup, tempat tidur tidak dirapikan, jam berhenti dan sebuah kursi yang terbalik di dapur. Pulau ini secara serius mencari keberadaan para penjaga tersebut ataupun petunjuk untuk keberadaan mereka, tetapi satu-satunya yang ditemukan adalah beberapa kerusakan yang ditimbulkan oleh badai. Meskipun ini mungkin tampak seperti petunjuk, sebuah catatan yang ditinggalkan oleh para penjaga menyatakan badai ini terjadi sebelum mereka menghilang.



5. Dorothy Arnold, 1910


Dorothy adalah putri seorang importir parfum kaya dan keponakan dari Pembantu hakim Mahkamah Agung. Setahun sebelumnya, ia telah menghabiskan waktu seminggu dengan seorang pria yang akan menyebabkan sebuah malu yang besar kepada keluarga Arnold bila hal ini diketahui publik, jadi bukannya melaporkan putrinya hilang, ayahnya melakukan investigasi sendiri melalui Pinkertons. Enam minggu kemudian, ia menyerah dan menelepon polisi. Pria yang dilihatnya itu, George Griscom, Jr, berpikir bahwa Dorothy mungkin telah melakukan bunuh diri setelah tulisannya ditolak oleh majalah. Teman2nya berpikir dia bunuh diri karena Griscom tidak akan menikahinya. Dan ayahnya mengira dia telah diculik di Central Park.

6. Amelia Earhart, 1937

Bertujuan untuk mengelilingi dunia, Amelia Earhart lepas landas dengan pesawatnya, Electra dari Miami dengan navigator Fred Noonan pada tanggal 1 Juni 1937. Setelah banyak perhentian, mereka berakhir di Lae, New Guinea pada tanggal 29 Juni. Mereka telah menyelesaikan langkah baik perjalanan mereka – sekitar 22.000 mil. Hanya 7.000 mil tersisa dari perjalanan yang menentukan. Pada tanggal 2 Juli, pasangan itu menuju pulau Howland, yang ternyata mereka telah mengambil langkah yang buruk. Komunikasi terputus dan mereka menghilang. Upaya pencarian dilakukan satu jam setelah komunikasi terakhir Amelia.

Jelasnya, mereka tak pernah ditemukan, meskipun upaya pencarian besar yang melibatkan dana $ 4 juta, Angkatan Laut dan Penjaga Pantai. Upaya mereka mencakup pencarian dari Pulau Gardner (sekarang Nikumaroro) yang telah tidak berpenghuni selama lebih dari empat dekade. Sejak itu, beberapa artefak telah ditemukan pada Nikumaroro termasuk sepotong Plexiglass jelas dengan ketebalan yang tepat dan lengkungan sebagai jendela Electra dan sebuah sepatu berukuran sembilanyang tampak seperti sepatu Amelia.



7. D.B. Cooper, 1971

Pada bulan November 1971, D.B. Cooper (atau Dan Cooper) membajak pesawat, menuntut uang tebusan sebesar $ 200.000, dan melompat keluar dari pesawat setelah ia menerimanya. Dia tidak pernah ditemukan, tapi beberapa petunjuk yang muncul setelah bertahun-tahun. Pada tahun 1980, seorang anak kecil menemukan hampir $ 6.000 dalam pecahan $ 20 di tepi Sungai Columbia, di daerah di mana Cooper melompat. Pada tahun 2007, FBI mengumumkan bahwa mereka bisa mendapatkan beberapa DNA dari Cooper dasi yang tertinggal di pesawat. Dan, terakhir, beberapa anak menemukan parasut tua dikubur di dekat Amboy, Washington.

FBI tidak berpikir Cooper selamat dari penerbangan, ketika dia melompat keluar, pesawat sedang melewati badai buruk. Lebih dari 400 tentara dari Fort Lewis membantu penelusuran dengan kaki untuk mencari setiap jejak Cooper, tapi tak ada satu pun yang ditemukan bahkan sedikit pun bukti tidak ada. Meskipun pecahan $ 20 yang diberikan kepada Cooper tidak ditandai, FBI telah menyusun dan menetapkannya dengan berbagai nomor seri tertentu sehingga mudah dilacak. Sebuah surat kabar di Portland menawarkan $ 1.000 kepada siapapun orang pertama yang bisa membawa salah satu uang tersebut, berharap bahwa Cooper telah membelanjakannya, tetapi tidak seorang pun yang pernah muncul.


Tau Prison Break? D.B. Cooper Pernah Muncul Pada Prison Break

8. The Babushka Lady

Dibalik pembunuhan John F. Kennedy, sesosok wanita misterius yang muncul dalam berbagai rekaman dan foto-foto saat penembakan John F. Kennedy menjadi suatu misteri tersendiri. Para agen sudah dikerahkan untuk menemukan wanita misterius yang telah memotret insiden tersebut untuk dimintai keterangan sebagai saksi pada penembakan John F. Kennedy. Namun wanita itu tidak pernah ditemukan lagi. Dia telah menghilang seperti ditelan bumi.

Dalam kejadian penembakan John F. Kennedy pada tahun 1963, Babushka Lady adalah istilah yang diberikan kepada sesosok wanita misterius. Babushka sendiri adalah istilah dari Rusia diberikan kepada sosok wanita misterius ini karena penampilannya dalam foto-foto yang menunjukkan dirinya terlihat memakai jas panjang berwarna coklat, dan scarf di kepala seperti yang biasa dikenakan wanita-wanita tua di Rusia.

Babushka Lady terlihat oleh beberapa saksi mata sedang memegang kamera. Ia juga terlihat dalam suatu film dokumentasi dari Muchmore dan Zapruder. Babushka Lady terlihat sedang mengamati kepanikan saat itu dengan berdiri di rumput antara Elm dan jalan utama, 44 hingga 49 detik setelah penembakan dengan kamera masih pada wajahnya. Babushka Lady terlihat sangat mencolok karena masih bisa tetap berdiri sambil memotret di saat para saksi lain sedang lari berlindung karena mendengar suara tembakan. Setelah penembakan berakhir, Babushka Lady kemudian terlihat menyeberang jalan Elm dan bergabung dengan kerumunan orang banyak. Babushka Lady terakhir kali terlihat dalam foto-foto sedang berjalan ke arah Timur di jalan Elm dengan membawa foto-foto dokumentasinya sendiri.