Cari Artikel Disini

Showing posts with label ratusan. Show all posts
Showing posts with label ratusan. Show all posts

7 Binatang yang Hidup Ratusan Tahun

1. Geoducks
Pertama pada daftar adalah kerang laut besar yang berasal dari Puget Sound dan telah hidup selama setidaknya 160 tahun. Mereka dicirikan oleh panjang leher mereka atau sifon, yang panjang nya dapat mencapai lebih dari satu meter .

2. Tuataras
Kata "dinosaurus" umumnya digunakan untuk menggambarkan binatang tua, tetapi ketika mengacu pada Tuatara, istilah ini benar adanya seperti itu adalah metafora. Spesies Tuatara merupakan satu-satunya anggota hidup dari sekitar 200 juta tahun yang lalu dimana dinosaurus hidup. Mereka juga berada di antara vertebrata yang paling lama tinggal di Bumi, dengan beberapa orang yang tinggal selama bertahun-tahun di mana saja antara 100 dan 200.

3. Lamellibrachia Tube Worms
Mahluk laut warna-warni ini adalah tubeworms (L. luymesi) yang tinggal di sepanjang ventilasi dari hidrokarbon di dasar laut. Mereka telah dikenal untuk hidup 170 tahun, tetapi banyak ilmuwan yakin mungkin ada beberapa yang telah tinggal selama lebih dari 250 tahun.

4. Red Sea Urchins
Landak laut merah, Strongylocentrotus franciscanus dan hanya ditemukan di Pasifik, terutama di sepanjang pantai barat Amerika Utara. Tinggal di air dangkal, kadang berbatu, dari garis air surut sampai sembilan puluh kaki, tetapi tetap berada di luar daerah sangat bergelombang. Merangkak di sepanjang dasar laut menggunakan duri mereka sebagai panggung. Beberapa spesimen lebih dari 200 tahun.

5. Koi
Koi adalah ikan hias hias, ikan mas peliharaan. Mereka yang umum terdapat di kolam batu buatan dan kolam hias. Anehnya, beberapa varietas mampu hidup lebih dari 200 tahun. Paling awal dikenal adalah Hanako koi, ikan yang meninggal pada usia 226 pada tanggal 7 Juli 1977.

6. Tortoises
Kura-kura dianggap sebagai vertebrata dengan jangka hidup terpanjang di bumi. Salah satu yang tertua adalah Harriet, seorang kura Galapagos, yang meninggal karena gagal jantung pada usia 175 tahun pada bulan Juni 2006 di kebun binatang milik Steve Irwin. Harriet dianggap sebagai salah satu dari yg terakhir dari epik perjalanan hidup Darwin di HMS Beagle. Sebuah kura-kura raksasa Aldabra bernama Adwaita meninggal pada usia 250 pada Maret 2006.

7. Ocean Quahog
Ocean quahog (Arctica islandica) adalah spesies kerang yang dimanfaatkan secara komersial. Para peneliti telah ditafsirkan lingkaran konsentris gelap atau band pada kulit sebagai tanda tahunan, seperti sebuah pohon memiliki cincin. Beberapa spesimen dikumpulkan telah diperkirakan bahwa lebih dari 400 tahun.

Inilah Misteri Jabal Magnet ' Endapan Lava Berumur Ratusan Juta Tahun '

@Ikadanews.info - Inilah Misteri Jabal Magnet ' Endapan Lava Berumur Ratusan Juta Tahun ' - Selain menjadi Kota Suci kedua umat Islam setelah Makkah Al Mukarramah, Madinah Al Munawarah juga memiliki sejumlah tempat wisata yang menarik dan sayang untuk tidak didatangi. Salah satunya adalah Jabal
Magnet (Magnetic Hill) atau Gunung Magnet.

Mungkin bagi sebagian masayarakat Indonesia yang pernah berhaji atau mengunjungi Arab Saudi pernah mendengar dan mendatangi tempat itu. Seperti yang dilakukan sejumlah wartawan yang tergabung dalam Media Center Haji (MCH) pun yang mengunjungi tempat itu, yang kira-kira 60 kilometer dari Kota Madinah.

Dalam perjalanan menuju kawasan Jabal Magnet dari Madinah, rombongan tidak habis-habisnya melepaskan pandangan ke bagian kiri dan kanan kendaraan yang terlihat sejumlah perkebunan kurma dan hamparan bukit berbatuan. 10 kilometer menjelang Jabal Magnet, rombongan melewati sebuah danau buatan yang cukup besar.

Ketika sampai di lokasi, rombongan sempat membuktikan misteri Gunung Magnet yang didominasi warna hitam dan merah bata itu. Rombongan turun dari mobil dinas Misi Haji Indonesia, Samsul Ali sang pengemudi pun mematikan mobil dan hanya menyalakan lampu sen.

Alhasil, mobil berjalan sendiri ke arah berlawanan (mundur), bakan sanggup mendaki tanjakan. Tidak hanya itu, jarum penunjuk kompas yang dibawa tim MCH juga tidak bekerja sebagaimana mestinya. Arah utara-selatan menjadi kacau. Selain itu, Samsul Ali menyebutkan, beberapa pengunjung mengaku pernah kehilangan data di telepon selulernya di lokasi tersebut.

"Inilah kekuatan medan magnet yang ada di gunung ini, sanggup menggerakkan mobil," kata pria asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur itu. Samsul Ali memang kerap mengantarkan jamaah atau petugas haji yang ingin menyaksikan misteri Gunung Magnet.

Magnetic Hill, atau warga setempat menyebutnya Manthiqa Baidha, yang berarti perkampungan putih. Namun, banyak yang menamainya Jabal Magnet. Jabal Magnet menyimpan misteri dan decak kagum bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan ini.

Daya dorong dan daya tarik magnet di berbagai bukit di sebelah kiri dan kanan jalan, membuat kendaraan yang melaju dengan kecepatan 120 kilo meter per jam, ketika memasuki kawasan ini, speed-nya perlahan-lahan turun ke 5 kilo meter per jam. Sehingga, gigi perseneling terpaksa diubah ke posisi dua. Sebaliknya, jika meninggalkan kawasan ini, mobil tanpa diinjak gas pun, bisa melaju dengan kecepatan hingga 120 km per jam.

Jabal Magnet yang menjadi kawasan wisata penduduk Madinah awalnya ditemukan oleh orang suku Baduy. Saat musim haji, banyak jamaah yang menyambanginya. Pemerintah Arab Saudi lalu membangun jalan menuju lokasi tersebut. Di daerah yang terhitung hijau karena banyak ditumbuhi pohon kurma itu, juga dilengkapi sarana wisata lainnya. Ada tenda-tenda untuk pengunjung, ada mobil mini yang bisa disewa untuk merasakan tarikan medan magnet itu.

Samsul Ali, mengutip pengamat geologi Ma'rufin menyebutkan, secara geologis, fenomena Jabal Magnet bisa dijelaskan dengan logika. Karena, Kota Madinah dan sekitarnya berdiri di atas Arabian Shield tua yang sudah berumur 700-an juta tahun.

Kawasan itu berupa endapan lava "alkali basaltik" (theolitic basalt) seluas 180.000 km persegi yang berusia muda (muncul 10 juta tahun silam dengan puncak intensitas 2 juta tahun silam). Lava yang bersifat basa itu muncul ke permukaan bumi dari kedalaman 40-an kilo meter melalui zona rekahan sepanjang 600 kilo meter yang dikenal sebagai "Makkah-Madinah-Nufud volcanic line".

Banyak gunung berapi terbentuk di sepanjang zona rekahan itu. Seperti Harrah Rahat, Harrah Ithnayn, Harrah Uwayrid dan Harrah Khaybar. Tidak seperti di Indonesia yang gunung-gunungnya berbentuk kerucut, sehingga memberi pemandangan eksotis, gunung-gunung di Arab berbentuk melebar dengan puncak rendah. Kompleks semacam ini cocok disebut volcanic field atau harrah dalam bahasa Arab.

Harrah Rahat adalah bentukan paling menarik. Dengan panjang 310 km membentang dari utara Madinah hingga ke dekat Jeddah dan mengandung sedikitnya 2.000 km kubik endapan lava yang membentuk 2.000 lebih kerucut kecil (scoria) dan 200-an kawah maar. Selama 4.500 tahun terakhir, Harrah Rahat telah meletus sebanyak 13 kali dengan periode antarletusan rata-rata 346 tahun.

Letusan besar terakhir terjadi pada 26 Juni 1256, yang memuntahkan 500 juta meter kubik lava lewat 6 kerucut kecilnya selama 52 hari kemudian.