Cari Artikel Disini

Showing posts with label asal. Show all posts
Showing posts with label asal. Show all posts

Ponsel apapun, asal bukan BlackBerry

Ponsel apapun, asal bukan BlackBerry
Reuters/Valentin Flauraud
Ghiboo.com - Karyawan Yahoo! bisa dibilang sangat beruntung. CEO baru mereka, Marissa Mayer, menawarkan berbagai merk smartphone canggih yang bisa dipilih oleh anak buahnya secara gratis.Dikutip dari CNET, Senin (17/9), karyawan dapat memilih beberapa merk ternama seperti Apple, Samsung, Nokia, dan HTC.

Yahoo! juga tak membatasi pilihan para karyawan, entah itu smartphone terbaru seperti iPhone 5, Galaxy S3, HTC One X, HTC EVO 4G LTE, maupun smartphone Windows Phone 8 yang belum dirilis, Nokia lumia 920.

Para karyawan tak perlu khawatir soal biaya, karena Mayer berjanji bahwa perusahaan akan menanggung semuanya, termasuk tagihan pulsa.

Yang menarik, dari beberapa smartphone canggih tersebut, Yahoo! tidak menyediakan produk buatan RIM, BlackBerry. Padahal, merk lain yang tersedia sudah mewakili sistem operasi yang populer saat ini, yakni iOS, Android, dan Windows Phone

Tak diketahui apa alasan Mayer tak memasukkan BlackBerry dalam penawarannya tersebut. Mungkinkah karena Mayer memandang smartphone tersebut sudah ketinggalan zaman?

Sumber : http://dai21juli.blogspot.com/2012/09/ponsel-apapun-asal-bukan-blackberry.html#ixzz27llMwd8E

Asa lusul Festival Musim Semi (Tahun Baru China)



Festival musim semi atau tahun baru penanggalan Imlek adalah hari raya akhir tahun dalam penanggalan Tionghoa, umumnya disebut "tahun baru". Merupakan perayaan hari raya tradisional yang paling meriah dan khidmat di kalangan rakyat Tionghoa. Sebelum tanggal 1 Januari (penanggalan Tionghoa) ada upacara sembahyang, upacara peringatan untuk orang yang telah wafat dan upacara lainnya; di hari raya itu ada pemberian angpao kepada anak-anak, silaturahmi antarfamili serta sahabat dan perayaan lainnya, pertengahan bulan setelah hari raya tersebut adalah pesta lampion pada malam Capgomeh, dan setelah pesta lampion berlalu pada malam Capgomeh yang dipenuhi dengan lentera hias seluruh kota, hari raya festival musim semi baru benar-benar dianggap berakhir.

Sejarah festival musim semi sudah sangat lama, asal mulanya berasal dari kegiatan upacara sembahyang memperingati peringatan leluhur dan menyembahyangi dewa ketika pergantian tahun baru pada masa Dinasti Yin dan Shang. Dan mengenai berbagai macam mitologinya juga banyak sekali.

Mitos tentang "Tahun" Binatang

Ada sebuah legenda kuno yang mengisahkan asal usul tradisi perayaan Imlek di Tiongkok, begini ceritanya :

Dahulu kala ada seekor monster jahat yang memiliki kepala panjang dan tanduk yang tajam. Monster yang bernama nian ini sangat ganas, dia berdiam didasar lautan, namun setiap tahun baru dia muncul kedarat untuk menyerang penduduk desa dan menelan hewan ternak. Oleh karena itu setiap menjelang tahun baru, seluruh penduduk desa selalu bersembunyi dibalik pegunungan untuk menghindari serangan monster nian ini.

Pada malam tahun baru di suatu tahun, orang-orang di sebuah pedesaan sedang memapah orang tua dan menuntun anak-anak kecil pergi ke gunung untuk menghindari petaka, dan dari luar pedesaan datang seorang kakek pengemis, tangannya memegang sebuah tongkat, tampak tua namun sehat, penuh vitalitas dan semangatnya luar biasa.

Orang-orang sekampung ada yang sibuk berkemas-kemas, ada yang sibuk menuntun sapi menggiring domba, tampak sebuah suasana yang tergesa-gesa dan menakutkan. Dan di saat demikian, tidak ada lagi orang yang berkonsentrasi memperhatikan sang kakek pengemis itu.

Hanya seorang nenek yang baik hati di ujung timur desa yang memberikan sejumlah makanan kepada kakek pengemis itu, sekaligus menganjurkan kepadanya agar segera pergi ke gunung untuk menghindarkan diri. Kakek itu berkata: "Nek, jika mengizinkan saya tinggal semalam di rumah Anda, saya pasti akan mengusir monster itu.

Si nenek mengira bahwa sang kakek sedang bercanda, maka terus membujuk sang kakek agar segera pergi ke gunung, namun kakek pengemis menggelengkan kepalanya tidak mau pergi. Si nenek tidak berdaya, mau tidak mau meninggalkan rumahnya dan diri sendiri pergi ke gunung untuk menghindari musibah.

Waktu tengah malam, monster "nian" menerobos masuk ke desa. Ia mendapati di ujung timur rumah si nenek, pintu rumahnya ditempeli kertas merah besar, dan di dalam rumah diterangi dengan lampu lilin yang sangat terang. Monster memandang sekilas dengan marah rumah si nenek, dan segera menerjang ke rumah si nenek sambil berteriak marah. Ketika hampir mendekati pintu masuk, tiba-tiba terdengar suara ledakan petasan di ruang dalam, dan sekujur badannya menggigil gemetar, dan tidak berani mendekat lagi.

Ternyata, monster ini takut dengan warna merah, cahaya api dan suara ledakan. Dan di saat itu, pintu rumah itu terbuka lebar, di dalam rumah tampak seorang kakek yang tubuhnya dibaluti dengan jubah merah. Saking terkejutnya monster "nian" berbalik dan lari terbirit-birit.

Pada hari kedua adalah tanggal 1 Januari, orang-orang yang kembali dari pengungsian merasa sangat heran melihat desa dalam keadaan aman dan selamat. Saat itu nenek baru sadar dengan apa yang telah terjadi, dan menceritakan tentang janji sang kakek pengemis kepada orang-orang sekampung.

Orang-orang sekampung berbondong-bondong ke rumah nenek, dan yang terlihat hanya tempelan kertas merah di pintu rumah nenek, di halaman dalam terdapat setumpuk petasan yang belum habis terbakar masih meledak-ledak, dan beberapa lilin merah di dalam rumah masih menyala dengan sisa cahayanya.

Kakek tua itu sebenarnya adalah Dewata yang datang untuk menolong penduduk desa mengusir monster nian ini. Mereka juga menemukan 3 peralatan yang digunakan lelaki tua itu untuk mengusir nian.

Orang-orang sekampung yang bergembira ria beramai-ramai mengenakan pakaian dan topi baru, berkunjung ke rumah famili dan sahabat mengucapkan selamat menyampaikan salam, dan merayakan dengan damai serta selamat telah melewati hari itu. Dengan demikian, semua orang telah mengetahui cara yang aman mengusir binatang yang bernama "Tahun" pada tahun baru itu.

Sejak itu, setiap perayaan Tahun Baru Imlek mereka memasang kain merah, menyalakan petasan dan menyalakan lentera sepanjang malam, menunggu datangnya Tahun Baru, menjaga hingga larut malam dan menanti pergantian tahun. Tanggal 1 Januari pagi hari, masih harus berkunjung ke rumah famili maupun sahabat untuk mengucapkan selamat bertahun baru. Tradisi ini semakin lama semakin luas penyebarannya, dan menjadi hari raya tradisional yang paling khidmat di kalangan rakyat Tionghoa.

Mulai dari itu, Adat istiadat ini akhirnya menyebar luar dan menjadi sebuah perayaan tradisional orang Tionghoa yang megah dalam menyambut “berlalunya nian” (dalam bahasa Tionghoa, nian berarti tahun)

Orang Tionghoa selalu mengkaitkan periode waktu dari hari ke 23 hingga ke 30 dalam 12 belas bulan tahun lunar tepat sebelum Hari Raya Imlek sebagai “nian kecil”.

Setiap keluarga Tionghoa diharuskan membersihkan lingkungan tempat tinggal mereka untuk menyambut datangnya tahun baru. Disamping membersihkan lingkungan sekitar, setiap keluarga Tionghoa membuat berbagai hidangan menyambut Imlek yang terbuat dari daging ayam, bebek, ikan dan sapi / babi, serta manisan dan buah-buahan. Tak ketinggalan pula para orang tua membelikan baju baru untuk anak-anaknya dan mempersiapkan bingkisan angpao saat mengunjungi kerabat dan keluarga.



Ketika malam Tahun Baru tiba, seluruh keluarga berkumpul bersama. Di wilayah utara Tiongkok, setiap keluarga memiliki tradisi makan kue bola apel, yang dalam bahasa Tionghoa-nya disebut Jiao, pelafalannya sama dengan kata bersama dalam bahasa Tionghoa, sehingga kue bola apel sebagai symbol kebersamaan dan kebahagiaan keluarga. Selain itu jiao juga bermakna datangnya tahun baru. Diwilayah selatan Tiongkok, masyarakatnya suka sekali memakan kue manisan Tahun Baru (yang terbuat dari tepung beras lengket), yang melambangkan manisnya kehidupan dan membuat kemajuan dalam Tahun Baru ini (dalam bahasa Tionghoa kata “kue” dan “membuat kemajuan” memiliki pelafalan yang sama dengan kata gao) Menjelang jam 12 malam, setiap keluarga akan menyalakan petasan.

Hari pertama Tahun Baru Imlek, orang Tionghoa menggunakan baju baru dan mengucapkan selamat kepada orang yang lebih tua. Anak-anak yang mengucapkan tahun baru kepada yang lebih tua, akan mendapatkan angpao uang. Sedangkan pada hari kedua dan ketiga, mereka saling mengunjungi teman dan kerabat dekatnya.

Selama masa perayaan Tahun Baru Imlek, pada umumnya jalan-jalan diarea perdagangan penuh sesak dengan keluarga Tionghoa yang berbelanja untuk keperluan Imlek. Dibeberapa tempat diluar negeri biasanya diadakan berbagai acara hiburan menyambut Imlek seperti pertunjukkan Barongsai dan Naga, pasar bunga dan pameran klenteng.

Setelah hari ke 15 bulan pertama dalam kalender Lunar, adalah waktu diadakannya Festival Lentera, yang menandakan berakhirnya perayaan Tahun Baru Imlek.





Pembuatan Kalender Selaksa Tahun

Menurut dongeng, pada zaman dahulu kala, ada seorang pemuda yang bernama Wan Nian (Selaksa Tahun), melihat catatan waktu tentang perubahan iklim alam sangat kacau, lantas mempertimbangkan bagaimana caranya menentukan secara tepat perubahan iklim tersebut. Pada suatu hari, ia pergi ke gunung mencari kayu bakar, ketika sedang istirahat duduk di bawah naungan pohon, melihat gerakan bayangan pohon, merasa mendapat inspirasi, lalu merancang sebuah instrumen waktu untuk mencatat perubahan iklim dengan berdasarkan pengukuran bayangan matahari. Namun, instrumen waktu ini, di mana saat cuaca mendung dan hujan, menjadi tidak bermanfaat. Belakangan, ia mendapatkan ilham lagi dari tetesan mata air di lereng gunung, lalu membuat lagi sebuah jam air 5 tingkat. Dan belakangan ia mendapati, bahwa setiap lebih dari 360 hari, panjang pendeknya iklim akan mengulang sekali lagi.

Raja waktu itu namanya Zhu Yi, tidak terdeteksinya iklim dan angin membuatnya risau. Dan setelah Wan Nian mengetahuinya, lalu membawa jam matahari dan jam air menemui raja, menjelaskan prinsip peredaran bulan dan matahari. Raja Zhu Yi sangat gembira setelah mendengarnya, lalu menyuruh Wan Nian tinggal, membuat paviliun bulan dan matahari di depan kuil langit, membuat menara jam matahari dan pos jam air. "Mudah-mudahan kamu bisa mengukir secara tepat hukum peredaran bulan dan matahari, memperhitungkan secara tepat waktu fajar, dan membuat penanggalan, untuk kesejahteraan seluruh rakyat di dunia."

Wan Nian mengukir penanggalannya di atas tebing samping kuil langit:

Terbit dan tenggelamnya matahari 360,
Berputar ulang dimulai dari awal.
Layu dan seminya tumbuh-tumbuhan dibagi empat musim,
Satu tahun terdapat 12 bulan.

Suatu hari Raja Zhu Yi naik ke atas paviliun bulan dan matahari menengok Wan Nian. Wan Nian menunjuk gejala langit, berkata kepada Raja Zhu Yi: "Sekarang tepat genap 12 bulan, tahun lama sudah berakhir, musim semi mulai lagi, mohon raja menetapkan suatu hari raya." Raja Zhu Yi berkata: "Musim semi adalah awal tahun, jadi disebut saja hari raya musim semi." Kemudian, melalui pengamatan yang panjang dan perhitungan yang cermat, Wan Nian menetapkan penanggalan yang tepat. Ketika dia mempersembahkan penanggalan kepada raja berikutnya, ia sudah berambut putih kemilau.

Demi untuk memperingati jasa Wan Nian, maka raja memberi nama penanggalan tersebut sebagai "Penanggalan Wan Nian", dan menganugerahkan Wan Nian sebagai dewa panjang umur bulan dan matahari. Belakangan, saat tahun baru orang-orang menggantung gambar dewa panjang umur, dan konon katanya adalah untuk memperingati Wan Nian, maka hari raya tersebut lantas dinamakan festival musim semi.




(Artikel Shi Ke, www.xinsheng.net)

Seksi DJ Milinka Radisic Asal Jakarta

Biodata DJ Milinka :
Nama lengkap : Milinka Mikaela Radisic
Tempat/tanggal lahir : Jakarta, 10 November 1978
Warna kesukaan : Hitam/Merah/Putih
film kesukaan : Serendipity

Prestasi :
    Finalis Puteri Indonesia 2004
    Best Rookie DJ 2006 – Paranoia Award
    Best Junior DJ 2007- Redma Award
    Best Female DJ 2007- Redma Award
    Satu-satunya DJ dari Asia yang turut berpartisipasi dalam Street Parade 2008, di Zurich, Switzerland
    DJ Perempuan Indonesia pertama yang tampil di Ibiza, Spanyol

Legenda Asal Usul Para Kaisar-Kaisar Jepang

@Ikadanews - Legenda Asal Usul Para Kaisar-Kaisar Jepang - Legenda Amaterasu [Dewi Matahari dalam Mitologi Jepang] Nama lengkap dari Amaterasu adalah "Amaterasu-O-Mi-Kami," yang mungkin secara harfiah diterjemahkan sebagai "dia yang membuat surga bersinar". Dia juga dikenal sebagai Omikami ("illustrious goddess").
Amaterasu, dewi matahari Shinto, adalah yang paling penting dalam kumpulan dewa ajaran Shinto. Dia dianggap nenek moyang kaisar jepang dan merupakan yang paling dihormati di surga. Tapi dia bukanlah yang terkuat, dan pada kenyataannya, banyak cerita-cerita yang menggambarkan dirinya tampak sangat manusiawi, meskipun tentu saja, dalam skala ke-ilahian.
Spoiler untuk Amaterasu Statue:

Menurut mitologi Shinto dalam proses penciptaan, Amaterasu lahir ketika Izanagi yang kembali dari kegagalannya untuk menyelamatkan istrinya, Izanami dari Yomi (tanah kematian/underworld). Amaterasu dilahirkannya dari mata kirinya. Dan pada saat yang sama, saudara perempuannya, Dewi Bulan: Tsukiyomi (yang dalam beberapa cerita digambarkan sebagai pria) lahir dari mata kanannya dan yang bungsu, Susanoo (dewa Laut dan Badai), lahir dari hidungnya.

Izanagi (laki-laki) dan Izanami (perempuan) adalah dua dewa pertama yang diciptakan oleh Kunitokotachi dan Amenominakanushi, dua dari z?ka-sanshin ("three kami/god/spirit of creation") yang menciptakan dan membentuk banyak pulau-pulau dan merupakan leluhur dari tanah Jepang.

Pembagian Kekuasaan dan Kecemburuan Antar Dewa
Izanagi kemudian memberikan Amaterasu manik-manik yang suci (Yasakani no Magatama) dan mengatakan kepadanya bahwa ia akan memerintah atas surga. Sedangkan saudaranya Susano-Wo akan memerintah atas laut.


Tapi Susanoo cemburu pada kakaknya dan mengatakan kepada ayahnya bahwa ia tidak menerimanya dan akan pergi ke Yomi untuk bergabung dengan ibunya, Izanami. Hal ini membuat Izanagi sangat marah. Ia mengusir Susanoo dari hadapan-nya. Susanoo kemudian pergi menemui kakaknya Amaterasu untuk mengucapkan selamat tinggal, tapi Amaterasu menduga itu hanyalah trik dari Susanoo dan menyiapkan busur dan anak panah bersamanya. Susanoo meyakinkannya ia bermaksud baik dan memprotes kakaknya, tapi akhirnya dia tidak dapat menyembunyikan kecemburuannya. Dia menyarankan diadakannya kontes untuk melihat siapa yang lebih kuat. Siapapun yang dapat menciptakan lebih banyak dewa akan menjadi pemenang, kata Susanoo.

Amaterasu mulai dengan mematahkan pedang adiknya menjadi tiga potong dan memakannya. Ketika dia meludahkan potongan tersebut, kabut terbentuk di udara. Tiga dewi terbentuk dari kabut itu. Susanoo tidak terkesan. Dia mengambil manik-manik kakaknya dan menghancurkan mereka dengan giginya. Lima dewa laki-laki muncul. Susano-Wo merasa menang, tapi Amaterasu menolaknya dengan mengatakan bahwa kelima dewa itu datang dari perhiasannya, sedangkan pedang adiknya hanya memunculkan tiga dewan dan mereka semua perempuan.

Kemarahan Amaterasu
Susanoo mengamuk di seluruh bumi, mengklaim bahwa ia adalah pemenang kompetisi. Dia membanjiri sawah dan menyebabkan kerusakan besar. Dia bahkan mengotori kuil di mana panen padi akan dipersembahkan dan buang air besar di dalamnya. Akhirnya, ia mengambil kuda poni dan dikuliti hidup-hidup, kemudian binatang itu dilemparkan ke ruang suci di mana Amaterasu sedang menenun dengan pembantunya. Sangat malu dan marah, Amaterasu kemudian pergi masuk ke sebuah gua yang gelap, meninggalkan bumi dalam kegelapan dan ketidakseimbangan dan menolak untuk keluar lagi.

Dewa bumi akhirnya, memutuskan untuk mengelabui Amaterasu supaya muncul kembali sehingga dunia tidak lagi diliputi dengan kegelapan. Mereka menempatkan/menggantungkan Yata-no-Kagami, cermin suci yang dibuat oleh Ama-Tsu-Mara dan Ishi-Kori-Dome, di depan gua-nya, bersama dengan ayam yang berkokok sebelum fajar. Kemudian mereka meminta dewi Uzume untuk menari didepan gua. Uzume mulai dengan perlahan-lahan, tapi dengan cepat menemukan ritme-nya. Dewi agak gemuk ini begitu senang bahkan sampai melepaskan dan melempar semua pakaiannya dan menari liar, membuat semua yang melihatnya tertawa sangat keras. Amaterasu mendengar suara tawa dan bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Ketika ia tiba di mulut gua untuk menyelidiki, ia melihat bayangannya di cermin (Yata-no-Kagami). Penasaran, ia bertanya siapakah dewi indah yang indah itu. Para dewa yang lain mengatakan bahwa itu adalah penggantinya. Terpesona dengan kecantikannya sendiri, ia kemudian muncul perlahan-lahan untuk memeriksa-nya. Tajikawa dengan cepat menutup pintu masuk gua. Dunia akhirnya kembali diterangi oleh cahaya dan keseimbangan tercapai.


Ketikan muncul dari kegelapan, Amaterasu menunjukkan kepada orang-orang bagaimana menanam padi dan gandum, menenun, dan membudidayakan ulat sutera. Beberapa orang mengatakan bahwa ia dan pembantunya menenun dan terus menenun kain dari alam semesta.

Sementara itu Susanoo, dihukum oleh para dewa lainnya. Jenggot dan kumisnya dipotong, kuku-kukunya dicabut, dan diusir dari surga. Dia kemudian pergi dan bertualang di bumi. Pada suatu ketika, ia membuh naga berkepala delapan (Yamata no Orochi), ketika mati ekornya berubah menjadi sebuah pedang. Ketika Susanooo bertobat dan mengahiri perseteruan dengan kakaknya, ia menyerahkan pedang ini kepada Amaterasu sebagai hadiah yang olehnya kemudian dinamai Ama-no-Murakumo-no-Tsurugi ("Sword of the Gathering Clouds of Heaven") atau nama lainnya, Kusanagi-no-Tsurugi ("Grasscutter Sword").

Kaisar kaisar Jepang Dipercaya Sebagai Keturunan Langsung Amaterasu
Amaterasu kemudian meminta putranya, Ame-No-Oshido-Mimi, untuk menguasai bumi. Namun putranya ini menolak karena menurutnya dunia sudah dipenuhi dengan kekacauan. Ia mengirim cucunya Ninigi-no-Mikoto ke dunia, dan dalam jangka waktu tiga tahun, ia berhasil menguasainya. Ninigi-no-Mikoto adalah nenek-moyang dari kekaisaran Jepang yang merupakan keturunan langsung dari Amaterasu.

Foto Seksi Fifie Buntaran Model Hot Asal Pontianak

@Ikadanews - Foto Seksi Fifie Buntaran Model Hot Asal Pontianak - Fifie Buntaran (lahir di Pontianak, Indonesia, 4 Oktober 1979; umur 32 tahun) merupakan seorang aktris berkebangsaan Indonesia.
Fifie Buntaran dikenal sebagai bintang sinetron dan film layar lebar. Selain itu nama Fifie juga tampil dalam acara komedi situasi TAWA SUTRA bersama Pepi, Fanny Fadilah dan Ade Namnung. Tak hanya itu saja, Fifie juga sempat membintangi beberapa iklan seperti Mie Gaga dan Irex.

Sebagai bintang sinetron, Fifie pernah membintangi sinetron 3 Cewek Bintang dan Dimanakah Cinta. Peran Fifie dominan meng-explore sisi kemolekan tubuhnya.
Sebelum memasuki dunia akting Fifie seorang model catwalk, dari penggalamanya itu juga yang membuat Fifie berbisnis pakaian dengan mendirikan sebuah butik.






Inilah Sejarah Asal Mulanya Nama-nama Hari

@Ikadanews - Inilah Sejarah Asal Mulanya Nama-nama Hari - Sebagian orang percaya bahwa langit itu berlapis tujuh. ini ada kaitannya dengan tujuh benda langit yang memiliki jarak yang berbeda. Maksudnya benda yang lebih cepat jaraknya dianggap lebih dekat jaraknya. lalu akan digambarkan seolah-olah benda-benda tersebut berada pada lapisan langit yang berbeda-beda dan mereka mengelilingi bumi yang berada di tengah-tengah.

Di langit pertama ada Bulan,benda langit yang bergerak cepat sehingga di anggap paling dekat. Langit yang kedua ditempati Merkurius ( bintang Utarid).Venus (bintang kejora) ditempat ketiga. kemudian Matahari di posisi empat. Dilangit kelima adalah Mars (bintang Marikh) langit ke enam adalah Jupiter (bintang musytari) dan yang ketujuh adlah saturnus (bintang Ziarah). inilah keyakinan lama yang menganggap Bumi sebagai pusat semesta.

Orang-orang dahulu (khususnya Romawi dan Yunani) juga percaya bahwa ketujuh benda langit itu adalah dewa-dewa yang memengaruhi kehidupan di Bumi. Pengaruh-nya bergantian dari jam ke jam, dengan urutan mulai dari yang terjauh (menurut pengetahuan mereka) yaitu Saturnus, sampai yang terdekat yakni Bulan. Pada jam 00.00, Saturnus-lah yang dianggap berpengaruh pada kehidupan manusia.

Karena itu, hari pertama disebut Saturday(hari Saturnus) dalam bahasa Inggris, atau Sabtu dalam bahasa Indonesia. Ternyata, jika kita menghitung hari sampai tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari tahun 1, memang jatuh pada hari Sabtu.


Bila diurut selama 24 jam, jam 00.00 berikut-nya jatuh pada Matahari. Jadi-lah hari itu sebagai hari Matahari (Sunday). Setelah Sun’s day adalah Moon’s day (Monday). Hari berikut-nya adalah Tiw’s day (Tuesday). Tiw adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Mars (dewa perang Romawi kuno). Berikut-nya adalah Woden’s day (Wednesday). Woden adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Merkurius (dewa perdagangan Romawi kuno). Berikut-nya lagi Thor’s day (Thursday). Thor adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Jupiter (dewa Petir, raja para dewa Romawi). Terakhir adalah Freyja’s day (Friday). Freyja adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewi Venus (dewi kecantikan Rowawi kuno).

Jumlah hari yang ada tujuh itu, dalam bahasa Arab, nama-nama hari-nya disebut berdasarkan urutan: satu, dua, tiga, sampai tujuh, yakni ahad, itsnain, tsalatsah, arba’ah, khamsah, sittah, dan sab’ah. Bahasa Indonesia mengikuti penamaan Arab ini, sehingga menjadi Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Hari keenam disebut secara khusus: Jum’at, sebab itu-lah penamaan yang diberi-kan Allah di dalam Al-Qur’an, yang menunjuk-kan ada-nya kewajiban shalat Jum’at berjamaah.

Penamaan Minggu berasal dari bahasa Portugis, Dominggo, yang berarti hari Tuhan. Ini berdasar-kan kepercayaan Kristen bahwa pada hari itu Yesus bangkit. Tetapi, orang Islam tidak mempercayai hal itu (berbeda agama maka beda pula cerita yang dicerita-kan agama masing-masing), sehingga lebih menyukai pemakaian “Ahad” daripada “Minggu”.

Le Hoang Bao Tran | Foto Model Hot, seksi, cantik Asal Vietnam

@Ikadanews - Le Hoang Bao Tran | Foto Model Hot, seksi, cantik Asal Vietnam - Berkembangnya pertumbuhan yang disebabkan pola makan, persilangan genetik serta perkembangan teknologi membuat pertumbuhan anak-anak disaat ini sangatlah cepat, salah satunya adalah Le Hoang Bao Tran, dialah gadis asal vietnam yang telah menjadi model di usianya yang masih belia, gadis yang tidak bisa lagi dibilang "mungil" ini lahir pada 1998 dan telah memiliki tinggi badan 172cm, namun begitu banyak orang yang tak sadar bahwa Le Hoang Bao Tran baru berusia 14 tahun.









FOTO Hot : Anri Sugihara Model Seksi Asal Jepang

@Ikadanews - FOTO Hot : Anri Sugihara Model Seksi Asal Jepang - Anri Sugihara merupakan salah satu model sexy Jepang yang paling terkenal di Jepang dan beberapa negara lain.

Anri Sugihara Profile
Nama: Anri Sugihara
Warna Mata: Coklat Gelap
Warna Rambut: Coklat
Warna Kulit: Kuning
Tanggal Lahir: 12 Juni 1982
Tempat Lahir: Hiroshima Prefecture, Japan
Tempat Tinggal: Tokyo, Japan
Zodiac: Gemini
Golongan Darah: A
Tinggi: 157 cm
Beratt: 39 kg
Lingkar Dada: 89 cm
Lingkar Pinggang: 56 cm
Lingkar Pinggul: 80 cm
Ukuran Sepatu: 23.5 cm
Negara: Japan
Kebangsaan: Japanese
Pekerjaan: Actress, Model, Gravure Idol
Agensi: Stardust Promotion



Anri Sugihara Albums


* Unjour, Anri Sugihara, Photo Album
* Anri My Love, Anri Sugihara, Photo Album
* Anri Sugihara 2010, Anri Sugihara, Photo Album

Anri Sugihara Movies

* Annyu, Anri Sugihara, DVD
* Collection of Anri Sugihara, Anri Sugihara, DVD
* Anri My Love, Anri Sugihara, DVD
* Sweet, Anri Sugihara, DVD
* Mis*dol, Anri Sugihara, DVD
* Big Love, Anri Sugihara, DVD
* An Mitsu, Anri Sugihara, DVD
* See Through Mode, Anri Sugihara, DVD
* Anri Sugihara Collection, Anri Sugihara, DVD