Cari Artikel Disini

Showing posts with label mula. Show all posts
Showing posts with label mula. Show all posts

Inilah Sejarah Asal Mulanya Nama-nama Hari

@Ikadanews - Inilah Sejarah Asal Mulanya Nama-nama Hari - Sebagian orang percaya bahwa langit itu berlapis tujuh. ini ada kaitannya dengan tujuh benda langit yang memiliki jarak yang berbeda. Maksudnya benda yang lebih cepat jaraknya dianggap lebih dekat jaraknya. lalu akan digambarkan seolah-olah benda-benda tersebut berada pada lapisan langit yang berbeda-beda dan mereka mengelilingi bumi yang berada di tengah-tengah.

Di langit pertama ada Bulan,benda langit yang bergerak cepat sehingga di anggap paling dekat. Langit yang kedua ditempati Merkurius ( bintang Utarid).Venus (bintang kejora) ditempat ketiga. kemudian Matahari di posisi empat. Dilangit kelima adalah Mars (bintang Marikh) langit ke enam adalah Jupiter (bintang musytari) dan yang ketujuh adlah saturnus (bintang Ziarah). inilah keyakinan lama yang menganggap Bumi sebagai pusat semesta.

Orang-orang dahulu (khususnya Romawi dan Yunani) juga percaya bahwa ketujuh benda langit itu adalah dewa-dewa yang memengaruhi kehidupan di Bumi. Pengaruh-nya bergantian dari jam ke jam, dengan urutan mulai dari yang terjauh (menurut pengetahuan mereka) yaitu Saturnus, sampai yang terdekat yakni Bulan. Pada jam 00.00, Saturnus-lah yang dianggap berpengaruh pada kehidupan manusia.

Karena itu, hari pertama disebut Saturday(hari Saturnus) dalam bahasa Inggris, atau Sabtu dalam bahasa Indonesia. Ternyata, jika kita menghitung hari sampai tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari tahun 1, memang jatuh pada hari Sabtu.


Bila diurut selama 24 jam, jam 00.00 berikut-nya jatuh pada Matahari. Jadi-lah hari itu sebagai hari Matahari (Sunday). Setelah Sun’s day adalah Moon’s day (Monday). Hari berikut-nya adalah Tiw’s day (Tuesday). Tiw adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Mars (dewa perang Romawi kuno). Berikut-nya adalah Woden’s day (Wednesday). Woden adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Merkurius (dewa perdagangan Romawi kuno). Berikut-nya lagi Thor’s day (Thursday). Thor adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Jupiter (dewa Petir, raja para dewa Romawi). Terakhir adalah Freyja’s day (Friday). Freyja adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewi Venus (dewi kecantikan Rowawi kuno).

Jumlah hari yang ada tujuh itu, dalam bahasa Arab, nama-nama hari-nya disebut berdasarkan urutan: satu, dua, tiga, sampai tujuh, yakni ahad, itsnain, tsalatsah, arba’ah, khamsah, sittah, dan sab’ah. Bahasa Indonesia mengikuti penamaan Arab ini, sehingga menjadi Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Hari keenam disebut secara khusus: Jum’at, sebab itu-lah penamaan yang diberi-kan Allah di dalam Al-Qur’an, yang menunjuk-kan ada-nya kewajiban shalat Jum’at berjamaah.

Penamaan Minggu berasal dari bahasa Portugis, Dominggo, yang berarti hari Tuhan. Ini berdasar-kan kepercayaan Kristen bahwa pada hari itu Yesus bangkit. Tetapi, orang Islam tidak mempercayai hal itu (berbeda agama maka beda pula cerita yang dicerita-kan agama masing-masing), sehingga lebih menyukai pemakaian “Ahad” daripada “Minggu”.

Inilah Asal mula jari kelingking di gunakan untuk berjanji

@Ikadanews.info - Inilah Asal mula jari kelingking di gunakan untuk berjanji - Mengapa Jika Berjanji Menggunakan Kelingking? - Mungkin sobat bertanya2 kenapa ya Jika Berjanji Menggunakan Kelingking, kenapa bukan dengan ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis.....
Simak cerita berikut.......

Dahulu, ada seorang Putri yang sangat Cantik. Banyak Pangeran yang ingin melamarnya namun ia tidak serta merta menerima mereka. Ia membuat berbagai tes untuk para pangeran, hingga pada akhirnya tersisa 5 orang pangeran. Mereka berkumpul untuk tes terakhir. Sang Putri menyembunyikan satu jari di belakang tubuhnya. Tugas dari para pangeran itu adalah menebak jari apa yang disembunyikan oleh putri dan yang benar akan menjadi suami dari putri tersebut.

Satu persatu mereka menebak tapi hingga pangeran ke-4 tidak ada yang benar tinggalah pangeran ke-5. Sang pangeran menunjukan jari kelingking dan sang Putri pun tersenyum sambil menunjukan jari kelingkingnya pula. Itu berarti sang pangeran akan menikahi sang putri dan mereka Berjanji akan hidup bersama hidup atau mati.

Baru saja mereka menikah 1 minggu sang pangeran harus pergi ke Perang Salib. Ia mengaitkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking sang putri dan berjanji akan kembali setelah perang usai.Namun setelah 5 tahun ia pergi, pangeran tak pernah kembali. Sang putri yang masih sangat cantik, masih diminati oleh banyak pangeran. Lamaran terus menerus berdatangan, akhirnya sang Putri tak bisa menolak. Ia membuat sayembara kepada semua orang di dunia. Dengan syarat, orang itu tahu apa yang harus dia lakukan ketika sang putri menunjukan jari kelingkingnya.

Maka, mulilah berdatangan para pangeran dari berbagai bangsa mereka semua datang dengan percaya diri, namun tak ada yang berhasil, mereka semua tidak tahu harus berbuat apa terhadap jari kelingking sang putri.
suatu Hari, datang seorang pengemis. ia datang untuk mencoba sayembara. meski, ia sempat dihadang oleh pasukan penjaga namun sang putri menyambutnya. Bagi sang putri, semua orang berhak mencoba sayembara.

Sang putri menunjukan jari Kelingkingnya kepada pengemis itu sambil menunggu tindakan pengemis itu. Dan ternyata sang pengemis itu mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking sang Putri. Dan sang putri tahu bahwa itu adalah pangeran yang telah lama menghilang. Dan ternyata benar itu adalah sang pangeran yang telah lama menghilang dan ia datang untuk memenuhi janjinya 5 tahun lalu. Dan sang Putri dan Pangeran pun kembali hidup bersama.

Namun suatu malam pangeran mengucapkan selamat tinggal kepada sang putri dan menghilang tiba-tiba. Sang putri kebingungan dan mencari tahu jawabannya. Ternyata sang pangeran telah tewas dibunuh ketika perjalanan pulang dari perang salib. Tubuhnya baru ditemukan setelah 5 tahun. Ternyata roh dari pangeran datang kembali untuk memenuhi jnjinya. ia diberi waktu 40 hari untuk memenuhi janjinya kepada sang Putri.
Sang putri berbaring di sebelah tubuh pangeran. Ia ingin memenuhi janjinya bahwa mereka akan selalu bersama. Maka, sang putri meminum racun dan mati di sebelah tubuh pangeran sambil mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking pangeran, demi hidup bersama pangeran.
Anda boleh percaya atau tidak semua terserah pada sobat..... :)

Terima kasih telah membaca artikel Mengapa Jika Berjanji Menggunakan Kelingking? semoga bermanfaat.......
 

Sejarah Tentang Awal Mula Umat Muslim di China

@Ikadanews.info - Sejarah Tentang Awal Mula Umat Muslim di China - Orang China mengenal Islam dengan sebutan Yisilan Jiao yang berarti ‘agama yang murni’. Masyarakat Tiongkok menyebut Makkah sebagai tempat kelahiran ‘Ma-hia-wu’ (Nabi Muhammad SAW).
Sejarah Masuknya Islam di China
Ajaran Islam pertama kali tiba di China pada sekitar tahun 615 M. Adalah Khalifah Utsman bin Affan yang menugaskan Sa’ad bin Abi Waqqash untuk membawa ajaran Illahi ke daratan China (Konon, Sa’ad meninggal dunia di Cina pada tahun 635 M, dan kuburannya dikenal sebagai Geys’ Mazars).

Utusan khalifah itu diterima secara terbuka oleh Kaisar Yung Wei dari Dinasti Tang. Kaisar ini, kemudian memerintahkan pembangunan Masjid Huaisheng atau masjid Memorial di Kanton, yang merupakan masjid pertama di daratan Cina.
Ketika Dinasti Tang berkuasa, China tengah mencapai masa keemasan, sehingga dengan mudah ajaran Islam tersebar dan dikenal masyarakat Tiongkok.

Di dalam kitab sejarah Cina, yang berjudul Chiu T’hang Shu diceritakan Cina pernah mendapat kunjungan diplomatik dari orang-orang Ta Shih (Arab). Orang-orang Ta Shih ini, merupakan duta dari Tan mi mo ni’ (Amirul Mukminin), yang ke-3 (Khalifah Utsman bin Affan).
Sementara itu, Buya HAMKA didalam bukunya Sejarah Umat Islam menulis, pada tahun 674M-675M, Cina kedatangan salah seorang sahabat Rasulullah, Muawiyah bin Abu Sufyan (Dinasti Umayyah), bahkan disebutkan setelah kunjungan ke negeri Cina, Muawiyah melakukan observasi di tanah Jawa, yaitu dengan mendatangi kerajaan Kalingga.
Berdasarkan catatan, diperoleh informasi, pada masa Dinasti Umayyah ada 17 duta muslim datang ke China, sementara di masa Dinasti Abbasiyah dikirim sebanyak 18 duta.



Pada awalnya, pemeluk agama Islam terbanyak di China adalah para saudagar dari Arab dan Persia. Orang China yang pertama kali memeluk Islam adalah suku Hui Chi.
Ketika Dinasti Song bertahta, umat Muslim telah menguasai industri ekspor dan impor. Bahkan, pada periode itu jabatan direktur jenderal pelayaran secara konsisten dijabat orang Muslim.
Pada tahun 1070 M, Kaisar Shenzong dari Dinasti Song mengundang 5.300 pria Muslim dari Bukhara untuk tinggal di China. Tujuannya untuk membangun zona penyangga antara China dengan Kekaisaran Liao di wilayah Timur Laut.
Orang-orang Bukhara itu lalu menetap di daerah antara Kaifeng dan Yenching (Beijing). Mereka dipimpin Pangeran Amir Sayyid alias ‘So-Fei Er’, yang kemudian dikenal sebagai `bapak’ komunitas Muslim di China.
Ketika Dinasti Mongol Yuan (1274 M -1368 M) berkuasa, jumlah pemeluk Islam di China semakin besar. Mongol, sebagai minoritas di China, memberi kesempatan kepada imigran Muslim untuk naik status menjadi China Han. Sehingga pengaruh umat Islam di China semakin kuat. Ratusan ribu imigran Muslim di wilayah Barat dan Asia Tengah direkrut Dinasti Mongol untuk membantu perluasan wilayah dan pengaruh kekaisaran.
Bangsa Mongol menggunakan jasa orang Persia, Arab dan Uyghur untuk mengurus pajak dan keuangan. Pada waktu itu, banyak Muslim yang memimpin korporasi di awal periode Dinasti Yuan. Para sarjana Muslim mengkaji astronomi dan menyusun kalender. Selain itu, para arsitek Muslim juga membantu mendesain ibu kota Dinasti Yuan, Khanbaliq (Sumber : Sejarah Islam di Negeri Tirai Bambu ).
Pada masa kekuasaan Dinasti Ming, Muslim masih memiliki pengaruh yang kuat di lingkaran pemerintahan. Pendiri Dinasti Ming, Zhu Yuanzhang adalah jenderal Muslim terkemuka, ada lagi Lan Yu Who, sekitar tahun 1388, Lan memimpin pasukan Dinasti Ming dan menundukkan Mongolia. Selain itu, di masa Kaisar Yong Le (Zhu Di) muncul seorang pelaut Muslim yang handal, yang bernama Laksamana Cheng Ho.