Cari Artikel Disini

Showing posts with label budaya. Show all posts
Showing posts with label budaya. Show all posts

FOTO Festival Penis di Jepang

FOTO Festival Penis di Jepang

Di Jepang terdapat sebuah festival unik  yang di beri nama festival penis yang di rayakan setiap tahun di bulan April. Pada festival penis tersebut, sekelompok wanita memakai busana khas Jepang dan sepertinya berasal dari kuil terlihat membopong sebuah patung Penis berwarna merah.
Festival penis tersebut di lakukan di daerah Kawasaki, Jepang. Pada festival tersebut di pajang juga aneka macam patung berbentuk penis mulai dari asbak rokok, alat kelengkapan rumah tangga seperti asung dan kompor dari penis. Bahkan terdapat juga meriam-meriam yang berbentuk penis. Yang lebih menggelikan adalah, toko-toko di sekitar perayaan festival itu menjual aneka gula-gula berbentuk penis (lihat gambar).
Besar kecil, tua muda, pria dan wanita terlihat gembira menyaksikan festival tersebut. Belum diketahui makna dan history apa di balik perayaan tersebut. Yang jelas Jepang sebagai sebuah negara memang memiliki banyak sekali festival dan perayaan.
 
Dua orang wanita sedang menikmati gula-gula berbentuk penis
 
Meriam Mirip Penis


 
Polisi di acara Festival Penis


 
Wanita cantik Jepang berbusana kuil
Seks di Jepang bukanlah sesuatu yang tabu. Bagi wanita Jepang, masih perawan di malam pertama pernikahan adalah sesuatu yang sangat memalukan. Kondisi ini diartikan bahwa mereka berada di level terbawah dalam pergaulan mereka.

sumber viva

70 Semboyan Negara di Dunia

70 Semboyan Negara di Dunia
70 Semboyan Negara di Dunia

Banyak orang yang hanya mengetahui semboyan negara Indonesia, tapi tidak mengetahui semboyan negara lain, ada banyak sekali semboyan yang ada di dunia ini beberapa diantaranya adalah:

1. Afrika selatan : Ex Unitity Virss
2. Afrika Tengah : Unite Dignite Travail (Kesatuan, Martabat, Kerja)
3. Aljazair : بالشعب و للشعب (Oleh rakyat dan untuk rakyat)
4. Amerika Serikat : In God We Trust (Kepada Tuhan Kami Percaya)
5. Antigua : Each Endeavourine Achieving (Masing-masing berusaha, semua berhasil)
6. Azerbaijan : Once raised flag will never go down(Sekali bendera dikibarkan, tak akan diturunkan)
7. Belanda : Je maintiendrai (Saya akan mempertahankan)
8. Belgia : Eendracht maakt macht, L’union fait la force dan Einigkeit gibt Stärke (Bersatu teguh)
9. Bolivia : La Unión es la Fuerza
10. Brazil : Ordem e progresso (Keteraturan dan kemajuan)
11. Bermuda : Quo Fata Ferunt (Ke manapun nasib membawa kita)
12. Ceko : Pravda vÃ*tězi (Kebenaran akan menang!)
13. Chad : Unité, Travail, Progrès (Kesatuan, Kerja, Kemajuan)
14. Chili : Por la razón o la fuerza (oleh kekuatan)
15. Canada : A Mari Usque Ad Mare
16. Denmark : Guds hjælp, Folkets kærlighed, Danmarks styrke (Pertolongan Tuhan, rasa cinta rakyat,

(adalah) kekuatan Denmark)
17. Dominika : Après le Bondie (Setelah mencintai Tuhan yang baik, kami mencintai bumi)
18. Ekuador : Dios, patria y libertad (Tuhan, tanah air, dan kemerdekaan)
19. El Salvador : Dios, Unión, Libertad (Tuhan, Kesatuan, Kemerdekaan)
20. Fiji : Rerevaka na Kalou ka Doka na Tui (Takutlah kepada Tuhan, dan hormatilah Ratu)
21. Filipina : Maka-Diyos, Makatao, Makakalikasan at Makabansa (Untuk Cinta Tuhan, Rakyat, Alam dan

Negar)
22. Gambia : Progress, Peace, Prosperity, (Kemajuan, Perdamaian, Kemakmuran)
23. Georgia : ძალა ერთობაშია! (Bersatu teguh)
24. Ghana : Freedom and Justice(Kemerdekaan dan keadilan)
25. Haiti : L’union fait la force (Persatuan adlah kekuatan)
26. Honduras : Libre, Soberana E Independiente(Merdeka, berdaulat, dan mandiri)
27. India : सत्यमेव जयते (Hanya Kebenaran yang Berjaya)
28. Indonesia : Bhinneka Tunggal Ika(Berbeda-beda tapi tetap satu)
29. Irak : الله أكبر (Allahu Akbar(Allah maha besar))
30. Inggris : Liberted Egalite Fraternite
31. Jamaika : Out of many, one people
32. Jerman : Einigkeit und Recht und Freiheit (Persatuan dan keadilan dan kemerdekaan)
33. Kamboja : Nation, Religion, King (Negara, Agama, Raja)
34. Kamerun : Paix – Travail – Patrie (Perdamaian, Kerja, Tanah Air)
35. Kanada : A mari usque ad mare (Dari laut ke laut)
36. Kenya : Harambee (Marilah bekerja bersama)
37. Kiribati : Te mauri, te raoi ao te tabomoa(Kesehatan, Perdamaian, dan Kemakmuran)
38. Kolombia : Libertad y orden (Kemerdekaan dan ketertiban)
39. Kosta Rika : Vivan siempre el trabajo y la paz (Hiduplah kerja dan perdamaian)
40. Kuba : Patria o muerte (Tanah air atau mati)
41. Laos : Peace, independence, democracy, unity and prosperity (Perdamaian, kemerdekaan, demokrasi,

kesatuan, dan kemakmuran)
42. Lebanon : All for our nation(Semua untuk negara kita)
43. Liberia : The love of liberty brought us here(Cinta akan kemerdekaan telah membawa kita ke sini)
44. Madagaskar : Tanindrazana, Fahafahana, Fandrosoana (Tanah leluhur, Kemerdekaan, Kemajuan)
45. Malaysia : Bersekutu Bertambah Mutu sampai sekarang belom bisa merdeka "payah banget

semboyannya"
46. Nepal : जननी जन्मभूमिष्च स्वर्गादपि गरियसि(Ibu dan Ibu Pertiwi lebih besar daripada surga)
47. Niger : Fraternité, Travail, Progrès (Persaudaraan, Kerja, Kemajuan)
48. Nigeria : Unity and Faith, Peace and Progress (Kesatuan dan Iman, Perdamaian dan Kemajuan)
49. Pakistan : Yaqeen-mukkam , ittihad , nizam(Percaya diri, kesatuan, disiplin)
50. Panama : Pro mundi beneficio (Untuk manfaat dunia)
51. Pantai Gading : Union, Discipline, Travail (Kesatuan, Disiplin,Kerja)
52. Papua Nugini : Unity in Diversity,(Kesatuan dalam Kepelbagaian)
53. Paraguay : Paz y justicia (Perdamaian dan keadilan)
54. Perancis : Liberté, égalité, fraternité(Kemerdekaan, persamaan, dan persaudaraan)
55. Perú : Firme y feliz por la unión, (b.Spanyol, “Teguh dan bahagia karena kesatuan”
56. Portugal : Esta é a ditosa pátria minha amada (Inilah tanah airku yang mujur dan tercinta.)
57. Republik Romawi : Senatus Populusque Romanus
58. Singapura : Majulah Singapura
59. Spanyol : Plus ultra (Lebih jauh lagi)
60. Tanzania : Uhuru na Umoja (Kemerdekaan dan Kesatuan)
61. Togo : Travail, Liberté, Patrie (Kerja, kemerdekaan, tanah air)
62. Timor Timur : Honra, pátria e povo (Kehormatan, negara dan rakyat)
63. Trinidad dan Tobago : Together we aspire, together we achieve (Berjuang bersama, mencapai

keberhasilan bersama)
64. Turki : Egemenlik kayıtsız şartsız milletindir. (Kedaulatan bersandar tanpa syarat pada negara ini),dan

Yurtta sulh, cihanda sulh.(Damai di tanah air, damai di dunia)
65. Uruguay : Libertad o Muerte (Merdeka atau Mati)
66. Vietnam : Ðộc lập, tự do, hạnh phúc (Kemerdekaan, kebebasan dan kebahagiaan)
67. Yordania : الله الوطن المليك (Allah, Alwattan, Almaleek)(Tuhan, negara, raja)
68. Yunani : Ελευθερια η θανατος (Merdeka atau Mati)
69. Zambia : One Zambia, One Nation (Satu Zambia, Satu Bangsa)
70. Zimbabwe : Unity, Freedom, Work,(Kesatuan, Kemerdekaan, Kerja) 


Hal-Hal Unik Di Jepang

Hal-Hal Unik Di Jepang
Banyak hal-hal yang dianggap wajar di Jepang, namun berbeda halnya di Indonesia. Ini serasa janggal menurut kita. Seperti berikut ini :

  1. Di Jepang, angka “4″ dan “9″ tidak disukai, sehingga sering tidak ada nomer kamar “4″ dan “9″. “4″ dibaca “shi” yang sama bunyinya dengan yang berarti “mati”, sedang “9″ dibaca “ku”, yang sama bunyinya dengan yang berarti “kurushii/sengsara”
  2. Orang Jepang menyukai angka “8″. Harga-harga barang kebanyakan berakhiran “8″. Susu misalnya 198 yen. Tapi karena aturan sekarang ini mengharuskan harga barang yang dicantumkan sudah harus memasukkan pajak, jadi mungkin kebiasaan ini akan hilang. (Pasar = Yaoya = tulisan kanjinya berbunyi happyaku-ya atau toko 800)
  3. Kalau musim panas, drama di TV seringkali menampilkan hal-hal yang seram (hantu)
  4. Drama detektif di TV, bunyi sirene (kyukyusha) biasanya muncul pada menit-menit awal. Di akhir cerita, sebelum perkelahian mati-matian biasanya penjahat selalu menceritakan semua rahasia kejahatannya.
  5. Cara baca tulisan Jepang ada dua style : yang sama dengan buku berhuruf Roman alphabet huruf dibaca dari atas ke bawah, dan yang kedua adalah dari kolom paling kanan ke arah kiri. Sehingga bagian depan dan belakang buku berlawanan dengan buku Roman alphabet (halaman muka berada di “bagian belakang”).
  6. Kita (orang Indonesia) dan rekan-rekan dari Asia Tenggara lainnya umumnya kalau jiko-shokai (memperkenalkan diri) sering memulai dengan “minasan, konnichiwa” atau “minasan, konbanwa”. Mungkin ini karena kebiasaan bahasa Indonesia untuk selalu memulai pidato dengan ucapan selamat malam, dsb. Tapi untuk pendengaran orang Jepang, rasanya janggal, karena mirip siaran berita di TV. Seharusnya dimulai dengan langsung menyebut nama dan afiliasi. Misalnya “Tanaka ken M1 no Anto desu….dst.”, tidak perlu dengan “Minasan..konnichiwa…”.
  7. Kesulitan pertama yang muncul dalam urusan administratif di Jepang, kalau ditanya : “family name anda apa ? “, karena kita tidak ada keharusan di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara untuk mencantumkan family name.
  8. Kalau kita memperoleh undangan yang meminta konfirmasi hadir atau tidak, biasanya kita harus mengirimkan balik kartu pos. Salah satu manner adalah mencoret huruf 御 pada pilihan : 御欠席 /出席. Juga mencoret akhiran 様 pada nama kita yang tercantum sebagai pengirim pada kartupos tersebut. Ini adalah adat Jepang, agar kita selalu rendah hati, yang ditunjukkan dengan menghindari/mencoret 御 dan 様 pada kartu pos balasan.
  9. Kalau kita membubuhkan tanda tangan, kadang akan ditanya orang Jepang : ini bacanya bagaimana ? Kalau di Jepang saat diperlukan tanda tangan (misalnya di paspor, dsb.) umumnya menuliskan nama mereka dalam huruf Kanji, sehingga bisa terbaca dengan jelas. Sedangkan kita biasanya membuat singkatan atau coretan sedemikian hingga tidak bisa ditiru/dibaca oleh orang lain.
  10. Acara TV di Jepang didominasi oleh masak memasak
  11. Fotocopy di Jepang self-service, sedangkan di Indonesia di-service.
  12. Jika naik taxi di Jepang, pintu dibuka dan ditutup oleh supir. Penumpang dilarang membuka dan menutupnya sendiri.
  13. Tanda tangan di Jepang hampir tidak pernah berlaku untuk keperluan formal, melainkan harus memakai hanko/inkan/cap. Jenis hanko di Jepang ada beberapa, a.l. jitsu-in, ginko-in, dan mitome-in Jadi satu orang kadang memiliki beberapa jenis inkan, untuk berbagai keperluan. Jitsu-in adalah inkan yang dipakai untuk keperluan yang sangat penting, seperti beli rumah, beli mobil, untuk jadi guarantor, dsb. jenis ini diregisterkan ke shiyakusho. Ginko-in adalah jenis inkan yang dipakai untuk khusus membuat account di bank. inkan ini diregisterkan ke bank. Mitome-in dipakai untuk keperluan sehari-hari, dan tidak diregisterkan.
  14. Naik sepeda tidak boleh boncengan (kecuali memboncengkan anak-anak)
  15. Ajakan makan bersama belum tentu berarti anda ditraktir, tapi bisa jadi bayar sendiri-sendiri.
  16. Di Jepang sulit mencari mesin ketik
  17. Pernah nggak melihat cara orang Jepang menghitung “satu”, “dua”, “tiga”,…. dengan jari tangannya ? Kalau rekan-rekan perhatikan, ada perbedaan dengan kebiasaan orang Indonesia. Orang Indonesia umumnya mulai dari tangan dikepal dan saat menghitung “satu”, jari kelingking ditegakkan. Menghitung “dua”, jari manis ditegakkan, dst. Kalau orang Jepang, setahu saya, kebalikannya. Mereka selalu mulai dari telapak tangan terbuka, dan cara menghitungnya kebalikan orang Indonesia. Saat bilang “satu”, maka jarinya akan ditekuk/ditutupkan ke telapak tangan. Misalnya Nggak percaya ? Coba deh…jikken dengan teman Jepang anda.
  18. Cara menulis angka : 7 (tujuh). Kebiasaan orang Indonesia selalu menambahkan coret kecil di kaki angka 7 (mirip huruf “NU” katakana : ヌ). Di Jepang selalu dididik menulis 7 persis seperti huruf ketik (tanpa coretan nya orang Indonesia), jadi mirip huruf katakana “FU” (フ) atau “WA” (ワ). Saat saya riset handwriting numeral recognition, saya lihat ratusan tulisan tangan orang Jepang tentang angka 7, dan tidak ada satu pun yang sama dengan yang “made in Indonesia”. Moral of the story : Hati-hati kalau menulis alamat, formulir atau dokumen lainnya di Jepang. Sedapat mungkin usahakan sama dengan standard Jepang. Kalau nggak, belum tentu dapat difahami oleh orang Jepang bahwa anda menulis angka “tujuh”.
Catatan Tambahan :
  1. No.14 : sepeda tidak boleh dipakai boncengan, kecuali yang memboncengkannya berusia lebih dari 16 tahun dan anak yang diboncengkan berusia kurang dari satu tahun dan hanya seorang saja yang diboncengkan. Bila dilanggar, dendanya maksimal 20 ribu yen. (道路交通法57条第2項 規則9条 乗車人員制限違反)

109 Fakta-fakta Korea Selatan



1. Orang Korea suka makan bawang putih karna dipercaya dapat menetralkan darah..
2. Orang korea jarang makan dengan tangan karna dianggap kurang sopan.
3. Sekarang di Korea tidak ada ujian penentuan kelulusan untuk pelajar. Di Korea, 2 minggu sebelum ujian, perpustakaan penuh oleh para pelajar yang ingin belajar.
4. Di Korea, Jika dosen terlambat walau hanya 2 menit, maka dosen akan segera meminta maaf kepada mahasiswanya.
5. Semua mahasiswa korea diwajibkan untuk cuti selama 1 semester atau lebih selama menjadi mahasiswa.
6. Di Korea, Kimchi dipercaya dapat menambah selera makan
Kimchi dapat mencegah kanker.
Kimchi banyak dibuat dari sawi putih dan lobak
Kimchi memiliki kadar serat tinggi namun rendah kalori
Kimchi masuk kedalam 5 makanan tersehat di dunia versi Majalah Health Magazine. 7. Saat berfoto, orang korea lebih suka mengatakan ‘kimchi’ daripada ‘cheese’.
8. Di Korea, search engine Google dan Yahoo kurang begitu populer.
9. Orang Korea lebih suka search engine lokal seperti Daum http://www.daum.net/.
10. Bahasa gaul remaja korea lebih cenderung berbentuk singkatan seperti Amigo, salah satu judul lagu SHINee.
11. Amigo adalah singkatan dari: Areumdaun Minyeorueljoahamyeon Gosaenghanda (Hati Jadi Sakit Ketika Kamu Jatuh Cinta Dengan Si Cantik).
12. Di Korea ada hantu nakal yang disebut Dokkaebi, sejenis tuyul. Mempunyai satu tanduk di kepalanya dan selalu membawa tongkat ajaib.
13. Orang Korea suka makan mie di panci karna kalau dipindah ke tempat lain berasa kurang panas dan itu sudah jadi kebiasaan.
14. Orang Korea dibebaskan untuk memilih agama masing-masing. Bahkan orang korea juga boleh untuk tidak memiliki/menganut agama apapun. Jumlah penduduk korea selatan yang belum/tidak memiliki agama sekitar 46,5%.
15. Orang Korea biasanya makan dengan duduk dibantal (tanpa kursi) pada meja yang rendah dengan posisi kaki menyila.
16. Hallyu atau Korean Wave adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea di berbagai negara di dunia.
17. Perusahaan TV Korea mengeluarkan biaya besar untuk memproduksi drama & beberapa diantaranya yang sukses diekspor ke luar negeri.
18. Marga Kim adalah marga yang paling banyak dipakai di Korea.
19. Bahasa Korea diakui sebagai bhsa paling logis di dunia karena konsonan & vokal mudah dibedakan. Terutama konsonan menunjuk lokasi bibir, mulut & lidah.
20. Rain adalah penyanyi korea pertama yang mengadakan konser internasional di Madison Square Garden.
21. Di Korea Selatan ada EBS (Educational Broadcasting System) untuk membantu siswa belajar. Seperti TVE di Indonesia.
22. Lokasi syuting serial/film Korea kebanyakan mengambil tempat-tempat wisata di korea sekaligus untuk mempromosikannya.
23. Pemilihan soundtrack untuk serial/film korea sangat penting, bahkan semua pihak ikut terlibat untuk menentukan apakah layak/tidak.
24. Banyak serial/film korea yang meng-adaptasi komik/novel dan sangat sukses
Serial korea banyak digemari karna jalan cerita yang fokus dan jumlah episode yang tidak terlalu banyak.
25. Saat ujian akhir di korea banyak keluarga yang menyemangati anaknya agar bisa lulus dengan baik.
26. 76% wanita korea berumur 20-30tahun sudah melakukan operasi plastic.
27. 25% ibu-ibu di korea menyuruh anaknya yang masih berumur 12-16 tahun untuk operasi plastic.
28. 95% orang korea yang punya lipatan di kelopak mata adalah hasil operasi plastik semua.
29. Di Korea Selatan ada 1200 ahli bedah plastik, namun jumlah itu dianggap masih kurang banyak.
30. Rata-rata orang korea menghabiskan 30% penghasilannya untuk operasi plastik
Dalam sebuah jajak pendapat, 70% pria juga menginginkan operasi plastic.
31. Wanita korea banyak yang mengubah mata mereka menjadi lebih besar dengan operasi plastic.
32. Operasi plastik adalah hal yang wajar di korea, jadi bukan masalah jika banyak artis yang melakukan operasi plastic.
33. Wanita korea yang operasi plastik paling banyak menginginkan wajah seperti Song Hye Gyo.
34. Biaya operasi plastik di korea lebih murah 50% dibanding Jepang.
35. 40% pengunjung klinik operasi plastik adalah pria.
36. Rata-rata pria korea mengoperasi bagian mata agar menjadi lebih besar. Ada juga pria korea yang operasi plastik untuk mengecilkan payudaranya.
37. Berdasarkan survei, pria korea yang melakukan operasi plastik rata-rata ingin mukanya seperti Jang Dong Gun.
38. Batas remaja korea yang melakukan operasi plastik diatas 14 tahun.
39. Remaja di korea lebih suka hadiah ulang tahun berupa operasi plastik ketimbang mobil/sejenisnya.
40. Selain disebut sebagai Negeri Ginseng, Korea juga disebut sebagai Republic of Plastic Surgery.
41. Negara yang ingin menyaingi korea dalam hal operasi plastik adalah Thailand. Bahkan thailand membuat wisata sambil operasi plastic.
42. Korea Selatan adalah negara yang paling maju dan inovatif untuk urusan bedah plastic.
43. Di Majalah Korea banyak iklan tentang operasi plastik dan itu adalah hal yang biasa.
44. 50% wanita berumur 20tahun di Korea Selatan pernah menjalani operasi plastik
Saat liburan panjang sekolah biasanya banyak pelajar korea yang melakukan operasi plastic.
45. Orang korea jarang mempermasalahkan apakah idolanya melakukan operasi plastik atau tidak.
46. Tempat operasi plastik sangat gampang ditemukan di Korea Selatan.
47. Artis korea melakukan operasi plastik adalah hal yang wajar dan biasa saja di korea.
48. Banyak orang tua di korea yang menyuruh anaknya untuk operasi plastic.
49. Pohon pinus adalah pohon cinta bagi orang Korea karena mengandung filosofi cinta yang kokoh, lurus dan tak pernah berakhir.
50. Pulau Nami adalah pulau buatan yang dijadikan lokasi syuting serial korea terkenal Winter Sonata.
51. Untuk mengelilingi Pulau Nami hanya dibutuhkan waktu 2 jam dengan berjalan kaki.
52. Banyak serial korea yang melibatkan pohon pinus.
53. Kunjungan ke Museum Teddy Bear di Korea meningkat setelah adanya serial Goong/Princess Hours.
54. Kantin di serial BBF sebenarnya berbeda tempat dengan sekolah itu sendiri
Beradel Equestrian Club adalah tempat dimana Ji Hoo dan Jan Di berkuda bareng.
55. Serial/Drama Korea yang sering melibatkan pohon pinus adalah Winter Sonata, My Sassy Girl, Letter dll.
56. Rata-rata artis korea bunuh diri dengan cara menggantung dirinya.
57. Pemerintah Korea membuka kantor konsultasi untuk pengidap depresi agar dapat mengurangi tren bunuh diri.
58. Artis korea tidak terlalu jaim ketimbang artis lokal d sini.
59. Salah satu penyebab bunuh diri di korea adalah faktor ekonomi juga, Banyak pelajar korea yang stress dan akhirnya bunuh diri karena jam belajar di korea terlalu panjang.
60. Bunuh diri merupakan penyebab kematian pertama bagi pria korea antara usia 18 – 35 tahun.
61. Ada situs bunuh diri di korea, dimana pengunjungnya chatting dan bertemu untuk bunuh diri bersama.
62. Banyak juga remaja korea yang depresi mengikuti idolanya untuk bunuh diri sebagai jalan keluar.
63. Beberapa cara bunuh diri di korea adalah melakukan perjanjian di internet kemudian bertemu untuk bunuh diri bersama.
64. Sekitar 36 orang korea bunuh diri setiap harinya dan penyebabnya kebanyakan depresi.
65. Pemerintah korea banyak menutup kurang lebih 250 situs untuk perjanjian bunuh diri pada tahun ini.
66. Orang korea jika berbuat salah akan segera mengakuinya dengan cepat dan jujur.
67. Orang korea suka meminum kopi luwak dari Indonesia.
68. Ada jenis cumi-cumi yang dimakan hidup-hidup oleh orang Korea. Kita masih bisa merasakan tentakelnya bergerak-gerak dimulut kita.
69. Agar terkesan sopan, orang Korea menyebut ‘Istri’, ‘Anak’, ‘Rumah’, dengan akhiran kata ‘Kami’.Cth: ‘Istri kami sedang tidur’.
70. Siswa di korea tidak ada yang merokok karna apabila ketahuan akan langsung dikeluarkan.
71. Di korea rata-rata handphone tidak menggunakan sim-card melainkan CDMA.
72. Orang korea jarang menggunakan gula sebagai pemanis makanan/minuman.
73. SMK di korea tidak ada Ujian Nasional karena lebih berfokus kepada kemampuan produktif/keahlian.
74. Orang korea lebih cinta produk dalam negeri dan jarang membeli produk luar negeri.
75. Suneung atau Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Korea dilaksanakan pada tanggal 13 November dan merupakan momen unik.
76. Suneung sangat ditunggu para pelajar kelas 3 SMA di korea karena pada hari itu mereka mati-matian untuk mengerjakan soal tes.
77. Keluarga biasanya mengantarkan siswa yang mengikuti Suneung dengan membawa spanduk sebagai penyemangat.
78. Pelajar kelas 3 SMA di korea sudah dibebaskan tugas rumah dan hanya disuruh konsen belajar untuk Suneung.
79. Saat suneung apabila lokasi ujian dekat bandara/stasiun maka bandara/stasiun itu harus ditutup selama ujian.
80. Saudara dan keluarga juga banyak memberikan hadiah ke pelajar sebelum mengikuti Suneung.
81. Hadiah yang biasa diberikan ke pelajar saat Suneung adalah garpu, cermin, tisu toilet.
82. Dikasih garpu karna garpu=tusukan dan dianggap semoga tepat mengenai sasaran(jawaban).
83. Adek kelas juga ikut menyemangati kakak kelasnya dari luar sekolah dengan yel-yel dan cheerleader.
84. Peserta ujian juga ada pantangan untuk makan sup rumput laut dikarenakan licin. Dan licin sama artinya dengan jatoh dan gagal.
85. Bersendawa setelah makan wajar bagi orang korea karna dimaknai sebagai bentuk apresiasi ke juru masak.
86. Orang korea memiliki sikap disiplin yang tinggi.
87. Orang korea suka ngomong aigoo.
88. Orang korea lebih sering bilang saranghae ke temen deket daripada pacar.
89. Banyak siswa/i korea yang bunuh diri gara-gara gagal masuk universitas
Sekitar 200 siswa/i korea per-tahun bunuh diri hanya gara-gara gagal masuk universitas.
90. Ada beberapa sekolah di korea yang jam belajar-nya 15jam per hari.
91. Orang korea jarang mandi kalo lagi musim dingin.
92. Orang korea suka makan mie dengan mengeluarkan bunyi slurrrp..
93. Kebanyakan makanan korea mengandung babi.
94. Warga Korea Selatan dinobatkan sebagai warga paling stress di dunia karena kerasnya kehidupan di sana sehingga banyak yang mati bunuh diri.
95. Orang korea biasa makan yang panas-panas.
96. Kebanyakan cowok korea lebih perasa, romantis dan penyabar ketimbang ceweknya.
97. Orang korea jarang menyimpan dendam dihati.
98. Kalo orang korea putus cinta yang patah hati biasanya cowok karna cowok korea lebih perasa.
99. Cewek minum-minum adalah hal yang wajar di korea.
100. 81% penduduk korea stress setiap harinya, negara dengan tingkatan orang stress yang paling tinggi di dunia adalah korea.
101. Orang korea sudah terbiasa dengan antri dan tidak berisik.
102. Sebagian orang korea jarang makan di kamar, karna dianggap menjauhkan diri dari rejeki.
103. Orang korea paling banyak menganut agama Buddha.
104. Anak-anak perempuan di korea biasanya mainan gongginori. Mirip dengan bola bekel kalo di Indonesia.
105. Gom se ma ri adalah lagu anak dari korea. Pernah dinyanyikan Song Hye Gyo dan Rain waktu main di serial Full House.
106. Di korea ada museum kimchi.
107. Pulau jeju adalah pulau wisata paling terkenal di korea dan sering dijadikan tempat pembuatan serial korea, seperti BBF, Dae Jang Geum dll.
108. Tidak ada masa orientasi siswa pada saat remaja korea mulai masuk SMP/SMA
109. The garden of morning calm adalah taman tempat syuting serial YAB pas go mi nam pake baju perempuan di rumah kaca.

Cara dan Etiket Menggunakan Sumpit (^^)

Cara dan Etiket Menggunakan Sumpit (^^)
Pernah makan pake' sumpit kan? kalo ada yang belom bisa, belajar disini aja ada videonya juga lhoo videonya agak gokil

Cara memegang sumpit


Sumpit bisa dipegang dengan tangan kiri atau tangan kanan tergantung pada kebiasaan orang.

  1. Batang sumpit pertama dipegang seperti memegang pensil yang dijepit di antara ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.
  2. Batang sumpit kedua diletakkan di antara jari tengah dan jari manis.
  3. Pastikan kedua batang sumpit dalam keadaan sejajar.
  4. Posisi kedua batang sumpit bisa dianggap benar jika bisa batang sumpit pertama bisa melakukan gerakan ke atas dan ke bawah secara berulang-ulang, sementara batang sumpit kedua dalam keadaan diam.
Etiket menggunakan sumpit

Secara garis besar etiket penggunaan sumpit berlaku di semua negara walaupun ada perbedaan di sana-sini bergantung pada negara dan daerahnya.

  • Sumpit biasanya tidak ikut diayun-ayunkan bersama gerakan tangan ketika sedang berbicara, dipukul-pukulkan ke meja atau digunakan untuk mendorong piring dan mangkok.
  • Sumpit biasanya tidak dipakai untuk memilih-milih apalagi mengacak-acak makanan di piring lauk, dan makanan dilarang dikembalikan lagi kalau sudah diambil.
  • Sumpit biasanya tidak digunakan untuk menusuk makanan seperti ketika menggunakan garpu, walaupun boleh saja digunakan untuk membelah sayur-sayuran atau kimchi yang masih berukuran besar.
  • Sumpit biasanya tidak diletakkan begitu saja di atas meja, melainkan di atas serbet, di atas sandaran sumpit atau di atas mangkok.
  • Di Tiongkok dan Jepang, sumpit dipegang di bagian tengah dan digunakan secara terbalik (bagian pangkal sumpit dijadikan bagian ujung sumpit) sewaktu memindahkan makanan dari piring makanan ke mangkuk nasi tapi bukan ke mulut. Di Korea cara memindahkan makanan dengan bagian pangkal sumpit justru dianggap tidak higienis.
  • Mangkuk nasi boleh-boleh saja diangkat sampai ke depan mulut, tapi di Korea mangkok nasi harus tetap berada di atas meja.
  • Sumpit dianggap tabu untuk ditusukkan berdiri di dalam mangkok berisi nasi karena menyerupai hio yang dinyalakan untuk mendoakan arwah orang yang meninggal.

    video cara memegang sumpit:


Baca: Suku Karo, Sebuah Etnis Asli Indonesia

@Ikadanews - Baca: Suku Karo, Sebuah Etnis Asli Indonesia - Karo merupakan sebuah suku yang mendiami Dataran Tinggi Karo, Sumatera Utara. Suku Karo yang dalam bahasa aslinya disebut Kalah Karo merupakan salah satu suku asli di Sumatera Utara. Suku ini memiliki bahasanya sendiri, yaitu bahasa Karo atau Cakap Karo dan aksaranya sendiri.

SEJARAH AWAL KARO
Kerajaan Haru-Karo (Kerajaan Aroe) mulai menjadi kerajaan besar di Sumatera, namun tidak diketahui secara pasti kapan berdirinya. Namun demikian, Brahma Putra, dalam bukunya "Karo dari Zaman ke Zaman" mengatakan bahwa pada abad 1 Masehi sudah ada kerajaan di Sumatera Utara yang rajanya bernama "Pa Lagan". Menilik dari nama itu merupakan bahasa yang berasal dari suku Karo (Darwan Prinst, SH :2004). Hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar dikalangan peneliti.
Dalam sebuah naskah kuno mengenai suku Karo, diceritakan bahwa leluhur orang Karo adalah Putri Kerajaan Aroe dan Umang (mahluk yang diyakini memiliki fisik seperti manusia, tetapi tumit kakinya berada di depan). Namun, beberapa tetua Karo mengatakan bahwa suku Karo tidak berasal dari satu darah yang sama (berbeda dengan suku Batak Toba yang diyakini merupakan keturunan dari Si Raja Batak).

MARGA dan IKATAN PERSAUDARAAN
Dalam suku Karo terdapat marga yang bersifat patrineal (berasal dari pihak ayah/diturunkan dari ayah) namun tetap membawa marga ibu-nya(beru ibunya) yang disebut bere. Misalnya seorang anak ayahnya bermarga A, dan ibunya bermarga(berberu) B, maka si anak dikatakan bermarga A bere B. Dalam suku Karo marga disebut merga yang secara etimologis berasal dari kata meherga yang berarti berharga, jadi marga sangat berharga bagi masyarakat Karo.
Dalam suku Karo terdapat lima marga induk yang disebut MERGA SILIMA. Lima marga induk tersebut antara lain:
  1. Sembiring
  2. Ginting
  3. Tarigan
  4. Karo Karo
  5. Perangin-angin
Kelima marga induk tersebut juga memiliki beberapa sub-marga. Sub marga dalam Karo ada diyakini ada yang asli suku Karo dan ada pula yang berasal dari negara lain.Sub marga tersebut yaitu
1. Sembiring
Sembiring terdiri dari:
  1. Kembaren (boleh memakan anjing)
  2. Sinulaki (boleh memakan anjing)
  3. Keloko (boleh memakan anjing)
  4. Pandia (tidak boleh memakan anjing,diduga berasal dari India)
  5. Gurukinayan (tidak boleh memakan anjing)
  6. Brahmana (tidak boleh memakan anjing,diduga berasal dari India)
  7. Meliala (tidak boleh memakan anjing,diduga berasal dari India)
  8. Depari (tidak boleh memakan anjing)
  9. Pelawi (tidak boleh memakan anjing)
  10. Maha (tidak boleh memakan anjing)
  11. Sinupayung (boleh memakan anjing)
  12. Colia (tidak boleh memakan anjing)
  13. Pandebayang (tidak boleh memakan anjing)
  14. Tekang (tidak boleh memakan anjing,diduga berasal dari India)
  15. Muham (tidak boleh memakan anjing,diduga berasal dari India)
  16. Busok (tidak boleh memakan anjing)
  17. Sinukaban (tidak boleh memakan anjing)
  18. Keling (tidak boleh memakan anjing)
  19. Bunu Aji (tidak boleh memakan anjing)
  20. Sinukapar (tidak boleh memakan anjing)
2. Ginting
Ginting terdiri dari:
  1. Babi
  2. Sugihen
  3. Gurupatih
  4. Ajartambun
  5. Capah
  6. Beras
  7. Garamata
  8. Jadibata
  9. Suka
  10. Manik
  11. Sinusinga
  12. Jawak
  13. Seragih
  14. Tumangger
  15. Pase
3. Tarigan
Tarigan terdiri dari:
  1. Sibero
  2. Tambak
  3. Silangit
  4. Tua
  5. Tegur
  6. Gersang
  7. Gerneng
  8. Gana-gana
  9. Jampang
  10. Tambun
  11. Bondong
  12. Pekan
  13. Purba
4. Karo Karo
Karo Karo terdiri dari:
  1. Sinulingga
  2. Surbakti
  3. Kacaribu
  4. Sinukaban
  5. Barus
  6. Simbulan
  7. Jung
  8. Purba
  9. Ketaren
  10. Gurunsinga
  11. Kaban
  12. Sinuhaji
  13. Sekali
  14. Kemit
  15. Bukit
  16. Sinuraya
  17. Samura
  18. Sitepu
5. Perangin-angin
Perangin-angin terdiri dari:
  1. Namohaji
  2. Sukatendel
  3. Mano
  4. Sebayang
  5. Pencawa
  6. Sinurat
  7. Perbesi
  8. Ulunjandi
  9. Penggarus
  10. Pinem
  11. Uwir
  12. Laksa
  13. Singarimbun
  14. Keliat
  15. Kacinambun
  16. Bangun
  17. Tanjung
  18. Benjerang
Itulah keseluruhan marga yang terdapat dalam suku Karo.
Dalam ikatan persaudaraan dikenal istilah Rakut Sitelu, Tutur Siwaluh, dan Perkade-kaden si Sepuluh Dua tambah Sada.

1. Rakut Sitelu
Dalam suku Karo posisi Rakut Sitelu sangatlah penting. Rakut Sitelu dapat diumpamakan sebagai tungku kaki tiga. Jika salah satu unsur tidak ada maka akan terjadi ketimpangan. Rakut sitelu terdiri atas
  1. Kalimbubu, secara sederhana dapat diartikan keluarga istri.
  2. Anak Beru, secara sederhana dapat diartikan sebagai keluarga yang memperistri
  3. Senina, diartikan sebagai keluarga satu marga.
Dalam suku Karo, jika diadakan suatu aktivitas adat, maka yang menjalankan kegiatan adat tersebut adalah Rakut Sitelu.

2. Tutur Siwaluh
Tutur siwaluh adalah konsep kekerabatan masyarakat Karo, yang berhubungan dengan penuturan. Tutur Siwaluh terdiri dari:
  1. Puang kalimbubu adalah kalimbubu dari kalimbubu seseorang atau Puang kalimbubu adalah kelompok kalimbubu dari kelompok pemberi dara
  2. Kalimbubu adalah kelompok pemberi isteri kepada keluarga tertentu, kalimbubu ini dapat dikelompokkan lagi menjadi: Kalimbubu bena-bena atau kalimbubu tua, yaitu kelompok pemberiisteri kepada kelompok tertentu yang dianggap sebagai kelompok pemberi isteri adal dari keluarga tersebut. Misalnya A bermerga Sembiring bere-bere Tarigan, maka Tarigan adalah kalimbubu Si A. Jika A mempunyai anak, maka merga Tarigan adalah kalimbubu bena-bena/kalimbubu tua dari anak A. Jadi kalimbubu bena-bena atau kalimbubu tua adalah kalimbubu dari ayah kandung.
    a. Kalimbubu simada dareh adalah berasal dari ibu kandung seseorang. Kalimbubu simada dareh adalah saudara laki-laki dari ibu kandung seseorang. Disebut kalimbubu simada dareh karena merekalah yang dianggap mempunyai darah, karena dianggap darah merekalah yang terdapat dalam diri keponakannya.
    b. Kalimbubu iperdemui, berarti kalimbubu yang dijadikan kalimbubu oleh karena seseorang mengawini putri dari satu keluarga untuk pertama kalinya. Jadi seseorang itu menjadi kalimbubu adalah berdasarkan perkawinan.
  3. Senina, yaitu mereka yang bersadara karena mempunyai merga dan submerga yang sama.
  4. Sembuyak, secara harfiah se artinya satu dan mbuyak artinya kandungan, jadi artinya adalah orang-orang yang lahir dari kandungan atau rahim yang sama. Namun dalam masyarakat Karo istilah ini digunakan untuk senina yang berlainan submerga juga, dalam bahasa Karo disebut sindauh ipedeher (yang jauh menjadi dekat).
  5. Sipemeren, yaitu orang-orang yang ibu-ibu mereka bersaudara kandung. Bagian ini didukung lagi oleh pihak siparibanen, yaitu orang-orang yang mempunyai isteri yang bersaudara.
  6. Senina Sepengalon atau Sendalanen, yaitu orang yang bersaudara karena mempunyai anak-anak yang memperisteri dari beru yang sama.
  7. Anak beru, berarti pihak yang mengambil isteri dari suatu keluarga tertentu untuk diperistri. Anak beru dapat terjadi secara langsung karena mengawini wanita keluarga tertentu, dan secara tidak langsung melalui perantaraan orang lain, seperti anak beru menteri dan anak beru singikuri. Anak beru ini terdiri lagi atas:
    a. Anak beru tua, adalah anak beru dalam satu keluarga turun temurun. Paling tidak tiga generasi telah mengambil isteri dari keluarga tertentu (kalimbubunya). Anak beru tua adalah anak beru yang utama, karena tanpa kehadirannya dalam suatu upacara adat yang dibuat oleh pihak kalimbubunya, maka upacara tersebut tidak dapat dimulai. Anak beru tua juga berfungsi sebagai anak beru singerana (sebagai pembicara), karena fungsinya dalam upacara adat sebagai pembicara dan pemimpin keluarga dalam keluarga kalimbubu dalam konteks upacara adat.
    b. Anak beru cekoh baka tutup, yaitu anak beru yang secara langsung dapat mengetahui segala sesuatu di dalam keluarga kalimbubunya. Anak beru sekoh baka tutup adalah anak saudara perempuan dari seorang kepala keluarga. Misalnya Si A seorang laki-laki, mempunyai saudara perempuan Si B, maka anak Si B adalah anak beru cekoh baka tutup dari Si A. Dalam panggilan sehari-hari anak beru disebut juga bere-bere mama.
  8. Anak beru menteri, yaitu anak berunya anak beru. Asal kata menteri adalah dari kata minteri yang berarti meluruskan. Jadi anak beru minteri mempunyai pengertian yang lebih luas sebagai petunjuk, mengawasi serta membantu tugas kalimbubunya dalam suatu kewajiban dalam upacara adat. Ada pula yang disebut anak beru singkuri, yaitu anak berunya anak beru menteri. Anak beru ini mempersiapkan hidangan dalam konteks upacara adat.

3. Perkaden-kaden Si Sepuluh Dua tambah Sada
Perkaden-kaden Si Sepuluh Dua tambah Sada ialah bentuk kekerabatan saudara terdekat dalam bentuk panggilan, yaitu:
  1. Nini
  2. Bulang
  3. Kempu
  4. Bapa
  5. Nande
  6. Anak
  7. Bengkila
  8. Bibi
  9. Permen
  10. Mama
  11. Mami
  12. Bere-bere
  13. Tambah Sada ialah mereka orang-orang terdekat diluar lingkup keluarga seperti sahabat.

Sumber

Artikel Tentang | Kentongan Dan Sejarahnya

@Ikadanews - Artikel Tentang | Kentongan Dan Sejarahnya - Kentongan atau yang dalam bahasa lainnya disebut jidor adalah alat pemukul yang terbuat dari batang bambu atau batang kayu jati yang dipahat.

Kegunaan kentongan didefinisikan sebagai tanda alarm, sinyal komunikasi jarak jauh, morse, penanda adzan, maupun tanda bahaya. Ukuran kentongan tersebut berkisar antara diameter 40cm dan tinggi 1,5M-2M. Kentongan sering diidentikkan dengan alat komunikasi zaman dahulu yang sering dimanfaatkan oleh penduduk yang tinggal di daerah pedesaan dan pegunungan.

Sejarah budaya kentongan sebenarnya dimulai sebenarnya berasal dari legenda Cheng Ho dari Cina yang mengadakan perjalanan dengan misi keagamaan. Dalam perjalanan tersebut, Cheng Ho menemukan kentongan ini sebagai alat komunikasi ritual keagamaan. Penemuan kentongan tersebut dibawa ke China, Korea, dan Jepang. Kentongan sudah ditemukan sejak awal masehi. Setiap daerah tentunya memiliki sejarah penemuan yang berbeda dengan nilai sejarhnya yang tinggi. Di Nusa Tenggara Barat, kentongan ditemukan ketika Raja Anak Agung Gede Ngurah yang berkuasa sekitar abad XIX menggunakannya untuk mengumpulkan massa. Di Yogyakarta ketika masa kerajaan Majapahit, kentongan Kyai Gorobangsa sering digunakan sebagai pengumpul warga.

Di Pengasih, kentongan ditemukan sebagai alat untuk menguji kejujuran calon pemimpin daerah. Di masa sekarang ini, penggunaan kentongan lebih bervariatif.

Lihat : Budaya Pergaulan Bebas Remaja Di Berbagai Belahan Dunia

@Ikadanews - Lihat : Budaya Pergaulan Bebas Remaja Di Berbagai Belahan Dunia - Guys,,tau gak setiap daerah ato negara yang ada memilki budaya-budaya tersendiri termasuk pergaulan anak remaja, some info buat kalian yang pengen tau gimna sih pergaulan remaja di tempat lai,, chek it out!



Amerika Serikat
Penanggulangan Penyakit dan Pencegahannya (CDC) yang berada di Amerika menyebutkan bahwa 3,2 juta remaja Amerika yang berumur 14-19 tahun, terjangkit penyakit menular seksual, dan angka tersebut secara prosentase telah mencakup 26% dari jumlah total remaja perempuan di usia tersebut.

Sebagaimana diketahui, bahwa remaja Amerika amat akrab dengan budaya pergaulan bebas, dimana pergaulan terhadap lawan jenis tidak mimemiliki batas yang jelas. Dan negara pun mendukung budaya itu, sehingga tidak ada hak bagi orang tua untuk melarang aktivitas kebebasan anak-anak mereka. Budaya ini memiliki andil yang cukup besar dalam penularan penyakit seksual di negara itu

Australia
Tingkat kenakalan remaja di Australia lebih tinggi ketimbang remaja di Amerika Serikat. Penelitian lembaga "Murdoch Children's Research Institute" di Australia dan Universitas Washington, AS, menemukan fenomena kenakalan remaja di kedua negara tersebut dengan mewawancarai 4.000 pelajar berusia antara 12 dan 16 tahun di Victoria, Australia, dan di Washington State, AS.

Indonesia
Indonesia mendefinisikan pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang, “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada. Masalah pergaulan bebas di Indonesia sering kita dengar dari lingkungan mana pun, baik dari media massa. Telah jelas bagi kita tidak adanya Rancangan pembentrukan Undang-Undang legalisasi aborsi, karena hal itu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Agama, dan Hukum yang berlaku. Legalisasi aborsi akan mendorong pergaulan bebas lebih jauh dalam masyarakat. Data statistik nasional mengenai penderita HIV/AIDS di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 75% terjangkit hilangnya daya tubu hpada usia remaja.

Jepang
Daerah Niigata, salah satu kota indah di Tokyo sedang marak dengan tren rok mini (minisuka). Pelajar wanita di Niigata seakan merasa “lazim” mengenakan rok mini, padahal pihak sekolah dan orang tua melarangnya. Bahkan saat terjadi razia, mereka membawa rok ganti yang lebih panjang, dan setelah razia, mereka memakai kembali rok mini itu. Remaja Jepang memiliki etika ketika berpacaran. Mereka akan menganggap remeh orang yang saat berpacaran namun masih menjaga virginity-nya. Jadi, mereka memiliki ketentuan ketika berpacaran mereka harus melakukan seks bebas dengan kekasihnya.

Adapun pelecehan seksual banyak terjadi di Jepang, terutama bagi kalangan wanita. Contohnya, pria mesum, ketika di supermarket mengambil kesempatan saat wanita ber-rok mini sedang sibuk berbelanja dan pria tersebut mencoba memotret celana dalam wanita tersebut. Hal yang sama terjadi pula di sebuah Shinkansen (kereta listrik), ketika para penumpang sedang berdesakan di dalamnya, para pria mesum atau lebih dikenal dengan molester menggunakan kesempatan tersebut dengan melakukan hal-hal yang tidak senonoh terhadap wanita. Hal-hal diatas tersebut merupakan contoh-contoh pergaulan bebas menurut pengertian Jepang. Pergaulan bebas remaja di Jepang dapat dikategorikan sebagai pergaulan yang sangat bebas, namun mereka masih menganut tradisi kuno Jepang yang dikenal cukup disiplin.

Afrika
Pergaulan bebas di kalangan masyarakat Afrika Selatan di kawasan-kawasan perkotaan dan penindasan budaya kaum kulit hitam sewaktu era apartheid telah mengakibatkan hilangnya cara hidup lama di kota-kota di sini. Namun, budaya kulit hitam masih ada di kawasan pedesaan. Beberapa perbedaan budaya tetap ada diantara etnis-etnis di sana, seperti adat perkimpoian dan hukum adat mereka. Tetapi pada umumnya, tradisi masyarakat kulit hitam adalah berlandaskan kepercayaan kepada dewa-dewa yang perkasa serta maskulin, semangat nenek-moyang dan kuasa-kuasa gaib.
Poligami juga dibenarkan dan "lobolo" (mas kimpoi) biasanya akan dibayar. Kerbau memainkan peranan penting dalam kebanyakan budaya, sebagai simbol kekayaan dan hewan korban. Pergaulan yang positif pun tidak berjalan secara lancar, seks bebas terjadi dimana-mana. Adapun sebuah acara/upacara, yang pada akhirnya mereka bermabuk-mabukan, sehingga lepas kontrol akan kelakuan mereka dan tidak menutup kemungkinan hal ini menuntun mereka ke dalam seks bebas. Seks yang dimaksud dapat dilakukan dengan siapa pun, bahkan seorang wanita dapat bersemalam dengan beberapa pria.

Eropa
Dapat kita katakan bahwa Eropa merupakan titik awal dari tersebarnya pergaulan bebas. Budaya Eropa cenderung bersifat bebas, terlebih dari segi agama yang berbeda dengan anutan Islami, juga memiliki sudut pandang yang sangat terbuka.
Dalam kehidupan kesehariannya, setiap mahasiswa di Eropa menerima bungkusan “biru” yang berisi satu set lengkap peralatan persiapan untuk melakukan seks, di antaranya adalah kondom. Pemberian tersebut gratis, tanpa bayar. Hal ini menunjukkan betapa terbukanya mereka dengan hal-hal yang dianggap tabu oleh masyarakat timur.
Adapun masyarakat di sana tidak hanya melakukan “pergaulan” dengan lawan jenis, namun ada beberapa kumpulan orang yang dengan bangganya disebut sebagai “homo” taupun “lesbi”.

Timur Tengah
Berbeda halnya dengan Eropa, negara-negara di timur tengah terkesan sangat tertutup, terutama di Saudi Arabia. Ketekunan akan menjalani aturan Islami sangatlah kental, menyebabkan adanya jarak penutup atau pemisah disetiap lawan jenis. Wanita diwajibkan berhijab (menutup aurat) dan kebanyakan memakai cadar, ini merupakan bukti adanya aturan yang melarang kaum hawa bergaul bebas dengan kaum adam. Pergaulan dalam konteks Islami sangatlah tidak sama dengan apa yang ada di negara barat. Seperti bersentuhan kulit secara langsung sangat tidak dibolehkan oleh Islam, karena bukan muhrim. Dengan ini, otomatis pacaran pun diharamkan.
Namun, semua peraturan tidak sepenuhnya dipatuhi sebagaimana watak manusia. Banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan termasuk pelecehan kaum wanita. Kehidupan yang tertutup seperti itu kadang kala membuat para pria tidak terbiasa untuk melihat wanita. Hal ini dapat menyebabkan banyak hal.

Kamogawa, Maiko, Dan Tradisi yang Tak Pernah Luntur

@Ikadanews - Kamogawa, Maiko, Dan Tradisi yang Tak Pernah Luntur - TAK sulit menemukan tempat makam malam yang nikmat di Kyoto. Rumah makan bertebaran hampir di seluruh sudut kota.

Di hotel-hotel berbintang, restoran pun menyajikan makanan khas Jepang yang begitu mengesankan. Namun bagi saya, makan malam di tepi sungai Kamo (Kamogawa) adalah yang terbaik.

Bersama rombongan Sharp Indonesia, malam itu, Kamis (10/6) kami datang ke Restoran Ganko di jantung kota Kyoto. Sebagaimana layaknya rata-rata bangunan lain di kota seluas 827,90 km2 ini, Ganko juga berdesain minimalis.

Bukan sekadar menu masakan atau panorama tepi Kamogawa yang membuat langkah kaki menuju tempat makan yang selalu ramai. Alasan besarnya adalah maiko. Ya, restoran ini memang menyajikan pertunjukan tari tradisional Jepang.

Maiko adalah istilah untuk penari belia (berusia sekitar 15–20 tahun). Ketika dewasa dia disebut geiko. Inilah sisi menarik lain dari Kyoto. Hanya di tempat ini mereka menyebut penari tradisional itu sebagai geiko.

Di wilayah lain di Jepang, penari ini disebut geisha. Lagu ”kunang-kunang” dari sebuah tape recorder lawas mengiringi gerakan maiko. Wajahnya yang berlamur bedak nyaris tanpa ekspresi. Tatapan matanya tajam. Pelan dia mengikuti iringan harmoni itu. Sesekali duduk, berdiri, memutar badan, kadang menyapukan helai kimononya.

Alunan musik yang terasa cempreng itu akhirnya berhenti, tepat ketika maiko duduk. Tepuk tangan dari pengunjung restoran menggema. Barulah ketika itu sang maiko menunjukkan ekspresi aslinya.

Senyum manis tersungging dari bibirnya yang bergincu tebal. Ketika pertanyaan demi pertanyaan meluncur dari pengunjung restoran, dia menjawab dengan ramah. Fukuzusu, maiko yang seorang lulusan SMP, akhirnya menemani kami makan malam itu.

Mengapa memilih menjadi maiko (geisha kecil)? Bukankah stigma negatif selalu melekat untuk pekerjaan itu? Fukuzusu tersenyum kecil.

”Masih banyak orang menganggap geisha berkonotasi negatif. Sebenarnya tidak seperti itu,” ucap dia.

Bocah asal Prefektur Yamaguchi ini menjelaskan, maiko ataupun geiko adalah pelestari kebudayaan Jepang. Cap geisha sebagai istri simpanan para pejabat, kata dia, terjadi pada masa lalu.

Fukuzusu mengaku sengaja mengambil risiko tidak meneruskan bersekolah dan menjadi maiko. Mengapa?

”Awalnya saya pernah melihat pertunjukan maiko. Saya lantas tertarik dan akhirnya benar-benar menjadi maiko,” ucapnya.

Fukuzusu mengaku menjadi penari penghibur di rumah makan bukan pekerjaan nista. ”Ini adalah warisan kebudayaan nenek moyang,” ucapnya.

Fukuzusu tidak berlebihan. Di Kyoto sendiri, saat ini hanya terdapat 100 orang geiko (geisha).

Dari jumlah itu, hanya 10 orang yang benar-benar asli Kyoto. Tak mudah menjadi maiko. Fukuzusu membutuhkan waktu hampir satu tahun di asrama sebelum diperbolehkan tampil di depan banyak orang. Selama setahun di asrama khusus, dia dan juga bocah-bocah lain diajari kehidupan tentang maiko.

”Kami harus bisa menari, menyanyi, juga mengenal kebudayaan dan tradisi,” ujarnya.

Segala urusan hidup di asrama ini ditanggung sepenuhnya oleh pengelola. Kelak ketika dewasa dan menjadi geiko, mereka harus keluar dari asrama dan menanggung hidupnya sendiri.

Menurut Ayako Shimizu, salah satu pegawai restoran menjelaskan, maiko atau geiko yang memutuskan menikah, berakhir pula perannya sebagai penari.

”Dia menjadi wanita biasa,” katanya.

Fukuzusu tersenyum. Obrolan mengalir terasa begitu singkat. Sashimi lengkap dengan wasabi yang membuat lidah bergoyang, tempura, bento, dan ocha di meja makan telah tandas. Malam makin larut. Seteguk sake mengakhiri makan malam di tepi sungai Kamo yang indah itu .

Berikut 10 Bahasa Yang Paling Banyak Digunakan di Dunia

@Ikadanews.info - Berikut 10 Bahasa Yang Paling Banyak Digunakan di Dunia - BAHASA bisa dibilang merupakan salah satu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada manusia.

Bayangkan jika di dunia ini tidak ada bahasa atau hanya ada 1 bahasa saja, apakah mungkin para ilmuwan bisa menciptakan penemuan-penemuan penting? Lalu, ada berapa sebenarnya jumlah bahasa di dunia? Menurut Ethnologue, saat ini ada sekitar 6.912 bahasa yang dituturkan orang di seluruh dunia. Jumlah ini tentu saja masih diragukan keakuratannya karena tiap hari ada bahasa baru yang mungkin muncul, sebaliknya ada pula bahasa yang punah. Kita sebagai orang Indonesia bolehlah sedikit berbangga karena ternyata bahasa Indonesia masuk dalam 10 besar bahasa yang memiliki jumlah penutur terbanyak di dunia. Hmmm....jadi ada berapa banyak jumlah penutur bahasa Indonesia? Jawabannya, silahkan ikuti daftar 10 besar bahasa yang paling banyak digunakan di dunia yang dimulai dari urutan:

10. Bahasa Perancis
Bahasa yang sering disebut-sebut sebagai bahasa paling romantis di dunia ini selain digunakan di Perancis juga menjadi bahasa resmi di beberapa negara yang pernah dijajahnya. Bahasa Perancis juga adalah salah satu bahasa resmi di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) selain bahasa Inggris, Mandarin, Rusia, Spanyol dan Arab.
  • Jumlah penutur: sekitar 200 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Latin
  • Negara Penutur: Perancis,  Monaco, Kanada, Swiss, Belgia, Luxemburg, Benin, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Afrika Tengah, Chad, Komoro, Kongo/Zaire, Pantai Gading, Djibouti, Guinea, Guinea Katulistiwa, Gabon, Guernsey, Madagaskar, Mali, Mauritius, Niger, Rwanda, Senegal, Seychelles, Togo, Haiti, Lebanon, Kaledonia Baru, Vanuatu. Polynesia, Martinique, Guadalupe. Bahasa resmi PBB.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Perancis, ucapkan: "Bonjour" (bone-JOOR).


9. Bahasa Bengali

Bangladesh adalah sebuah negara dengan wilayah geografis yang kecil, tapi jumlah penduduknya mencapai 162 juta orang. Bahasa resmi Bangladesh adalah Bahasa Bengali. Karena wilayah Bangladesh hampir seluruhnya berbatasan dengan India maka jumlah penutur bahasa Bengali meluas hingga ke beberapa wilayah India.
  • Jumlah penutur: Sekitar 230 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Bengali
  • Negara Penutur: Bangladesh, India
  • Untuk menyapa dalam bahasa Bengali, katakan “Ei Je” (EYE-jay).


8. Bahasa Portugis
Portugal memang hanyalah sebuah negara yang kecil dan bisa dikatakan salah satu negara miskin di Eropa. Namun pada abad ke 15, Portugal merupakan bangsa yang besar karena merekalah yang pertama-tama melakukan penjelajahan maritim ke berbagai penjuru dunia. Berkat jasa para penjelajah seperti Vasco da Gama, Henry the Navigator, Afonso de Albuquerque dan Pedro Álvares Cabral, Portugal menguasai wilayah-wilayah penting di Asia, Afrika dan Amerika Selatan dan kemudian menanamkan pengaruh kebudayaannya di sana.
  • Jumlah penutur: sekitar 240 juta jiwa
  • Jenis Aksara: Latin
  • Negara Penutur: Portugal, Brazil, Angola, Cape Verde, Timor Timur, Guinea-Bissau, Makau, Mozambique, São Tomé e Príncipe.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Portugis, ucapkan: “Bom dia” (Bohn DEE-ah).


7. Bahasa Melayu  (termasuk Bahasa Indonesia)
 
Nah, ini dia yang ditunggu-tunggu...  Bahasa Indonesia yang termasuk dalam rumpun bahasa Melayu ternyata berada pada urutan ke 7 dengan jumlah penutur sekitar 259 juta orang. Hitungan kasar ini didapatkan dari perkiraan jumlah penduduk Indonesia tahun 2009 yang mencapai 230 juta jiwa ditambah penduduk Malaysia 28 juta, penduduk Brunei 388 ribu serta sebagian kecil penduduk Thailand, Singapura dan Timor Timur. Jumlah ini mungkin bisa bertambah karena sejak tahun 2007 Bahasa Indonesia telah ditetapkan sebagai bahasa resmi kedua di Vietnam.

Fakta menarik tentang bahasa Indonesia:
  • Bahasa Indonesia menduduki peringkat 3 di Asia dan peringkat ke 26 di dunia dalam hal Tata bahasa terumit di dunia.
  • Bahasa Indonesia juga mendunia di dunia maya, buktinya wikipedia berbahasa Indonesia telah menduduki  peringkat 26 dari 250 wikipedia berbahasa asing di dunia dan peringkat 3 di Asia setelah bahasa Jepang dan Mandarin, selain itu bahasa Indonesia menjadi bahasa ke 3 yang paling banyak digunakan dalam postingan blog di wordpress.


6. Bahasa Rusia
Mikhail Gorbachev, Vladimir Putin, Roman Abramovich, Anna Kournikova, dan si cantik Maria Sharapova adalah para penutur bahasa Rusia yang kita sudah kenal lewat berbagai pemberitaan media. Namun, selain mereka tentu saja ada 270-an juta orang lainnya yang menggunakan bahasa Rusia sebagai bahasa resmi.
  • Jumlah penutur: sekitar 278 juta jiwa
  • Jenis aksara: Cyrillic
  • Negara penutur: Rusia, Belarusia, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Moldova. Bahasa resmi PBB
  • Untuk menyapa dalam bahasa Rusia, ucapkan: “Zdravstvuite” (ZDRAST-vet-yah).


5. Bahasa Arab
Bahasa Arab adalah salah satu bahasa tertua di dunia dan merupakan bahasa yang digunakan dalam Al Qur’an. Bahasa Arab banyak meminjamkan kosa katanya ke sejumlah bahasa di Eropa utamanya bahasa Spanyol, Portugis dan Sisilia. Bahasa Arab, seperti juga bahasa Ibrani dan Persia memakai sistem penulisan aksara dari kanan ke kiri. Sejak tahun 1974, bahasa Arab digunakan sebagai salah satu bahasa resmi di PBB.
  • Jumlah penutur: sekitar 300 juta orang
  • Jenis aksara: Arab
  • Negara penutur: Arab Saudi, Aljazair, Bahrain, Chad, Komoro, Djibouti, Mesir, Eritrea, Irak, Israel, Yordania, Kuwait, Lebanon, Libya, Maroko, Niger, Oman, Palestina, Qatar, Somalia, Sudan, Syria, Tunisia, Uni Emirat Arab, Sahara Barat, Yaman, Mauritania, Senegal, Mali. Bahasa resmi PBB
  • Untuk menyapa dalam bahasa Arab, ucapkan; Assalammualaikum Wr Wb.


4. Bahasa Spanyol
 
Setelah Portugal menguasai jalur-jalur maritim di Asia, Afrika dan Amerika pada abad ke 15, gantian Spanyol yang mendominasi wilayah-wilayah tersebut sejak abad ke 16 dan 17. Akibatnya, banyak kebudayaan Spanyol yang tertancap kuat di sana. Saat ini, Bahasa Spanyol banyak dipakai sebagai bahasa resmi negara-negara di Amerika Tengah dan Selatan. Selain itu, bahasa Spanyol juga banyak dituturkan di beberapa negara bagian Amerika Serikat yang berbatasan dengan Meksiko. Bahkan beberapa kosa kata bahasa Inggris dipinjam dari bahasa Spanyol seperti tornado, bonanza, patio, quesadilla, Enchilada, dan taco grande supreme, dll.
  • Jumlah penutur: sekitar 400 juta
  • Jenis aksara: Latin
  • Negara penutur: Spanyol, Argentina, Bolivia, Chile, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, Guinea Katulistiwa, Guatemala, Honduras, Kolombia, Kosta Rika, Kuba, Mexico, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Puerto Rico, Uruguay, Venezuela
  • Untuk menyapa dalam bahasa Spanyol, ucapkan: “Hola”.

3. Bahasa Hindi
India memang unik! Bayangkan saja, negara ini punya penduduk terbanyak kedua di dunia, film-film Bollywood, Taj Mahal, Raja Asoka yang Agung, Mahatma Gandhi.... ehh, ternyata India tidak memiliki bahasa nasional resmi. Bahasa Hindi yang dituturkan oleh sebagian besar masyarakat India hanya diakui sebagai bahasa resmi sehari-hari bersama bahasa Inggris dan bukan sebagai bahasa nasional oleh konsitusinya.
  • Jumlah penutur: sekitar 497 juta
  • Jenis aksara: Devanagari
  • Negara penutur: India, AS (100.000 jiwa), Mauritius (685.170 jiwa), Afrika Selatan (890.292), Yaman (232.760 jiwa), Uganda (147.000 jiwa), Singapura (5.000 jiwa), Selandia Baru (20.000 jiwa), Jerman (30.000 jiwa), Fiji, Nepal, Suriname, Trinidad & Tobago, Guyana dan Uni Emirat Arab.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Hindi, ucapkan “Namaste” (Nah-MAH-stay).

2. Bahasa Inggris
 
Nah, ini dia bahasa paling populer di dunia sekaligus bahasa yang paling banyak diadopsi menjadi bahasa resmi di beberapa negara dan organisasi internasional. Tercatat ada 53 negara dan 10 organisasi internasional yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa resmi. Selain itu, hampir semua negara di dunia menerapkan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua setelah bahasa nasionalnya masing-masing.
  • Jumlah penutur: sekitar 500 juta jiwa
  • Jenis aksara: Latin
  • Negara penutur: Inggris Raya, AS, Afrika Selatan, Antigua & Barbuda, Australia, Bahama, Bangladesh, Barbados, Belize, Botswana, Brunei Darussalam,  Dominika, Ethiopia, Eritrea, Fiji, Filipina, Gambia, Ghana, Grenada, Guyana, Hong Kong, India, Irlandia, Jamaika, Kamerun, Kanada, Kenya, Kiribati, Lesotho, Liberia, Malawi, Maladewa, Malta, Marshall Kepulauan, Maritius, Micronesia, Namibia, Nauru, Nigeria, Pakistan, Palau, Papua Nugini, Rwanda, Saint Kitts & Nevs, Saint Lucia, Saint Vincent & Grenada, Samoa, Selandia Baru, Seychelles, Sierra Leone, Singapura, Solomon Kepulauan, Somalia, Sri Lanka, Swaziland, Tanzania, Tonga, Trinidad & Tobago, Tuvalu, Uganda, Vanuatu, Zambia, Zimbabwe. Organisasi Internasional: PBB, Uni Eropa, Persemakmuran, CoE, NATO, NAFTA, OAS, OIC, PIF, UKUSA, dll.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Inggris, ucapkan: F*** U.


1. Bahasa Mandarin
Tak salah lagi, Bahasa Mandarin adalah bahasa yang paling banyak dituturkan orang di seluruh dunia. Jumlah penduduk di China/Tiongkok saat ini diperkirakan hampir mencapai 1,4 milyar juta jiwa. Dari jumlah ini, semuanya diwajibkan bertutur kata resmi dalam satu bahasa yaitu Bahasa Mandarin. Belum lagi, para imigran Tionghoa di berbagai penjuru dunia yang setia menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa sehari-harinya.

Asal-usul kata Mandarin
Kata mandarin dalam bahasa Indonesia sendiri sepertinya diserap dari bahasa Inggris yang mendeskripsikan bahasa Cina juga sebagai bahasa Mandarin. Namun sebenarnya, kata Mandarin ini diserap bahasa Inggris dari bahasa Cina sendiri. Mandarin secara harfiah berasal dari sebutan orang asing kepada pembesar-pembesar Dinasti Qing di zaman dulu. Dinasti Qing adalah dinasti yang didirikan oleh suku Manchu, sehingga pembesar-pembesar kekaisaran biasanya disebut sebagai Mandaren (Hanzi: 滿大人) yang berarti Yang Mulia Manchu. Dari sini, bahasa yang digunakan oleh para pejabat Manchu waktu itu juga disebut sebagai bahasa Mandaren. Penulisannya berevolusi menjadi Mandarin di kemudian hari.
  • Jumlah penutur: sekitar 1,5 milyar jiwa.
  • Jenis aksara: Karakter Cina
  • Negara penutur: Cina dan komunitas keturunan Cina lainnya di seluruh dunia. Bahasa resmi PBB.
  • Untuk menyapa dalam bahasa Mandarin, ucapkan "Ni hao" (Nee HaOW)
 

Berikut 5 Kebudayaan Unik Khas Indonesia

1. Upacara Tabuik Sumatera Barat.
 Berasal dari kata 'tabut', dari bahasa Arab yang berarti mengarak, upacara Tabuik merupakan sebuah tradisi masyarakat di pantai barat, Sumatera Barat, yang diselenggarakan secara turun menurun. Upacara ini digelar di hari Asura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, dalam kalender Islam.

Konon, Tabuik dibawa oleh penganut Syiah dari timur tengah ke Pariaman, sebagai peringatan perang Karbala. Upacara ini juga sebagai simbol dan bentuk ekspresi rasa duka yang mendalam dan rasa hormat umat Islam di Pariaman terhadap cucu Nabi Muhammad SAW itu. Karena kemeriahan dan keunikan dalam setiap pagelarannya, Pemda setempat pun kemudian memasukkan upacara Tabuik dalam agenda wisata Sumatera Barat dan digelar setiap tahun.

Dua minggu menjelang pelaksanaan upacara Tabuik, warga Pariaman sudah sibuk melakukan berbagai persiapan. Mereka membuat serta aneka penganan, kue-kue khas dan Tabuik. Dalam masa ini, ada pula warga yang menjalankan ritual khusus, yakni puasa.
 Selain sebagai nama upacara, Tabuik juga disematkan untuk nama benda yang menjadi komponen penting dalam ritual ini. Tabuik berjumlah dua buah dan terbuat dari bambu serta kayu. Bentuknya berupa binatang berbadan kuda, berkepala manusia, yang tegap dan bersayap. Oleh umatIslam, binatang ini disebut Buraq dan dianggap sebagai binatang gaib. Di punggung Tabuik, dibuat sebuah tonggak setinggi sekitar 15 m. Tabuik kemudian dihiasi dengan warna merah dan warna lainnya dan akan di arak nantinya.

2. Makepung, Balap Kerbau Masyarakat Bali.
 Kalau Madura punya Kerapan Sapi, maka Bali memiliki Makepung. Dua tradisi yang serupa tapi tak sama, namun menjadi tontonan unik yang segar sekaligus menghibur. yang dalam bahasa Indonesia berarti berkejar-kejaran, adalah tradisi berupa lomba pacu kerbau yang telah lama melekat pada masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Tradisi ini awalnya hanyalah permainan para petani yang dilakukan di sela-sela kegiatan membajak sawah di musim panen. Kala itu, mereka saling beradu cepat dengan memacu kerbau yang dikaitkan pada sebuah gerobak dan dikendalikan oleh seorang joki.
 Makin lama, kegiatan yang semula iseng itu pun berkembang dan makin diminati banyak kalangan. Kini, Makepung telah menjadi salah satu atraksi budaya yang paling menarik dan banyak ditonton oleh wisatawan termasuk para turis asing. Tak hanya itu, lomba pacu kerbau inipun telah menjadi agenda tahunan wisata di Bali dan dikelola secara profesionalSekarang ini, Makepung tidak hanya diikuti oleh kalangan petani saja. Para pegawai dan pengusaha dari kota pun banyak yang menjadi peserta maupunsupporter. Apalagi, dalam sebuah pertarungan besar, Gubernur Cup misalnya, peserta Makepung yang hadir bisa mencapai sekitar 300 pasang kerbau atau bahkan lebih. Suasana pun menjadi sangat meriah dengan hadirnya para pemusik jegog(gamelan khas Bali yang terbuat dari bambu) untuk menyemarakkan suasana lomba.

3. Atraksi Debus Banten
 Atraksi yang sangat berbahaya yang biasa kita kenal dengan sebutan Debus, Konon kesenian bela diri debus berasal dari daerah al Madad. Semakin lama seni bela diri ini makin berkembang dan tumbuh besar disemua kalangan masyarakat banten sebagai seni hiburan untuk masyarakat. Inti pertunjukan masih sangat kental gerakan silat atau beladiri dan penggunaan senjata. Kesenian debus banten ini banyak menggunakan dan memfokuskan di kekebalan seseorang pemain terhadap serangan benda tajam, dan semacam senjata tajam ini disebut dengan debus.
 Kesenian ini tumbuh dan berkembang sejak ratusan tahun yang lalu, bersamaan dengan berkembangnya agama islam di Banten. Pada awalna kesenian ini mempunyai fungsi sebagai penyebaran agama, namun pada masa penjajahan belanda dan pada saat pemerintahan Sultan Agung Tirtayasa. Seni beladiri ini digunakan untuk membangkitkan semangat pejuang dan rakyat banten melawan penjajahan yang dilakukan belanda. Karena pada saat itu kekuatan sangat tidak berimbang, belanda yang mempunyai senjata yang sangat lengkap dan canggih. Terus mendesak pejuang dan rakyat banten, satu satunya senjata yang mereka punya tidak lain adalah warisan leluhur yaitu seni beladiri debus.

4.Karapan sapi Masyarakat Madura Jawa Timur
 Karapan sapi yang merupakan perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Madura Jawa Timur, Dalam even karapan sapi para penonton tidak hanya disuguhi adu cepat sapi dan ketangkasan para jokinya, tetapi sebelum memulai para pemilik biasanya melakukan ritual arak-arakan sapi disekelilingi pacuan disertai alat musik seronen perpaduan alat music khas Madura sehingga membuat acara ini menjadi semakin meriah.
 Panjang rute lintasan karapan sapi tersebut antara 180 sampai dengan 200 meter, yang dapat ditempuh dalam waktu 14 sd 18 detik. Tentu sangat cepat kecepatan sapi – sapi tersebut, selain kelihaian joki terkadang bamboo yang digunakan untuk menginjak sang joki melayang diudara karena cepatnya kecepatan sapi sapi tersebut. Untuk memperoleh dan menambah kecepatan laju sapi tersebut sang joki, pangkal ekor sapi dipasangi sabuk yang terdapat penuh paku yang tajam dan sang joki melecutkan cambuknya yang juga diberi duri tajam kearah bokong sapi. Tentu saja luka ini akan membuat sapi berlari lebih kencang, tetapi juga menimbulkan luka disekitar pantat sapi. Jarak pemenang terkadang selisih sangat tipis, bahkan tidak jarang hanya berjarak 1 sd 2 detik saja. Karapan Sapi dimadura merupakan pagelaran yang sangat unik, selain sudah diwarisi secara turun menurun tradisi ini juga terjaga sampai sekarang. Even ini dijadikan sebagai even pariwisata di Indonesia, dan tidak hanya turis local dari mancanegara pun banyak yang menyaksikan karapan sapi ini.

5. Upacara Kasada Bromo

Upacara Kasada bromo dilakukan oleh masyarakat Tengger yang bermukim di Gunung Bromo Jawa Timur, mereka melakukan ritual ini untuk mengangkat seorang Tabib atau dukun disetiap desa. Agar mereka dapat diangkat oleh para tetua adat, mereka harus bisa mengamalkan dan menghafal mantera mantera. Beberapa hari sebelum Upacara Kasada bromo dimulai, mereka mengerjakan sesaji sesaji yang nantinya akan dilemparkan ke Kawah Gunung Bromo. Pada malam ke 14 bulan Kasada Masyarakat tengger berbondong bondong dengan membawa ongkek yang berisi sesajo dari berbagai macam hasil pertanian dan ternak. Lalu mereka membawanya ke Pura dan sambil menunggu Dukun sepuh yang dihormati datang mereka kembali menghafal dan melafalkan mantera, tepat tengah malam diadakan pelantikan dukun dan pemberkatan umat
dipoten lautan pasir gunung bromo. Bagi masyarakat Tengger, peranan Dukun adalah sangat penting. Karena mereka bertugas memimpin acara – acara ritual, perkawinan dll.
 Sebelum lulus mereka diwajibkan lulus ujian dengan cara menghafal dan lancar dalam membaca mantra mantra. Setelah Upacara selesai, ongkek – ongkek yang berisi sesaji dibawa dari kaki gunung bromo ke atas kawah. Dan mereka melemparkan kedalam kawah, sebagai simbol pengorbanan yang dilakukan oleh nenek moyang mereka. Didalam kawah banyak terdapat pengemis dan penduduk tengger yang tinggal dipedalaman, mereka jauh jauh hari datang ke gunung bromo dan mendirikan tempat tinggal dikawah gunung Bromo dengan harapan mereka mendapatkan sesaji yang dilempar. Penduduk yang melempar sesaji berbagai macam buah buahan dan hasil ternak, mereka menganggapnya sebagai kaul atau terima kasih mereka terhadap tuhan atas hasil ternak dan pertanian yang melimpah. Aktivitas penduduk tengger pedalaman yang berada dikawah gunung bromo

Berikut 6 Negara Dunia Yang Memakai bahasa Jawa

@Ikadanews.info - Berikut 6 Negara Dunia Yang Memakai bahasa Jawa - Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.

1. Republik Suriname
Republik Suriname (Surinam) dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda adalah sebuah negara di Amerika Selatan dan merupakan bekas jajahan Belanda.
Negara ini berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik. Di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia-Belanda antara tahun 1890-1939. Suriname merupakan salah satu anggota Organisasi Konferensi Islam.

2. Singapura
Sejumlah orang Jawa didatangkan ke Singapura sejak 1825 [Johari, 1965]. Mereka berasal dari Jawa Tengah, dan mereka dipekerjakan sebagai buruh di perkebunan karet, jalur kereta api dan konstruksi jalan raya. Kampong Jawa, di tepi sungai Rochor, adalah tempat pemukiman pertama orang Jawa di Singapura. Selain Kampong Jawa, Kallang Airport Estate dikenal sebagai tempat pemukiman orang Jawa juga. Di Kallang, mereka hidup berdampingan dengan orang Melayu dan Cina.

3. Malaysia
Umumnya, mereka sudah berwarga negara Malaysia. Leluhur mereka datang sekitar tahun 1900 karena tekanan ekonomi. Masyarakat Jawa di Malaysia saat ini termasuk generasi ketiga dan keempat. Walaupun masih menggunakan sebagian adat dan kebudayaan Jawa, mereka sudah dianggap Melayu pribumi yang sah sesuai undang-undang Malaysia.
Yang terbanyak tinggal di Negeri Selangor, terutama di kawasan Tanjung Karang, Sabak Bernam, Kuala Selangor, Kelang, Banting, dan Sepang. Mereka masih mengekalkan beberapa unsur Jawa meski tidak total. Di Johor juga banyak, tapi yang muda-muda sudah lupa warisan leluhurnya.
Bahkan sebagian ada yang merasa malu mengakui berketurunan Jawa. Mereka sudah tidak boleh (bisa, Red.) lagi bertutur bahasa Jawa secara baik dengan unggah-ungguh dan tata krama. Ada yang mengekalkan identitas dirinya dengan mewujudkan Persatuan Anak-anak Jawa. Kegiatan keseniannya kuda kepang dan reog, walaupun tidak sehalus di Jawa.

4. Belanda
Saat Belanda menjajah Indonesia belanda mengirim orang jawa sebagai budak ke Belanda. Yang unik dalam kasus bahasa Jawa ini adalah minat orang asing terhadap bahasa atau sastra Jawa. Dan, Belanda sebagai negeri bekas penjajah Jawa ternyata menjadi gudang dari orang atau pakar yang punya minat khusus terhadap keberadaan bahasa Jawa.
Universiteit Leiden, universitas tertua di Belanda yang didirikan 1575 merupakan salah satu gudangnya. Di universitas yang didirikan Pangeran Willem van Oranje, tempat dari sekitar 17 ribu mahasiswa menimba ilmu, kita bisa melihat naskah-naskah kuno berhuruf Jawa atau sastra Jawa kontemporer yang masih terawat.

5. Kaledonia Baru
Kaledonia Baru (bahasa Perancis: Nouvelle-Calédonie) adalah sebuah negeri seberang laut milik Perancis terletak di Samudra Pasifik bagian selatan. Juga dinamai Kanaki yang dari nama penduduk asli kepulauan itu. Negara kepulauan ini telah dikuasai Perancis selain Polinesia Perancis. Status ini dikenakan sampai 1998. Namanya berasal dari bahasa Latin Skotlandia. Ibu kotanya ialah Noumea.
Daerah ini dihuni oleh sebagian suku Jawa. Dahulu orang Jawa di Kaledonia Baru menjadi kuli kontrak atau mencari kehidupan lebih baik di negeri asing. Perpindahan orang Jawa di Kaledonia juga sama dengan orang Jawa Suriname, namun kepindahan orang Jawa di Pasifik telah terhenti sejak 1949.
Jumlah penduduk Kaledonia Baru tercatat tanggal 1 September 2006, yaitu: 237.765 jiwa.
Orang Jawa di Kaledonia Baru tetap menggunakan bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari, namun kini anak-anak mudanya sudah tak bisa berbahasa Jawa, hanya bisa berbahasa Perancis saja.

6. Indonesia
udah pasti bahasa jawa juga di gunakan di Indonesia. bahasa yang digunakan penduduk suku bangsa Jawa adalah bahasa jawa terutama di beberapa bagian Banten terutama kota Serang, kabupaten Serang, kota Cilegon dan kabupaten Tangerang, Jawa Barat khususnya kawasan Pantai utara terbentang dari pesisir utara Karawang, Subang, Indramayu, kota Cirebon dan kabupaten Cirebon, Yogyakarta, Jawa Tengah & Jawa Timur di Indonesia.

Seram Saat Mengintip Setan Disembelih

@Ikadanews.info - Seram Saat Mengintip Setan Disembelih - Masyarakat Desa Ambarketawang Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan menggelar upacara adat tahunan “Saparan Bekakak” pada Jumat, 13 Januari 2012. Dalam acara itu, sejumlah boneka berwujud setan yang terbuat dari tepung beras ketan, seperti ogoh-ogoh, genderuwo, kuntilanak, hingga wewe gombel, akan dikirab warga sejauh enam kilometer dari Balai Desa Ambarketawang menuju Gunung Gamping, Tlogo. Di sana para 'dedemit' itu bakal disembelih.

Penyembelihan boneka setan dari tepung ketan merupakan tradisi turun-menurun yang dipercaya mampu mengusir hawa jahat dan bencana yang terjadi di sekitar perbukitan kapur Desa Ambarketawang, di mana hampir semua warganya berprofesi sebagai penggali batu kapur.

Ketua panitia upacara adat Saparan Bekakak 2012, Frans Haryono, menuturkan pelaksanaan upacara adat dimulai Kamis, 12 Januari 2012, pukul 18.00 WIB, dengan kenduri di lokasi penyembelihan bekakak. Pada malam harinya akan dilanjutkan dengan pengambilan air Tirto Dono Jati dari Umbul Tlogosari.

Air suci Tirto Dono Jati akan dimasukkan dalam lima buah periuk kemudian diarak dalam bentuk kirab budaya menuju Kademangan Ambarketawang bersama dengan bekakak yang dikawal rombongan santri. Kirab itu diikuti dengan lantunan puji-pujian dan salawat nabi dengan penerangan dan dikawal prajurit Wirosuto dari Gamping Tengah.

Selanjutnya, pada Jumat, 13 Januari 2012, akan dilakukan acara karawitan di lapangan Ambarketawang, mulai pukul 13.00 WIB. Bakal ada proses pembukaan upacara adat, di antaranya berupa tari Beksan Gambyong dan tari Gendruwo. “Setelah tarian selesai, dilakukan kirab untuk penyembelihan bekakak di Gunung Gamping sebagai upacara puuncaknya,” kata Frans, Selasa, 10 Januari 2012.

Menurut Frans, penyembelihan bekakak ini diyakni telah menjadi tradisi masyarakat Ambarketawang sejak Sultan Hamengku Buwono I. Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, di desa itu konon banyak sekali penggali kapur yang tewas pada saat bekerja untuk mencari batu demi pembangunan Keraton Yogyakarta.

Sang raja pun prihatin dan segera bertapa di kawasan itu untuk mencari petunjuk. Dalam pertapaannya, Sultan mendapat wisik dari para setan Bekasakan yang mengatakan, untuk melakukan penggalian batu gamping dengan selamat, harus ada sepasang pengantin yang jadi tumbal setiap tahunnya.

Permintaan itu ditanggapi Sultan dengan tipu muslihat, yakni membuat sesaji berbentuk bekakak atau boneka pengantin untuk kemudian dikorbankan. Ternyata tipuan itu berhasil sehingga tradisi itu diteruskan hingga saat ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Untoro Budiharjo menuturkan upacara adat Saparan Bekakak merupakan satu event besar yang telah masuk dalam kalender event Kabupaten Sleman dan Provinsi DI Yogyakarta.