Cari Artikel Disini

Showing posts with label remaja. Show all posts
Showing posts with label remaja. Show all posts

Fenomena sosial di kalangan remaja Jepang

Fenomena sosial di kalangan remaja Jepang

Quote:


Jepang Merupakan negara maju terbesar di Asia. Tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga memiliki kemajuan di bidang teknologi, pendidikan, serta Informasi.

Namun disamping itu Jepang mengalami kemunduran di bidang sosial sebagai imbalan akan kemajuannya. Berbagai penyakit Psikologis menghantui masyaratat Jepang karena tingkat stress yang semakin tinggi. Bagi warga yang tidak bisa bertahan, mereka akan mengambil jalan pintas dengan mengahkiri hidupnya sendiri dengan anggapan semakin cepat mereka lepas dari tekanan. Selain itu Kemajuan juga mengubah cara bergaul di masyarakat. Penindasan oleh yang kuat terhadap yang lemah, serta pergaulan yang tanpa batas. Bagi korban penindasan, mereka akan menjadi orang yang pendiam tapi tetap terjun di masyarakat atau malah mengahkiri hidupnya. Selain itu juga terdapat orang yang ahkirnya menarik diri dari Pergaulan, orang2 tersebut dijuluki Hikikomori.

Quote:


Hikikomori berasal dari kata menarik diri. Kebanyakan hikikomori adalah laki-laki, walau ada juga yang perempuan. Faktor penyebab nya tidak begitu jelas, Namun kebanyakan publik menyalahkan faktor keluarga, dimana hilangnya figur seorang ayah karena bekerja dari pagi hingga larut malam hingga tidak sempat melakukan interaksi dengan anaknya, serta ibu yang dianggap terlalu memanjakan anaknya (mungkin karena jumlah anak yang dimiliki keluarga Jepang itu sedikit). tekanan akademik di sekolah, pelecehan di sekolah (school bullying), dan video game di Jepang yang luar biasa menggoda. Mungkin bisa di bilang mereka menarik diri dari tekanan kompetisi pelajar, pelaku ekonomi atau pekerja di negara yang luar biasa kompetisi-nya. Jumlah pastinya tidak diketahui pasti, ada yang menghitung sekitar 1 persen dari populasi. Ini berarti sekitar 1 juta orang Jepang hikikomori. Hitungan yang lebih konservatif berkisar antara 100 ribu dan 320 ribu orang yang hikikomori.
Mereka biasanya berusia 13-14 tahun, walau kadang ada orang yang menjadi hikikomori bahkan lebih dari 10tahun.

Quote:
Mungkin orang akan menganggap hikikomori itu sama dengan otaku. Namun sebenarnya berbeda. otaku adalah orang yang memiliki minat atau hobi yang berlebihan sehingga mereka mengabaikan kegiatan yang lain, tapi mereka masih berinteraksi dengan keluarga atau tenyan di dunia nyata. Seperti penggemar komik yang berlebihan, atau orang yang suka dengan model kit secara berlebihan. Namun semua hikikomori itu otaku, karena pelarian dari beban mereka adalah dengan memfokuskan diri pada hal yang mereka sukai agar mereka tidak teringat akan sakitnya pergaulan sosial itu.

YAng mereka lakukan? tentu saja hanya diam dikamar dan bergulat dengan dunia maya, menonton anime, baca manga, bahkan terkadang aktivitas makan dan buang air kecil dilakukan dikamar. Walau tidak punya kamar mandi mereka akan menampunya di plastik atau botol.

Lantas bagaimana cara mereka memenuhi kebutuhannya. biasanya hikikomori akan keluar sebulan sekali untuk membeli perlengkapan "mengurung diri"nya, mereka tetap mendapat uang dari orangtua, bahkan terkadang mereka memaksa orangtua untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Hal yang terekstri adalah ada juga hikikomori yang menculik gadis kecil untuk "disimpan" sebagai "teman" di kamarnya. mereka mungkin akan melepaskan gadis tersebut klo mereka ingin, atau gadis itu harus mencari jalan keluarnya sendiri, atau dia tidak akan pernah bisa keluar lagi.

Tekanan disekolah sedikit banyak juga berpengaruh, misalnya karena pribadi itu terlalu gemuk, atau kurus, memiliki bentuk fisik yang berbeda dari yang lainnya seperti tinggi badan, atau karena dia memiliki kelebihan lain. Ada tulisan yang nyatakan bahwa ada hikikomori yang sebenarnya anak berbakat dalam bidang olahraga namun tidak memiliki kesempatan untuk menunjukkannya disekolah. Seperti pepatah jepang, paku yang menonjol akan dipalu untuk menjadi seragam. Di jepang, keseragaman adalah utama, penampilan dan respek (postur tubuh atau muka) adalah penting, maka pemberontakan akan kompetisi dilakukan dengan menarik diri – hikikomori.

Semakin tua seseorang hikikomori, semakin kecil kemungkinan dia bisa berkompeten di dunia luarnya. Bila setahun lebih hikikomori, ada kemungkinan dia tidak bisa kembali normal lagi untuk bekerja atau membangun relasi sosial dalam waktu lama, menikah misalnya. Beberapa tidak akan pernah meninggalkan rumah orang tuanya. Pada banyak kasus, saat orang tuanya meninggal atau pensiun akan menimbulkan masalah karena mereka tanpa kemampuan kerja dan sosial minimal – bahkan untuk membicarakan masalahnya dengan orang lain atau kantor pemerintah.

Hikikomori memang salah satu masalah bagi Jepang, setelah lebih dari satu dekade sebelumya menikmati kemajuan ekonomi yang luar biasa. Beberapa dekade terakhir ini, negara jepang masih bergulat mengembalikan kejayaan ekonominya walau masih jauh dari puncak sebelumnya. Akibatnya banyak lowongan kerja penuh waktu atau salariman (yang menerima gaji tetap tiap bulan dan akan menikmati uang pensiun) menjadi hal yang sulit di dapat. Walau pekerjaan paruh waktu tetap banyak, tetapi kemapanan bekerja di satu perusahaan dengan gaji tetap tiap bulan dan menikmati keamanan uang pensiun merupakan angan-angan sebagian besar pekerja di Jepang. Satu sebab lainnya adalah kultur gender, dimana anak laki-laki mendapat tekanan untuk sukses di bidang akademik dan pekerjaan dibanding anak perempuan. Seperti biasa, sekolah dari pagi hingga sore kemudian dilanjutkan dengan sekolah private untuk persiapan masuk universitas hampir selama tujuh hari seminggu . Karena hanya dengan masuk universitas bergengsi (Universitas Tokyo, misalnya), mereka bisa di rekrut masuk dalam kelas pekerja tetap dan menikmati pensiun. Sisanya bekerja di pekerjaan paruh waktu atau tanpa pekerjaan sama sekali, yang tidak memberikan keamanan finansial yang tetap.

Dimana pada satu titik, beberapa merasa masa bodoh dengan tekanan ini, keluar dari jalur kompetisi dan menutup dirinya – hikikomori. Alhasil ada sekelompok pemuda yang tidak bisa dan tidak akan ikut dalam kelas pekerja Jepang – yang terkenal pekerja keras itu.

Walau para hikikomori tidak memiliki teman di dunia nyata tapi mereka memiliki jaringan para hikikomori didunia maya. Kegiatannya? tentu saja berbagi informasi tentang game yang baru release, atau ada anime baru, atau tentang artis cantik yang menjadi idola remaja. dan mereka berinteraksi tanpa pernah bertemu satu sama lain.

Mungkin Fenomena ini belum banyak ada di Indonesia, namun kita perlu mewaspadainya mulai dari sekarang. Menjaga interaksi yangbaik dengan keluarga juga merupakan usaha pencegahan, keterbukaan satu sama lain, support, serta mau mendengarkan merupakanbantuan yang tepat bagi orang terutama dalam keluarga kita supaya mereka tidak semakin tertekan hingga ahkirnya terjerumus ke hal2 negatif

http://forum.viva.co.id/sosial-dan-budaya/443951-hikikomori-korban-penindasan-di-jepang.html

Sedikit Kelakuan Remaja Sekarang di Jejaring Sosial FB

Beginilah saat anak muda sekarang yang tak mungkin tak pernah mengenal agama. Parah emang, tp inilah nyata dari kehidupan para muda mudi sekarang. Ceritanya ni saat akun Facebook seorang cew menulis tentang cew berkerudung dengan tingkah sombong. Dan terjadilah koment² antar temen² si empunya akun.

Ni translate dari koment yang bertanda karena tu pakek bahasa jawa, jd ane translate jd bahasa Indoneisa yang mudah di mengerti tapi belum tentu baik dan benar ;) hehehehehehee....

"Ceramah kok di FB, apa (Giatel = bahasa jorok yg menurut saya jika pakei bahasa indonesia setara dengan kata Anjing). Kok Alloh di bawa² ke FB, emang Alloh FB'an."
 
http://forum.viva.co.id/showthread.php?t=264135

Pasangan Remaja Lesbian Ditembak, Satu Tewas Lainnya Sekarat


Mollie Judith Olgin (kanan) dan Mary Christine Chapa (kiri).

Dua remaja perempuan yang merupakan pasangan lesbian ditembak berulang kali dan membuat satu tewas dan lainnya kini sekarat dan dalam kondisi serius. Demikian diberitakan The Sun, Kamis (28/6/2012).

Mollie Judith Olgin (19) dan kekasihnya Mary Christine Chapa (18) ditemukan dengan luka tembak di sebuah taman di wilayah Corpus Christi, Texas, Amerika Serikat (AS). Mary, yang masih selamat, dilarikan ke RS namun dalam kondisi serius.

Polisi mengeluarkan pernyataan bahwa kemungkinan ada kaitan antara seksualitas dua remaja putri itu dan kasus penembakan yang mereka alami. Namun, mereka akan terus melakukan penyelidikan dan menduga ada pihak lain yang ikut terlibat.'

Kepala kepolisian setempat, Randy Wright, mengatakan bahwa ini bukan penembakan biasa dan sepertinya ada sesuatu yang terlibat dalam aksi ini. Berita penembakan ini kemudian menyebar di AS melalui situs pertemanan antara lain Facebook dan Twitter.

sumber 

Pemicu Gadis Remaja Berani Berhubungan Seks di Luar Nikah

@Ikadanews - Pemicu Gadis Remaja Berani Berhubungan Seks di Luar Nikah - Kasus gadis remaja yang melakukan hubungan seks di luar nikah semakin banyak terdengar. Masalah ini tak hanya dialami di tanah air, namun juga dialami oleh banyak negara di berbagai belahan bumi.
Maraknya tontonan berbau seks dan mudahnya akses internet untuk mendapat berbagai macam konten agaknya memicu remaja melakukan seks di luar nikah.
Seperti dilansir mid-day.com,  berikut adalah faktor-faktor yang berperan dalam peningkatan kasus gadis remaja yang melakukan seks di luar nikah.

1. Orangtua yang cuek
Orangtua yang menutup mata terhadap perilaku dan tindakan anak remajanya justru makin mendorong remaja untuk berhubungan seks. Demikian kesimpulan sebuah penelitian yang mencoba mencari kaitan antara pengasuhan dengan peningkatan aktivitas seksual pada remaja.
“Belum ditemukan kaitan antara orangtua yang sangat mengontrol perilaku anak-anaknya dengan peningkatan aktifitas seksual pada remaja. Meskipun demikian, anak-anak tetap perlu diberi kebebasan,” kata peneliti, Rebekah Levine Coley.

2. Konsumsi alkohol
Kebiasaan minum alkohol atau minuman keras membuat remaja tak bisa mengendalikan perilakunya, termasuk dalam melakukan aktifitas seks. Akibatnya bisa berisiko terkena penyakit menular seksual.

3. Bacaan remaja yang bermuatan seks

Membaca buku adalah kebiasaan yang baik. Tapi sebuah penelitian menemukan bahwa buku remaja populer terkadang memuat kisah-kisah seksual yang eksplisit. Artinya, orangtua perlu memantau bahan bacaan remaja gadisnya. Tidak semua bahan bacaan baik untuk dibaca.
“Buku yang ditujukan untuk anak berusia 12 13 tahun tak kalah menariknya dengan bacaan untuk usia 14 tahun ke atas. Apalagi, seks yang sehat, aman dan konsekuensi dari hubungan seks hampir tidak pernah disebutkan dalam novel,” kata Sarah Coyne, psikolog di Universitas Brigham Young.

4. Perilaku lesbianisme pada remaja meningkat
Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa jumlah gadis remaja yang melakukan kontak seksual dengan sesama wanita makin banyak dibanding sebelumnya. Menurut data statistik, 11% gadis berusia 17 tahun telah melakukan kontak seksual dengan gadis remaja lain. Padahal pada tahun 2002, angkanya hanya 5%.

5. Gadget
Sebuah penelitian menemukan makin banyak gadis yang menginjak usia awal remaja melakukan sexting, yaitu mengirimkan SMS dengan kata-kata bermuatan seks. Bahkan remaja putri ini juga mengirim foto seksinya kepada pacar.
“Jumlah pelaku sexting terus meningkat. Kami menemukan banyak bukti gadis remaja berusia 12 13 tahun dipaksa mengirimkan foto seksinya oleh pacar,” kata Jon Brown, kepala program kekerasan seksual National Society for the Prevention of Cruelty to Children (NSPCC) di Inggris.

6. Bermasalah dengan berat badan

Sebuah penelitian menemukan bahwa kelebihan berat badan atau bagaimana para gadis remaja memandang berat badannya sendiri berperan penting dalam melakukan hubungan seks yang berisiko.
Peneliti dari Universitas Pittsburgh menemukan bahwa remaja wanita yang aktif secara seksual dan kelebihan berat badan atau merasa dirinya kelebihan berat badan lebih kecil kemungkinannya menggunakan kondom dibandingkan yang merasa berat badannya normal.

sumber

Inilah 7 Hal Yang mulai Luntur pada diri remaja Indonesia Sekarang

1.Bilang Permisi
Kata ” Permisi ” . Mengucapkan kata permisi bila melewati orang di depan orang tua,oranglain,daerah-daerah angker meski kita tidak mengenalnya.namun kenyataannya sekarang Permisi merupakan kata asing bagi anak jaman sekarang padahal bila kita membiasakan diri membiasakannya untuk mengucapkannya. Kata ini tidaklah sulit untuk dilafalkan, namun kenyataannya sangat tidak kebanyakan anak jaman sekarang yang menggunakannya.


2.Cium Tangan Orang Tua
Merupakan bentuk penghormatan dari menyesuaikan diri dengan budaya yang dikenal masyarakat, maka hal itu baik, karena menunjukkan bahwa kita memiliki tata etika dan sopan santun yang sesuai dengan metode masyarakat dan juga kebiasaan yang berlaku di dalam suatu budaya atau tata nilai masyarakat tertentu..
 
3.Makan Bersama keluarga
Makan bersama keluarga penting karena menabah keharmonisan hubungan keluarga sehingga anak-anak mengerti atas pentingnya makanan sehat. Mereka tidak terlalu banyak mengkonsumsi permen, gorengan, soda, dan makanan tidak sehat lainnya dan menumbuhkan sifat berbagi.
Budaya ini sudah muncul sejak jaman Adam dan Hawa.Mereka berbagi buah pengetahuan bersama. Inilah konsep yang sebenarnya ingin disampaikan lewat makan bersama, yaitu kebersamaan dan saling berbagi. Saat belum ada catering, dan nasi paketan, yang ada hanyalah prasmanan. Sejak jaman Bani Israel berperang, makanan dimasak di dapur umum, dan makanan dibagikan menurut porsinya. Ketikasatu keluarga makan bersama di meja makan. Ada nasi, sayur, dan lauknya di sana.
Makan bersama pada intinya adalah berbagi. Bahkan Mafia atau Yakuza membiasakan diri untuk makan bersama demi mendekatkan diri dan berkomunikasi.
 
4.Menggunakan lampu Sein/Riting pada Motor/Mobil
Sering kali waktu kita berkendaraan baik itu memakai kendaraan motor atau mobil pas didepan kita ada orang sering kali mereka belok atau berputar tidak mengunakan lampu sein yang dimaksud padahal komponen itu sangatlah penting waktu kita hendak berbelok atau berputar namun sering tidak digunakan (Kebanyakan Sih si ABABIL GAN )
Lampu Riting adalah komponen penting kendaraan bermotor, karna lampu ini adalah suati indikator suatu kendaraan untuk bnerbelok ke kiri maupun ke kanan, sehingga akan menghindarkan kendaraan dari kecelakaan. bahkan saking pentingnya komponen ini, Polisi akan menilang kalian jikakalian ketahuan mengendarai kendaraan bermotor tanpa lampu riting/sein di jalan raya.
 
5.Minta maaf/ Bilang maaf
Kalau berbuat kesalahan atau berjanji tapi tak ditepati, apa kira-kira yang akan anda lakukan kepada teman, pacar, orangtua, orang lain, ataupun Tuhan anda ? Minta MAAF.
Biasanya kita langsung meminta maaf, dan menyebutkan alasannya walaupun itu merendahkan marbabat kita:maho.
Adapun Langkah2 Minta Maaf Kepada Kekasih dari laman She Knows :
1.Jangan ditunda-tunda
Setelah menyadari telah melakukan kesalahan, jangan ragu meminta maaf. Pasangan bisa merasa kecewa jika Anda menunda-nunda mengakui kesalahan Anda dan minta maaf. Lagipula, bila pasangan berbuat salah tentu Anda juga tak ingin menunggu lama hingga dia minta maaf, kan?
Makin lama Anda menunggu, makin sulit mengucap kalimat permintaan maaf. Jadi, sisihkan harga diri Anda dan segera meminta maaf.
2. Membuat janji perdamaian
Jika kata-kata maaf yang Anda ucapkan tidak bisa membuat dia yakin, Anda bisa melakukan cara lain untuk memuluskan permintaan maaf. Tawarkan si dia untuk makan malam berdua atau nonton film favoritnya. Atau, Anda juga bisa memberikan si dia kejutan, misalnya dengan memasakkan makanan kesukaannya atau membelikan barang yang sudah ia idam-idamkan dalam beberapa lama.
3. Bersabar
Jangan langsung berharap si dia bisa langsung memaafkan Anda. Hal ini tergantung dari seberapa besar kesalahan dan seberapa dalam Anda membuatnya merasa kesal. Ia mungkin butuh waktu untuk mendinginkan kepala, dan merenungkan permintaan maaf Anda.
Jadi, berikan dia ruang. Setelah meminta maaf, jika si dia belum mau bicara, lebih baik tinggalkan si dia sendiri. Cara ini juga bertujuan mencegah Anda untuk memaksanya menerima kata maaf Anda, yang justru bisa menimbulkan konflik baru.
 
6.Menggunakan bahasa inodonesia yang baik dan benar
Nah ini gan yang seringkita lihat diMukaBuku atau khususnya di berbagai isi sms yang hurup pada katanya mengunakan angka contohnya TS G4nt3ng ,orang yang mengunakannya sering disebut ALAY.
Berikut penjelasannya gan
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi Republik Indonesia[1] dan bahasa persatuan bangsa Indonesia.Dari sudut pandang linguistik, bahasa Indonesia adalah salah satu dari banyak ragam bahasa Melayu.[3] Dasar yang dipakai adalah bahasa Melayu Riau (wilayah Kepulauan Riau sekarang)[4] dari abad ke-19. Dalam perkembangannya ia mengalami perubahan akibat penggunaanya sebagai bahasa kerja di lingkungan administrasi kolonial dan berbagai proses pembakuan sejak awal abad ke-20. Penamaan “Bahasa Indonesia” diawali sejak dicanangkannya Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928, untuk menghindari kesan “imperialisme bahasa” apabila nama bahasa Melayu tetap digunakan.[5] Proses ini menyebabkan berbedanya Bahasa Indonesia saat ini dari varian bahasa Melayu yang digunakan di Riau maupun Semenanjung Malaya. Hingga saat ini, Bahasa Indonesia merupakan bahasa yang hidup, yang terus menghasilkan kata-kata baru, baik melalui penciptaan maupun penyerapan dari bahasa daerah dan bahasa asing
Terakhir Gan yang Paling Penting
 
7.Berdoa Dalam Melakukan Sesuatu (Mau makan,Berangkat Sekolah,Tidur dan Lain2 Menurut Agan)
BERDOA – yang secara etimologis berarti “meminta kepada Allah” mempunyai tujuan-tujuan yang bukan saja bersifat ukhrawi, melainkan juga bersifat duniawi. karena doa bukanlah untuk kepentingan Allah melainkan untuk kepentingan manusia itu sendiri. Kalaupun kita berdoa untuk memohon segala “sesuatu yang kita butuhkan”, “yang kita inginkan” ataupun hanya “untuk menenangkan diri dari segala kesusahan”, namun doa mempunyai beberapa faidah yang tak terhingga.
 
 kaskus

Baca : Kisah Remaja Usia 20 Tahun Yang Hidup Dalam Tubuh 160 Tahun

@Ikadanews - Baca : Kisah Remaja Usia 20 Tahun Yang Hidup Dalam Tubuh 160 Tahun - Sungguh malang apa yang dialami oleh Dean Andrews, di usia yang baru beranjak 20 tahun, tubuhnya sudah menua, hampir sama dengan tubuh manusia berusia 160 tahun.

Kenyataan pahit ini harus diterima oleh Dean akibat penyakit langka yang dideritanya. Dean diketahui mengidap penyakit Hutchinson Gilford Progeria Syndrome (HGP), sebuah penyakit sangat langka yang membuat pertumbuhan tubuhnya delapan kali lebih cepat dari biasanya.

Di dunia ada sekitar 74 penderita yang mengidap penyakit ini, dan ajaibnya, Dean menjadi orang kedua yang mampu bertahan cukup lama.
Saat ini Dean menjalani sebagian besar waktunya di rumah dalam perawatan ibu serta petugas medis yang secara reguler memeriksannya. Dokter mengklaim tidak tahu sampai kapan Dean bisa bertahan.

Meski mengidap penyakit serius, Dean tetap optimis menjalani hidupnya. Di usianya yang ke-20, Dean telah melakukan berbagai hal yang dia inginkan, mulai dari belajar mengendarai mobil, merajah tubuhnya, ikut kursus mekanik di Universitas, bahkan bertunangan.

"Aku tidak akan membiarkan kondisi yang kualami menghalangi kehidupan saya. Saya selalu mencoba apapun yang orang lain lakukan pada umumnya, bahkan walau pada akhirnya gagal, setidaknya saya sudah mencoba," katanya seperti yang dilansir oleh Daily Mail, Rabu (25/04/2012).

Dean mengungkapkan salah satu rahasianya dapat bertahan adalah keluarga dan orang-orang yang selalu mendukung dirinya.

"Keluargaku selalu mengijinkan apa yang aku ingin lakukan, aku juga memiliki sahabat yang mendukung. Aku sangat beruntung karena mereka melakukan apapun yang mereka bisa untuk membuatku bahagia," pungkasnya. 

Venus Palermo : Gadis Remaja yang Bercita-cita Menjadi Boneka

@Ikadanews - Venus Palermo : Gadis Remaja yang Bercita-cita Menjadi Boneka - Gadis remaja yang bernama Venus Palermo ini memiliki cita-cita menjadi sebuah boneka. Terdengar aneh karena berbeda dengan gadis umumnya. Gadis yang berasal dari London, Inggris ini begitu terobsesi menjadi sebuah boneka, bahkan dia mempelajari cara berjalan, berbicara, dan berbusana agar terlihat seperti boneka. Melalui akun Venus Angelic di youtube, ia mengupload video tentang bagaimana cara agar tampil menjadi boneka. Sekarang video-videonya telah tersebar mendunia dan menjadikannya artis di dunia maya karena kemiripannya dengan boneka hidup.

Pergaulan remaja berusia 15 tahun ini begitu terbatas. Dia hanya menjalani hidupnya di rumah, dan sekolah. dia hanya mendapatkan ribuan teman melalui Internet.

Venus mengatakan bagi siapa yang mau bergabung dengan grupnya, mereka akan mendapatkan tips darinya agar terlihat seperti boneka. Dia menghabiskan uang 120 poundsterling atau sekira Rp1,7 juta tiap bulannya hanya untuk membeli pakaian dan berdandan.

Anehnya, ibu Venus tidak melarang kebiasaan anaknya ini, dia bahkan mendukungnya.
"Saya mendukung dia. Saya akan lebih khawatir jika dia bergaul dengan orang yang tidak jelas dan pulang dalam keadaan mabuk lalu hamil. Dia hanya seorang gadis cantik yang senang terlihat manis," ujar Ibunda Venus, Margaret. 

Lihat : Budaya Pergaulan Bebas Remaja Di Berbagai Belahan Dunia

@Ikadanews - Lihat : Budaya Pergaulan Bebas Remaja Di Berbagai Belahan Dunia - Guys,,tau gak setiap daerah ato negara yang ada memilki budaya-budaya tersendiri termasuk pergaulan anak remaja, some info buat kalian yang pengen tau gimna sih pergaulan remaja di tempat lai,, chek it out!



Amerika Serikat
Penanggulangan Penyakit dan Pencegahannya (CDC) yang berada di Amerika menyebutkan bahwa 3,2 juta remaja Amerika yang berumur 14-19 tahun, terjangkit penyakit menular seksual, dan angka tersebut secara prosentase telah mencakup 26% dari jumlah total remaja perempuan di usia tersebut.

Sebagaimana diketahui, bahwa remaja Amerika amat akrab dengan budaya pergaulan bebas, dimana pergaulan terhadap lawan jenis tidak mimemiliki batas yang jelas. Dan negara pun mendukung budaya itu, sehingga tidak ada hak bagi orang tua untuk melarang aktivitas kebebasan anak-anak mereka. Budaya ini memiliki andil yang cukup besar dalam penularan penyakit seksual di negara itu

Australia
Tingkat kenakalan remaja di Australia lebih tinggi ketimbang remaja di Amerika Serikat. Penelitian lembaga "Murdoch Children's Research Institute" di Australia dan Universitas Washington, AS, menemukan fenomena kenakalan remaja di kedua negara tersebut dengan mewawancarai 4.000 pelajar berusia antara 12 dan 16 tahun di Victoria, Australia, dan di Washington State, AS.

Indonesia
Indonesia mendefinisikan pergaulan bebas adalah salah satu bentuk perilaku menyimpang, “bebas” yang dimaksud adalah melewati batas-batas norma ketimuran yang ada. Masalah pergaulan bebas di Indonesia sering kita dengar dari lingkungan mana pun, baik dari media massa. Telah jelas bagi kita tidak adanya Rancangan pembentrukan Undang-Undang legalisasi aborsi, karena hal itu bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Agama, dan Hukum yang berlaku. Legalisasi aborsi akan mendorong pergaulan bebas lebih jauh dalam masyarakat. Data statistik nasional mengenai penderita HIV/AIDS di Indonesia menunjukkan bahwa sekitar 75% terjangkit hilangnya daya tubu hpada usia remaja.

Jepang
Daerah Niigata, salah satu kota indah di Tokyo sedang marak dengan tren rok mini (minisuka). Pelajar wanita di Niigata seakan merasa “lazim” mengenakan rok mini, padahal pihak sekolah dan orang tua melarangnya. Bahkan saat terjadi razia, mereka membawa rok ganti yang lebih panjang, dan setelah razia, mereka memakai kembali rok mini itu. Remaja Jepang memiliki etika ketika berpacaran. Mereka akan menganggap remeh orang yang saat berpacaran namun masih menjaga virginity-nya. Jadi, mereka memiliki ketentuan ketika berpacaran mereka harus melakukan seks bebas dengan kekasihnya.

Adapun pelecehan seksual banyak terjadi di Jepang, terutama bagi kalangan wanita. Contohnya, pria mesum, ketika di supermarket mengambil kesempatan saat wanita ber-rok mini sedang sibuk berbelanja dan pria tersebut mencoba memotret celana dalam wanita tersebut. Hal yang sama terjadi pula di sebuah Shinkansen (kereta listrik), ketika para penumpang sedang berdesakan di dalamnya, para pria mesum atau lebih dikenal dengan molester menggunakan kesempatan tersebut dengan melakukan hal-hal yang tidak senonoh terhadap wanita. Hal-hal diatas tersebut merupakan contoh-contoh pergaulan bebas menurut pengertian Jepang. Pergaulan bebas remaja di Jepang dapat dikategorikan sebagai pergaulan yang sangat bebas, namun mereka masih menganut tradisi kuno Jepang yang dikenal cukup disiplin.

Afrika
Pergaulan bebas di kalangan masyarakat Afrika Selatan di kawasan-kawasan perkotaan dan penindasan budaya kaum kulit hitam sewaktu era apartheid telah mengakibatkan hilangnya cara hidup lama di kota-kota di sini. Namun, budaya kulit hitam masih ada di kawasan pedesaan. Beberapa perbedaan budaya tetap ada diantara etnis-etnis di sana, seperti adat perkimpoian dan hukum adat mereka. Tetapi pada umumnya, tradisi masyarakat kulit hitam adalah berlandaskan kepercayaan kepada dewa-dewa yang perkasa serta maskulin, semangat nenek-moyang dan kuasa-kuasa gaib.
Poligami juga dibenarkan dan "lobolo" (mas kimpoi) biasanya akan dibayar. Kerbau memainkan peranan penting dalam kebanyakan budaya, sebagai simbol kekayaan dan hewan korban. Pergaulan yang positif pun tidak berjalan secara lancar, seks bebas terjadi dimana-mana. Adapun sebuah acara/upacara, yang pada akhirnya mereka bermabuk-mabukan, sehingga lepas kontrol akan kelakuan mereka dan tidak menutup kemungkinan hal ini menuntun mereka ke dalam seks bebas. Seks yang dimaksud dapat dilakukan dengan siapa pun, bahkan seorang wanita dapat bersemalam dengan beberapa pria.

Eropa
Dapat kita katakan bahwa Eropa merupakan titik awal dari tersebarnya pergaulan bebas. Budaya Eropa cenderung bersifat bebas, terlebih dari segi agama yang berbeda dengan anutan Islami, juga memiliki sudut pandang yang sangat terbuka.
Dalam kehidupan kesehariannya, setiap mahasiswa di Eropa menerima bungkusan “biru” yang berisi satu set lengkap peralatan persiapan untuk melakukan seks, di antaranya adalah kondom. Pemberian tersebut gratis, tanpa bayar. Hal ini menunjukkan betapa terbukanya mereka dengan hal-hal yang dianggap tabu oleh masyarakat timur.
Adapun masyarakat di sana tidak hanya melakukan “pergaulan” dengan lawan jenis, namun ada beberapa kumpulan orang yang dengan bangganya disebut sebagai “homo” taupun “lesbi”.

Timur Tengah
Berbeda halnya dengan Eropa, negara-negara di timur tengah terkesan sangat tertutup, terutama di Saudi Arabia. Ketekunan akan menjalani aturan Islami sangatlah kental, menyebabkan adanya jarak penutup atau pemisah disetiap lawan jenis. Wanita diwajibkan berhijab (menutup aurat) dan kebanyakan memakai cadar, ini merupakan bukti adanya aturan yang melarang kaum hawa bergaul bebas dengan kaum adam. Pergaulan dalam konteks Islami sangatlah tidak sama dengan apa yang ada di negara barat. Seperti bersentuhan kulit secara langsung sangat tidak dibolehkan oleh Islam, karena bukan muhrim. Dengan ini, otomatis pacaran pun diharamkan.
Namun, semua peraturan tidak sepenuhnya dipatuhi sebagaimana watak manusia. Banyak terjadi penyimpangan-penyimpangan termasuk pelecehan kaum wanita. Kehidupan yang tertutup seperti itu kadang kala membuat para pria tidak terbiasa untuk melihat wanita. Hal ini dapat menyebabkan banyak hal.

Wajib Baca 8 Mitos Seks Bagi Para Remaja

@Ikadanews.info - Wajib Baca 8 Mitos Seks Bagi Para Remaja - Remaja bicara seks? Ini bukan sesuatu yang baru lagi. Tetapi sumber informasi seks yang benar memang masih belum banyak diketahui, atau kalaupun ada, remaja masih kesulitan untuk mengaksesnya. Sehingga yang banyak beredar adalah informasi-informasi yang tidak tepat tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas remaja.

Banyak sekali mitos-mitos yang masih dipercaya, yang bisa jadi membawa remaja makin jauh dari jangkauan informasi yang benar tentang seksualitas dan kesehatan reproduksi, termasuk aktivitas seksual yang sudah dijalani oleh sebagian remaja. Bisik-bisik diantara remaja soal lutut yang kopong dan cara jalan yang bisa menggambarkan status keperawanan, sudah sering kita dengar. Semua itu kok bisa ya dipercaya oleh remaja kita?

Berikut ini adalah sebagian mitos-mitos seksualitas yang banyak beredar di sekitar remaja kita hasil dari inventarisasi lembaga KISARA (Kita Sayang Remaja) dan mungkin juga menjadi pendapat kita selama ini:

1.Berhubungan seks dengan pacar merupakan bukti cinta.
Faktanya, berhubungan seks bukan cara untuk menunjukan kasih sayang pada saat masih pacaran, melainkan karena disebabkan adanya dorongan seksual yang tidak terkontrol dan keinginan untuk mencoba-coba. Rasa sayang kita dengan pacar bisa ditunjukkan dengan cara lain.

2.Hubungan seks pertama kali selalu ditandai dengan keluarnya darah dari vagina.
Faktanya, tidak selalu hubungan seks yang pertama kali itu keliahatan berdarah. Apabila komunikasi seksual terjalin dengan baik dan hubungan seksual dilakukan dalam keadaan siap dan disertai foreplay yang cukup bisa tidak memunculkan adanya perdarahan.

3.Loncat-loncat setelah berhubungan seks tidak akan menyebabkan kehamilan.
Faktanya, ketika spermatozoa sudah memasuki vagina, maka spermatozoa akan mencari sel telur yang telah matang untuk dibuahi. Loncat-loncat tidak akan mengeluarkan spermatozoa. Jadi, tetap ada kemungkinan untuk terjadinya pembuahan atau kehamilan.

4.Selaput dara yang robek berarti sudah pernah melakukan hubungan seksual atau tidak perawan lagi.
Faktanya tidak selalu demikian. Selaput dara merupakan selaput kulit yang tipis yang dapat meregang dan robek karena beberapa hal. Selain karena melakukan hubungan seks, selaput dara juga bisa robek karena melakukan olah raga tertentu seperti naik sepeda dan berkuda. Karena itu, robeknya selaput dara belum tentu karena hubungan seks, malah ada juga perempuan yang sudah menikah dan berhubungan seks berkali-kali tapi selaput daranya masih utuh dan tidak koyak karena selaput daranya elastis.

5.Dorongan seksual laki-laki lebih besar daripada perempuan.
Faktanya, dorongan seksual merupakan hal yang alamiah muncul pada setiap individu pada umumnya dimulai saat ia menginjak masa pubertas (karena mulai berfungsinya hormon seksual). Dan ini sangat wajar dan seimbang baik pada laki-laki maupun perempuan. Faktor yang mempengaruhi dorongan seksual antara lain kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual. Dorongan seksual perempuan sering disebut-sebut lebih kecil dari laki-laki kerena lingkungan menganggap perempuan yang mengekspresikan dorongan seksualnya adalah perempuan yang “nakal atau kurang baik” , sementara laki-laki tidak pernah dipermasalahkan.

6.Perempuan yang berdada besar dorongan seksualnya besar.
Faktanya tidak seperti itu. Secara medis, tidak ada hubungan langsung antara ukuran payudara dengan dorongan seksual seseorang. Dorongan seksual itu ditentukan oleh kepribadian, pola sosialisasi, dan pengalaman seksual (melihat, mendengar, atau merasakan suatu rangsangan seksual).

7.Sering masturbasi bisa membuat mandul.
Faktanya, secara medis masturbasi tidak menggangu kesehatan fisik selama dilakukan secara aman (tidak sampai menimbulkan luka atau lecet). Resiko fisik biasanya berupa kelelahan. Pengaruh masturbasi biasanya bersifat psikologis, seperti perasaan bersalah, berdosa dan kadarnya berbeda-beda bagi setiap orang. Kemandulan justru biasanya akibat dari IMS (infeksi menular seksual) atau penyakit lainnya seperti kanker atau karena sebab fisik lainnya misalnya kualitas sperma yang kurang baik.

8.Minuman bersoda akan dapat mempercepat selesainya menstruasi.
Faktanya, menstruasi adalah proses pendarahan yang disebabkan luruhnya dinding rahim sebagai akibat tidak adanya pembuahan. Sakit tidaknya atau lancar tidaknya menstruasi seseorang selain dipengaruhi oleh hormon juga dipengaruhi faktor psikis, bukan karena minum minuman bersoda.

Mitos-mitos tersebut ternyata memang sudah hidup subur di masyarakat. Pengaruh mitos-mitos tersebut masih sangat kuat, bahkan juga di antara para remaja yang justru lagi giat-giatnya mencari informasi tentang seks dan kesehatan reproduksi. Banyak yang mempercayainya sehingga tidak jarang kita temui kasus-kasus yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi bermula dari keyakinan dari mitos-mitos tersebut. Hal itu terjadi karena tidak lengkapnya informasi tentang kesehatan reproduksi yang bisa diakses oleh remaja, baik melalui lembaga formal seperti sekolah, keluarga atau masyarakat pada umumnya.

Sekarang tergantung kepada diri remajanya masing-masing, karena mereka yang akan menjalaninya nanti. Apakah akan menelan mentah-mentah mitos tersebut ataukah akan mencermatinya lebih lanjut guna memastikan kebenarannya. Kalau kita masih terpengaruhi dengan mitos-mitos diatas, yang rugi ya diri kita sendiri. Dan bagi yang sudah mengetahui fakta yang sebenarnya, silakanlah tetap yakin dengan kebenarannya, jangan goyah. Bahkan cobalah ikut serta untuk menginformasikan fakta-fakta ini ke rekan-rekan remaja yang lainnya sehingga semakin banyak remaja yang mengerti dan makin bertanggung jawab dengan segala perilaku dan pilihannya.