@Ikadanews - Inilah 5 Bentuk Dari Sihir Yang Dapat di Buktikan Dengan Ilmu Pengetahuan - Penyihir, peramal telah melakukan penipuan bodoh selama berabad-abad menggunakan tipuan rumit untuk mensimulasikan kekuatan fantastis. Tapi sekarang semua dapat dibuktikan dengan ilmu pengetahuan.
Berikut ini adalah teknologi yang jika juragan bisa membawanya kembali ke masa lalu, juragan akan benar-benar menjadi kaya raya dengan "cendol" sebagai seorang penyihir.
# 5 Mind Reading ( Membaca Pikiran )
Bagaimana ini bisa di buktikan ???
Para ilmuwan di Berkeley University menyimpulkan bahwa mesin MRI memberikan gambaran yang cukup jelas tentang apa yang dilakukan otak. Jadi, MRI ini hanya membandingkan apa yang dilakukan otak ketika berada dalam keadaan pikiran yang berbeda, Agan akhirnya dapat melihat pikiran Agan sendiri. dan Ilmuwan ini sudah mampu membuat mesin "melihat" kata apa yang Anda pikirkan, dan score ketepatannya 90 persen, dan meraka punya prediksi dalam 20 tahun akan ada industri berkembang pesat di bidang telepati tengkorak - blocking implan........
# 4 Telekinesis (mengerakkan Benda Dengan Pikiran)
Bagaimana ini bisa di Buktikan ???
Sekitar lima tahun yang lalu, sekelompok ilmuwan berhasil menerjemahkan sinyal otak manusia digunakan untuk mengendalikan tangan mereka. Karena para ilmuwan sama-sama terkejut dan terkagum - kagum dengan hasil yang mereka dapatkan akhirnya mereka secara tidak bertanggung jawab menggunakan penemuan ini untuk menanamkan microchip pada otak monyet yang memungkinkan mereka untuk memindahkan kursor komputer dengan otak mereka.......
# 3 Alchemy (Alkimia)
Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sains telah membuat lompatan monumental sejak era ketika alkimia dianggap sebagai metode kedua paling menjanjikan memperoleh emas setelah "menangkap leprechaun." Kita sekarang tahu bahwa emas adalah suatu unsur yang hanya memiliki tiga lebih sedikit proton. Jika Anda bisa mengubah itu entah bagaimana, dengan menggunakan SAINS ...
Oh, sebenarnya ilmuwan agak terlambat untuk yang satu ini. Kembali pada tahun 1980, seorang ilmuwan bernama Glenn Seaborg sengaja membuat emas dari bismut, menggunakan metode pencabut proton (Rumit gan...).
# 2 Palm Reading (Membaca Garis Tangan)
Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Tangan Agan benar-benar merupakan sebuah tambang emas informasi tentang genetika dan kesehatan secara keseluruhan. ilmu pengetahuan sebelumnya telah menjelaskan bagaimana para peneliti telah menyimpulkan bahwa panjang jari dapat menentukan perilaku seksual, alias Teori Rasio Angka.
Tapi sidik jari Agan juga mengandung beban informasi tentang kelainan genetik tertentu. Sebagai contoh, jika Agan memiliki sesuatu yang disebut " ulnaris Swirls "sangat mungkin Agan memiliki sindrom Down........
# 1 Fortune Teller (Meramal Masa Depan)
Bagaimana ini bisa dibuktikan ???
Sepertinya satu-satunya di antara Agan - Agan dan komputer jika bisa disetarakan dengan bola kristal adalah (software) perangkat lunak yang tepat dan berjalan sesuai dengan yang di harapkan, dan bekerja sepanjang waktu.
Dua krisis yang sedang berlangsung sekarang: Pemanasan Global, ternyata dengan mengembangkan model (software) yang lebih akurat agan dapat untuk memprediksi tren pemanasan, dan Krisis keuangan baru-baru ini yang terjadi ternyata sudah diprediksi sebelumnya akan datang. dan Anehnya, di masa depan dengan teknik yang sama dapat digunakan untuk memprediksi keduanya..............
Cari Artikel Disini
Home » ilmu
Showing posts with label ilmu. Show all posts
Showing posts with label ilmu. Show all posts
Sebuah Misteri Rahasia Kekuatan Ilmu Santet
@Ikadanews.info - Sebuah Misteri Rahasia Kekuatan Ilmu Santet - Pada dasarnya ilmu santet adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memasukkan benda atau sesuatu ke tubuh orang lain dengan tujuan menyakiti.
Benda ini bisa saja misalnya sebuah paku atau seekor binatang berbisa yang dikirim secara gaib untuk dimasukkan ke tubuh seseorang dengan tujuan menyakiti orang tersebut.Seperti ilmu-ilmu lain yang ada di dunia, santet bisa merupakan ilmu putih atau ilmu hitam tergantung dari penggunaan ilmu ini apakah untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Tetapi dalam aplikasinya ilmu putih ini dipadukan dengan ilmu-ilmu lain sehingga bisa dikatakan diselewengkan (dihitamkan) oleh pelakunya, misalnya yang aslinya digunakan untuk menidurkan bayi yang rewel agar bisa terlelap, oleh maling ilmu ini diselewengkan untuk menidurkan calon korbannya.
Ilmu untuk meluluhkan hati orang yang keras atau kalap tetapi diselewengkan fungsinya untuk membuat orang lain terlena bujuk rayunya. Kasus yang terakhir ini marak yang umum kita kenal dengan istilah gendam.
Walaupun proses santet yang gaib ini sulit dimengerti secara ilmu pengetahuan, tapi secara logis santet dapat dimengerti sebagai proses dematerialisasi. Pada saat santet akan dikirim, benda-benda seperti paku, jarum, beling, ataupun inatang berbisa ini diubah dari materi menjadi energi.
Kemudian dalam bentuk energi, benda ini dikirim menuju sasaran. Setelah tepat mengenai sasaran, energi ini diubah kembali menjadi materi. Sehingga apa-apa yang tadi dikirim, misalnya beling dan binatang berbisa akan masuk ke tubuh seseorang yang merupakan sasaran santet. Selanjutnya secara otomatis benda-benda yang tadi dimasukkan melalui santet ini akan menimbulkan kesakitan pada tubuh orang yang disantet.
Selanjutnya penulis akan membahas ilmu santet lebih ke arah santet sebagai ilmu hitam. Berdasarkan pengetahuan penulis, ada dua jenis santet menilik dari jenis ekuatan yang dijadikan sumber kekuatannya.
Pertama adalah santet yang dalam prosesnya memanfaatkan kekuatan makhluk gaib seperti jin, setan, dan makhluk gaib lainnya. Dalam pelaksanaannya, pelaku santet akan bekerja sama dengan makhluk gaib sebagai media pengiriman santet.
Untuk mengajak si makhluk gaib untuk dijadikan “kurir” ini tentu saja pelaku antet harus memberikan imbalan sesuai yang diminta oleh sang kurir. Imbalan bisa berupa sesaji khusus yang diperuntukkan makhluk gaib sebagai makanan untuknya.
Imbalan juga dapat berbentuk lain sesuai permufakatan makhluk gaib dengan pelaku santet. Setelah imbalan yang dijanjikan disepakati, maka “sang kurir” pun akan melakukan tugasnya membawa santet menuju sasaran.
Ada kasus misalnya sesaji atau imbalan yang disepakati lalai atau tidak dilaksanakan oleh pelaku santet, maka dalam kasus ini bisa saja si makhluk gaib akan meminta tumbal dari pelaku santet. Sehingga bisa disimpulkan hal ini lah yang merupakan resiko bagi para pelaku santet.
Kedua, adalah santet yang bersumber dari kekuatan batin. Santet dengan metode ini membutuhkan kekuatan batin yang biasanya diperoleh dari laku spiritual.
Pada saat penggunaannya santet dengan kekuatan batin biasanya dibantu dengan kekuatan visualisasi (pembayangan) yang kuat dari pelaku. Misalnya santet dengan menggunakan media bambu apus yang ketika hendak digunakan terlebih dahulu dibacakan mantera-mantera tertentu, setelah itu pelaku santet memusatkan konsentrasi, visualisasi dan berniat menyumbat kubul dan dubur si jabang bayi (sasaran).
Konon, dengan cara demikian, seseorang yang dituju tidak bisa buang air besar maupun air kecil. Sehingga pada hakikatnya kekuatan santet ini bersumber dari memusatan kehendak batin saja. Sedangkan peran dari ritual, seperti membaca mantera atau laku tirakat lain merupakan sarana penunjang yang mampu membantu visualisasi batin sehingga bertambah kuat.
Benda ini bisa saja misalnya sebuah paku atau seekor binatang berbisa yang dikirim secara gaib untuk dimasukkan ke tubuh seseorang dengan tujuan menyakiti orang tersebut.Seperti ilmu-ilmu lain yang ada di dunia, santet bisa merupakan ilmu putih atau ilmu hitam tergantung dari penggunaan ilmu ini apakah untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Tetapi dalam aplikasinya ilmu putih ini dipadukan dengan ilmu-ilmu lain sehingga bisa dikatakan diselewengkan (dihitamkan) oleh pelakunya, misalnya yang aslinya digunakan untuk menidurkan bayi yang rewel agar bisa terlelap, oleh maling ilmu ini diselewengkan untuk menidurkan calon korbannya.
Ilmu untuk meluluhkan hati orang yang keras atau kalap tetapi diselewengkan fungsinya untuk membuat orang lain terlena bujuk rayunya. Kasus yang terakhir ini marak yang umum kita kenal dengan istilah gendam.
Walaupun proses santet yang gaib ini sulit dimengerti secara ilmu pengetahuan, tapi secara logis santet dapat dimengerti sebagai proses dematerialisasi. Pada saat santet akan dikirim, benda-benda seperti paku, jarum, beling, ataupun inatang berbisa ini diubah dari materi menjadi energi.
Kemudian dalam bentuk energi, benda ini dikirim menuju sasaran. Setelah tepat mengenai sasaran, energi ini diubah kembali menjadi materi. Sehingga apa-apa yang tadi dikirim, misalnya beling dan binatang berbisa akan masuk ke tubuh seseorang yang merupakan sasaran santet. Selanjutnya secara otomatis benda-benda yang tadi dimasukkan melalui santet ini akan menimbulkan kesakitan pada tubuh orang yang disantet.
Selanjutnya penulis akan membahas ilmu santet lebih ke arah santet sebagai ilmu hitam. Berdasarkan pengetahuan penulis, ada dua jenis santet menilik dari jenis ekuatan yang dijadikan sumber kekuatannya.
Pertama adalah santet yang dalam prosesnya memanfaatkan kekuatan makhluk gaib seperti jin, setan, dan makhluk gaib lainnya. Dalam pelaksanaannya, pelaku santet akan bekerja sama dengan makhluk gaib sebagai media pengiriman santet.
Untuk mengajak si makhluk gaib untuk dijadikan “kurir” ini tentu saja pelaku antet harus memberikan imbalan sesuai yang diminta oleh sang kurir. Imbalan bisa berupa sesaji khusus yang diperuntukkan makhluk gaib sebagai makanan untuknya.
Imbalan juga dapat berbentuk lain sesuai permufakatan makhluk gaib dengan pelaku santet. Setelah imbalan yang dijanjikan disepakati, maka “sang kurir” pun akan melakukan tugasnya membawa santet menuju sasaran.
Ada kasus misalnya sesaji atau imbalan yang disepakati lalai atau tidak dilaksanakan oleh pelaku santet, maka dalam kasus ini bisa saja si makhluk gaib akan meminta tumbal dari pelaku santet. Sehingga bisa disimpulkan hal ini lah yang merupakan resiko bagi para pelaku santet.
Kedua, adalah santet yang bersumber dari kekuatan batin. Santet dengan metode ini membutuhkan kekuatan batin yang biasanya diperoleh dari laku spiritual.
Pada saat penggunaannya santet dengan kekuatan batin biasanya dibantu dengan kekuatan visualisasi (pembayangan) yang kuat dari pelaku. Misalnya santet dengan menggunakan media bambu apus yang ketika hendak digunakan terlebih dahulu dibacakan mantera-mantera tertentu, setelah itu pelaku santet memusatkan konsentrasi, visualisasi dan berniat menyumbat kubul dan dubur si jabang bayi (sasaran).
Konon, dengan cara demikian, seseorang yang dituju tidak bisa buang air besar maupun air kecil. Sehingga pada hakikatnya kekuatan santet ini bersumber dari memusatan kehendak batin saja. Sedangkan peran dari ritual, seperti membaca mantera atau laku tirakat lain merupakan sarana penunjang yang mampu membantu visualisasi batin sehingga bertambah kuat.
Subscribe to:
Posts (Atom)

