Cari Artikel Disini

Showing posts with label santet. Show all posts
Showing posts with label santet. Show all posts

10 Tanaman Yang Dipercaya Bisa Menangkal Santet

@Ikadanews.info - 10 Tanaman Yang Dipercaya Bisa Menangkal Santet - Khasiat tanaman untuk menolak santet atau kekuatan negatif dari radiasi gaib berasal dari aroma dan aura yang dimiliki atau dikeluarkannya. Berikut ini, beberapa macam tanaman yang selama ini kita kenal memiliki aura penangkal ilmu hitam. Namun, sebagian harus diperhatikan letak tanamannya agar aura yang dimiliki bisa melindungi pemilik rumah.

MAWAR 

Bunga lambang cinta yang batangnya penuh duri ini mempunyai kekuatan menyerap hawa-hawa negatif, termasuk menangkal serangan santet. Hawa negative yang berhasil diserapnya akan langsung dibuang ke dalam tanah. Tapi sebaiknya jangan ditanam di depan rumah. Karena bila ditanam di depan rumah, hawa negatif yang sudah dimasukkan tanah, dikhawatirkan akan dilangkahi atau dilewati penghuni rumah. Bila ini terajdi, si penghuni rumah bisa terkena bencana.

KAKTUS 
Tanaman yang biasa tumbuh di daerah kering ini mempunyai kekuatan sama dengan mawar; mampu menangkal santet dan hawa-hawa negatif lain. Namun kekuatan ini hanya bisa keluar bila ia ditanam atau ditaruh di luar rumah; di belakang, di depan, atau di samping. Bila diletakkan di dalam rumah, bukan kekuatan penolak santet yang keluar, tapi justru bisa menolak datangnya rejeki.

PINANG MERAH 
Tanaman dengan nama ilmiah cyrtostachys lakka ini, juga dipercaya dapat menolak serangan black magic semacam santet yang ditujukan pada penghuni rumah.

KEMUNING JAWA 
Tanaman yang memiliki nama ilmiah Murraya Paniculata ini juga diyakini mampu menolak kekuatan black magic. Selain itu, di dunia obat tradisional, tanaman yang bunganya mirip bunga melati ini biasa digunakan untuk mengobati bisul, rematik, memar, sakit gigi, radang buah zakar, infeksi saluran kencing, dan beberapa penyakit lainnya.

TEBU WULUNG 
Sama seperti pinang merah dan kemuning jawa, ditanam dimanapun, tebu yang kulit batang sampai daunnya berwarna hitam ini dapat menangkal ilmu-ilmu hitam yang mengancam penghuni rumah. Karena tuahnya, beberapa paranormal biasanya menggunakan tanaman bernama latin Saccharum officniarum ini sebagai media penyembuhan.

POHON SERUT 
Pohon yang menjadi salah satu favorit penggemar bonsai ini dapat menghilangkan niat jahat yang mengancam penghuni rumah. Ditanam di bagian rumah manapun, khasiat Camona retusa tersebut akan muncul.

Selain 6 tanaman di atas, ada beberapa tanaman lain yang yang memiliki aura hamper serupa; bisa mengusir dan mendinginkan hawa ‘panas’. Bahkan bias mengusir binatang berbisa dan ancaman maling.

JAMBU DERSONO
 Pohon jambu sejenis jambu air ini memiliki aura yang sangat kuat. Bahkan karena saking kuatnya aura yang dikeluarkan, tanah yang semula ‘panas’, bila ditanami tanaman ini akan berubah menjadi ‘hoki’. Aura yang dimiliki juga bisa mendatangkan rejeki bagi pemiliknyaatau penghuni rumah dimana dia ditanam. Di beberapa kraton, tanaman bernama latin Eugenia malaccencis ini juga menjadi simbol ‘kadersan sih ing sesama’, menggambarkan aksih dan cinta satu sama lain.

COCOR BEBEK
 Dari auranya, tanaman yang mempunyai nama latin Kalanchoe pinnata ini mempunyai kekuatan hampir sama dengan jambu dersono; bisa mendinginkan tanah yang ‘panas’. Di beberapa daerah, cocor bebek biasa dipakai untuk obat sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan beberapa jenis penyakit kulit lain, demam, luka, memperlancar haid, serta obat bisul.

POHON TANJUNG

 Tanaman yang daunnya mirip daun beringin dan berbuah mirip melinjo ini telah sejak lama dipercaya mampu mengusir gangguan ular berbisa. Pohon bernama ilmiah Mimusopselengi ini juga mempunyai makna agar selalu ‘disanjung-sanjung’ selalu.

BAMBU KUNING
 Selain sebagai penghias taman atau pagar rumah, keluarga bambo kuning yang bernama ilmiah bambusa vulgaris ini juga dipercaya mampu menolak maling atau pencuri.

Sebuah Misteri Rahasia Kekuatan Ilmu Santet

@Ikadanews.info - Sebuah Misteri Rahasia Kekuatan Ilmu Santet - Pada dasarnya ilmu santet adalah ilmu yang mempelajari bagaimana memasukkan benda atau sesuatu ke tubuh orang lain dengan tujuan menyakiti.
Benda ini bisa saja misalnya sebuah paku atau seekor binatang berbisa yang dikirim secara gaib untuk dimasukkan ke tubuh seseorang dengan tujuan menyakiti orang tersebut.Seperti ilmu-ilmu lain yang ada di dunia, santet bisa merupakan ilmu putih atau ilmu hitam tergantung dari penggunaan ilmu ini apakah untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Tetapi dalam aplikasinya ilmu putih ini dipadukan dengan ilmu-ilmu lain sehingga bisa dikatakan diselewengkan (dihitamkan) oleh pelakunya, misalnya yang aslinya digunakan untuk menidurkan bayi yang rewel agar bisa terlelap, oleh maling ilmu ini diselewengkan untuk menidurkan calon korbannya.

Ilmu untuk meluluhkan hati orang yang keras atau kalap tetapi diselewengkan fungsinya untuk membuat orang lain terlena bujuk rayunya. Kasus yang terakhir ini marak yang umum kita kenal dengan istilah gendam.

Walaupun proses santet yang gaib ini sulit dimengerti secara ilmu pengetahuan, tapi secara logis santet dapat dimengerti sebagai proses dematerialisasi. Pada saat santet akan dikirim, benda-benda seperti paku, jarum, beling, ataupun inatang berbisa ini diubah dari materi menjadi energi.

Kemudian dalam bentuk energi, benda ini dikirim menuju sasaran. Setelah tepat mengenai sasaran, energi ini diubah kembali menjadi materi. Sehingga apa-apa yang tadi dikirim, misalnya beling dan binatang berbisa akan masuk ke tubuh seseorang yang merupakan sasaran santet. Selanjutnya secara otomatis benda-benda yang tadi dimasukkan melalui santet ini akan menimbulkan kesakitan pada tubuh orang yang disantet.

Selanjutnya penulis akan membahas ilmu santet lebih ke arah santet sebagai ilmu hitam. Berdasarkan pengetahuan penulis, ada dua jenis santet menilik dari jenis ekuatan yang dijadikan sumber kekuatannya.

Pertama adalah santet yang dalam prosesnya memanfaatkan kekuatan makhluk gaib seperti jin, setan, dan makhluk gaib lainnya. Dalam pelaksanaannya, pelaku santet akan bekerja sama dengan makhluk gaib sebagai media pengiriman santet.

Untuk mengajak si makhluk gaib untuk dijadikan “kurir” ini tentu saja pelaku antet harus memberikan imbalan sesuai yang diminta oleh sang kurir. Imbalan bisa berupa sesaji khusus yang diperuntukkan makhluk gaib sebagai makanan untuknya.

Imbalan juga dapat berbentuk lain sesuai permufakatan makhluk gaib dengan pelaku santet. Setelah imbalan yang dijanjikan disepakati, maka “sang kurir” pun akan melakukan tugasnya membawa santet menuju sasaran.

Ada kasus misalnya sesaji atau imbalan yang disepakati lalai atau tidak dilaksanakan oleh pelaku santet, maka dalam kasus ini bisa saja si makhluk gaib akan meminta tumbal dari pelaku santet. Sehingga bisa disimpulkan hal ini lah yang merupakan resiko bagi para pelaku santet.

Kedua, adalah santet yang bersumber dari kekuatan batin. Santet dengan metode ini membutuhkan kekuatan batin yang biasanya diperoleh dari laku spiritual.

Pada saat penggunaannya santet dengan kekuatan batin biasanya dibantu dengan kekuatan visualisasi (pembayangan) yang kuat dari pelaku. Misalnya santet dengan menggunakan media bambu apus yang ketika hendak digunakan terlebih dahulu dibacakan mantera-mantera tertentu, setelah itu pelaku santet memusatkan konsentrasi, visualisasi dan berniat menyumbat kubul dan dubur si jabang bayi (sasaran).

Konon, dengan cara demikian, seseorang yang dituju tidak bisa buang air besar maupun air kecil. Sehingga pada hakikatnya kekuatan santet ini bersumber dari memusatan kehendak batin saja. Sedangkan peran dari ritual, seperti membaca mantera atau laku tirakat lain merupakan sarana penunjang yang mampu membantu visualisasi batin sehingga bertambah kuat.