Cari Artikel Disini

Showing posts with label menderita. Show all posts
Showing posts with label menderita. Show all posts

Menderita Penyakit Langka, Reporter Wanita Ini Tidak Bisa Tersenyum

Menderita Penyakit Langka, Reporter Wanita Ini Tidak Bisa Tersenyum

Reporter televisi lokal Mary King belajar tersenyum lagi setelah sebuah penyakit langka membuat lumpuh separuh wajahnya. King sedang berada di dalam sebuah pesawat di bandara Charlotte, North Carolina, ketika akan segera pergi ke Baltimore pada tanggal 1 Juni yang lalu. Saat itu tiba-tiba ia tidak bisa menggerakkan bibirnya secara bersama-sama. Sisi kanan wajahnya lumpuh. Dia berpikir bahwa dirinya sedang terserang stroke sehingga meninggalkan pesawat dan segera dilarikan ke rumah sakit. Di sini diketahui bahwa ia didiagnosa dengan Bell’s Palsy. Saat perempuan berusia 25 tahun ini berkaca, ia sadar betapa buruk kondisinya saat ini. Mata sebelah kanannya tidak mau berkedip dan mulut sebelah kanannya pun turun sehingga ia tidak dapat tersenyum.



Saat tampil di ABC News’ Good Morning America, perempuan ini menunjukkan keterkejutannya dengan mengatakan semua ini sangat tiba-tiba, menjadikan dirinya terlihat jauh berbeda. Ia terus berpikir bagaimana jadinya bila ia masih seperti ini di hari pernikahannya? Ia juga mengatakan bahwa ia ingin tersenyum karena merasa sangat bahagia namun ia malah terlihat begitu aneh. Bell’s Palsy menyebabkan kelumpuhan pada wajah karena saraf kranial ketujuh meradang atau rusak, hal ini hanya bersifat sementara. Dua minggu setelah gejala awal muncul, ia mulai belajar bagaimana caranya tersenyum kembali dan sekarang setelah tiga minggu berlalu, ia hampir sembuh. King akhirnya kembali bekerja di WIS TV salah satu afiliasi NBC di Columbia, South Carolina. Perempuan ini berkata bahwa ia biasanya berkedip dengan dua mata sekarang, ia tidak bisa mengedipkan mata kanannya. Ia tidak mau terus mengeluh karena memiliki kesempatan untuk pulih kembali adalah suatu anugerah. Walaupun sekarang ia masih belum bisa tersenyum seperti semula, ia sudah belajar sedikit demi sedikit untuk kembali mengembangkan senyum di wajahnya agar tidak tampak aneh.

Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke

@Ikadanews - Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke - ST (45) yang berprofesi sebagai buruh bangunan, dilaporkan ke Mapolres Bungo, karena diduga berselingkuh dengan MR (35) warga Babeko, Bungo, Jambi, Jumat (11/5/2012).

Perselingkuhan terjadi karena MA, suami MR menderita stroke. Kejadian ini dilaporkan oleh Insa Ansori (52), warga Sungai Arang, Bungo, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan MA.

ST yang merupakan warga Blok B, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, diduga telah sering melakukan pertemuan dengan MR. Kabar ini didapat Insa dari istri ST, serta dari MA yang sedang sakit.

Berbekal dari informasi tersebut, Ansori melakukan pengecekan. Akhirnya, pasangan itu ditemukan di Wisma Lintas, Kecamatan Bathin III sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat lalu.

Setelah diinterogasi, ST mengaku telah berselingkuh dengan MR. Akhirnya sekitar pukul 21.30 WIB, Insa melapor ke Mapolres Bungo.

"Saat ini laporan ini masih dalam penyelidikan penyidik. Dua terlapor diamankan untuk kepentingan penyidikan," kata Kabag Ops POklres Bungo Kompol Swittanto Prasetyo, Minggu (13/5/2012).

Telah Ditemukan Mumi yang Menderika Kanker Prostat

@Ikadanews.info - Telah Ditemukan Mumi yang Menderika Kanker Prostat - Seorang profesor American University, Kairo, mengklaim menemukan kanker prostat pada mumi berusia 2.200 tahun. Temuan itu mengindikasikan bahwa kanker dipicu genetika, bukan lingkungan.

Salima Ikram, sang profesor yang merupakan anggota tim peneliti mumi di Portugal selama dua tahun, mengatakan bahwa mumi itu adalah seorang pria yang meninggal saat usia 40-an tahun.

"Kondisi hidup di masa lalu sangat berbeda, tidak ada polutan atau makanan yang dimodifikasi, atau hal-hal yang membawa kita untuk melihat bahwa kanker tak selalu berkaitan dengan faktor industri," katanya, seperti dikutip huffingtonpost.com.

Ikram mengatakan, temuan ini merupakan kasus kanker prostat tertua kedua di dunia. Menurut tim peneliti, kasus tertua pertama berasal dari kerangka seorang raja di Rusia, 2.700 tahun lampau.

Kanker prostat seakan momok bagi pria. Penyakit yang menyerang organ intim pria itu disebut sebagai penyebab kematian pria kedua setelah kanker paru-paru.

Deteksi dini

Seperti dikutip Telegraph, sejumlah ilmuwan di Bristol University berhasil mengidentifikasi dua jenis protein berkadar tinggi yang ditemukan di tubuh pria dengan kanker prostat. Protein ini berkembang di dalam organ dan jaringan tubuh, terutama saat masih di dalam kandungan dan masa kanak-kanak.

Penelitian dilakukan dengan membandingkan kadar protein 2.686 pria dengan kanker prostat dan 2.766 pria sehat.

Dr Mari-Anne Rowlands, ahli epidemiologi kanker yang memimpin penelitian ini mengatakan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan protein itu menjadi satu-satunya penyebab pertumbuhan sel kanker prostat.

"Tapi ini menunjukkan kemungkinan kita mengidentifikasi biomarker baru yang potensial menjadi penanda dini kanker prostat yang selama ini cenderung tanpa gejala," ujarnya. "Yang kami perlukan saat ini adalah penelitian lebih lanjut."

Hasil penelitian ini disampaikan pada konferensi National Cancer Research Institute di Liverpool, tahun lalu. Sebelumnya, sejumlah peneliti di Inggris mengungkap kemungkinan deteksi dini kanker prostat melalui tes urin. Ini untuk mengidentifikasi risiko genetika kanker prostat pada pria.