Cari Artikel Disini

Showing posts with label istri. Show all posts
Showing posts with label istri. Show all posts

6 Tahun Menikah, Istri Tidak Pernah Minta Bercinta

6 Tahun Menikah, Istri Tidak Pernah Minta Bercinta


Jakarta, Hubungan suami istri yang menurut saya tidak seumumnya atau tidak biasa-biasanya. Umur pernikahan kami sudah berjalan 6 tahun, kami ada keluhan tentang berhubungan badan yang tidak enjoy. Kenapa istri saya tidak pernah sama sekali meminta atau memberi isyarat untuk ingin berhubungan badan pertama kalinya. Selalu saya yang mendahulukan itu juga kadang diberikan, kadang saya sedikit memaksa tetapi secara halus.

Kadang sebulan sekali berhubungan badan dikarenakan trauma kalau saya meminta jarang diberi atau sekalinya diberi sepertinya ada unsur terpaksa. Apa lagi jika saya menciumnya dia tidak pernah membalas ciumannya.

Padahal saya sudah berkomunikasi apa yang kurang terhadap diri saya selama ini, tapi hasilnya seperti ini lagi dan seterusnya. Sepertinya banyak yang saya mau tanyakan tapi cukup terlalu banyak mungkin saya ingin berkonsultasi terapi khusus pada dokter gimana problem saya saat ini? Sementara ini saya tidak pernah berbuat nakal di luar, karena saya sangat menghormati arti pernikahan.

Fardi (Laki-laki Menikah, 37 Tahun), fardiXXXX@ymail.com,
Tinggi Badan 160 Cm, Berat Badan 58 Kg

Jawaban

Pak Fardi, mungkin istri Anda termasuk orang yang relatif tertutup dan tidak ekspresif sehingga memintanya untuk melakukan inisiatif seks memang agak sulit. Tapi itu tidak hanya terjadi pada istri Anda, kebanyakan wanita di Indonesia seperti itu. Jadi mungkin yang membuat Anda keberatan jika istri Anda itu merasa terpaksa untuk melakukan hubungan seks.

Saran saya, coba amat-amati istri Anda, kalau Anda sudah pernah bertanya apa salah Anda bagaimana kalau diubah menjadikannya positif. Seperti, ada tidak yang bisa saya lakukan untuk membuat kamu bahagia.

Fokus pada bagaimana membahagiakan si istri dulu. Biasanya kalau kita secara psikologis fokus pada membahagiakan orang lain, secara otomatis dia juga akan melakukan apa saja untuk membahagiakan kita. Jadi fokus pada, apa sih yang disukai istri Anda.

Cobalah lakukan hal-hal kecil di dalam rumah atau sekitarnya. Bangkitkan romantisme itu lagi, memang agak susah membujuk perempuan supaya bisa bergairah lagi dalam hal seksual. Tapi sebelum pergi ke seksual, perempuan itu harus diambil hatinya dulu secara romantis.

Coba lakukan hal-hal yang mungkin pernah Anda lakukan selama masa pacaran yang bisa membangkitkan mood romantisnya. Sehingga dari situ ketika dia sudah happy, kurang lebih apa saja yang Anda minta pasti akan diberikan. Good luck!

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/509739-6-tahun-menikah-istri-tidak-pernah-minta-bercinta.html

Parah,Negara Dengan Istri Selingkuh Terbanyak

Parah,Negara Dengan Istri Selingkuh Terbanyak
Sebuah penelitian dilakukan oleh produsen alat kontrasepsi terkemuka di dunia Durex, pada Desember 2011 lalu. Penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu seberapa banyak perselingkuhan yang terjadi di berbagai negara. Mereka kemudian menyurvey sebanyak 29.000 orang di 36 negara sebagai sampel populasinya. Setelah melakukan ribuan wawancara tersebut mereka menemukan sebanyak 40-55% isteri yang pernah selingkuh sebelum mereka berusia 40 tahun. Jika perselingkuhan yang dilakukan oleh para suami (50-65%) sudah biasa dilakukan sejak zaman dahulu, maka berikut uniknya.com meyajikan hasil survey yang dilakukan oleh Durex:

1. Nigeria
Sebesar 62 % para isteri di Nigeria disebut-sebut sebagai perempuan yang tidak setia. Ada beberapa berita besar yang menghiasi media massa Nigeria yang dipicu oleh adanya perselingkuhan. Berit bunuh dirinya seorang anggota tentara nasional Nigeria, Major Chitsiko, melakukan bunuh diri setelah mengetahui isterinya selingkuh. Ada lagi Erelu Tola Solomon, seorang sosialita perempuan terkenal di Kota Lagos dan Abuja, ia memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya yang telah berusia 25 tahun setelah bercinta dengan seorang pengusaha dari Kota Lagos.

2. Thailand
Survey Durex mengatakan 59 % perempuan yang hidup di negara Thailand mengaku telah berselingkuh dari suaminya. Salah satu penyebab terjadinya perselingkuhan adalah adanya pergeseran nilai dan norma, karena negara Thailand telah lama bersinggungan dengan budaya barat yang dibawa oleh para orang asing,sehingga banyak suami yang mengijinkan dan tidak mempedulikan isterinya untuk berselingkuh.

3. Inggris
Sebuah artikel UNLV menyebutkan adanya perselingkuhan yang dilakukan di oleh mereka yang telah menikah. Terhitung sebanyak 42 % isteri di Inggris dikabarkan melakukan perselingkuhan, hal ini menjadikan Inggris sebagai negara di Eropa para isteri selingkuh terbanyak.

4. Malaysia
Salah satu negara di Asia Tenggara yang ekonominya maju pesat, Malaysia, teryata memiliki tingkat perselingkuhan yang cukup besar, baik yang dilakukan oleh para suami maupun isteri. Disebutkan sebesar 39 % isteri di malaysia telah mengkhianati janji suci perkawinan mereka. Dan survey Durex tersebut menyebutkan bahwa satu suami memiliki rata-rata tiga isteri ataupun simpanan.

5. Rusia
Bahkan di negara beruang merah yang terkenal dengan cuaca ekstrimnya, Rusia, disebutkan sebesar 33 % isteri telah melakukan perselingkuhan. Namun satu hal yang menarik di Rusia, perselingkuhan bukanlah hal yang serius dan pelakunya bisa disalahkan. Karena mereka berpikir yang mesti disalahkan adalah faktor pemicu perselingkuhan, bahkan di Rusia ada sebuah tradisi yang telah berusia 100 tahun lebih, yang memperbolehkan para isteri dan perempuan berselingkuh dari pasangan lelakinya. (**)


Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai
Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai 

JAKARTA - Seorang profesor Swedia yang cukup dihormati memotong dan memakan bibir istrinyasetelah memintanya untuk menceraikannya. 

Ia ditangkap oleh polisi, sesaat setelah memotong bibir istrinyanya tersebut di rumah mereka yang berada di Stocholm, Swedia. "Saya tidak ingin membunuhnya. Saya hanyaingin dia menderita selama sisa hidupnyauntuk apa yang telah ia lakukan," ujarnya seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/6/2012).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menangani kasusnya mengatakan, Profesor itu merupakan seorang warga keturunan Iran,yang sudah lama tinggal di Swedia.

Profesor yang namanya dirahasiakan tersebut, lanjut JPU, menjadi sangat marah, ketika istrinya berulangkali memintanya untuk menceraikannya. Ia menduga istrinya tersebut telah memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

Pada satu kesempatan ia sangat marah, lalu menghampiri istrinya untuk menghukumnya. "Pertama, saya mengambil pisau, tapi tidakcukup tajam. Lalu saya mengeluarkan pisau bedah yang biasa digunakan dalam operasi," katanya.

"Saya mencubit bibirnya dan memotong sebagiannya lalu memakannya," katanya.

Dengan memotong bibir istrinya, ia berharap, istrinya tersebut tidak akan bisa mencium seseorang lagi, namun ia khawatir dokter mungkin dapat kembali memasangnya kembali, oleh karenanya ia memakannya.

"Saya mendapat ide spontan. Saya pikir, saya akan membuangnya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi berencana akan mengenakannya pasal percobaan pembunuhan, karena kebrutalan serangan itu. Namun pengadilan menurunkannya hingga sangkaanpenyerangan. Persidangannya akan dimulai pada 3 Juli 2012 mendatang.

sumber

9 Istri Presiden Pertama kita

Berikut ini adalah ISTRI-ISTRI dari presiden pertama kita yaitu
ir.soekarno



1. Ibu Siti Oetari

merupakan istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno. Soekarno menikahi Oetari usianya belum genap 20 tahun. Siti Oetari sendiri waktu itu berumur 16 tahun. Soekarno menikahi Oetari pada tahun 1921 di Surabaya. Sewaktu itu Soekarno menumpang di rumah HOS Tjokroaminoto ketika sedang menempuh pendidikan di sekolah lanjutan atas. Beberapa saat sesudah menikah, Bung Karno meninggalkan Surabaya, pindah ke Bandung untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di THS (sekarang ITB). Soekarno kemudian menceraikan Oetari.

2. Ibu Inggit Garnasih

lahir di Kamasan, Banjaran, pada tanggal 17 Februari 1888. Nama “Garnasih” merupakan akronim dari dua kata bahasa Sunda, yakni “Hegar” dan “Asih”. Nama “Inggit” juga tidak muncul begitu saja. Semasa kecil, ia sering pergi ke pasar. Orang-orang di pasar sangat senang melihat kecantikan perempuan kecil ini, terutama senyumnya yang manis. Kemudian orang-orang di pasar menyuruhnya tersenyum dengan imbalan uang sebesar satu ringgit.

3. Fatmawati

yang bernama asli Fatimah (lahir di Bengkulu, 5 Februari 1923 – meninggal di Kuala Lumpur, Malaysia, 14 Mei 1980 pada umur 57 tahun) adalah istri dari Presiden Indonesia pertama Soekarno. Ia menjadi Ibu Negara Indonesia pertama dari tahun 1945 hingga tahun 1967 dan merupakan istri ke-3 dari Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.. Ia juga dikenal akan jasanya dalam menjahit Bendera Pusaka Sang Saka Merah Putih yang turut dikibarkan pada upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945. Dari pernikahannya dengan Soekarno ia dikaruniai 5 orang anak.



Pada tahun 14 Mei 1980 ia meninggal dunia karena serangan jantung ketika dalam perjalanan pulang dari umroh dari Mekah yang lalu dimakamkan di Karet Bivak, Jakarta)

4. Hartini Soekarno,

Lahir di Ponorogo Jawa imur pada tanggal 20 September 1924 beragama Islam. Hartini menempuh pendidikan awal di HIS ( Holland Indlands School ) dan terakhir Kelas dua SMA yaitu pada tahun 1942. Wanita Karir di bidang Wiraswasta ini beralamat di Jalan Proklamasi No. 62 di Jakarta Pusat.
Enam belas tahun dalam suka maupun duka, Hartini setia mendampingi suaminya hingga wafat. Resmi menjadi istri Soekarno, setahun setelah pertemuannya yang pertama di Prambanan, Yogyakarta tahun 1952. Ketika itu ia sudah menjadi janda berusia 28 tahun. Dengan suaminya yang pertama, Suwondo, ia dikaruniai lima anak. Menikah dengan Soekarno, ia mendapat dua anak.

Biasa dipanggil Tien, ia anak kedua dari lima bersaudara. Ayahnya, Osan, pegawai kehutanan, mendidiknya secara tradisional. Tidak mengherankan bila Tien berpendidikan formal hanya hingga kelas dua SMA. Pendapatnya tentang istri cukup sederhana. Selain sebagai istri, kita juga adalah ibu, kawan, dan kekasih bagi suami.

Sebagai ibu, menurut Tien, bila suami sakit harus dilayani dengan cermat. Meminumkan obat, memijati, dan mengelusnya hingga terlena. Sebagai kawan, di mana dan kapan pun, patut mengimbangi pembicaraannya. Ia banyak membaca dan rajin mengumpulkan informasi, agar mampu menjadi kawan bicara yang baik dan bijak.
Awet muda dan tampak cantik dalam usia 60 tahun. Rahasia kecantikan Hartini, setiap bangun pagi ia segera minum segelas air putih dan olah raga ringan. Juga minum jamu ramuan sendiri berupa kunyit, daun asam, temu, asem kawak, daun beluntas, dan gula merah, yang direbusnya. Ia minum jamu dua kali sehari dan tidak makan yang amis, seperti ikan dan telur.

5. Ibu Ratna Sari Dewi Soekarno,

(lahir dengan nama Naoko Nemoto (根本七保子 Nemoto Naoko?) di Tokyo, 6 Februari 1940; umur 71 tahun) adalah istri ke-5 Soekarno yang merupakan Presiden Indonesia pertama. Dewi menikah dengan Soekarno pada tahun 1962 ketika berumur 19 tahun dan mempunyai anak yaitu Kartika Sari Dewi Soekarno. Dewi berkenalan dengan Soekarno lewat seorang relasi ketika Bung Karno berada di Hotel Imperial, Tokyo. Menjelang redupnya kekuasaan Soekarno, Dewi meninggalkan Indonesia. Setelah lebih sepuluh tahun bermukim di Paris, sejak 1983 Dewi kembali menetap di Jakarta.

Ketika berumur 19 tahun, Dewi Soekarno bertemu dengan Soekarno yang telah berumur 57 tahun sewaktu sedang dalam kunjungan kenegaraan di Jepang. Sebelum menjadi istri Sukarno, ia adalah seorang pelajar dan entertainer. Ada gosip bahwa dirinya telah bekerja sebagai geisha, namun beliau telah berulang kali menyangkal hal ini. Dia mempunyai seorang putri bernama Kartika.

Setelah bercerai dengan Sukarno, Ratna Sari Dewi Soekarno kemudian pindah ke berbagai negara di Eropa termasuk Swiss, Perancis, dan Amerika Serikat. Pada tahun 2008 ia menetap di Shibuya, Tokyo, Jepang, di mana dia tinggal di sebuah tempat yang luas dengan empat lantai dan penuh kenangan.
Ratna Sari Dewi Soekarno dikenal dengan kepribadiannya yang terus terang. Beliau sering disebut sebagai Dewi Fujin (デヴィ 夫人 Devi Fujin, secara harfiah "Ibu Dewi" atau "Madame Dewi"). Nama lengkapnya adalah Ratna Sari Dewi Soekarno (ラトナ サリ デヴィ スカルノ Ratona Sari Devi Sukaruno), tapi dia lebih sering disebut sebagai "Madame Dewi". Dia membuat penampilan di media massa setelah Januari 2008 kematian suaminya penerus Soeharto, menyalahkan dia untuk melembagakan sebuah rezim represif dan menyerupai Despotisme Kamboja, Pol Pot.

Pada tahun 2008 Ratna Sari Dewi Soekarno menjalankan sendiri bisnis perhiasan dan kosmetik serta aktif dalam penggalangan dana. Terkadang dia tampil di acara TV Jepang dan menjadi juri untuk kontes kecantikan, seperti Miss International 2005 di Tokyo.

Pada bulan Januari 1992, Dewi menjadi terlibat di dalam banyak perkelahian dipublikasikan di sebuah pesta di Aspen, Colorado, Amerika Serikat dengan sesama tokoh masyarakat internasional dan ahli waris Minnie Osmeña, putri mantan presiden Filipina. Ketegangan sudah ada antara keduanya, dimulai dengan pertukaran di pihak lain beberapa bulan sebelumnya, di mana Dewi terdengar tertawa ketika Osmena menyatakan rencana politiknya, di antaranya adalah keinginan untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden Filipina.

Aspen meludah yang konon dilaporkan oleh dipicunya sebuah kiasan yang dibuat oleh Dewi untuk Osmena di masa lalu yang kemudian memuncak dengan Dewi memukul wajah Osmena dengan memakai gelas anggur. Pukulan tersebut meninggalkan luka yang membutuhkan 37 jahitan. Dewi kemudian dipenjara selama 34 hari di Aspen untuk perilaku kacau setelah kejadian.

Pada tahun 1998, ia berpose untuk sebuah buku foto berjudul Madame Syuga yang diterbitkan di negara asalnya, di mana sebagian gambar yang ditampilkan ia pose-pose setengah bugil dan menampakan seperti tato. Bukunya untuk sementara tidak didistribusikan di Indonesia dan segera dilarang karena dengan banyak orang Indonesia merasa tersinggung dengan apa yang dianggap mencemarkan nama baik Sukarno dan warisannya.

6. Haryati Sukarno ( Profilenya ga nemu )
7. Yurike Sanger ( Profilenya ga nemu )
8. Kartini Manoppo ( Profilenya ga nemu )
9. Heldy Djafar

Kertas putih itu mulai buram dimakan waktu. Namun tulisan di atasnya-dalam huruf-huruf sambung yang indah-masih jelas terbaca:
"Dear Dik Heldy,
I am sending you some dollars, Miss
Dior, Diorissimo, Diorama.
Of course, also my love.
Mas"
Surat pendek yang menyertai kiriman uang dan beberapa botol parfum itu dikirim Soekarno dari tempat penahannya di Wisma Yaso, Jakarta kepada Heldy Djafar.

Soekarno menikahi istri terakhirnya itu setahun sebelum kejatuhannya. Soekarno meminang Heldy-tatkala ia masih gadis ranum yang mekar pada usia 18 tahun.

Perjuangan pertama mereka terjadi tatkala Heldy menjadi anggauta Barisan Bhinneka Tunggal Ika yang menyambut kedatangan Tim Piala Thomas, pada tahun 1964. Setahun kemudian, Bung Karno mengajaknya berdansa dalam sebuah acara di Istora Senayan.

"Waktu itu Bapak bertanya, "Kamu kok lama enggak kelihatan. Sombong ya, pacaran saja. 'Saya gugup dan menjawab: 'Saya enggak pacaran, Pak'," tutur Heldy.

Enam bulan kemudian, pengantin dan mempelai yang berbeda usia 48 tahun itu menikah di Jakarta pada 11 Mei 1966. Perkimpoian itu cuma berusia dua tahun. Heldy kian sulit bertemu suaminya tatkala Bung Karno masuk tahanan di Wisma Yaso, Heldy - yang dikenal sebagai Ibu Maya Ari Sigit Soeharto - menjanda dalam usia amat muda.

Perkimpoian ini memang tak banyak diketahui orang. Dan Heldy tentu saja cuma salah satu dari sederet istri yang pernah dinikahi dengan resmi Soekarno selain Utari Tjokroaminoto, Inggit Garnasih, Fatmawati, Hartini, Yurike Sanger, Haryati, Kartini Manoppo dan Ratna Sari Dewi.

Bila Bung Karno belum jatuh dan masih diberi umur lebih, barangkali masih banyak

wanita yang mau dan mungkin untuk menikah lagi !!!

Inilah Foto Perselingkuhan Istri yang Tertangkap Basah Sang Suami

@Ikadanews - Inilah Foto Perselingkuhan Istri yang Tertangkap Basah Sang Suami - Foto-foto di bawah ini menampilkan ekspresi dan tindakan suami yang mendapati istri mereka selingkuh dengan kekasih istrinya. Sumber foto ini berasal dari negara Rusia yang mereka anggap hanya sebagai permainan belaka ketika suami pulang ke rumah dan menemukan istrinya di tempat tidur dengan kekasihnya.


 

Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke

@Ikadanews - Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke - ST (45) yang berprofesi sebagai buruh bangunan, dilaporkan ke Mapolres Bungo, karena diduga berselingkuh dengan MR (35) warga Babeko, Bungo, Jambi, Jumat (11/5/2012).

Perselingkuhan terjadi karena MA, suami MR menderita stroke. Kejadian ini dilaporkan oleh Insa Ansori (52), warga Sungai Arang, Bungo, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan MA.

ST yang merupakan warga Blok B, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, diduga telah sering melakukan pertemuan dengan MR. Kabar ini didapat Insa dari istri ST, serta dari MA yang sedang sakit.

Berbekal dari informasi tersebut, Ansori melakukan pengecekan. Akhirnya, pasangan itu ditemukan di Wisma Lintas, Kecamatan Bathin III sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat lalu.

Setelah diinterogasi, ST mengaku telah berselingkuh dengan MR. Akhirnya sekitar pukul 21.30 WIB, Insa melapor ke Mapolres Bungo.

"Saat ini laporan ini masih dalam penyelidikan penyidik. Dua terlapor diamankan untuk kepentingan penyidikan," kata Kabag Ops POklres Bungo Kompol Swittanto Prasetyo, Minggu (13/5/2012).

Edan Parah Banget Suami Merantau, Istri Tidur dengan Pria Lain

@Ikadanews - Edan Parah Banget Suami Merantau, Istri Tidur dengan Pria Lain - Tutik (23), warga Desa Sumberagung Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dilaporkan suaminya, Sumaji (30), karena selingkuh dengan pria lain.

Tutik diduga sedang melakukan hubungan intim dengan tetangganya, Jasmari (36) asal Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

"Kedua terlapor sedang kepergok melakukan hubungan perzinaan di dalam rumah Tutik," kata Kapolsek Kepohbaru,AKP Nugroho Basuki dihubungi beritajatim.com, Jumat (18/05/2012).

Setelah digerebek warga, suami terlapor kemudian dihubungi dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kepohbaru. "Saat itu suami terlapor Tutik sedang merantau sebagai buruh tani di daerah Lamongan," tambahnya.

Keduanya kini diamankan di Mapolsek Kepohbaru, karena dari pihak suami belum terima. Sehingga jika dalam laporannya tidak dicabut maka akan diproses hukum.

Selain mengamankan terlapor, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebuah spray, sebuah sarung bantal, dan sebuah ponsel.

Inilah Bedanya istri dengan gadis

@Ikadanews - Inilah Bedanya istri dengan gadis - Seorang Suami (S) dan Gadis (G) : mereka kenalan di kantor utk suatu urusan bisnis, setelah tukar pin, esoknya si gadis mulai bbm

G:Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula (y)

S:terima kasih ya.
Esoknya
G menelpon S, sekedar" say halo, kapan ya mas, kita makan bareng lagi?
S : oke kapan aja boleh

Setelah itu mrk masih sering berhubungan melalui BBM n telecom, sesekali juga janjian pergi makan siang bersama.
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :”Mas.. Sebenarnya aku mencintaimu♥, aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke2 dan mengurus anak"mu, aku siap mas.. dan maaf aku mengganggu perasaanmu..

Dengan berat hati S menjawab:
Dik, aku mengerti dan paham maksudmu.. tapi dengan berat hati aku harus jawab

TIDAK!
aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi.. taukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku...,

itu semua karena dorongan dan semangat istriku..

sungguh sangat berdosa, kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalo aku sekarang udah sukses...kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata... padahal ada orang - kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta,

kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya

dan cara ini tidak pernah abadi.

Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini.

Kamu memang cantik, tapi hati isteri ku lebih cantik...♥ ♥ (y)Terima kasih, walau bagaimanapun kau telah mengagumiku
Sanggupkah ANDA BEGITU???

*Buat Pria+wanita wajib dibaca! *


GRP dibagi2 ya

Walah | Ulang Tahun, Pria Ini Malah Inginkan Kematian Istrinya Sebagai Kado

@Ikadanews - Walah | Ulang Tahun, Pria Ini Malah Inginkan Kematian Istrinya Sebagai Kado - Bila banyak orang yang menginginkan hadiah berupa barang, gadget atau liburan dari orang yang dikasihi saat merayakan ulang tahun, maka tidak dengan pria yang satu ini. Di hari ulang tahunnya, sang pria asal Amerika Serikat (AS) ini justru malah menginginkan kematian istrinya sebagai kado. Akibatnya ia pun harus menerima nasib dijebloskan dalam penjara.

Jorge Victorino Vasquez, demikian nama pria tersebut, ditangkap pihak kepolisian Las Vegas akibat mengharapkan kematian sang istri sebagai hadiah ulang tahunnya.

Menurut berkas laporan yang dibuat pihak kepolisian, pria berusia 32 tahun itu diketahui telah merencanakan pembunuhan istrinya tepat di hari ulang tahun yang jatuh pada Senin (23/04/2012) kemarin.

"Dia mengatakan bahwa itu (pembunuhan) akan menjadi kado ulang tahunnya," tulis pihak kepolisian dalam laporan yang dilansir oleh Foxnews, Rabu (25/04/2012).

Beruntung sebelum niatan itu terealisasi, polisi keburu mencium gelagat buruk Vasquez setelah seorang informan membocorkan niat tersebut. Informasi yang diterima menyebut Vasquez berencana menyuruh seseorang masuk ke dalam rumahnya, memukuli sang istri hingga mati dan mencuri beberapa barang miliknya agar terlihat seperti aksi perampokan.

Polisi pun kemudian melakukan gerakan cepat. Dengan menyamar sebagai pembunuh bayaran, seorang petugas polisi melakukan pertemuan dengan Vasquez di restoran Triple Play, di jakaln Decatur Boulevard, dekat Sahara Avenue. 

Kepada sang polisi yang menyamar, Vasquez menawarkan imbalan sebesar USD 2 ribu untuk nyawa sang istri. Alasannya, ia menganggap sang istri telah berselingkuh dengan orang lain, mengambil uang dan kendaraannya dan selalu mengancam akan memanggil petugas imigrasi agar ia dideportasi.

Vasquez pada akhirnya ditangkap pihak kepolisia pada pertemuan ketiga, sesaat setelah ia memberikan uang pembayaran beserta foto dan sebuah denah untuk memberikan jalan masuk dan keluar.

"Benar-benar menakutkan. Itu sangat menjijikkan. Saya sungguh sedih mendengar itu," ujar Barbara Deamin, seorang tetangga yang tinggal dia rumah dari kediaman Vasquez.

Berikut 7 Tips Menjadi Istri Yang Baik

@Ikadanews - Berikut 7 Tips Menjadi Istri Yang Baik - Setiap wanita pasti ingin menjadi sosok istri dan pasangan yang sempurna bagi suaminya. Berikut beberapa langkah untuk menjadi istri yang baik. Menjadi istri yang baik memang tak mudah. Beberapa tips dari Helium berikut ini akan membantu Anda menggapai tujuan itu. Berikut 7 Tips Menjadi Istri Yang Baik, yaitu :

1. Mencintai

Hal ini mutlak dilakukan seorang istri pada suaminya. Cinta merupakan dasar dari suatu hubungan. Karena rasa cinta, kesetiaan, rasa saling menghormati serta menghargai akan muncul.
2. Tulus

Ketulusan akan menjadikan Anda istri yang baik. Saat Anda melakukan sesuatu untuknya, itu bukan karena imbalan apapun, melainkan ketulusan cinta yang sesungguhnya. Setiap tindakan Anda yang didasari oleh ketulusan, pasti sangat berharga bagi suami.
3.Memiliki Peran

Walau pernikahan adalah komitmen dua orang, namun bukan berarti Anda dan pasangan selalu melakukan hal yang sama berduaan. Pilihlah peran kalian masing-masing. Jika memang suami memiliki karier yang bagus, bukan berarti Anda harus memilikinya juga. Anda juga bisa dinilai sebagai istri yang berhasil, ketika anak-anak Anda memiliki prestasi yang membanggakan, karena peran ibu yang kuat.
4. Berempati

Tak selamanya pernikahan berjalan mulus. Tak selamanya juga suami Anda dalam kondisi yang prima di segala hal. Di saat-saat sulit, Anda perlu berempati. Bukan hanya perasaan Anda saja yang harus diperhatikan, namun juga perasaan suami. Dengan berempati, Anda bisa saling mengerti satu sama lain. Saat sulit dalam pernikahan pun bisa terlewati.
5. Mendengarkan

Hal ini mungkin sifatnya sepele. Namun ingat, tak sedikit kasus keretakan rumah tangga atau perselingkuhan yang disebabkan karena suami merasa ‘kesepian’. Ia merasa sang istri tak lagi punya cukup waktu untuk mendengar keluh kesahnya. Jika tak ingin hubungan Anda goyah, mulailah sediakan sedikit waktu untuk mendengarkan. Jangan melulu mendebat suami Anda. Buka hati dan pikiran Anda, untuk mendengar isi hatinya yang sesungguhnya.
6. Jadikan Suami Sebagai Sandaran

Jadikan suami sebagai orang pertama yang mendengar kesulitan serta keluh kesah Anda. Jadikan ia sebagai sandaran hidup. Pria manapun akan merasa bahagia, jika wanita yang ia cintai membutuhkannya.
7. Lemah Lembut

Selalu perlakukan suami dengan lembut. Perlakukan ia dengan hormat. Jangan bersikap mengejek ataupun merendahkan, bagaimanapun keadaannya. Sisi lemah lembut seorang istri justru bisa menjadi ‘senjata’ yang membahagiakan suami.

Suami Pingsan, Setelah Lihat Film Porno Dibintangi Istri

@Ikadanews - Suami Pingsan, Setelah Lihat Film Porno Dibintangi Istri - Seorang pria asal Mesir iseng mengakses film po*no melalui internet di warnet. Betapa kagetnya dia, karena bintang film po*no yang dilihatnya ternyata adalah istrinya sendiri.

Pria yang teridentifikasi bernama Ali ini pun sempat tergelepar di lantai warung internet, tak percaya apa yang baru saja dilihatnya. Ali syok berat melihat kebinalan sang istri yang sudah memberinya empat anak itu.

Setelah akhirnya mampu menenangkan hati, dia pun bergegas menuju rumah untuk melabrak sang istri. Sang istri awalnya menolak tuduhan dari suaminya itu. Namun dengan bukti-bukti yang ada, ia tak bisa berkilah lagi setelah diperlihatkan adegan film panas tersebut.

Sang istri akhirnya mengaku telah berselingkuh dengan pacar lamanya yang masih muda dan merekam video s3ks mereka. Tidak dijelaskan mengapa video tersebut akhirnya beredar di internet.

"Aku menemukan 11 film yang menunjukkan istriku beradegan m3sum dengan kekasih gelapnya. Ini adalah pertama kalinya aku melihat film porno karena penasaran ingin tahu," kata Ali seperti kutip dari Emirates247, Senin (16/4/2012).

Ali mengakui pernikahannya selama ini bahagia. Namun akibat kejadian ini, ia nampaknya sedang mempertimbangkan untuk menceraikan istrinya.

Pemerintah Mesir sendiri baru saja mengeluarkan inisiatif untuk memblokir konten porno di internet. Ditakutkan, konten po*no bisa merusak moral warga setempat.

Kisah Bang Maman Dan Istri Simpanan di Buku Kelas 2 SD

@Ikadanews.info - Kisah Bang Maman Dan Istri Simpanan di Buku Kelas 2 SD - Donny BU (36) terperanjat. Buku pelajaran kelas 2 SD milik keponakannya memuat kisah yang dinilainya belum pantas untuk anak seusia itu. Adalah kisah 'Bang Maman dari Kali Pasir' yang menjadi persoalan.

Inti cerita 'Bang Maman' itu sebenarnya mengajarkan anak kelas 2 SD mengetahui mana sifat baik dan mana yang buruk. Namun secara keseluruhan, kisah itu dinilai mirip sinetron yang tak pantas buat anak kelas 2 SD.

"Masa anak kelas 2 SD diajarkan soal materi adanya istri simpanan?" kata Donny yang juga pegiat internet sehat saat berbincang dengan detikcom, Kamis (12/4/2012).

Kisah 'Bang Maman' ini dimuat dalam buku Pendidikan Lingkungn Budaya Jakarta, yang merupakan muatan lokal. Keponakan Donny, mesti membaca cerita ini hingga tuntas dan menghapalnya, karena kisah ini akan menjadi materi ulangan harian.

Sang keponakan mendapatkan buku ini dari sekolahnya di sebuah SD di Jakarta Timur. Buku itu dibeli paket dari sekolah. Buku itu diterbitkan PT MK dan kisah Bang Maman ada di halaman 30.

Adapun materi kisah Bang Maman secara ringkas bertutur mengenai kehidupan Bang Maman, seorang pedagang buah yang memiliki anak bernama Ijah. Nah, Bang Maman kemudian menikahkan putrinya itu dengan Salim, putra dari Pak Darip orang kaya di Kali Pasir.

Hingga kemudian Pak Darip meninggal dan mewariskan kebun yang sangat luas. Salim yang lugu meminta seseorang bernama Kusen untuk mengurus kebunnya. Namun Kusen dan istrinya malah mengkhianati Salim. Kebun yang luas dijual seluruh dan Salim pun jatuh miskin.

Ijah yang telah menjadi istri Salim diminta ayahnya, Bang Maman, untuk menceraikan suaminya itu. Ijah tidak mau dan tetap setia pada Salim. Bang Maman pun menyusun strategi, dibuatlah skenario adanya wanita lain bernama Patme yang pura-pura mengaku menjadi istri Salim. Patme mendatangi Ijah mengaku istri simpanan. Ijah pun percaya dan akhirnya menceraikan Salim.

Kisah itu tidak berhenti di situ namun masih berlanjut sampai pada akhir cerita, di mana setelah Ijah bercerai dengan Salim, dia hendak dinikahi perampok, yang menyamar menjadi orang kaya. Calon suami Ijah itu akhirnya ditangkap polisi saat pesta pernikahan digelar.

Setelah membaca kisah yang mirip sinetron itu, siswa mendapatkan pelajaran "untuk diingat". Isi dari materi itu adalah pengalaman yang dapat diambil dan nilai luhur dari kisah itu.

"Jadi kisah itu mesti dihapal, siapa yang baik, siapa yang jahat. Tapi apa pantas kisah seperti itu untuk anak kelas 2 SD?" ujar Donny yang juga membagi keluhannya dalam twitter.

Foto Romantis Ki Daus Dan Istri Mudanya


@Ikadanews.info - Foto Romantis Ki Daus Dan Istri Mudanya - Setelah dua tahun menyandang status duda akhirnya pada 20 Januari 2011 tahun lalu Ki Daus menikahi wanita muda yang bernama Dewi Lestari. Pria bernama asli Dadang Usman ini mengaku tak ada yang istimewa dari perjalanan cintanya dengan wanita idamannya itu. Ia menuturkan hanya perbedaan umur yang terpaut jauh antara dirinya dengan Dewi yang sempat dipikirkannya. Dewi lebih muda 35 tahun darinya. Namun, sikap Dewi yang menerima apa adanya, membuat Ki Daus yakin cintanya dengan wanita itu akan berlabuh di pelaminan. Dari pernikahannya dengan Dewi, Ki Daus telah dikaruniai satu orang putri yang diberi nama Zahra Cantika Kumaira.


Sumber : Vivanews.com

Cerita Dewasa : Nikmatnya istri keponakanku ( Khusus Dewasa ) 17+

@Ikadanews.info - Cerita Dewasa : Nikmatnya istri keponakanku ( Khusus Dewasa ) 17+ - Keponakanku yang baru menikah tinggal bersamaku karena mereka belum memiliki rumah sendiri. Tidak menjadi masalah bagiku karena aku tinggal sendiri setelah lama bercerai dan aku tidak memiliki anak dari perkawinan yang gagal itu. Sebagai pengantin baru, tentunya keponakanku dan istrinya, Ines, lebih sering menghabiskan waktunya di kamar. Pernah satu malam, aku mendengar erangan Ines dari kamar mereka. Aku mendekat ke pintu, terdengar Ines mengerang2, "Terus mas, enak mas, terus ......, yah udah keluar ya mas, Ines belum apa2". Sepertinya Ines tidak terpuaskan dalam 'pertempuran" itu karena suaminya keok duluan. Beberapa kali aku mendengar lenguhan dan
diakhiri dengan keluhan senada. Kasihan juga Ines.

Suatu sore, sepulang dari kantor, aku lupa membawa kunci rumah. Aku mengetok pintu cukup lama sampai Ines yang membukakan pintu. Aku sudah lama terpesona dengan kecantikan dan bentuk tubuhnya. Tinggi tubuhnya sekitar 167 cm. Rambutnya tergerai sebahu. Wajahnya cantik dengan bentuk mata, alis, hidung, dan bibir yang indah. Ines hanya mengenakan baju kimono yang terbuat dari bahan handuk sepanjang hanya 15cm di atas lutut. Paha dan betis yang tidak ditutupi daster itu tampak amat mulus. Kulitnya kelihatan licin, dihiasi oleh rambut-rambut halus yang pendek. Pinggulnya yang besar melebar. Pinggangnya kelihatan ramping. Sementara kimono yang menutupi dada atasnya belum sempat diikat secara sempurna, menyebabkan belahan toket yang montok itu menyembul di belahan baju, pentilnya membayang di kimononya. Rupanya Ines belum sempat mengenakan bra. Lehernya jenjang dengan beberapa helai rambut terjuntai. Sementara bau harum sabun mandi terpancar dari tubuhnya. Agaknya Ines sedang mandi, atau baru saja selesai mandi. Tanpa sengaja, sebagai laki-laki normal, kon tolku berdiri melihat tubuhnya. Dari samping kulihat toketnya begitu menonjol dari balik kimononya. Melihat Ines sewaktu membelakangiku, aku terbayang betapa nikmatnya bila tubuh tersebut digeluti dari arah belakang. Aku berjalan mengikutinya menuju ruang makan. Kuperhatikan gerak tubuhnya dari belakang. Pinggul yang besar itu meliuk ke kiri-kanan mengimbangi langkah-langkah kakinya. Ingin rasanya kudekap tubuh itu dari belakang erat-erat. Ingin kutempelkan kon tolku di gundukan pantatnya. Dan ingin rasanya kuremas-remas toket montoknya habis-habisan.

"Sori Nes, om lupa bawa kunci. Kamu terganggu mandinya ya", kataku. "Udah selesai kok om", jawabnya. Aku duduk di meja makan. Ines mengambilkan teh buatku dan kemudian masuk ke kamarnya. Tak lama kemudian Ines keluar hanya mengenakan daster tipis berbahan licin, mempertontonkan tonjolan toket yang membusung. Ines tidak mengenakan bra, sehingga kedua pentilnya tampak jelas sekali tercetak di dasternya. Ines beranjak dari duduknya dan mengambil toples berisi kue dari lemari makan. Pada posisi membelakangiku, aku menatap tubuhnya dari belakang yang sangat merangsang.

Kita ngobrol ngalor ngidul soal macem2. kesempatan bagiku untuk menatapnya dari dekat tanpa rasa risih. Ines tidak menyadari bahwa belahan daster di dadanya mempertontonkan toket yang montok kala agak merunduk. kon tolku pun menegang. Akhirnya pembicaraan menyerempet soal sex. "Nes, kamu gak puas ya sama suami kamu", kataku to the point. Ines tertunduk malu, mukanya semu kemerahan. "Kok om tau sih", jawabnya lirih. "Om kan pernah denger kamu melenguh awalnya, cuma akhirnya mengeluh. Suami kamu cepet ngecretnya ya", kataku lagi. "Iya om, si mas cepet banget keluarnya. Ines baru mulai ngerasa enak, dia udah keluar. Kesel deh jadinya, kaya Ines cuma jadi pemuas napsunya aja", Ines mulai curhat. Aku hanya mendengarkan curhatannya saja. "Om, mandi dulu deh, udah waktunya makan. Ines nyiapin makan dulu ya", katanya mengakhiri pembicaraan seru. "Kirain Ines nawarin mau mandiin", godaku. "Ih si om, genit", jawabnya tersipu. "Kalo Ines mau, om gak keberatan lo", jawabku lagi. Ines tidak menjawab hanya berlalu ke dapur, menyiapkan makan. Sementara itu aku masuk kamarku dan mandi. kon tolku tegang gak karuan karena pembicaraan seru tadi. Selesai mandi, aku hanya memakai celana pendek dan kaos, sengaja aku tidak memakai CD. Pengen rasanya malem ini aku ngen totin Ines. Apalagi suaminya sedang tugas keluar kota untuk beberapa hari. kon tolku masih ngaceng berat sehingga kelihatan jelas tercetak di celana pendekku. Ines diam saja melihat ngacengnya kon tolku dari luar celana pendekku. Ketika makan malem, kita ngobrol soal yang lain, Ines berusaha tidak mengarahkan pembicaraan kearah yang tadi. Kalo Ines tertawa, ingin rasanya kulumat habis-habisan bibirnya. Ingin rasanya kusedot-sedot toket nya dan ingin rasanya kuremas-remas pantat kenyal Ines itu sampai dia menggial-gial keenakan.

Selesai makan, Ines membereskan piring dan gelas. Sekembalinya dari dapur, Ines terpeleset sehingga terjatuh. Rupanya ada air yang tumpah ketika Ines membawa peralatan makan ke dapur. Betis kanan Ines membentur rak kayu. "Aduh", Ines mengerang kesakitan. Aku segera menolongnya. Punggung dan pinggulnya kuraih. Kubopong Ines kekamarnya. Kuletakkan Ines di ranjang. Tercium bau harum sabun mandi memancar dari tubuhnya. Belahan daster terbuka lebih lebar sehingga aku dapat dengan leluasa melihat kemontokan toketnya. Nafsuku pun naik. kon tolku semakin tegang. ketika aku menarik tangan dari pinggulnya, tanganku tanpa sengaja mengusap pahanya yang tersingkap. Ines berusaha meraih betisnya yang terbentur rak tadi. Kulihat bekas benturan tadi membuat sedikit memar di betis nya. Aku pun berusaha membantunya. Kuraih betis tersebut seraya kuraba dan kuurut bagian betis yang memar tersebut. "Pelan om, sakit", erangnya lagi. Lama-lama suaranya hilang. Sambil terus memijit betis Ines, kupandang wajahnya. Matanya sekarang terpejam. Nafasnya jadi teratur. Ines sudah tertidur. Mungkin karena lelah seharian membereskan rumah. Aku semakin melemahkan pijitanku, dan akhirnya kuhentikan sama sekali.

Kupandangi Ines yang tengah tertidur. Alangkah cantiknya wajahnya. Lehernya jenjang. Toketnya yang montok bergerak naik-turun dengan teratur mengiringi nafas tidurnya. pentilnya menyembul dari balik dasternya. Pinggangnya ramping, dan pinggulnya yang besar melebar. Daster tersebut tidak mampu menyembunyikan garis segitiga CD yang kecil. Terbayang dengan apa yang ada di balik CDya, kon tolku menjadi semakin tegang. Apalagi paha yang putih terbuka karena daster yang tersingkap. Kuelus betisnya. Kusingkapkan bagian bawah dasternya sampai sebatas perut. Kini paha mulus itu terhampar di hadapanku. Di atas paha, beberapa helai bulu jembut keluar dari CD yang minim. Sungguh kontras warnanya. Jembutnya berwarna hitam, sedang tubuhnya berwarna putih. Kueluskan tanganku menuju pangkal pahanya sambil kuamati wajah Ines. Kueluskan perlahan ibu jariku di belahan bibir no noknya. kuciumi paha mulus tersebut berganti-ganti, kiri dan kanan, sambil tanganku mengusap dan meremasnya perlahan-lahan. Kedua paha tersebut secara otomatis bergerak membuka agak lebar. Kemudian aku melepas celana pendekku. Kembali kuciumi dan kujilati paha dan betis nya. Kutempelkan kepala kon tolku yang sudah ngaceng berat di pahanya. Rasa hangat mengalir dari paha Ines ke kepala kon tolku. kugesek-gesekkan kepala kon tol di sepanjang pahanya. kon tolku terus kugesek-gesekkan di paha sambil agak kutekan. Semakin terasa nikmat. Nafsuku semakin tinggi. Aku semakin nekad. Kulepaskan daster Ines, Ines terbangun karena ulahku. "Om, Ines mau diapain", katanya lirih. Aku terkejut dan segera menghentikan aksiku. Aku memandangi tubuh mulus Ines tanpa daster menghalanginya. Tubuh moleknya sungguh membangkitkan birahi. toket yang besar membusung, pinggang yang ramping, dan pinggul yang besar melebar. pentilnya berdiri tegak.

"Nes, om mau ngasi kenikmatan sama kamu, mau enggak", kataku perlahan sambil mencium toket nya yang montok. Ines diam saja, matanya terpejam. Hidungku mengendus-endus kedua toket yang berbau harum sambil sesekali mengecupkan bibir dan menjilatkan lidahku.pentil toket kanannya kulahap ke dalam mulutku. Badannya sedikit tersentak ketika pentil itu kugencet perlahan dengan menggunakan lidah dan gigi atasku. "Om...", rintihnya, rupanya tindakanku membangkitkan napsunya juga. Karena sangat ingin merasakan kenikmatan dien tot, Ines diam saja membiarkan aku menjelajahi tubuhnya. kusedot-sedot pentil toketnya secara berirama. Mula-mula lemah, lama-lama agak kuperkuat sedotanku. Kuperbesar daerah lahapan bibirku. Kini pentil dan toket sekitarnya yang berwarna kecoklatan itu semua masuk ke dalam mulutku. Kembali kusedot daerah tersebut dari lemah-lembut menjadi agak kuat. Mimik wajah Ines tampak sedikit berubah, seolah menahan suatu kenikmatan. Kedua toket harum itu kuciumi dan kusedot-sedot secara berirama. kon tolku bertambah tegang. Sambil terus menggumuli toket dengan bibir, lidah, dan wajahnya, aku terus menggesek-gesekkan kon tol di kulit pahanya yang halus dan licin. Kubenamkan wajahku di antara kedua belah gumpalan dada Ines. perlahan-lahan bergerak ke arah bawah. Kugesek-gesekkan wajahku di lekukan tubuh yang merupakan batas antara gumpalan toket dan kulit perutnya. Kiri dan kanan kuciumi dan kujilati secara bergantian. Kecupan-kecupan bibirku, jilatan-jilatan lidahku, dan endusan-endusan hidungku pun beralih ke perut dan pinggang Ines. Sementara gesekan-gesekan kepala kon tolku kupindahkan ke betisnya. Bibir dan lidahku menyusuri perut sekeliling pusarnya yang putih mulus. wajahku bergerak lebih ke bawah. Dengan nafsu yang menggelora kupeluk pinggulnya secara perlahan-lahan. Kecupanku pun berpindah ke CD tipis yang membungkus pinggulnya tersebut. Kususuri pertemuan antara kulit perut dan CD, ke arah pangkal paha. Kujilat helaian-helaian rambut jembutnya yang keluar dari CDnya. Lalu kuendus dan kujilat CD pink itu di bagian belahan bibir no noknya. Ines makin terengah menahan napsunya, sesekali terdengar lenguhannya menahan kenikmatan yang dirasakannya.

Aku bangkit. Dengan posisi berdiri di atas lutut kukangkangi tubuhnya. kon tolku yang tegang kutempelkan di kulit toket Ines. Kepala kon tol kugesek-gesekkan di toket yang montok itu. Sambil kukocok batangnya dengan tangan kananku, kepala kon tol terus kugesekkan di toketnya, kiri dan kanan. Setelah sekitar dua menit aku melakukan hal itu. Kuraih kedua belah gumpalan toket Ines yang montok itu. Aku berdiri di atas lutut dengan mengangkangi pinggang ramping Ines dengan posisi badan sedikit membungkuk. Batang kon tolku kujepit dengan kedua gumpalan toketnya. Kini rasa hangat toket Ines terasa mengalir ke seluruh batang kon tolku. Perlahan-lahan kugerakkan maju-mundur kon tolku di cekikan kedua toket Ines. Kekenyalan daging toket tersebut serasa
memijit-mijit batang kon tolku, memberi rasa nikmat yang luar biasa. Di kala maju, kepala kon tolku terlihat mencapai pangkal lehernya yang jenjang. Di kala mundur, kepala kon tolku tersembunyi di jepitan toketnya. Lama-lama gerak maju-mundur kon tolku bertambah cepat, dan kedua toket nya kutekan semakin keras dengan telapak tanganku agar jepitan di batang kon tolku semakin kuat. Aku pun merem melek menikmati enaknya jepitan toketnya. Ines pun mendesah-desah tertahan, "Ah... hhh... hhh... ah..."

kon tolku pun mulai melelehkan sedikit cairan. Cairan tersebut membasahi belahan toket Ines. Oleh gerakan maju-mundur kon tolku di dadanya yang diimbangi dengan tekanan-tekanan dan remasan-remasan tanganku di kedua toketnya, cairan itu menjadi teroles rata di sepanjang belahan dadanya yang menjepit batang kon tolku. Cairan tersebut menjadi pelumas yang memperlancar maju-mundurnya kon tolku di dalam jepitan toketnya. Dengan adanya sedikit cairan dari kon tolku tersebut aku merasakan keenakan dan kehangatan yang luar biasa pada gesekan-gesekan batang dan kepala kon tolku dengan toketnya. "Hih... hhh... ... Luar biasa enaknya...," aku tak kuasa menahan rasa enak yang tak terperi. Nafas Ines menjadi tidak teratur. Desahan-desahan keluar dari bibirnya , yang kadang diseling desahan lewat hidungnya, "Ngh... ngh... hhh... heh... eh... ngh..." Desahan-desahan Ines semakin membuat nafsuku makin memuncak. Gesekan-gesekan maju-mundurnya kon tolku di jepitan toketnya semakin cepat. kon tolku semakin tegang dan keras. Kurasakan pembuluh darah yang melalui batang kon tolku berdenyut-denyut, menambah rasa hangat dan nikmat yang luar biasa. "Enak sekali, Nes", erangku tak tertahankan.. Aku menggerakkan maju-mundur kon tolku di jepitan toket Ines dengan semakin cepatnya. Rasa enak yang luar biasa mengalir dari kon tol ke syaraf-syaraf otakku. Kulihat wajah Ines. Alis matanya bergerak naik turun seiring dengan desah-desah perlahan bibirnya akibat tekanan-tekanan, remasan-remasan, dan kocokan-kocokan di toketnya. Ada sekitar lima menit aku menikmati rasa keenakan luar biasa di jepitan toketnya itu.

Toket sebelah kanannya kulepas dari telapak tanganku. Tangan kananku lalu membimbing kon tol dan menggesek-gesekkan kepala kon tol dengan gerakan memutar di kulit toketnya yang halus mulus. Sambil jari-jari tangan kiriku terus meremas toket kiri Ines, kon tolku kugerakkan memutar-mutar menuju ke bawah. Ke arah perut. Dan di sekitar pusarnya, kepala kon tolku kugesekkan memutar di kulit perutnya yang putih mulus, sambil sesekali kusodokkan perlahan di lobang pusarnya. kucopot CD minimnya. Pinggul yang melebar itu tidak berpenutup lagi. Kulit perut yang semula tertutup CD tampak jelas sekali. Licin, putih, dan amat mulus. Di bawah perutnya, jembut yang hitam lebat menutupi daerah sekitar lobang no noknya. Kedua paha mulus Ines kurenggangkan lebih lebar. Kini hutan lebat di bawah perut tadi terkuak, mempertontonkan no noknya. Aku pun mengambil posisi agar kon tolku dapat mencapai no nok Ines dengan mudahnya. Dengan tangan kanan memegang batang kon tol, kepalanya kugesek-gesekkan ke jembut Ines. Rasa geli menggelitik kepala kon tolku. kepala kon tolku bergerak menyusuri jembut menuju ke no noknya. Kugesek-gesekkan kepala kon tol ke sekeliling bibir no noknya. Terasa geli dan nikmat. kepala kon tol kugesekkan agak ke arah lobang. Dan menusuk sedikit ke dalam. Lama-lama dinding mulut lobang no nok itu menjadi basah. Kugetarkan perlahan-lahan kon tolku sambil terus memasuki lobang no nok. Kini seluruh kepala kon tolku yang berhelm pink tebenam dalam jepitan mulut no nok Ines. Jepitan mulut no nok itu terasa hangat dan enak sekali. Kembali dari mulut Ines keluar desisan kecil tanda nikmat tak terperi. kon tolku semakin tegang. Sementara dinding mulut no nok Ines terasa semakin basah. Perlahan-lahan kon tolku kutusukkan lebih ke dalam. Kini tinggal separuh batang yang tersisa di luar. Secara perlahan kumasukkan kon tolku ke dalam no nok. Terbenam sudah seluruh batang kon tolku di dalam no nok Ines. Sekujur batang kon tol sekarang dijepit oleh no nok Ines dengan sangat enaknya. secara perlahan-lahan kugerakkan keluar-masuk kon tolku ke dalam no noknya. Sewaktu keluar, yang tersisa di dalam no nok hanya kepala kon tol saja. Sewaktu masuk seluruh kon tol terbenam di dalam no nok sampai batas pangkalnya. Rasa hangat dan enak yang luar biasa kini seolah memijiti seluruh bagian kon tolku. Aku terus memasuk-keluarkan kon tolku ke lobang no noknya. Alis matanya terangkat naik setiap kali kon tolku menusuk masuk no noknya secara perlahan. Bibir segarnya yang sensual sedikit terbuka, sedang giginya terkatup rapat. Dari mulut sexy itu keluar desis kenikmatan, "Sssh...sssh... hhh... hhh... ssh... sssh..." Aku terus mengocok perlahan-lahan no noknya. Enam menit sudah hal itu berlangsung. Kembali kukocok secara perlahan no noknya. Kurasakan enaknya jepitan otot-otot no nok pada kon tolku. Kubiarkan kocokan perlahan tersebut sampai selama dua menit. Kembali kutarik kon tolku dari no nok Ines. Namun kini tidak seluruhnya, kepala kon tol masih kubiarkan tertanam dalam mulut no noknya. Sementara batang kon tol kukocok dengan jari-jari tangan kananku dengan cepatnya

Rasa enak itu agaknya dirasakan pula oleh Ines. Ines mendesah-desah akibat sentuhan-sentuhan getar kepala kon tolku pada dinding mulut no noknya, "Sssh... sssh... zzz...ah... ah... hhh..."
Tiga menit kemudian kumasukkan lagi seluruh kon tolku ke dalam no nok Ines. Dan kukocok perlahan. Kunikmati kocokan perlahan pada no noknya kali ini lebih lama. Sampai kira-kira empat menit. Lama-lama aku tidak puas. Kupercepat gerakan keluar-masuk kon tolku pada no noknya. Kurasakan rasa enak sekali menjalar di sekujur kon tolku. Aku sampai tak kuasa menahan ekspresi
keenakanku. Sambil tertahan-tahan, aku mendesis-desis, "Nes... no nokmu luar biasa... nikmatnya..."

Gerakan keluar-masuk secara cepat itu berlangsung sampai sekitar empat menit. rasa gatal-gatal enak mulai menjalar di sekujur kon tolku. Berarti beberapa saat lagi aku akan ngecret. Kucopot kon tolku dari no nok Ines. Segera aku berdiri dengan lutut mengangkangi tubuhnya agar kon tolku mudah mencapai toketnya. Kembali kuraih kedua belah toket montok itu untuk menjepit kon tolku yang berdiri dengan amat gagahnya. Agar kon tolku dapat terjepit dengan enaknya, aku agak merundukkan badanku. kon tol kukocokkan maju-mundur di dalam jepitan toketnya. Cairan no nok Ines yang membasahi kon tolku kini merupakan pelumas pada gesekan-gesekan kon tolku dan kulit toketnya. "Oh... hangatnya... Sssh... nikmatnya...Tubuhmu luarrr biasa...", aku merintih-rintih keenakan. Ines juga mendesis-desis keenakan, "Sssh.. sssh... sssh..." Giginya tertutup rapat. Alis matanya bergerak ke atas ke bawah. Aku mempercepat maju-mundurnya kon tolku. Aku memperkuat tekananku pada toketnya agar kon tolku terjepit lebih kuat. Rasa enak menjalar lewat
kon tolku. Rasa hangat menyusup di seluruh kon tolku. Karena basah oleh cairan no nok, kepala kon tolku tampak amat mengkilat di saat melongok dari jepitan toket Ines. Leher kon tol yang berwarna coklat tua dan helm kon tol yang berwarna pink itu menari-nari di jepitan toketnya. Lama-lama rasa gatal yang menyusup ke segenap penjuru kon tolku semakin menjadi-jadi. Semakin kupercepat kocokan kon tolku pada toket Ines. Rasa gatal semakin hebat. Rasa hangat semakin luar biasa. Dan rasa enak semakin menuju puncaknya. Tiga menit sudah kocokan hebat kon tolku di toket montok itu berlangsung. Dan ketika rasa gatal dan enak di kon tolku hampir mencapai puncaknya, aku menahan sekuat tenaga benteng pertahananku sambil mengocokkan kon tol di kempitan toket indah Ines dengan sangat cepatnya. Rasa gatal, hangat, dan enak yang luar
biasa akhirnya mencapai puncaknya. Aku tak kuasa lagi membendung jebolnya tanggul pertahananku. "Ines...!" pekikku dengan tidak tertahankan. Mataku membeliak-beliak. Jebollah pertahananku. Rasa hangat dan nikmat yang luar biasa menyusup ke seluruh sel-sel kon tolku saat menyemburkan peju. Crot! Crot! Crot! Crot!

Pejuku menyemprot dengan derasnya. Sampai empat kali. Kuat sekali semprotannya, sampai menghantam rahang Ines. Peju tersebut berwarna putih dan kelihatan sangat kental. Dari rahang peju mengalir turun ke arah leher Ines. Peju yang tersisa di dalam kon tolku pun menyusul keluar dalam tiga semprotan. Cret! Cret! Cret! Kali ini semprotannya lemah. Semprotan awal hanya sampai pangkal lehernya, sedang yang terakhir hanya jatuh di atas belahan toketnya. Aku menikmati akhir-akhir kenikmatan. "Luar biasa... nes, nikmat sekali tubuhmu...," aku bergumam. "Kok gak dikeluarin di dalem aja om", kata Ines lirih. "Gak apa kalo om ngecret didalem Nes", jawabku. "Gak apa om, Ines pengen ngerasain kesemprot peju anget. Tapi Ines ngerasa nikmat sekali om, belum pernah Ines ngerasain kenikmatan seperti ini", katanya lagi. "Ini baru ronde pertama Nes, mau lagi kan ronde kedua", kataku. "Mau om, tapi ngecretnya didalem ya", jawabnya. "Kok tadi kamu diem aja Nes", kataku lagi. "Bingung om, tapi nikmat", jawabnya sambil tersenyum. "Engh..." Ines menggeliatkan badannya. Aku segera mengelap kon tol dengan tissue yang ada di atas meja, dan memakai celana pendek. beberapa lembar tissue kuambil untuk mengelap pejuku yang berleleran di rahang, leher, dan toket Ines. Ada yang tidak dapat dilap, yakni cairan pejuku yang sudah terlajur jatuh di rambut kepalanya. "Mo kemana om", tanyanya. "Mo ambil minum dulu", jawabku. "Kok celananya dipake, katanya mau ronde kedua", katanya. Rupanya Ines sudah pengen aku menggelutinya sekali lagi.

Aku kembali membawa gelas berisi air putih, kuberikan kepada Ines yang langsung menenggaknya sampe habis. Aku keluar lagi untuk mengisi gelas dengan air dan kembali lagi ke kekamar. Masih tidak puas aku memandangi toket indah yang terhampar di depan mataku tersebut. mataku memandang ke arah pinggangnya yang ramping dan pinggulnya yang melebar indah. Terus tatapanku jatuh ke no noknya yang dikelilingi oleh bulu jembut hitam jang lebat. Betapa enaknya ngen totin Ines. Aku ingin mengulangi permainan tadi, menggeluti dan mendekap kuat tubuhnya. Mengocok no noknya dengan kon tolku dengan irama yang menghentak-hentak kuat. Dan aku dapat menyemprotkan pejuku di dalam no noknya sambil merengkuh kuat-kuat tubuhnya saat aku nyampe. Nafsuku terbakar.


"Ines...," desahku penuh nafsu. Bibirku pun menggeluti bibirnya. Bibir sensual yang menantang itu kulumat-lumat dengan ganasnya. Sementara Ines pun tidak mau kalah. Bibirnya pun menyerang bibirku dengan dahsyatnya, seakan tidak mau kedahuluan oleh lumatan bibirku. Kedua tangankupun menyusup diantara lengan tangannya. Tubuhnya sekarang berada dalam dekapanku. Aku mempererat dekapanku, sementara Ines pun mempererat pelukannya pada diriku. Kehangatan tubuhnya terasa merembes ke badanku, toketnya yang membusung terasa semakin menekan dadaku. Jari-jari tangan Ines mulai meremas-remas kulit punggungku. Ines mencopot celanaku.Ines pun merangkul punggungku lagi. Aku kembali mendekap erat tubuh Ines sambil melumat kembali bibirnya. Aku terus mendekap tubuhnya sambil saling melumat bibir. Sementara tangan kami saling meremas-remas kulit punggung. Kehangatan menyertai tubuh bagian depan kami yang saling menempel. Kini kurasakan toketnya yang montok menekan ke dadaku. Dan ketika saling sedikit bergeseran, pentilnya seolah-olah menggelitiki dadaku. kon tolku terasa hangat dan mengeras. Tangan kiriku pun turun ke arah perbatasan pinggang ramping dan pinggul besar Ines, menekannya kuat-kuat dari belakang ke arah perutku. kon tolku tergencet perut bawahku dan perut bawah Ines dengan enaknya. Sementara bibirku bergerak ke arah lehernya.kuciumi, kuhisap-hisap dengan hidungku, dan kujilati dengan lidahku. "Ah... geli... geli...," desah Ines sambil menengadahkan kepala, agar seluruh leher sampai dagunya terbuka dengan luasnya. Ines pun membusungkan dadanya dan melenturkan pinggangnya ke depan. Dengan posisi begitu, walaupun wajahku dalam keadaan menggeluti lehernya, tubuh kami dari dada hingga bawah perut tetap dapat menyatu dengan rapatnya. Tangan kananku lalu bergerak ke dadanya yang montok, dan meremas-remas toket tersebut dengan perasaan gemas.


Setelah puas menggeluti lehernya, wajahku turun ke arah belahan dadanya. Aku berdiri dengan agak merunduk. Tangan kiriku pun menyusul tangan kanan, yakni bergerak memegangi toket. Kugeluti belahan toket Ines, sementara kedua tanganku meremas-remas kedua belah toketnya sambil menekan-nekankannya ke arah wajahku. Kugesek-gesekkan memutar wajahku di belahan toket itu. bibirku bergerak ke atas bukit toket sebelah kiri. Kuciumi bukit toket nya, dan kumasukkan pentil toket di atasnya ke dalam mulutku. Kini aku menyedot-sedot pentil toket kiri Ines. Kumainkan pentil di dalam mulutku itu dengan lidahku. Sedotan kadang kuperbesar ke puncak bukit toket di sekitar pentil yang berwarna coklat. "Ah... ah... om... geli...," Ines mendesis-desis sambil menggeliatkan tubuh ke kiri-kanan. Aku memperkuat sedotanku. Sementara tanganku meremas kuat toket sebelah kanan. Kadang remasan kuperkuat dan kuperkecil menuju puncak bukitnya, dan kuakhiri dengan tekanan-tekanan kecil jari telunjuk dan ibu jariku pada pentilnya. "Om... hhh... geli... geli... enak... enak... ngilu... ngilu..." Aku semakin gemas. toket Ines itu kumainkan secara bergantian, antara sebelah kiri dan sebelah kanan. Bukit toket kadang kusedot sebesar-besarnya dengan tenaga isap sekuat-kuatnya, kadang yang kusedot hanya pentilnya dan kucepit dengan gigi atas dan lidah. Belahan lain kadang kuremas dengan daerah tangkap sebesar-besarnya dengan remasan sekuat-kuatnya, kadang hanya kupijit-pijit dan kupelintir-pelintir kecil pentil yang mencuat gagah di puncaknya. "Ah...om... terus... hzzz... ngilu... ngilu..." Ines mendesis-desis keenakan. Matanya kadang terbeliak-beliak. Geliatan tubuhnya ke kanan-kiri semakin sering frekuensinya.

Sampai akhirnya Ines tidak kuat melayani serangan-serangan awalku. Jari-jari tangan kanan Ines yang mulus dan lembut menangkap kon tolku yang sudah berdiri dengan gagahnya. "Om.. Batang kon tolnya besar ya", ucapnya. Sambil membiarkan mulut, wajah, dan tanganku terus memainkan dan menggeluti kedua belah toketnya, jari-jari lentik tangan kanannya meremas-remas perlahan kon tolku secara berirama. Remasannya itu memberi rasa hangat dan nikmat pada batang kon tolku.
kurengkuh tubuhnyadengan gemasnya. Kukecup kembali daerah antara telinga dan lehernya. Kadang daun telinga sebelah bawahnya kukulum dalam mulutku dan kumainkan dengan lidahku. Kadang ciumanku berpindah ke punggung lehernya yang jenjang. Kujilati pangkal helaian rambutnya yang terjatuh di kulit lehernya. Sementara tanganku mendekap dadanya dengan eratnya. Telapak dan jari-jari tanganku meremas-remas kedua belah toketnya. Remasanku kadang sangat kuat, kadang melemah. Sambil telunjuk dan ibu jari tangan kananku menggencet dan memelintir perlahan pentil toket kirinya, sementara tangan kiriku meremas kuat bukit toket kanannya dan bibirku menyedot kulit mulus pangkal lehernya yang bebau harum, kon tolku kugesek-gesekkan dan kutekan-tekankan ke perutnya. Ines pun menggelinjang ke kiri-kanan. "Ah... om... ngilu... terus om... terus... ah... geli... geli...terus... hhh... enak... enaknya... enak...," Ines merintih-rintih sambil terus berusaha menggeliat ke kiri-kanan dengan berirama sejalan dengan permainan tanganku di toketnya. Akibatnya pinggulnya menggial ke kanan-kiri. Goyang gialan pinggul itu membuat kon tolku yang sedang menggesek-gesek dan menekan-nekan perutnya merasa semakin keenakan. "Ines... enak sekali Ines... sssh... luar biasa... enak sekali...," aku pun mendesis-desis keenakan.
"Om keenakan ya? Batang kon tol om terasa besar dan keras sekali menekan perut Ines. Wow... kon tol om terasa hangat di kulit perut Ines. tangan om nakal sekali ... ngilu,...," rintih Ines. "Jangan mainkan hanya pentilnya saja... geli... remas seluruhnya saja..." Ines semakin menggelinjang-gelinjang dalam dekapan eratku. Dia sudah makin liar saja desahannya, rupanya dia sangat menikmati gelutannya, lupa bahwa aku ini om dari suaminya. "om.. remasannya kuat sekali... Tangan om nakal sekali... Sssh... sssh... ngilu... ngilu...Ak... kon tol om ... besar sekali... kuat sekali..."

Ines menarik wajahku mendekat ke wajahnya. bibirnya melumat bibirku dengan ganasnya. Aku pun tidak mau kalah. Kulumat bibirnya dengan penuh nafsu yang menggelora, sementara tanganku mendekap tubuhnya dengan kuatnya. Kulit punggungnya yang teraih oleh telapak tanganku kuremas-remas dengan gemasnya. Kemudian aku menindihi tubuh Ines. kon tolku terjepit di antara pangkal pahanya dan perutku bagian bawah sendiri. Rasa hangat mengalir ke batang kon tolku yang tegang dan keras. Akhirnya aku tidak sabar lagi. Bibirku kini berpindah menciumi dagu dan lehernya, sementara tanganku membimbing kon tolku untuk mencari liang no noknya. Kuputar-putarkan dulu kepala kon tolku di kelebatan jembut disekitar bibir no nok Ines. Ines meraih batang kon tolku yang sudah amat tegang. Pahanya yang mulus itu terbuka agak lebar. "Om kon tolnya besar dan keras sekali" katanya sambil mengarahkan kepala kon tolku ke lobang no noknya. kepala kon tolku menyentuh bibir no noknya yang sudah basah. dengan perlahan-lahan dan sambil kugetarkan, kon tol kutekankan masuk ke liang no nok. Kini seluruh kepala kon tolku pun terbenam di dalam no noknya. Aku menghentikan gerak masuk kon tolku.


"Om... teruskan masuk... Sssh... enak... jangan berhenti sampai situ saja...," Ines protes atas tindakanku. Namun aku tidak perduli. Kubiarkan kon tolku hanya masuk ke lobang no noknya hanya sebatas kepalanya saja, namun kon tolku kugetarkan dengan amplituda kecil. Sementara bibir dan hidungku dengan ganasnya menggeluti lehernya yang jenjang, lengan tangannya yang harum dan mulus, dan ketiaknya yang bersih dari bulu ketiak. Ines menggelinjang-gelinjang dengan tidak karuan. "Sssh... sssh... enak... enak... geli... geli, om. Geli... Terus masuk, om.." Bibirku mengulum kulit lengan tangannya dengan kuat-kuat. Sementara tenaga kukonsentrasikan pada pinggulku. Dan... satu... dua... tiga! kon tolku kutusukkan sedalam-dalamnya ke dalam no nok Ines dengan sangat cepat dan kuatnya. Plak! Pangkal pahaku beradu dengan pangkal pahanya yang sedang dalam posisi agak membuka dengan kerasnya. Sementara kulit batang kon tolku bagaikan diplirid oleh bibir no noknya yang sudah basah dengan kuatnya sampai menimbulkan bunyi: srrrt! "Auwww!" pekik Ines. Aku diam sesaat, membiarkan kon tolku tertanam seluruhnya di dalam no nok Ines tanpa bergerak sedikit pun. "Sakit om... " kata Ines sambil tangannya meremas punggungku dengan kerasnya. Aku pun mulai menggerakkan kon tolku keluar-masuk no nok Ines. Aku tidak tahu, apakah kon tolku yang berukuran panjang dan besar ataukah lubang no nok Ines yang berukuran kecil. Yang saya tahu, seluruh bagian kon tolku yang masuk no noknya serasa dipijit-pijit dinding lobang no noknya dengan agak kuatnya. "Bagaimana Nes, sakit?" tanyaku. "Sssh... enak sekali... enak sekali... kon tol om besar dan panjang sekali... sampai-sampai menyumpal penuh seluruh penjuru lobang no nok Ines..," jawabnya. Aku terus memompa no nok Ines dengan kon tolku perlahan-lahan. toketnya yang menempel di dadaku ikut terpilin-pilin oleh dadaku akibat gerakan memompa tadi. Kedua pentilnya yang sudah mengeras seakan-akan mengkilik-kilik dadaku. kon tolku serasa diremas-remas dengan berirama oleh otot-otot no noknya sejalan dengan genjotanku tersebut. Terasa hangat dan enak sekali. Sementara setiap kali menusuk masuk kepala kon tolku menyentuh suatu daging hangat di dalam no nok Ines. Sentuhan tersebut serasa menggelitiki kepala kon tol sehingga aku merasa sedikit kegelian. Geli-geli nikmat.

aku mengambil kedua kakinya dan mengangkatnya. Sambil menjaga agar kon tolku tidak tercabut dari lobang no noknya, aku mengambil posisi agak jongkok. Betis kanan Ines kutumpangkan di atas bahuku, sementara betis kirinya kudekatkan ke wajahku. Sambil terus mengocok no noknya perlahan dengan kon tolku, betis kirinya yang amat indah itu kuciumi dan kukecupi dengan gemasnya. Setelah puas dengan betis kiri, ganti betis kanannya yang kuciumi dan kugeluti, sementara betis kirinya kutumpangkan ke atas bahuku. Begitu hal tersebut kulakukan beberapa kali secara bergantian, sambil mempertahankan gerakan kon tolku maju-mundur perlahan di no nok Ines. Setelah puas dengan cara tersebut, aku meletakkan kedua betisnya di bahuku, sementara kedua telapak tanganku meraup kedua belah toketnya. Masih dengan kocokan kon tol perlahan di no noknya, tanganku meremas-remas toket montok Ines. Kedua gumpalan daging kenyal itu kuremas kuat-kuat secara berirama. Kadang kedua pentilnya kugencet dan kupelintir-pelintir secara perlahan. pentil itu semakin mengeras, dan bukit toket itu semakin terasa kenyal di telapak tanganku. Ines pun merintih-rintih keenakan. Matanya merem-melek, dan alisnya mengimbanginya dengan sedikit gerakan tarikan ke atas dan ke bawah. "Ah... om, geli... geli... ... Ngilu om, ngilu... Sssh... sssh... terus om, terus.... kon tol om membuat no nok Ines merasa enak sekali... Nanti jangan dingecretinkan di luar no nok, ya om. Ngecret di dalam saja... " Aku mulai mempercepat gerakan masuk-keluar kon tolku di no nok Ines. "Ah-ah-ah... bener, om. Bener... yang cepat... Terus om, terus... " Aku bagaikan diberi spirit oleh rintihan-rintihan Ines. Tenagaku menjadi berlipat ganda. Kutingkatkan kecepatan keluar-masuk kon tolku di no nok Ines. Terus dan terus. Seluruh bagian kon tolku serasa diremas-remas dengan cepatnya oleh no nok Ines. Mata Ines menjadi merem-melek. Begitu juga diriku, mataku pun merem-melek dan mendesis-desis karena merasa keenakan yang luar biasa.


"Sssh... sssh... Ines... enak sekali... enak sekali no nokmu... enak sekali no nokmu..." "Ya om, Ines juga merasa enak sekali... terusss... terus om, terusss..." Aku meningkatkan lagi kecepatan keluar-masuk kon tolku pada no noknya. "Omi... sssh... sssh... Terus... terus... Ines hampir nyampe...
sedikit lagi... sama-sama ya om...," Ines jadi mengoceh tanpa kendali. Aku mengayuh terus. Aku belum merasa mau ngecret. Namun aku harus membuatnya nyampe duluan. Sementara kon tolku merasakan no nok Ines bagaikan berdenyut dengan hebatnya. "Om... Ah-ah-ah-ah-ah... Mau keluar om... mau keluar..ah-ah-ah-ah-ah... sekarang ke-ke-ke..." Tiba-tiba kurasakan kon tolku dijepit oleh dinding no nok Ines dengan sangat kuatnya. Di dalam no nok, kon tolku merasa disemprot oleh cairan yang keluar dari no nok Ines dengan cukup derasnya. Dan telapak tangan Ines meremas lengan tanganku dengan sangat kuatnya. Ines pun berteriak tanpa kendali: "...keluarrr...!" Mata Ines membeliak-beliak. Sekejap tubuh Ines kurasakan mengejang.

Aku pun menghentikan genjotanku. kon tolku yang tegang luar biasa kubiarkan tertanam dalam no nok Ines. kon tolku merasa hangat luar biasa karena terkena semprotan cairan no nok Ines. Kulihat mata Ines memejam beberapa saat dalam menikmati puncaknya. Setelah sekitar satu menit berlangsung, remasan tangannya pada lenganku perlahan-lahan mengendur. Kelopak matanya pun membuka, memandangi wajahku. Sementara jepitan dinding no noknya pada kon tolku berangsur-angsur melemah, walaupun kon tolku masih tegang dan keras. Kedua kaki Ines lalu kuletakkan kembali di atas ranjang dengan posisi agak membuka. Aku kembali menindih tubuh telanjang Ines dengan mempertahankan agar kon tolku yang tertanam di dalam no noknya tidak tercabut.

"Om... luar biasa... rasanya seperti ke langit ke tujuh," kata Ines dengan mimik wajah penuh kepuasan. kon tolku masih tegang di dalam no noknya. kon tolku masih besar dan keras. Aku kembali mendekap tubuh Ines. kon tolku mulai bergerak keluar-masuk lagi di no nok Ines, namun masih dengan gerakan perlahan. Dinding no nok Ines secara berangsur-angsur terasa mulai meremas-remas kon tolku. Terasa hangat dan enak. Namun sekarang gerakan kon tolku lebih lancar dibandingkan dengan tadi. Pasti karena adanya cairan yang disemprotkan oleh no nok Ines beberapa saat yang lalu."Ahhh... om... langsung mulai lagi... Sekarang giliran om.. semprotkan peju om di no nok Ines.. Sssh...," Ines mulai mendesis-desis lagi. Bibirku mulai memagut bibir Ines dan melumat-lumatnya dengan gemasnya. Sementara tangan kiriku ikut menyangga berat badanku, tangan kananku meremas-remas toket Ines serta memijit-mijit pentilnya, sesuai dengan irama gerak maju-mundur kon tolku di no noknya. "Sssh... sssh... sssh... enak om, enak... Terus... teruss... terusss...," desis Ines. Sambil kembali melumat bibir Ines dengan kuatnya, aku mempercepat genjotan kon tolku di no noknya. Pengaruh adanya cairan di dalam no nok Ines, keluar-masuknya kon tol pun diiringi oleh suara, "srrt-srret srrrt-srrret srrt-srret..." Ines tidak henti-hentinya merintih kenikmatan, "Om... ah... "

kon tolku semakin tegang. Kulepaskan tangan kananku dari toketnya. Kedua tanganku kini dari ketiak Ines menyusup ke bawah dan memeluk punggungnya. Tangan Ines pun memeluk punggungku dan mengusap-usapnya. Aku pun memulai serangan dahsyatku. Keluar-masuknya kon tolku ke dalam no nok Ines sekarang berlangsung dengan cepat dan bertenaga. Setiap kali masuk, kon tol kuhunjamkan keras-keras agar menusuk no nok Ines sedalam-dalamnya. kon tolku bagai diremas dan dihentakkan kuat-kuat oleh dinding no nok Ines. Sampai di langkah terdalam, mata Ines membeliak sambil bibirnya mengeluarkan seruan tertahan, "Ak!" Sementara daging pangkal pahaku bagaikan menampar daging pangkal pahanya sampai berbunyi: plak! Di saat bergerak keluar no nok, kon tol kujaga agar kepalanya tetap tertanam di lobang no nok. Remasan dinding no nok pada batang kon tolku pada gerak keluar ini sedikit lebih lemah dibanding dengan gerak masuknya. Bibir no nok yang mengulum batang kon tolku pun sedikit ikut tertarik keluar. Pada gerak keluar ini Ines mendesah, "Hhh..." Aku terus menggenjot no nok Ines dengan gerakan cepat dan menghentak-hentak. Tangan Ines meremas punggungku kuat-kuat di saat kon tolku kuhunjam masuk sejauh-jauhnya ke lobang no noknya. Beradunya daging pangkal paha menimbulkan suara: Plak! Plak! Plak! Plak! Pergeseran antara kon tolku dan no nok Ines menimbulkan bunyi srottt-srrrt... srottt-srrrt... srottt-srrrt... Kedua nada tersebut diperdahsyat oleh pekikan-pekikan kecil Ines:
"Ak! Hhh... Ak! Hhh... Ak! Hhh..." kon tolku terasa empot-empotan luar biasa. "Nes... Enak sekali Nes... no nokmu enak sekali... no nokmu hangat sekali... jepitan no nokmu enak sekali..."
"Om... terus om...," rintih Ines, "enak om... enaaak... Ak! Hhh..." Tiba-tiba rasa gatal menyelimuti segenap penjuru kon tolku. Gatal yang enak sekali. Aku pun mengocokkan kon tolku ke no noknya dengan semakin cepat dan kerasnya. Setiap masuk ke dalam, kon tolku berusaha menusuk lebih dalam lagi dan lebih cepat lagi dibandingkan langkah masuk sebelumnya. Rasa gatal dan rasa enak yang luar biasa di kon tol pun semakin menghebat. "Ines... aku... aku..." Karena menahan rasa nikmat dan gatal yang luar biasa aku tidak mampu menyelesaikan ucapanku yang memang sudah terbata-bata itu. "Om, Ines... mau nyamper lagi... Ak-ak-ak... aku nyam..."

Tiba-tiba kon tolku mengejang dan berdenyut dengan amat dahsyatnya. Aku tidak mampu lagi menahan rasa gatal yang sudah mencapai puncaknya. Namun pada saat itu juga tiba-tiba dinding no nok Ines mencekik kuat sekali. Dengan cekikan yang kuat dan enak sekali itu, aku tidak mampu lagi menahan jebolnya bendungan dalam alat kelaminku. Pruttt! Pruttt! Pruttt! Kepala kon tolku terasa disemprot cairan no nok Ines, bersamaan dengan pekikan Ines, "...nyampee...!" Tubuh Ines mengejang dengan mata membeliak-beliak. "Ines...!" aku melenguh keras-keras sambil merengkuh tubuh Ines sekuat-kuatnya. Wajahku kubenamkan kuat-kuat di lehernya yang jenjang. Pejuku pun tak terbendung lagi. Crottt! Crottt! Crottt! Pejuku bersemburan dengan derasnya, menyemprot dinding no nok Ines yang terdalam. kon tolku yang terbenam semua di dalam no nok Ines terasa berdenyut-denyut.

Beberapa saat lamanya aku dan Ines terdiam dalam keadaan berpelukan erat sekali. Aku menghabiskan sisa-sisa peju dalam kon tolku. Cret! Cret! Cret! kon tolku menyemprotkan lagi peju yang masih tersisa ke dalam no nok Ines. Kali ini semprotannya lebih lemah. Perlahan-lahan baik tubuh Ines maupun tubuhku tidak mengejang lagi. Aku menciumi leher mulus Ines dengan lembutnya, sementara tangan Ines mengusap-usap punggungku dan mengelus-elus rambut kepalaku. Aku merasa puas sekali berhasil ngen totin Ines.

Tips Ampuh Mencari Calon Istri yang Masih Perawan

@Ikadanews.info - Tips Ampuh Mencari Calon Istri yang Masih Perawan - Mencari calon istri yang masih perawan itu penting (pengecualian untuk orang yang kehilangan keperawanan karena kecelakaan atau diperkosa), karena status keperawanannya menunjukkan kepribadian dia sebenarnya. Jika si cewek sanggup menjaga keperawanan sampai menikah, berarti paling tidak dia bisa menjaga kehormatan & dirinya.Kalau kita mendapati istri kita sudah tidak perawan lagi di malam pertama, kita pasti merasa tertipu (jika tidak tahu sebelumnya) dan akan khawatir suatu saat istri kita akan selingkuh, kita merasa dikhianati, dan merasa tidak percaya 100% kepada istri kita. Berikut ini Tips mencari calon istri yang masih perawan.

Tips ini meskipun tidak menjamin 100%, tapi ada baiknya kita lebih berhati-hati dalam mencari calon pendamping hidup

  1. Perhatikan tingkah lakunya, cara bicaranya, cara berpakaian, jika si cewek terkesan nakal, trus sering berpakaian terlampau seksi maka peluang perawannya semakin kecil.
  2. Lihat pergaulannya, teman-temannya, dan kondisi keluarganya. Apakah dia bergaul dengan orang baik-baik atau tidak. Berasal dari kaluarga baik-baik atau tidak.
  3. Mencari tau masa lalunya, kita bisa tanya-tanya ke temen dekatnya atau orang-orang yang sudah mengenalnya lebih lama
  4. Cari cewek yang kuat agamanya. Biasanya seorang cewek yang alim bisa menjaga dirinya karena merasa diawasi Tuhan dimanapun dia berada.
  5. Kalo mau lebih aman lagi, cari cewek yang belum pernah pacaran, karena seringkali keperawanan seorang cewek direnggut oleh mantan pacarnya sendiri.
Contoh ideal seorang cewek yang peluang perawannya sangat besar adalah tokoh Aisyah di film Ayat-Ayat Cinta. Aisyah tidak pernah pacaran, mengerti agama, cantik, kaya. Biasanya orang yang baik-baik jodohnya juga baik-baik karena pergaulannya dengan orang baik-baik pula.

Walah Rooney Sibuk Cetak Gol, Istri Malah Asyik Dugem

@Ikadanews.info - Walah Rooney Sibuk Cetak Gol, Istri Malah Asyik Dugem - Coleen McLoughlin masih gemar menghabiskan malam dengan berpesta di klub. Bahkan, istri bintang Manchester United, Wayne Rooney itu tak segan meninggalkan negaranya, Inggris.

Kali ini, Coleen menghadiri pesta di Ibukota Belanda, Amsterdam. Ibu beranak satu itu rela terbang ke Negeri Kincir Angin demi melihat aksi DJ top, Erick Morillo, di klub malam The Sand.

Coleen tampak cantik dengan setelan blouse hitam polos yang dipadu rok mini kuning. Desainer fesyen itu mengikat rambutnya dengan gaya sederhana kuncir kuda. Ia pun hanya memakai tambahan aksesoris anting dan gelang.

Sebelum menikmati pesta, Coleen menyempatkan diri berpose di depan kamera. Wanita 25 tahun itu kemudian mengunggah fotonya di akun Twitter miliknya, @ColeenRoo. “Ini pasti akan menyenangkan,” tulisnya.

Di saat Coleen menghabiskan malam di Amsterdam, Rooney justru harus membela Manchester United melawan West Bromwich Albion, Minggu 11 Maret 2012. Bomber internasiona Inggris itu sukses mencetak dua gol untuk kemenangan 2-0 MU di Old Trafford.

Ya, Coleen memang gemar mengisi waktunya dengan bersenang-senang. Belum lama ini, ia mengajak putra semata wayang mereka, Kai liburan ke Barbados, Kapulauan Karibia.

Inilah 6 Trik Rayuan Maut Agar Istri Mau Bercinta

@Ikadanews.info - Inilah Trik Rayuan Maut Agar Istri Mau Bercinta - Tidak semua suami tahu bagaimana membangkitkan gairah istri yang sudah tertidur. Para suami biasanya hanya memberikan foreplay sebentar dan langsung melakukan penetrasi. Cara tersebut tentunya tidak akan membuat wanita cukup bergairah untuk bercinta. Alhasil saat suami melakukan penetrasi, wanita merasakan sakit.

Sebenarnya bagaimana merayu istri yang sudah tertidur untuk bercinta? Berikut ini tipsnya untuk para suami, seperti dikutip dari askmen:

1. Buat Suasana Temaram
Gunakan lilin aromateraphy untuk membuat suasana kamar menjadi temaram. Pilihlah aroma vanilla yang bisa membuat wanita mood untuk bercinta. Kalau tidak ada lilin aromateraphy, nyalakan lampu yang tidak terlalu terang.

2. Sentuh Perut, Paha dan Payudara
Saat memberi wanita foreplay, mulailah dengan menyentuh paha, perut baru ke payudaranya. Jangan memulainya dari payudara karena itu bisa membuatnya kaget. Lakukan perlahan-lahan, saat menyentuh area tubuh wanita tersebut.

3. Berikan Ciuman
Cium wanita di punggungnya, leher, di bawah dagu dan cuping telinganya. Saat memberikan ciuman tersebut, jangan terburu-buru menggunakan lidah. Cukup berikan ciuman yang lembut. Baru setelah semua area tersebut Anda cium dengan lembut bibirnya.

4. Berbisik di Telinganya
Saat wanita mulai terjaga dari tidurnya, berbisiklah dengan lembut di telinganya. Katakan bagaimana Anda mencintai pasangan. Ucapakan apa yang Anda ingin lakukan dengannya, namun jangan terlalu detail. Kalau memang Anda cukup mengenal istri, mungkin Anda tahu kata-kata apa yang bisa membuatnya bergairah.

5. Stimulasi Area Intim
Pria bisa mulai beraksi lebih saat istri mereka terlihat sudah bergairah. Agar si wanita semakin terjaga dari tidurnya, berikan stimulasi di area intim. Kalau memang istri memberikan respon positif, seperti bersuara atau menggerakkan tubuhnya, Anda bisa melakukan stimulasi pada klitorisnya.

6. Penetrasi
Kalau memang istri sudah cukup bergairah namun masih tampak mengantuk, penetrasi bisa Anda lakukan dengan posisi spooning. Saat berhubungan seks dengan posisi ini, istri berbaring membelakangi suami dan si dia memeluk wanitanya dari belakang. Ketika istri tampak lebih siap, Anda bisa mengubah posisi spooning menjadi misionaris.