Cari Artikel Disini

Showing posts with label penyakit. Show all posts
Showing posts with label penyakit. Show all posts

Menderita Penyakit Langka, Reporter Wanita Ini Tidak Bisa Tersenyum

Menderita Penyakit Langka, Reporter Wanita Ini Tidak Bisa Tersenyum

Reporter televisi lokal Mary King belajar tersenyum lagi setelah sebuah penyakit langka membuat lumpuh separuh wajahnya. King sedang berada di dalam sebuah pesawat di bandara Charlotte, North Carolina, ketika akan segera pergi ke Baltimore pada tanggal 1 Juni yang lalu. Saat itu tiba-tiba ia tidak bisa menggerakkan bibirnya secara bersama-sama. Sisi kanan wajahnya lumpuh. Dia berpikir bahwa dirinya sedang terserang stroke sehingga meninggalkan pesawat dan segera dilarikan ke rumah sakit. Di sini diketahui bahwa ia didiagnosa dengan Bell’s Palsy. Saat perempuan berusia 25 tahun ini berkaca, ia sadar betapa buruk kondisinya saat ini. Mata sebelah kanannya tidak mau berkedip dan mulut sebelah kanannya pun turun sehingga ia tidak dapat tersenyum.



Saat tampil di ABC News’ Good Morning America, perempuan ini menunjukkan keterkejutannya dengan mengatakan semua ini sangat tiba-tiba, menjadikan dirinya terlihat jauh berbeda. Ia terus berpikir bagaimana jadinya bila ia masih seperti ini di hari pernikahannya? Ia juga mengatakan bahwa ia ingin tersenyum karena merasa sangat bahagia namun ia malah terlihat begitu aneh. Bell’s Palsy menyebabkan kelumpuhan pada wajah karena saraf kranial ketujuh meradang atau rusak, hal ini hanya bersifat sementara. Dua minggu setelah gejala awal muncul, ia mulai belajar bagaimana caranya tersenyum kembali dan sekarang setelah tiga minggu berlalu, ia hampir sembuh. King akhirnya kembali bekerja di WIS TV salah satu afiliasi NBC di Columbia, South Carolina. Perempuan ini berkata bahwa ia biasanya berkedip dengan dua mata sekarang, ia tidak bisa mengedipkan mata kanannya. Ia tidak mau terus mengeluh karena memiliki kesempatan untuk pulih kembali adalah suatu anugerah. Walaupun sekarang ia masih belum bisa tersenyum seperti semula, ia sudah belajar sedikit demi sedikit untuk kembali mengembangkan senyum di wajahnya agar tidak tampak aneh.

Inilah 10 Penyakit Dengan Biaya Pengobatan Termahal

@Ikadanews - Inilah 10 Penyakit Dengan Biaya Pengobatan Termahal - Tiap tahunnya biaya pengobatan hampir semua penyakit semakin meningkat. Tapi diantara semua jenis penyakit itu ada yang biayanya amat mahal. Hindari 10 penyakit ini jika tidak ingin jatuh miskin.

1. Penyakit mental
Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 142,2 miliar.
Penyakit mental diantaranya yaitu Alzheimer, Parkinson, Schizoprenia, depresi dan lainnya. Perkembangan obat terkini dan proses penyembuhan yang lama membuat penyakit ini menjadi penyakit dengan biaya pengobatan termahal diantara semua penyakit yang ada.

2. Penyakit jantung

Peningkatan biaya per tahun 5 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 123,1 miliar.
Penyakit jantung masih menjadi penyakit pembunuh nomor 1 di dunia. Hal ini disebabkan semakin banyak orang yang merokok dan meningkatnya pola hidup tidak sehat seperti makanan berkolesterol tinggi dan jarangnya olahraga.

3. Trauma

Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 100,2 miliar.
Biaya pengobatan orang yang terkena trauma terus meningkat karena tiap kasus berbeda-beda cara pengobatannya. Selain itu alat-alat untuk mendiagnosis penyakit ini seperti Computed tomography scans cukup mahal harganya.

4. Kanker

Peningkatan biaya per tahun 7 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 99,4 miliar.
Kanker dengan biaya pengobatan termahal adalah kanker usus besar, kanker payudara, kanker paru-paru dan kanker prostat. Kunci dari menghindari penyakit ini adalah dengan menghindari merokok dan menjaga asupan makanan yang sehat.

5. Penyakit paru-paru
Peningkatan biaya per tahun 6 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 64,6 miliar.
Yang termasuk penyakit paru-paru diantaranya asma, emphysema (pembengkakan atau radang paru-paru) dan penyakit Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) lainnya.

6. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Peningkatan biaya per tahun 9 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 50,2 miliar.
Penyakit ini membutuhkan biaya yang cukup besar karena banyak dokter yang memberi obat dalam jumlah yang tak tanggung-tanggung pada pasiennya. Kualitas obat juga menentukan harganya. Jika saja obat hipertensi dibuat generiknya mungkin biaya penyakit ini bisa ditekan.

7. Osteoarthritis (radang sendi/rematik)
Peningkatan biaya per tahun 8 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 48 miliar.
Obesitas dan ukuran pinggang yang membesar adalah faktor yang memperbesar risiko penyakit ini. Obat-obatan mahal seperti Vioxx dan Celebrex yang muncul pada awal tahun 2000 menambah mahal biaya penyembuhan penyakit radang sendi ini. Pada tahun 2004, Vioxx ditarik dari pasaran karena memicu risiko serangan jantung.

8. Sakit punggung
Peningkatan biaya per tahun 9 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 40,1 miliar.
Pengeluaran untuk penyakit ini banyak dihabiskan untuk operasi. Ada juga obat-obatan mahal yang bersifat narcotic (membius) untuk mengatasi penyakit ini. Namun sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association mengatakan bahwa semua pengobatan mahal itu tidak membuat seseorang lebih baik.

9. Penyakit ginjal
Peningkatan biaya per tahun 13 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 35,9 miliar.
Penemuan teknik dialisis untuk penderita penyakit ginjal membuat penanganan penyakit ini mahal. Teknik dialisis adalah teknologi pertama yang sangat mahal dalam menangani penyakit ginjal.

10. Diabetes
Peningkatan biaya per tahun 8 persen. Total ongkos penanganan penyakit ini di Amerika telah mencapai US$ 35,8 triliun.
Hampir 24 juta orang Amerika terkena diabetes dan pemicunya tertingginya adalah obesitas. Penyakit diabetes bisa memicu penyakit-penyakit lainnya seperti jantung dan kanker. Namun karena penyakit-penyakit itu sudah berbeda lagi pengobatannya, maka penyakit diabetes sendiri tidak memakan biaya yang lebih tinggi dari penyakit jantung atau kanker.

Berikut 10 Penyakit yang Memalukan

1. Keringat yang Berlebihan
Tingkat malunya termasuk sedang, karena bisa berhubungan dengan bau badan dan enggan untuk mencari bantuan. Penyebabya bisa karena kelenjar keringat yang produksinya berlebih, stres atau tiroid yang terlalu aktif.

Untuk mengatasinya bisa dengan latihan relaksasi untuk mengontrol ketegangan atau menggunakan deodoran dengan antiperspirant yang kuat. Tak ada salahnya untuk menghubungi dokter dan melakukan tes darah untuk mengetahui ada masalah tiroid atau tidak..

2. Wasir
Tingkat malunya sedang, karena bisa membuat seseorang tak nyaman untuk beraktivitas. Penyebabnya karena adanya pelebaran pembuluh darah vena di anus atau dubur. Penyakit ini biasanya menimbulkan rasa gatal, nyeri dan tak nyaman ketika sedang duduk. Jika masih awal bisa diatasi dengan beberapa gerakan latihan, olahraga atau banyak makan sayuran, tapi jika sudah parah harus dilakukan operasi.

3. Bau Kaki
Tingkat malunya tinggi, karena berhubungan dengan kebiasaan pribadi yang jorok. Penyebabnya bisa kombinasi antara kaki berkeringat dengan kurangnya menjaga kebersihan, penggunaan sepatu yang tidak tepat atau adanya infeksi. Cara mengatasinya dengan mengganti kaus kaki setiap harinya, rajin membersihkan kaki serta mencuci sepatu secara teratur.

4. Rambut berlebih 
pada perempuanTingkat malunya sangat tinggi, karena takut dicap mirip laki-laki. Penyebab tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan ini seringkali karena faktor keturunan, penyakit yang ada ditubuhnya atau efek samping dari suatu obat.

Cara mengatasinya bisa dengan melakukan waxing, mencukur, menggunakan krim perontok rambut, perawatan laser atau elektrolisa. Jika masalah ini disebabkan oleh faktor hormonal, maka tak ada salahnya jika meminta bantuan medis.

5. Payudara pada laki-laki (gynecomastia)

Tingkat malunya tinggi, karena hal ini biasanya terjadi pada kaum perempuan. Penyebab tumbuhnya payudara pada laki-laki adalah karena adanya gangguan pada hormon testosteron dan estrogen. Gangguan ini menyebabkan puting menjadi sakit, payudara membengkak atau keduanya. Pada beberapa kasus bisa hilang dengan sendirinya, tapi ada juga yang menjadi permanen dan memerlukan bantuan medis.

6. Disfungsi ereksi
Saat ini tingkat malunya sudah lebih rendah dari sebelumnya. Kemungkinan penyebabnya adalah masalah sirkulasi, depresi, diabetes, konsumsi alkohol, efek samping obat atau masalah psikoseksual. Tapi biasanya tidak ditemukan penyebab yang spesifik.

Jika ingin mengatasinya sendiri cobalah untuk mengurangi alkohol, berhenti merokok, olahraga teratur serta menghindari penggunaan viagra yang dijual bebas. Jika tidak ada kemajuan, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahlinya agar diketahui penyebabnya.

7. Mendengkur
Masalah kesehatan ini memiliki tingkat malu yang tinggi, serta seringkali membuat seseorang menjadi kurang tidur. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti adanya kelainan pada anatomi rahang dan tenggorokan, karena tidur terlentang atau bisa juga akibat adanya polip di hidung.

Masalah ini bisa jadi salah satu gejala awal dari gangguan pernapasan di malam hari. Sebaiknya konsultasikan denga dokter jika hal ini terus berlangsung dan sudah sangat mengganggu waktu tidur.

8. Kebotakan pada laki-laki
ingkat malunya tinggi, karena bisa menurunkan kepercayaan diri. Penyebabnya kemungkinan karena faktor genetik atau usia yang semakin bertambah.

Cara mengatasinya bisa dengan menggunakan obat penumbuh rambut, tapi cara ini tidak efektif untuk semua orang. Jika kebotakan dialami sat masih muda, sebaiknya meminta bantuan dokter untuk mengatasinya seperti pemberian obat seperti minoxidil.

9. Anus yang gatal
Tingkat malunya tinggi, karena bisa membuat seseorang menjadi canggung dan menurunkan kepercayan dirinya. Gatal yang awalnya hanya biasa saja, tapi jika tidak ditangani akan semakin memburuk. Terkadang hal ini disebabkan oleh adanya infeksi atau masalah kulit seperti eksim. Cobalah untuk menjalani pola hidup yang bersih.

Jika langkah-langkah kebersihan tidak membantu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apa penyebabnya dan memberikan resep krim yang efektif dan tidak berbahaya.

10.Bau Mulut

Tingkat malunya tinggi, karena bisa berhubungan dengan kepercayaan diri. Penyebabnya bisa karena adanya lubang di gigi, sisa makanan yang tertinggal, karang gigi atau bisa juga karena adanya suatu penyakit di tubuh. Cara mengatasinya bisa dengan gosok gigi secara teratur, menggunakan cairan pembersih mulut atau rajin membersihkan gigi ke ahlinya.

Waspadalah ! Inilah 6 penyakit seksual yang ditularkan pria

@Ikadanews - Waspadalah ! Inilah 6 penyakit seksual yang ditularkan pria - Waspadai sejumlah penyakit menular seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?

Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus. Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

1. HIV/AIDS

Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah.
Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya HIV menjadi penting. Jika Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV pada masa lalu, sebaiknya lakukan skrining.

2. Gonorea
Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat seseorang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

3. Klamidia
Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas.

Meski hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain.

Penelitian menunjukkan, 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun.

4. Virus Herpes Simpleks (HSV-2)
HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus itu berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir.

5. Human Papillomavirus (HPV)
Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan risiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahun. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka itu sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum.

Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Pada tahun 2006, CDC merekomendasikan agar vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun.

Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi itu menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan.

6. Sifilis
Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit itu belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC.

Tahun 2004-2005 saja tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir. Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

Inilah Penyakit Yang Membuat Orang Menjadi Lebih Jenius

@Ikadanews - Inilah Penyakit Yang Membuat Orang Menjadi Lebih Jenius - Dalam beberapa kasus, manusia mempunyai kepekaan berlebih terhadap berbagai kondisi lingkungan, seperti bunyi-bunyian, nomor seri telepon genggam di meja anda, atau merek dan tanggal produksi lampu di kamar anda. Kelainan ini disebut dengan Low Latent Inhibition atau LLI.

Tanda-tanda orang yang mengidap LLI:

1. Lebih peka terhadap informasi di sekitar anda:
Anda melihat lebih banyak, mendengar lebih banyak, lebih bau dan merasa lebih melalui kontak sentuhan. Tanpa upaya sadar, pikiran Anda memiliki sebuah asupan informasi yang lebih luas .Setelah menghadapi segala bentuk rangsangan (yang menarik bagi Anda), pikiran Anda secara otomatis mengeksplorasi komponen-komponennya. Jadi anda dapat mendapatkan informasi tentang sesuatu yang terlewatkan oleh orang normal.

2 .Dapat mengetahui kebohongan seseorang:
Anda biasanya mampu melihat kebohongan dan penipuan yang digunakan orang dalam kehidupan sehari-hari.

3. Mampu belajar dengan cepat:

Ketika belajar, Anda dapat membuat perubahan seketika. Anda dapat mempraktekkan pelajaran yang baru saja anda serap, dan mampu membuat koneksi atau asosiasi antara 2 hal atau lebih yang biasanya pada orang normal, tampak seperti tidak berhubungan sama sekali. Mudah memahami penjelasan. Anda melihat informasi latar belakang non-verbal dan ini sering memberikan gambaran yang lebih komprehensif daripada apa yang diucapkan.

4. There is no talking voice in your head:

Anda berpikir secara jernih dengan pikiran sadar anda. Informasi tenggelam sepenuhnya dalam pikiran sadar anda tanpa pengaruh pikiran bawah sadar.

5. Sulit untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran:

Karena pikiran anda sangat teliti dan mendetail tentang hal-hal yang dianggap sepele oleh orang lain, maka anda akan sulit untuk menjelaskannya secara verbal kepada orang lain.

6. Orang lain terlihat bodoh dan membosankan dengan penjelasannya:
Anda akan merasa sebal dan geregetan bila mendengarkan penjelasan orang normal karena dalam pikiran anda, orang tersebut menjelaskan tentang sesuatu yang anda anggap seharusnya sudah dijelaskan beberapa jam sebelumnya. Jadi ibarat, seseorang berbicara masih sampai di poin A, sedangkan pikiran anda sudah mencapai poin P (dalam alfabet).

7. Ilmu pengetahuan adalah sumber ketenangan:

Anda dapat menemukan ketenangan dan ketenteraman dalam mempelajari berbagai hal yang berbau sains.
Orang yang mengidap LLI beresiko mengalami keterbelakangan mental bila orang tersebut tidak memiliki IQ yang cukup untuk memproses segala informasi yang dia dapatkan dari lingkungan sekitarnya.

Sedangkan pengidap LLI yang memiliki IQ tinggi akan menjadi seseorang yang biasa kita sebut jenius.

 inilah, penyakit, yang, membuat, orang, menajdi, lebih, jenius, kesehatan,


Berikut 7 Penyakit Kronis di Usia Muda dan Cara Mencegahnya

@Ikadanews - Berikut 7 Penyakit Kronis di Usia Muda dan Cara Mencegahnya - Serangan stroke, tulang keropos dan juga pikun sekarang bukan cuma penyakitnya orang tua. Akibat perubahan gaya hidup moderen yang semakin tidak sehat, penyakit-penyakit kronis semacam itu bisa juga menyerang sejak usia sangat muda.

1. Melanoma

Usai paling rentan: 50-an tahun ke atas
Bisa kena sejak: Remaja akhir serta usia 20-an awal

Melanoma adalah sejenis kanker kulit yang bisa dihindari dengan tidak terlalu sering berjemur antara pukul 10 pagi hingga 2 siang tanpa menggunakan tabir surya atau Sun Protecting Factor (SPF). SPF-30 lebih disarankan, namun SPF-15 dianggap sudah cukup memberikan perlindungan.

2. Osteoporosis

Usia paling rentan: 65 tahun ke atas
Bisa kena sejak: 50-an tahun

Osteoporosis atau pengeroposan tulang bisa dicegah dengan memperbanyak asupan kalsium dan vitamin D, serta menghindari rokok. Olahraga teratur juga penting, karena otot yang kuat akan membantu rangka tubuh dalam menopang berat badan.

3. Stroke

Usia paling rentan: 65 tahun
Bisa kena sejak: 20 hingga 30-an tahun

Lagi-lagi rokok termasuk faktor risiko pada serangan stroke di usia muda. Untuk mencegahnya, hidari rokok dan makan berlemak maupun bergaram, serta perbanyak konsumsi ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak ini baik untuk jantung dan pembuluh darah.

4. Kanker payudara

Usia paling rentan: 45 tahun ke atas
Bisa kena sejak: remaja

Olahraga teratur, menjaga berat badan tetap ideal, membatasi alkohol agar tidak berlebihan dan menghindari rokok bisa menurunkan risiko kanker payudara. Karena penyebab pastinya tidak diketahui, maka deteksi dini paling penting dilakukan dengan sering-sering meraba adanya benjolan.

5. Alzheimer

Usia paling rentan: 65 tahun ke atas
Bisa kena sejak: 40-an tahun

Alzheimer adalah salah satu jenis kepikunan yang susah dilawan karena merupakan efek dari proses penuaan. Namun beberapa hal bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculannya, misalnya dengan rajin mengisi teka-teki silang, belajar bahasa asing dan juga bermain musik.

6. Asam urat (Gout)

Usia paling rentan: 50 hingga 60-an tahun
Bisa kena sejak: 30-an tahun.

Obesitas dan konsumsi alkohol merupakan faktor risiko utama serangan gout di usia muda, sehingga berat badan perlu dikontrol jika tidak ingin mengalaminya. Namun perlu diingat, diet ekstrem yang berdampak pada penurunan berat badan secara singkat dan dramatis juga bisa meningkatkan risiko pengkristalan asam urat.

7. Diabetes tipe-2


Usia paling rentan: 40 hingga 50-an tahun
Bisa kena sejak: anak-anak!

Berbeda dari diabetes tipe 1 yang merupakan kondisi bawaan sejak lahir, diabetes tipe 2 jauh lebih memungkinkan untuk dicegah. Kuncinya hanya 2, yakni pola makan seimbang dan rendah kalori serta aktivitas fisik yang juga seimbang dengan asupan kalorinya.

Waspadalah !!! Berikut 10 Penyakit paling misterius

@Ikadanews.info - Waspadalah !!! Berikut 10 Penyakit paling misterius - Ada begitu banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh dokter hanya dengan menuliskan resep obat. Namun, di luar sana masih banyak penyakit yang, jangankan ada obat yang cespleng, penyebab timbulnya penyakit ini saja masih jadi misteri. Berikut adalah 10 penyakit yang hingga saat ini masih terus diteliti oleh para ilmuwan.

10. AIDS
Sudah 25 tahun sejak penyakit ini pertama kali diidentifikasi, tetapi tetap belum ada obat untuk penyakit yang lengkapnya bernama acquired immune deficiency syndrome ini. AIDS termasuk dalam pembunuh utama di dunia, terutama di negara berkembang. Virus human immunideficiendy virus (HIV) diketahui pertama kali menjangkiti simpanse sebelum akhirnya virusnya bermutasi dan menginfeksi manusia. Para ilmuwan menyatakan, simpanse dan manusia tertular virus itu melalui cara sama dengan monyet terinfeksi, yaitu melalui aktivitas seksual.

9. Alzheimer
Penyakit alzheimer atau lebih dikenal sebagai kepikunan sering dianggap sebagai hal yang wajar diderita golongan usia lanjut. Namun, sebenarnya alzheimer adalah penyakit yang diakibatkan oleh degenerasi otak. Riset menunjukkan, massa otak penderita berkurang karena sel-sel saraf mengalami kematian secara cepat. Akibatnya, transmisi antarsel otak pun terganggu karena asetilkolin (zat yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antarsel otak) jumlahnya turun.
Sampai saat ini para ahli belum mengetahui penyebab pasti penyakit yang menjadi penyebab kematian keempat di Amerika Serikat dan Eropa setelah kanker, penyakit jantung, dan stroke ini.

8. Salesma (“common cold”)
Meski penyakit ini tiap tahunnya menyerang jutaan orang di AS, belum banyak pengetahuan yang dimiliki para dokter mengenai penyakit salesma ini. Pada umumnya penyakit ini akan sembuh hanya dengan istirahat dan sup panas, bukan antibiotika.

7. Flu burung
Tubuh manusia tidak memiliki kekebalan terhadap virus flu yang dibawa oleh unggas. Para ahli juga mengkhawatirkan mutasi virus ini menjadi jenis baru yang bisa menular antarmanusia. Risiko kematian pada orang yang terinfeksi flu burung mencapai 50 persen karena virus ini tergolong sangat ganas. Melalui tindakan stamping out, yakni membunuh semua ayam pada peternakan terserang, disertai desinfeksi kandang, maka penyakit tersebut dapat diberantas.

6. Pica
Orang yang terdiagnosa menderita Pica memiliki ciri khas suka memakan benda-benda yang tidak wajar, seperti kertas, lem, tanah, bahkan meminum minyak. Meski kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor kekurangan mineral dalam tubuh, tetapi para ahli belum menemukan pemicu pasti kondisi ini. Karena itu, terapi dan konseling sering dipakai sebagai cara untuk menghilangkan kebiasaan yang tidak normal ini.

5. Penyakit autoimun
Penyakit ini terjadi manakala sistem imunitas tubuh berlebihan sehingga tidak bisa membedakan virus atau kuman dengan sel tubuh manusia. Ia menyerang tubuh sendiri. Sebagai perbandingan, jika penderitaAIDS kekurangan daya imun tubuh, penderita autoimun justru kelebihan.
Sampai saat ini belum diketahui penyebab penyakit yang salah satunya adalah penyakit lupus ini. Anehnya, penyakit lupus sering ditemukan pada perempuan yang sangat aktif atau perempuan amat pendiam.

4. Skizofrenia
Orang dianggap menderita skizofrenia jika selama satu bulan mengalami gejala psikotik, seperti berhalusinasi dan mengalami waham. Akibatnya, telinga penderita, misalnya, mendengar bisikan-bisikan aneh yang sebenarnya tidak ada. Waham adalah kondisi ketika pikiran penderita tidak realistis. Dia, misalnya, merasa dikejar-kejar pembunuh.
Untuk mengatasi gejala psikotik itu, dokter biasanya memberikan obat antipsikotik. Pengobatan berlangsung lama, bahkan sebagian penderita harus minum obat sepanjang hidupnya.

3. Creutzfeldt-Jakob
Ini adalah gangguan otak yang langka dan fatal. Diperkirakan disebabkan oleh prions, yaitu zat-zat penyebab infeksi yang dapat mengubah molekul protein normal menjadi protein yang dapat menyebar dan bersifat mematikan.
Gejala paling dini dari penyakit ini berupa gangguan pada memori serta perubahan perilaku. Penyakit ini berkembang dengan cepat disertai entakan otot, lemas pada tangan dan tungkai kaki, kebutaan, dan akhirnya koma. Penyakit ini sering disebut juga sebagai penyakit sapi gila.

2. Penyakit lelah kronik
Ini termasuk dalam penyakit dengan gejala fisik yang tidak bisa dijelaskan secara medis. Penderita penyakit ini sering mengalami rasa lelah yang berlebihan hingga tidak dapat melakukan apa pun dan cuma bisa berbaring di tempat tidur selama berhari-hari.

1. Penyakit morgellons
Penyakit ini termasuk dalam jenis penyakit kulit yang misterius. Penderita penyakit morgellons mengeluhkan adanya parasit di bawah kulitnya yang membuatnya ingin terus menggaruk hingga seluruh kulitnya terluka dan memiliki luka terbuka. Sebagian ahli menyebut penyakit ini lebih disebabkan oleh faktor delusi, tetapi sebagaian berpendapat penyebabnya nyata.

' Anoreksia ' Penyakit yang Membuat Anda Terlihat Seperti Tengkorak Hidup


@Ikadanews.info - ' Anoreksia ' Penyakit yang Membuat Anda Terlihat Seperti Tengkorak Hidup - Anoreksia nervosa (AN) adalah sebuah gangguan makan yang ditandai dengan penolakan untuk mempertahankan berat badan yang sehat dan rasa takut yang berlebihan terhadap peningkatan berat badan akibat pencitraan diri yang menyimpang. Pencitraan diri pada penderita AN dipengaruhi oleh bias kognitif (pola penyimpangan dalam menilai suatu situasi) dan memengaruhi cara seseorang dalam berpikir serta mengevaluasi tubuh dan makanannya. AN merupakan sebuah penyakit kompleks yang melibatkan komponen psikologikal, sosiologikal, dan fisiologikal, pada penderitanya ditemukan peningkatan rasio enzim hati ALT dan GGT, hingga disfungsi hati akut pada tingkat lanjut.
Seseorang yang menderita AN disebut sebagai anoreksik atau (lebih tidak umum) anorektik. Istilah ini sering kali namun tidak benar disingkat menjadi anorexia, yang berarti gejala medis kehilangan nafsu makan, Buat mereka penderita anoreksik, tubuh super minim yang sangat anomalipun begitu diidam-idamkannya.
 Tanda-tanda Gejala Anoreksia
  • Sengaja memaksa diri sendiri untuk lapar dengan kehilangan berat badan.
  • Ketakutan apabila berat badan mereka bertambah.
  • Menolak makan.
  • Mengingkari kalo mereka lapar.
  • Berolahraga secara kontant.
  • Jumlah rambut yang lebih banyak pada tubuh atau wajah.
  • Sensitif terhadap cuaca/suhu dingin.
  • Tidak mengalami siklus menstruasi/absen.
  • Kehilangan atau rontoknya rambut pada kepala.
  • Persepsi atau cara pandang terhadap diri sendiri yang menganggap diri mereka itu gemuk padahal sesungguhnya diri mereka terlalu kurus.

Akibat Anoreksia
1.Kerusakan organ khususnya jantung, otak dan ginjal.

2.Penurunan tekanan darah, nadi dan frekuensi nafas.

3.Rambut rontok.

4.Detak jantung yang tidak teratur.

5.Osteoporosis.

6.Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.

7.Kematian akibat kelaparan atau bunuh diri.
Pengobatan Anoreksia dan Pencegahannya
Pengobatan pada anoreksia sulit dilakukan, karena penderita anoreksia percaya bahwa tidak ada yang salah dalam diri mereka. Pada pasien dengan gejala atau tahap awal anoreksia (kurang dari 6 bulan atau hanya sedikit berat badan yang hilang) mungkin dapat berhasil diobati tanpa harus dirawat di rumah sakit. Tapi, untuk keberhasilan penyembuhan, pasien harus mempunyai keinginan untuk berubah dan harus mempunyai keluarga dan teman yang membantu keberhasilan penyembuhannya.

Perawatan kegawat daruratan pada anoreksia diperlukan jika terdapat kondisi dehidrasi berat, malnutrisi, gagal ginjal dan detak jantung tidak teratur yang mengancam nyawa.

Gawat atau tidak, pengobatan anoreksia memerlukan tantangan akibat penderita menolak dianggap memiliki masalah. Seperti gangguan makan yang lain, anoreksia memerlukan penanganan yang komprehensif untuk mengetahui kebutuhan tiap tiap pasien.

Meskipun sangat sulit mencegah semua kasus anoreksia, tetapi pengobatan dini begitu gejala muncul sangat membantu penderita jatuh ke kondisi yang lebih parah. Pendidikan secara dini tentang kebiasaan hidup sehat dan pandangan positif terhadap makanan serta penampilan juga sangat membantu mencegah keadaan yang lebih parah dari gangguan makan.
Sumber