Cari Artikel Disini

Showing posts with label pemerkosa. Show all posts
Showing posts with label pemerkosa. Show all posts

Badong, Penangkal Perkosaan dan Perselingkuhan


Badong, Penangkal Perkosaan dan Perselingkuhan

Pada jaman Kerajaan Majapahit di era pemerintahan Raja Hayam Wuruk di abad ke-14, orang pasti akan berpikir panjang sebelum melakukan suatu tindakan mesum kepada wanita, ataupun untuk berbuat selingkuh dengan istri orang lain. Pada saat itu diberlakukan Undang-Undang Paradara, yang antara lain mengatur tentang larangan untuk berbuat tidak senonoh dengan wanita yang bukan istrinya.

Dan yang termasuk ke dalam kategori pidana antara lain mengganggu, meniduri, memegang-megang, meminjam pakaian tanpa ijin, berbicara di tempat sepi, mengadakan pertemuan diam-diam, mengajak lari ataupun bertengkar, baik itu dengan istri orang ataupun wanita yang masih lajang.

Bagi para lelaki hidung belang yang mencoba melanggarnya disediakan hukuman yang bervariasi tergantung pada tingkat kesalahannya. Mulai dari denda sebesar 4.000 laksa, hingga yang terberat adalah hukuman mati.

Namun, selain dilindungi dengan undang-undang yang berlaku saat itu, kaum wanita di jaman Majapahit juga dilindungi dari tindak perkosaan dan perselingkuhan secara fisik. Yaitu, pada waktu itu para wanita, utamanya kaum menengah, dilindungi dengan menggunakan semacam celana dalam yang terbuat dari logam atau yang disebut badong.

Ya, celana dalam dari logam, atau badong tersebut wajib dikenakan seorang istri ketika ditinggal oleh sang suami dan dilengkapi dengan sebuah gembok yang hanya dipegang oleh suami. Penggunaannya diletakkan di luar kain, tepat di depan alat kelamin wanita. Sayang sekali, tidak ada penjelasan, bagaimana para wanita tersebut nantinya akan menjalankan kegiatan pribadi, misalnya buang air, selama kunci masih dipegang suami.

Badong tersebut biasanya dikenakan oleh para wanita bangsawan selama suami mereka sedang berpergian atau sedang berperang. Dengan demikian celana dalam tersebut akan melindungi wanita dari korban perkosaan atau kemungkinan terlibat perselingkuhan dengan lelaki lain selama suami pergi. Selain itu, badong juga digunakan oleh para pertapa atau pendeta wanita, untuk menahan godaan syahwat, sehingga mereka tidak bisa berbuat intim dengan lawan jenis.

Sebuah badong berbahan emas pernah ditemukan di daerah Madiun yang merupakan peninggalan era Majapahit dan sekarang tersimpan di Museum Nasional Jakarta. Permukaan badong mewah tersebut dihiasi dengan relief cerita Sri Tanjung, seorang wanita suci yang dituduh berselingkuh oleh suaminya.

Dan tidak hanya di Jawa, di Aceh benda semacam badong juga ditemukan dengan nama cupeng. Menurut tradisi, cupeng yang berbentuk seperti hati, berfungsi sebagai penutup kelamin anak perempuan. Selain itu mereka juga percaya bahwa cupeng tersebut dapat menangkal pengaruh roh jahat.

Sementara di Eropa, penyegelan daerah intim wanita juga dikenal pada awal abad Masehi. Sebuah peninggalan sejarah bangsa Romawi juga sering ditemukan adanya lukisan wanita yang mengenakan celana dari logam. Kemungkinan memang celana logam tersebut dimaksudkan untuk melindungi kaum wanita dari pada keong racun. Bagaimana kalau wanita jaman sekarang juga menggunakan ya?.

http://clubbing.kapanlagi.com/threads/114583-Badong-Penangkal-Perkosaan-dan-Perselingkuhan

Inilah Kondom Khusus Wanita Anti Pemerkosaan

@Ikadanews - Inilah Kondom Khusus Wanita Anti Pemerkosaan - Kondom wanita anti-perkosaan adalah penemuan Sonette Ehlers, seorang wanita dari Afrika Selatan untuk mencegah tindak permerkosaan terhadap wanita. Pemerkosaa dicegah dengan cara menjepit penis penyerang, melukai dan membuatnya tidak berdaya.
Alat ini berbentuk kantong dari latex yang diberi duri-duri logam mikroskopis yang mengarah ke dalam, dan dipakai di dalam vagina seorang wanita seperti layaknya sebuah tampon. Bila seorang pemerkosa berusaha memperkosa wanita pemakai, penis pemerkosa akan terluka oleh duri mikroskopis di dalam kondom tadi dan menyebabkan rasa sakit. Ini dianggap akan menyebabkan sang pemerkosa mengurungkan niatnya untuk memerkosa dan memberikan waktu yang memadai buat korban untuk melarikan diri.
Setelah itu, kondom akan tetap melekat pada tubuh si penyerang dan hanya dapat dilepaskan dengan operasi kecil.
Selain fungsi khusus di atas, kondom wanita ini juga akan berfungsi seperti kondom wanita biasa, mencegah kehamilan dan penularan penyakit menular.
Kondom ini diperkenalkan pada tanggal 31 Agustus 2005 di Afrika Selatan, di mana banyak kasus perkosaan terjadi. Produksi akan mulai tahun berikutnya bila kritik dapat diredam. Sang penemu berharap produk ini akan dipasarkan pada akhir 2006 dengan nama dagang Rapex.

Cerita Humor : Hukuman Ringan Untuk Pemerkosa

@Ikadanews.info - Cerita Humor : Hukuman Ringan Untuk Pemerkosa - Ada seorang pemuda abis nonton blue film. Mungkin karena nafsunya udah tinggi…akhirnya dia nekat memperkosa seorang mahasiswi yang baru pulang kuliah.
Tapi si pemuda dibayangi perasaan bersalah dan penyesalan, yang akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Selama di tahanan dia terus berpikir… mungkin dia akan ditahan selama puluhan tahun dan disiksa berat.
Pada hari persidangan.
Hakim: “Anda telah bersalah menghancurkan masa depan seorang mahasiswi… hukumannya… tiga bulan penjara…….”
Si pemuda antara kaget dan senang….karena nggak mengira  hukumannya cuman 3 bulan penjara.
Tapi tiba-tiba hakimnya melanjutkan: “Dengan catatan, alat yang dipakai melakukan kejahatan akan disita oleh negara…”