Cari Artikel Disini

Showing posts with label seksual. Show all posts
Showing posts with label seksual. Show all posts

Cara Jitu Menjaga Kesehatan Seksualitas

@Ikadanews - Cara Jitu Menjaga Kesehatan Seksualitas - Menjaga kesehatan seksual memang sangat penting baik bagi pria dan wanita. Seiring bertambahnya usia, cara menjaga kesehatan seksual pada wanita dapat berbeda-beda. Cara menjaga kesehatan seksual pada wanita ini dapat dikelompokkan berdasarkan usia.
Kira-kira apa saja yang harus dilakukan oleh wanita untuk menjaga kesehatan seksual?

Berikut cara menjaga kesehatan seksual untuk wanita dari berbagai usia seperti dikutip dari HealthLine,  antara lain:

1. Untuk usia 20 tahun ke atas

a. Melakukan hubungan seksual yang aman
Hampir dua pertiga dari semua penyakit menular seksual (PMS) terjadi pada wanita di bawah usia 25 tahun. Apalagi pada wanita yang sering melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan, hal tersebut dapat meningkatkan risiko PMS. Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan kondom setiap melakukan hubungan seksual.

b. Mendapatkan vaksin HPV
Beberapa risiko tinggi strain HPV dapat menyebabkan kutil kelamin dan kanker serviks. Sehingga penting untuk mendapatkan vaksin HPV.

c. Check up secara rutin
Jika aktif secara seksual, maka penting untuk melakukan pap smear dan pemeriksaan tahunan mulai 3 tahun setelah hubungan seksual pertama atau pada usia 21 tahun. Karena banyak PMS yang tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga skrining tahunan juga penting.

2. Untuk usia 30 tahun ke atas

a. Menentukan keluarga berencana
Kontrol kelahiran yang tepat masih sangat penting. Metode yang paling populer adalah pil KB. Pilihan lain, antara lain cincin vagina, suntikan, kondom, implan, dan intrauterine devices (IUD). Bicarakan dengan dokter mengenai jenis kontrol kelahiran yang tepat untuk Anda. Pelajari lebih lanjut mengenai pilihan kontrol kelahiran.

b. Membicarakan dengan pasangan jika hubungan seksual yang dilakukan menyebabkan nyeri
Nyeri saat berhubungan seks dapat menjadi tanda memiliki endometriosis. Endometriosis adalah gangguan reproduksi di mana endometrium, jaringan yang melapisi rahim, juga tumbuh di indung telur, panggul, dan saluran tuba.

3. Untuk usia 40 tahun ke atas

a. Menyeimbangkan hormon
Naik turunnya hormon dan perimenopause (5-10 tahun sebelum menopause) menyebabkan libido yang lebih rendah, menstruasi yang tidak teratur, dan kekeringan vagina.

b. Waspada terhadap PMS
Menggunakan kondom masih merupakan perlindungan yang paling penting.

4. Untuk usia 50 tahun ke atas

a. Memperhatikan jika gejala menopause telah muncul
Rata-rata usia menopause awal adalah sekitar 51 tahun. Dengan menopause datang maka akan terjadi penurunan hormon yang dapat menyebabkan libido lebih rendah, perubahan suasana hati, dan kekeringan vagina. Sehingga wanita cenderung untuk menghindari hubungan seksual sama sekali.

Tetapi dengan bantuan dokter, maka akan dapat mengelola gejala-gejala menopause dengan baik.

b. Menggunakan pelumas vagina
Kadar hormon yang lebih rendah dapat menyebabkan jaringan vagina yang tipis dan kering. Sehingga hubungan seksual dapat menjadi tidak nyaman dan tidak diinginkan. Bagi banyak wanita, sedikit pelumas atau pelembab akan membantu, tetapi yang lain mungkin perlu krim resep yang mengandung estrogen untuk meringankan kekeringan dan peradangan.

5. Untuk usia 60 dan 70 tahun ke atas

a. Jangan berhenti melakukan hubungan seksual
Banyak wanita di atas usia 60 tahun yang tetap aktif secara seksual. Banyak orang yang berusia lebih dari 60 tahun berhubungan seksual secara teratur akan cenderung lebih sehat daripada yang berhubungan seksual kurang sering atau tidak sama sekali.

b. Hubungan seksual dengan ritme lebih lambat
Hubungan seksual mungkin akan memakan waktu cukup lama bagi Anda dan pasangan. Lakukan foreplay sesuai kebutuhan.

c. Persiapkanlah hubungan seksual dengan baik
Dengan obat disfungsi ereksi (DE) kehidupan seksual dapat lebih aktif pada orang tua. Bagi pasangan wanita jangan menggunakan sabun untuk mencuci vagina. Sebaiknya, mencari pembersih yang memiliki pH sama dengan vagina yang sehat, yaitu antara 3,8-4,5.

Waspadalah ! Inilah 6 penyakit seksual yang ditularkan pria

@Ikadanews - Waspadalah ! Inilah 6 penyakit seksual yang ditularkan pria - Waspadai sejumlah penyakit menular seksual (PMS) yang tidak diinginkan pria. Celakanya, penyakit itu bisa ditularkan kepada wanita. Bagaimana mengenalinya?

Pernah mendengar kasus istri keputihan tak kunjung sembuh? Bau pula! Sudah diobati, tetapi kambuh terus. Ketika dokter meminta suaminya ikut diperiksa, baru ketahuan sumber keputihan berbau itu si lelaki. Dia membawa penyakit seksual itu ke rumah setelah mendapatkannya entah dari perempuan (atau lelaki) mana, lalu “membagikannya” kepada sang istri saat berhubungan intim.

Berikut ini enam jenis PMS yang menurut WebMD tak diinginkan pria. Tentunya juga tidak diinginkan wanita karena bau, sakit, dan bisa menimbulkan kemandulan.

1. HIV/AIDS

Penambahan angka penderita HIV/AIDS sebenarnya bisa dicegah.
Infeksi awal HIV/AIDS tidak memiliki gejala sehingga banyak orang tidak tahu sudah terinfeksi virus tersebut. Itu sebabnya HIV menjadi penting. Jika Anda aktif secara seksual dengan lebih dari satu pasangan atau ada alasan Anda kemungkinan terpapar HIV pada masa lalu, sebaiknya lakukan skrining.

2. Gonorea
Merupakan jenis PMS yang tidak mudah hilang. Pada pria, gejala GO termasuk nanah pada saluran kemih dengan rasa panas saat berkemih. Gonorea yang tidak diobati atau ditangani dengan baik bisa menyebabkan epididimitis, yaitu kondisi menyakitkan pada buah pelir dan bisa menyebabkan kemandulan.
Pada perempuan, GO merupakan penyebab utama penyakit radang panggul dan seperti klamidia, bisa menimbulkan infertilitas. GO membuat seseorang 3-5 kali kemungkinannya mengalami HIV.

3. Klamidia
Meskipun tidak menunjukkan gejala, klamidia dapat menimbulkan peradangan testikel, prostat, maupun uretra. Konsekuensi bagi wanita lebih serius lagi. Infeksi yang tidak ditangani menjadi penyebab utama penyakit radang panggul, kehamilan ektopik, dan beberapa kejadian infertilitas.

Meski hampir satu juta kasus klamidia di AS didiagnosis tahun 2005, para ahli memperkirakan bahwa sebenarnya terdapat 2,8 juta kasus baru setiap tahunnya. Artinya, dua dari tiga orang yang terinfeksi klamidia tidak tahu mereka memilikinya dan bisa menularkan kepada orang lain.

Penelitian menunjukkan, 1 dari 8 perempuan yang ditangani untuk masalah klamidia mengalami infeksi kembali dalam waktu setahun.

4. Virus Herpes Simpleks (HSV-2)
HSV-2 diduga yang menyebabkan sakit herpes genital mulai menurun (hanya saja kondisi ini di Indonesia tidak diketahui). Di AS, dari tes darah terhadap orang dewasa usia 48 tahun dan lebih muda, virus itu berkurang secara dramatis 19 persen dalam 10 tahun terakhir.

5. Human Papillomavirus (HPV)
Virus itu diketahui sebagai penyebab kanker leher rahim (serviks). HPV juga menyebabkan kutil genital dan meningkatkan risiko kanker pada penis dan anus pada pria. Jutaan pria membawa virus tersebut dan berisiko menularkan kepada pasangan seksualnya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lebih dari 6 juta orang AS terinfeksi HPV setiap tahun. Dalam survei, 48 persen pria yang datang ke klinik, hasil tes HPV-nya positif. Angka itu sekitar 8 persen dari populasi pria secara umum.

Vaksin baru terbukti efektif mencegah infeksi HPV. Pada tahun 2006, CDC merekomendasikan agar vaksin secara rutin diberikan kepada perempuan saat usia 11-12 tahun.

Komite praktisi imunisasi (ACIP) merekomendasikan vaksinasi bagi perempuan mulai usia 9 tahun. Rekomendasi itu menimbulkan kontroversi, tetapi bisa menyelamatkan hidup. Terlebih karena HPV merupakan penyebab utama kanker serviks pada perempuan.

6. Sifilis
Untunglah, obat efektif untuk mengatasi sifilis telah ditemukan. Pencegahan penyakit itu belum terbukti mudah. “Tingkat sifilis telah bertambah selama lima tahun berurutan,” ujar Jennifer Ruth, juru bicara CDC.

Tahun 2004-2005 saja tingkat sifilis nasional meningkat lebih dari 11 persen. Di antara pria, risikonya melonjak 70 persen dalam lima tahun terakhir. Sifilis yang tidak ditangani dengan baik bisa merusak otak, sistem kardiovaskular, dan organ dalam tubuh. Lebih dari itu, memiliki sifilis berarti meningkatkan bahaya terinfeksi HIV/AIDS setidaknya 2-5 kali lipat.

Inilah Bra Anti Pelecehan Seksual

@Ikadanews - Inilah Bra Anti Pelecehan Seksual - Bra sebagaimana diketahui publik adalah wadah dari (payudara), dua gumpal daging yang ada dibagian dada perempuan. Namun selain fungsi tersebut, bra mempunyai fungsi estetik untuk menjaga dan melindungi isinya dari benturan benda tumpul maupun tajam, he he..he.
Berdasarkan data tentang tindak pelecehan seksual secara fisik terhadap perempuan mengarah mayoritas pada bagian dada, tepatnya bagian payudara. Karena hal ini maka mendorong SUEP untuk mengeluarkan kecerdasannya dalam hal mendesain bra anti pelecehan seksual. Bagaimana kiprahnya dalam menjalankan ide brilian ini kami persilahkan anda untuk menyimak sajian ini.

Selepas makan bangku sekolah di salah satu STM di Surabaya maka Suep meniti kehidupan dengan bekerja pada sebuah perusahaan konfeksi pakaian dalam wanita: celana dalam, bra, di Tanggerang selama kurang lebih 3 tahun. Kemudian disambung lagi dengan pengalaman 5 tahun bekerja pada salah satu perusahaan elektronik saat menjadi TKI di negeri Gingseng Korea. Berbekal pengalaman kerja seputar celana dalam, bra dan elektronika ini menjadikan sosok Suep tidak bisa dipandang sebelah mata, jadi harus dengan dua mata! He..h..eh..he

Dengan uang ratusan juta hasil menjadi TKI di Korea, maka dinikmati Suep dengan tinggal disalah satu Rusunami di Jakarta Selatan. Beberapa ibu-ibu tetangga rumah Suep sempat mengeluhkan seringnya mengalami pelecehan seksual saat naik kereta, naik busway, atau waktu berjalan dikeramaian. Pada umumnya mereka mengaku diraba-raba pada bagian dada oleh para lelaki kurang ajar. Kegelisahan para tetangga ini direspons Suep dengan menciptakan sebuah produk canggih yang bisa menjadi alat anti pelecehan seksual.

Berminggu-minggu Suep terlihat begitu tekun mengotak-atik beberapa perangkat elektronik, juga terlihat beberapa Bra diatas meja kerjanya. Perjuangan Suep akhirnya tidak sia-sia karena telah sukses membuat Bra anti pelecehan seksual. Bra ini terbuat dari bahan cotton, poliester dan beberapa bahan sintesis yang dipadatkan Beberapa alat elektronik terlihat menempel pada bagian depan Bra ini dan ini dimaksudkan untuk alat sensorik untuk mengirimkan sinyal pada bagian penguat akhir. Bra ini oleh Suep kemudian dinamakan Bra SU.33.P.

Bangga akan temuan barunya, maka Suep mendatangi Ibu Chyntia, yang tepat samping rumahnya. Kebetulan Cynthia memang berbadan agak sexy, apalagi suka berpakaian ketat, tapi dialah yang paling sering mengeluh mengalami pelecehan sexual. Dengan serta merta Suep menjelaskn Bra temuanya, “ jadi Bra ini kalau mendapat sentuhan, benturan, pencetan dari depan agak keras maka akan memicu suara agak keras, akh… akh…akh, suara ini tidak berhenti selama 3 menit bu, speakernya ada pada bagian belakang” jelas Suep dengan terperinci. “wah terima kasih mas Suep, saya besok akan coba Bra temuan mas Suep ini, kalo bagus nanti bisa dipatenkan dan mas Suep bisa kaya raya” jawab Chyntia.

Selang dua hari Suep menanyakan hasilnya, “alhamdulillah mas saya aman-aman saja jadi nggak ada yang kurang ajar” jawab chyntia. Suep menjawab: “ok bu semoga baik-baik saja semuanya”. Pada malam harinya adalah bertepatan dengan jadwal kepulangan Dulmanap suami chytia dari Kalimantan yang bekerja sebagai konsultan minyak, kepulangan ini sesuai jadwal 2 mingguan. Sekitar pukul 21.00 WIB Dulamanap terlihat masuk rumahnya, disambut dengan ramah oleh istri cantiknya yang berdandan sexy. Tanpa ba..bi..bu karena sudah 2 minggu tidak ketemu maka Dulmanap melampiaskan kasih sayangnya dan langsung nyosor aja, sesuai siklus umumnya adegan: kissing, petting, dan necking.

Namun pada saat mulai petting, seketika itu alarm berbunyi akh…akh…akh…akhh dengan cukup keras, Dulmanap yang tidak tahu apa-apa sempat kaget dengan hal ini. Chytia pun kelupaan dan dengan buru-buru membuka Bra nya untuk menekan tombol dibagian belakang “ada apa dik? Ini apa?” tanya Dulmanap. Chyntia semakin panic karena tombol macet dan alarm terus berbunyi akh…akh….akhh. Dulmanap selanjutnya menyambar bra tersebut dan direndamnya dalam bak mandi, alarm pun langsung berhenti.

Setelah mendengar cerita istrinya, maka malam itu Dulmanap langsung melabrak Suep. “ kenapa kamu pake macam-macam, wong nggak pecus bikin alat kok macam-macam”. “ maafkan saya ya pak Dul, maksud saya baik lho, cuma bra tersebut masih uji coba aja ” Jawab Suep dengan memelas.

Owalah Suep kacian deh luuu, nasib apes cak, hehehheh.