@Ikadanews.info - Inilah 10 Kerugian Akibat Kurang Tidur - Kurang tidur adalah salah satu penyebab gejala kepala pusing-pusing. Bukan itu saja, kurang tidur dapat mempengaruhi kehidupan seksual,daya ingat,penampilan,ingatan sampai kesehatan tubuh menurun. Setelah kowandy mereview dari berbagai media, maka inilah 10 Kerugian akibat kurang tidur.
1. Kecelakaan
Sebuah penelitian lembaga keselamatan lalu lintas jalan raya Nasional Amerika membuktikan bahwa kelelahan merupakan penyebab 100.000 kecelakaan mobil dan 1.500 kematian selama setahun di AS. Kelelahan ini disebabkan karena kurang istirahat (kurang tidur) sehingga menyebabkan tubuh menjadi mengantuk dan berdampak buruk apabila si pengemudilah yang mengantuk di jalan.
2. Menjadi Pelupa
Pada tahun 2009 , peneliti dari amerika dan perancis menemukan bahwa otak yang disebut sharp wave ripples bertanggung jawab menguatkan memori pada otak. Peristiwa ini juga mentransfer informasi dari hipokampus ke neokorteks di otak, tempat kenangan jangka panjang di simpan. Sharp wave ripples kebanyakan terjadi saat anda tidur.
3. Resiko Kematian Meningkat
Dalam penelitian Whitehall ke-2, peneliti Inggris menemukan bagaimana pola tidur memengaruhi angka kematian lebih dari 10.000 pegawai sipil Inggris selama dua dekade. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada 2007, mereka yang telah tidur kurang dari 5-7 jam sehari mengalami kenaikan risiko kematian akibat berbagai faktor. Bahkan kurang tidur meningkatkan dua kali lipat risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
4. Konsentrasi menjadi menurun
Tidur yang cukup berperan penting dalam berpikir dan belajar. orang yang kurang tidur dapat kesulitan dalam hal tersebut. Karena kewaspadaan,pemecahan dan konsentrasi juga terganggu.
5. Masalah Kesehatan Serius
Kurang tidur bisa membawa anda dalam resiko :
- Penyakit jantung
- Gagal jantung
- Serangan jantung
- Tekanan darah tinggi
- Stroke
- Diabetes
Dan menurut penelitian,90 persen penderita insomnia mengalami resiko kesehatan yang serupa.
6. Gairah Seks Menurun
Para ahli melaporkan, kurang tidur pada pria dan wanita menurunkan tingkat libido dan dorongan melakukan hubungan seksual. Hal ini dikarenakan energi terkuras, mengantuk, dan tensi yang meningkat.
Bagi pria yang mengidap sleep apnea (masalah pernapasan yang mengganggu saat tidur) kurang tidur menyebabkan gairah seksual melempem. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism 2002 menunjukkan, hampir semua orang yang menderita sleep apnea memiliki kadar testosteron yang rendah. Hampir setengah dari orang yang menderita sleep apnea parah memiliki tingkat testosteron yang rendah pada malam hari.
7. Depresi
Dalam studi tahun 1997, peneliti dari Universitas Pennsylvania melaporkan bahwa orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam per hari selama tujuh hari menyebabkan stres, marah, sedih, dan kelelahan mental. Selain itu, kurang tidur dan gangguan tidur dapat menyebabkan gejala depresi.
Gangguan tidur yang paling umum adalah insomnia, yang memiliki kaitan kuat dengan depresi. Dalam studi tahun 2007 yang melibatkan 10.000 orang terungkap bahwa pengidap insomnia 5 kali lebih rentan mengalami depresi. Bahkan, insomnia sering menjadi salah satu gejala pertama depresi.
Insomnia dan tidak nafsu makan akibat depresi saling berhubungan. Kurang tidur memperparah gejala depresi dan depresi membuat Anda lebih sulit tidur. Sisi positifnya, pola tidur yang baik dapat membantu mengobati depresi.
8. Mempengaruhi kesehatan kulit
Orang yang kurang tidur akan mengalami kulit pucat dan mata bengkak. Keadaan tersebut karena kurang tidur yang kronis mengakibatkan kulit kusam, garis-garis halus pada wajah dan lingkaran hitam di bawah mata.
Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh Anda melepaskan lebih banyak hormon stres atau kortisol. Dalam jumlah yang berlebihan, kortisol dapat memecah kolagen kulit atau protein yang membuat kulit tetap halus dan elastis.
Kurang tidur juga dapat menyebabkan tubuh lebih sedikit mengeluarkan hormon pertumbuhan. Ketika kita masih muda, hormon pertumbuhan manusia mendorong pertumbuhan. Dalam hal ini, hormon tersebut membantu meningkatkan massa otot, menebalkan kulit, dan memperkuat tulang.
9. Merusak penilaian terutama tentang tidur
Kurang tidur dapat memengaruhi penafsiran tentang peristiwa. Keadaan tubuh yang lemas membuat kita tidak bisa menilai situasi secara akurat dan bijaksana. Anda yang kurang tidur sangat rentan terhadap penilaian buruk ketika sampai pada saat menilai apa yang kurang terhadap sesuatu.
Dalam dunia yang serba cepat saat ini, kebiasaan tidur menjadi semacam lencana kehormatan. Spesialis mengenai tidur mengatakan, Anda salah jika berpikir Anda baik-baik saja meski kurang tidur karena di mana pun Anda bekerja pada profesi apa pun, akan menjadi masalah besar bila Anda tidak dapat menilai sesuatu dengan baik.
"Studi menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu, orang-orang yang tidur selama 6 jam, bukannya 7 atau 8 jam sehari, mulai merasa bahwa mereka telah beradaptasi dengan keadaan kurang tidur. Mereka sudah terbiasa dengan hal itu," kata Gehrman.
"Tapi jika Anda melihat hasil tes kinerja dan kewaspadaan mental, nilai mereka terus memburuk. Hal itu menjelaskan bagaiamana kurang tidur mengganggu aktivitas kita sehari-hari."
10. Tubuh jadi "melar"
Jika Anda mengabaikan efek kurang tidur, maka bersiaplah dengan ancaman kelebihan berat badan. Kurang tidur berhubungan dengan peningkatan rasa lapar dan nafsu makan, dan kemungkinan bisa menjadi obesitas. Menurut sebuah studi tahun 2004, hampir 30 persen dari orang-orang yang tidur kurang dari enam jam sehari cenderung menjadi lebih gemuk daripada mereka yang tidur tujuh sampai sembilan jam sehari.
Penelitian terakhir terfokus pada hubungan antara tidur dan peptida yang mengatur nafsu makan. Ghrelin merangsang rasa lapar dan leptin memberi sinyal kenyang ke otak dan merangsang nafsu makan. Waktu tidur singkat dikaitkan dengan penurunan leptin dan peningkatan dalam ghrelin.
Kurang tidur tak hanya merangsang nafsu makan. Hal ini juga merangsang hasrat menyantap makanan berlemak dan makanan tinggi karbohidrat. Riset yang tengah berlangsung dilakukan untuk meneliti apakah tidur yang layak harus menjadi bagian standar dari program penurunan berat badan.
Sumber: Kompas
Cari Artikel Disini
Home » rugi
Showing posts with label rugi. Show all posts
Showing posts with label rugi. Show all posts
Berikut 4 Hal Merugikan Punya Temen Orang Terkenal
@Ikadanews.info - Berikut 4 Hal Merugikan Punya Temen Orang Terkenal - Setelah kamu baca artikel yang lalu mengenai Enaknya Punya Temen Orang Terkenal, jangan kamu pikir semuanya enak. Ada enggak enaknya juga loh. Gak enaknya punya teman orang terkenal adalah:
1. Jadi Juru Foto
Karena temen kamu terkenal, maka banyak orang yang ingin minta foto sama dia. Dan karena kamu nggak terkenal makanya nggak ada yang mau foto sama kamu, dan lebih parahnya lagi kamu malah disuruh jadi juru fotonya.
Mending kalau kameranya jelas. Biasanya, kamu akan disuruh foto pake handphonenya si orang yang mau foto bareng, begitu abis take shot, ehh taunya nggak bisa di save memory full, terus akhirnya diapus dulu dan kamu disuruh mengulang sekali lagi foto mereka bersama idolanya.
Kadang malah sampai disuruh berkali-kali take "Eh, sekali lagi dong mas/mba!". Terus abis `sekali lagi` itu "Sekali lagi deh.. terakhir beneran… " dan kamu tidak bisa menolak itu karena kalau penggemarnya bete, nanti temen kamu yang terkenal itu kena image jeleknya. Makanya seorang teman yang baik tidak akan melakukan hal itu.
2. Wajah Kamu Muncul Di Media
Ini sih terserah, kalau kamu emang doyan publikasi dan emang seneng tampil dimana-mana, skip aja point ini dan langsung lanjut ke point nomor 3. Tapi kalo kamu adalah orang yang males dengan publikasi, maka ini bisa jadi hal yang tidak menyenangkan.
Selain bertemu dengan penggemarnya, temen kamu yang terkenal itu kadang bertemu juga dengan paparazzi atau wartawan. Apalagi kalau kamu ikut dia ke premiere film layar lebarnya yang baru tayang, atau acara launching sesuatu. Karena banyak paparazzi yang motret temen kamu, maka kamu pun akan ikut terpotret, dan bahkan bisa muncul di media.
Makanya jangan lupa mandi, jadi ketika nanti wajah kamu ikutan muncul, jangan keliatannya kamu itu bukan temennya, melainkan random people yang nempel doang.
3. Disangka Asisten / Crew
Kalau potongan kamu nggak sama atau minimal mirip dia atau kamu nggak banyak ngobrol sama temen kamu itu dan lebih menyendiri duduknya, bisa-bisa kamu disangka asisten pribadinya dan malah disuruh-suruh sama orang lain. Misalnya waktu datang ke event dimana teman kamu itu manggung, panitia sibuk nyuruh kamu ikut bantu ini itu supaya temen kamu bisa nyaman. Belum lagi nanti ada wartawan-wartawan yang mencoba mengatur jadwal interview sama temen kamu tapi lewat kamu. Malesbanget kannn??
4. Ikut Terseret Gosip
Yang namanya gosip pasti akan mengorek dari A sampai Z, satpam dan pembantu aja bisa kena, apalagi kamu seorang temannya.
Kamu akan jadi orang yang diincar wartawan untuk diwawancara apabila ada berita yang berkaitan dengan teman kamu itu. Kalau kamu salah bicara atau ngomong terlalu banyak, berita tersebut bisa semakin menjadi besar dan kamu ikut terseret jauh ke dalamnya.
Masih mendingan kalau gosipnya yang bagus-bagus, nah ini kalau temen kamu kena kasus terus jadi buron atau diincar oleh hukum, wah kamu bisa ikutan jadi repot juga nih. Kalo kamu salah ngomong, bisa-bisa nama kamu jadi jelek di infotainment dan teman kamu itu akan membenci kamu selamanya. Nah, kalo temen kamu sampe benci sama kamu, kamu gak bisa dapet complimentary lagi loh kalo lagi makan-makan di restoran mahal. Gak asik banget kan?
Nah, ternyata gak selamanya asik kan punya temen orang terkenal? Siapa suruh jadi orang biasa. Ikutan casting sinetron gih.
1. Jadi Juru Foto
Karena temen kamu terkenal, maka banyak orang yang ingin minta foto sama dia. Dan karena kamu nggak terkenal makanya nggak ada yang mau foto sama kamu, dan lebih parahnya lagi kamu malah disuruh jadi juru fotonya.
Mending kalau kameranya jelas. Biasanya, kamu akan disuruh foto pake handphonenya si orang yang mau foto bareng, begitu abis take shot, ehh taunya nggak bisa di save memory full, terus akhirnya diapus dulu dan kamu disuruh mengulang sekali lagi foto mereka bersama idolanya.
Kadang malah sampai disuruh berkali-kali take "Eh, sekali lagi dong mas/mba!". Terus abis `sekali lagi` itu "Sekali lagi deh.. terakhir beneran… " dan kamu tidak bisa menolak itu karena kalau penggemarnya bete, nanti temen kamu yang terkenal itu kena image jeleknya. Makanya seorang teman yang baik tidak akan melakukan hal itu.
2. Wajah Kamu Muncul Di Media
Ini sih terserah, kalau kamu emang doyan publikasi dan emang seneng tampil dimana-mana, skip aja point ini dan langsung lanjut ke point nomor 3. Tapi kalo kamu adalah orang yang males dengan publikasi, maka ini bisa jadi hal yang tidak menyenangkan.
Selain bertemu dengan penggemarnya, temen kamu yang terkenal itu kadang bertemu juga dengan paparazzi atau wartawan. Apalagi kalau kamu ikut dia ke premiere film layar lebarnya yang baru tayang, atau acara launching sesuatu. Karena banyak paparazzi yang motret temen kamu, maka kamu pun akan ikut terpotret, dan bahkan bisa muncul di media.
Makanya jangan lupa mandi, jadi ketika nanti wajah kamu ikutan muncul, jangan keliatannya kamu itu bukan temennya, melainkan random people yang nempel doang.
3. Disangka Asisten / Crew
Kalau potongan kamu nggak sama atau minimal mirip dia atau kamu nggak banyak ngobrol sama temen kamu itu dan lebih menyendiri duduknya, bisa-bisa kamu disangka asisten pribadinya dan malah disuruh-suruh sama orang lain. Misalnya waktu datang ke event dimana teman kamu itu manggung, panitia sibuk nyuruh kamu ikut bantu ini itu supaya temen kamu bisa nyaman. Belum lagi nanti ada wartawan-wartawan yang mencoba mengatur jadwal interview sama temen kamu tapi lewat kamu. Malesbanget kannn??
4. Ikut Terseret Gosip
Yang namanya gosip pasti akan mengorek dari A sampai Z, satpam dan pembantu aja bisa kena, apalagi kamu seorang temannya.
Kamu akan jadi orang yang diincar wartawan untuk diwawancara apabila ada berita yang berkaitan dengan teman kamu itu. Kalau kamu salah bicara atau ngomong terlalu banyak, berita tersebut bisa semakin menjadi besar dan kamu ikut terseret jauh ke dalamnya.
Masih mendingan kalau gosipnya yang bagus-bagus, nah ini kalau temen kamu kena kasus terus jadi buron atau diincar oleh hukum, wah kamu bisa ikutan jadi repot juga nih. Kalo kamu salah ngomong, bisa-bisa nama kamu jadi jelek di infotainment dan teman kamu itu akan membenci kamu selamanya. Nah, kalo temen kamu sampe benci sama kamu, kamu gak bisa dapet complimentary lagi loh kalo lagi makan-makan di restoran mahal. Gak asik banget kan?
Nah, ternyata gak selamanya asik kan punya temen orang terkenal? Siapa suruh jadi orang biasa. Ikutan casting sinetron gih.
Subscribe to:
Posts (Atom)

