Cari Artikel Disini

Showing posts with label suami. Show all posts
Showing posts with label suami. Show all posts

Cerita Dewasa : Aku Jadi Taruhan Oleh Suamiku ( Khusus Dewasa ) 17+

@Ikadanews - Cerita Dewasa : Aku Jadi Taruhan Oleh Suamiku ( Khusus Dewasa ) 17+ - Rita (34) nyaris putus asa dalam menjalani hidup ini. Suaminya, Aryo, justru menjadikannya sebagai seorang pelacur. Aku tak pernah menyangka jika Mas Aryo tega menjual tubuhku. Ketika pertama kali aku mengenalnya, dia adalah laki-laki yang baik dan selalu menjagaku dari berbagai godaan laki- laki lain. Kami menikah lima tahun yang lalu dan dikarunai seorang anak laki-laki berusia tiga tahun dan kami beri nama Rizal. Perkawinan kami mulus-mulus saja sampai Rizal muncul diantara kami. Tentu saja waktuku banyak tersita untuk mendidik Rizal. Mas Aryo berkerja di perusahaan swasta yang bergerak dibidang produksi kayu, sedangkan aku hanya tinggal di rumah. Tetapi aku tidak pernah mengeluh. Aku tetap sabar menjalankan tugasku sebagai ibu rumah tangga sebaik- baiknya. Sebenarnya setiap hari bisa saja Mas Aryo pulang sore hari. Tetapi belakangan ini dia selalu pulang terlambat. Bahkan sampai larut malam. Pernah ketika kutanyakan, kemana saja kalau pulang terlambat. Dia hanya menjawab "Aku mencari penghasilan tambahan Rit", jawabnya singkat.

Mas Aryo makin sering pulang larut malam, bahkan pernah satu kali dia pulang dengan mulut berbau alkohol, jalannya agak sempoyongan, rupanya dia mabuk. Aku mulai bertanya-tanya, sejak kapan suamiku mulai gemar minum- minum arak. Selama ini aku tidak pernah melihatnya seperti ini. Kadang-kadang ia memberikan uang belanja lebih padaku. Atau pulang dengan membawa oleh-oleh untuk aku dan Rizal anak kami. Setiap kali aku menyinggung aktivitasnya, Mas Aryo berusaha menghindari. "Kita jalankan saja peran masing-masing. Aku cari uang dan kamu yang mengurus rumah. Aku tidak pernah menanyakan pekerjaanmu, jadi lebih baik kamu juga begitu", katanya. Aku baru bisa menerka-nerka apa aktivitasnya ketika suatu malam, dia memintaku untuk menjual gelang yang kupakai. Ia mengaku kalah bermain judi dengan seseorang dan perlu uang untuk menutupi utang atas kekalahannya, jadi itu yang dilakukannya selama ini. Sebagai seorang istri yang berusaha berbakti kepada suami, aku memberikan gelang itu. Toh dia juga yang membelikan gelang itu.

Aku memang diajarkan untuk menemani suami dalam suka maupun duka. Suatu sore saat Mas Aryo belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama Bondan berkunjung ke rumah. Kedatangan Bondan inilah yang memicu perubahan dalam rumah tanggaku. Bondan datang untuk menagih utang- utang suamiku kepadanya. Jumlahnya sekitar sepuluh juta rupiah. Mas Aryo berjanji untuk melunasi utangnya itu. Aku berkata terus-terang bahwa aku tidak tahu-menahu mengenai utang itu, kemudian aku menyuruhnya untuk kembali besok saja. Tetapi dengan pandangan nakal dia tersenyum, "Lebih baik saya menunggu saja Mbak, itung-itung menemani Mbak." Aku agak risih mendengar ucapannya itu, lebih-lebih ketika melihat tatapan liar matanya yang seakan-akan ingin menelanjangi diriku. "Aryo tidak pernah cerita kepada saya, kalau ia memiliki istri yang begitu cantiknya. Menurut saya, sayang sekali bunga yang indah hanya dipajang di rumah saja" ucap Bondan. Aku makin tidak enak hati mendengar ucapan rayuan-rayuan gombalnya itu, Tetapi aku mencoba menahan diri, karena Mas Aryo berutang uang kepadanya.

Dalam hati aku berdoa agar Mas Aryo cepat pulang ke rumah, sehingga aku tidak perlu berlama-lama mengenalnya. Untung saja tak lama kemudian Mas Aryo pulang. Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu. Begitu melihat Bondan, Mas Aryo tampak lemas. Dia tahu pasti Bondan akan menagih hutang-hutangnya itu. Aku meninggalkan mereka di ruang tamu, Mas Aryo kulihat menyerahkan amplop coklat. Mungkin Mas Aryo sudah bisa melunasi hutangnya. Aku tidak dapat mendengar pembicaraannya, namun kulihat Mas Aryo menunduk dan sesekali terlihat berusaha menyabarkan temannya itu. Setelah Bondan pulang, Mas Aryo memintaku menyiapkan makan malam. Dia menikmati sajian makan malam tanpa banyak bicara, Aku juga menanyakan apa saja yang dibicarakannya dengan Bondan. Aku menyadari Mas Aryo sedang suntuk, jadi lebih baik aku menahan diri. Setelah selesai makan, Mas Aryo langsung mandi dan masuk ke kamar tidur, aku menyusul masuk kamar satu jam kemudian setelah berhasil menidurkan Rizal di kamarnya. Ketika aku memasuki kamar tidur dan menemaninya di ranjang, Mas Aryo kemudian memelukku dan menciumku. Aku tahu dia akan meminta 'jatahnya' malam ini. Malam ini dia lain sekali sentuhannya lembut.

Pelan-pelan Mas Aryo mulai melepaskan daster putih yang kukenakan, setelah mencumbuiku sebentar, Mas Aryo mulai membuka bra tipis yang kukenakan dan melepaskan celana dalamku. Setelah itu Mas Aryo sedikit demi sedikit mulai menikmati jengkal demi jengkal seluruh bagian tubuhku, tidak ada yang terlewati. Kemudian aku membantu Mas Aryo untuk melapaskan seluruh pakaian yang dikenakannya, sampai akhirnya aku bisa melihat penis Mas Aryo yang sudah mulai agak menegang, tetapi belum sempurna tegangnya. Dengan penuh kasih sayang kuraih batang kenikmatan Mas Aryo, kumain- mainkan sebentar dengan kedua belah tanganku, kemudian aku mulai mengulum batang penis suamiku dengan lembutnya. Terasa di dalam mulutku, batang penis Mas Aryo terutama kepala penisnya, mulai terasa hangat dan mengeras. Aku menyedot batang Mas Aryo dengan semampuku, kulihat Mas Aryo begitu bergairah, sesekali matanya terpejam menahan nikmat yang kuberikan kepadanya. Mas Aryo kemudian membalas, dengan meremas-remas kedua payudaraku yang cukup menantang, 36B. Aku mulai merasakan denyut-denyut kenikmatan mulai bergerak dari puting payudaraku dan mulai menjalar keseluruh bagian tubuhku lainnya, terutama ke vaginaku. Aku merasakan liang vaginaku mulai terasa basah dan agak gatal, sehingga aku mulai merapatkan kedua belah pahaku dan menggesek-gesekan kedua belah pahaku dengan rapatnya, agar aku dapat mengurangi rasa gatal yang kurasakan di belahan liang vaginaku.

Mas Aryo rupanya tanggap melihat perubahanku, kemudian dengan lidahnya Mas Aryo mulai turun dan mulai mengulum daging kecil clitorisku dengan nafsunya, Aku sangat kewalahan menerima serangannya ini, badanku terasa bergetar menahan nikmat, peluh ditubuhku mulai mengucur dengan deras diiringi erangan-erangan kecil dan napas tertahan ketika kurasakan aku hampir tak mampu menahan kenikmatan yang kurasakan. Akhirnya seluruh rasa nikmat semakin memuncak, saat penis Mas Aryo, mulai terbenam sedikit demi sedikit ke dalam vaginaku, rasa gatal yang kurasakan sejak tadi berubah menjadi nikmat saat penis Mas Aryo yang telah ereksi sempurna mulai bergerak-gerak maju mundur, seakan-akan menggaruk-garuk gatal yang kurasakan. Suamiku memang jago dalam permainan ini. Tidak lebih dari lima belas menit aku berteriak kecil saat aku sudah tidak mampu lagi menahan kenikmatan yang kurasakan, tubuhku meregang sekian detik dan akhirnya rubuh di ranjang ketika puncak-puncak kenikamatan kuraih pada saat itu, mataku terpejam sambil menggigit kecil bibirku saat kurasakan vaginaku mengeluarkan denyut-denyut kenikmatannya.

Dan tidak lama kemudian Mas Aryo mencapai puncaknya juga, dia dengan cepatnya menarik penisnya dan beberapa detik kemudian, air maninya tersembur dengan derasnya ke arah tubuh dan wajahku, aku membantunya dengan mengocok penisnya sampai air maninya habis, dan kemudian aku mengulum kembali penisnya sekian lama, sampai akhirnya perlahan-lahan mulai mengurang tegangannya dan mulai lunglai. "Aku benar-benar puas Rit, kamu memang hebat", pujinya. Aku masih bergelayut manja di dekapan tubuhnya. "Rit, kamu memang istriku yang baik, kamu harus bisa mengerti kesulitanku saat ini, dan aku mau kamu membantu aku untuk mengatasinya", katanya. "Bukankah selama ini aku sudah begitu Mas", sahutku. Mas Aryo mengangguk- angguk mendengarkan ucapakanku. Kemudian ia melanjutkan, "Kamu tahu maksud kedatangan Bondan tadi sore. Dia menagih utang, dan aku hanya sanggup membayar setengah dari keseluruhan utangku. Kemudian setelah lama berbicang-bincang ia menawarkan sebuah jalan keluar kepadaku untuk melunasi hutang-hutangku dengan sebuah syarat", ucap Mas Aryo. "Apa syaratnya, Mas?" tanyaku penasaran. "Rupanya dia menyukaimu, dia minta izinku agar kamu bisa menemani dia semalam saja", ucap Mas Aryo dengan pelan dan tertahan. Aku bagai disambar petir saat itu, aku tahu arti 'menemani' selama semalam. Itu berarti aku harus melayaninya semalam di ranjang seperti yang kulakukan pada Mas Aryo.

Mas Aryo mengerti keterkejutanku. "Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang- hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini", katanya lirih. Aku hanya terdiam tak mampu mengomentari perkataannya itu. Aku masih shock memikirkan aku harus rela memberikan seluruh tubuhku kepada lelaki yang belum kukenal selama ini. Sikap diamku ini diartikan lain oleh Mas Aryo. "Besok kamu ikut aku menemui Bondan", ujarnya lagi, sambil mencium keningku lalu berangkat tidur. Seketika itu juga aku membenci suamiku. Aku enggan mengikuti keinginan suamiku ini, namun aku juga harus memikirkan keselatan keluarga, terutama keselamatan suamiku. Mungkin setelah ini ia akan kapok berjudi lagi pikirku. Sore hari setelah pulang kerja, Mas Aryo menyuruhku berhias diri dan setelah itu kami berangkat menuju tempat yang dijanjikan sebelumnya, rupanya Mas Aryo mengantarku ke sebuah hotel berbintang. Ketika itu waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 20.00 malam. Selama hidup baru pertama kali ini, aku pergi untuk menginap di hotel. Ketika pintu kamar di ketuk oleh Mas Aryo, beberapa saat kemudian pintu kamar terbuka, dan kulihat Bondan menyambut kami dengan hangatnya, Suamiku tidak berlama-lama, kemudian ia menyerahkan diriku kepada Bondan, dan kemudian berpamitan.

Dengan lembut Bondan menarik tanganku memasuki ruangan kamarnya. Aku tertunduk malu dan wajahku terasa memerah saat aku merasakan tanganku dijamah oleh seseorang yang bukan suamiku. Ternyata Bondan tidak seburuk yang kubayangkan, memang matanya terkesan liar dan seakan mau melahap seluruh tubuhku, tetapi sikapnya dan perlakuannya kepadaku tetap tenang, sehingga dikit demi sedikit rasa grogi yang menyerangku mulai memudar. Bondan menanyakan dengan lembut, aku ingin minum apa. Kusahut aku ingin minum coca-cola, tetapi jawabnya minuman itu tidak ada sekarang ini di kamarnya, kemudian dia mengeluarkan sebotol sampagne dari kulkas dan menuangkannya sedikit sekitar setengah sloki, kemudian disuguhkannya kepadaku, "Ini bisa menghilangkan sedikit rasa gugup yang kamu rasakan sekarang ini, dan bisa juga membuat tubuhmu sedikit hangat.

Kulihat dari tadi kelihatannya kamu agak kedinginan", ucapnya lagi sambil menyodorkan minuman tersebut. Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuhku. Bondan kemudian menyetel lagu-lagu lembut di kamarnya, dan mengajakku berbincang-bincang hal-hal yang ringan. Sekitar 10 menit kami berbicara, aku mulai merasakan agak pening di kepalaku, tubuhkupun limbung. Kemudian Bondan merebahkan tubuhku ke ranjang. Beberapa menit aku rebahan di atas ranjang membuatku mulai bisa menghilangkan rasa pening di kepalaku. Tetapi aku mulai merasakan ada perasaan lain yang mengalir pada diriku, ada perasaan denyut-denyut kecil di seluruh tubuhku, semakin lama denyut- denyut tersebut mulai terasa menguat, terutama di bagian-bagian sensitifku. Aku merasakan tubuhku mulai terangsang, meskipun Bondan belum menjamah tubuhku.

Ketika aku mulai tak kuasa lagi menahan rangsangan di tubuhku, napasku mulai memburu terengah-engah, payudaraku seakan-akan mengeras dan benar-benar peka, vaginaku mulai terasa basah dan gatal yang menyengat, perlahan-lahan aku mulai menggesek-gesekkan kedua belah pahaku untuk mengurangi rasa gatal dan merangsang di dalam vaginaku. Tubuhku mulai menggeliat- geliat tak tahan merasakan rangsangan seluruh tubuhku. Bondan rupanya menikmati tontonan ini, dia memandangi kecantikan wajahku yang kini sedang terengah-engah bertarung melawan rangsangan, nafsunya mulai memanas, tangannya mulai meraba tubuhku tanpa bisa kuhalangi lagi. Remasan-remasan tangannya di payudaraku membuatku tidak tahan lagi, sampai tak sadar aku melorotkan sendiri pakaian yang kukenakan. Saat pakaian yang kukenakan lepas, Mata Bondan tak lepas memandangi belahan payudaraku yang putih montok dan yang menyembul dan seakan ingin loncat keluar dari bra yang kukenakan.

Tak tahan melihat pemandangan indah ini, Bondan kemudian menggumuliku dengan panasnya sembari tangannya mengarah ke belakang punggungku, tidak lebih dari 3 detik, kancing bra-ku telah lepas, kini payudaraku yang kencang dan padat telah membentang dengan indahnya, Bondan tak mau berlama-lama memandangiku, dengan buasnya lagi ia mencumbuiku, menggumuliku, dan tangannya semakin cepat meremas-remas payudaraku, cairan vaginaku mulai membasahi celana putihku. Melihat ini, tangan bondan yang sebelahnya lagi mulai bermain-main di celanaku tepat di cairan yang membasahi celanaku, aku merasakan nikmat yang benar-benar luar biasa. Napasku benar-benar memburu, mataku terpejam nikmat saat tangan Bondan mulai memasuki celana dalamku dan memainkan daging kecil yang tersembunyi di kedua belahan rapatnya vaginaku. Bondan memainkan vaginaku dengan ahlinya, membuatku terpaksa merapatkan kedua belah pahaku untuk agak menetralisir serangan- serangannya, jari-jarinya yang nakal mulai menerobos masuk ke liang tubuhku dan mulai memutar-mutar jarinya di dalam vaginaku. Tak puas karena celana dalamku agak mengganggu, dengan cepatnya sekali gerakan dia melepaskan celana dalamku.

Aku kini benar-benar bugil tanpa tersisa pakaian di tubuhku. Bondan tertegun sejenak memandangi pesona tubuhku, yang masih bergeliat- geliat melawan rangsangan yang mungkin diakibatkan obat perangsang yang disuguhkan di dalam minumanku. Dengan cepatnya selagi aku masih merangsang sendiri payudaraku, Bondan melepaskan dengan cepat seluruh pakaian yang dikenakan sampai akhirnya bugil pula. Aku semakin bernafsu melihat batang penis Bondan telah berdiri tegak dengan kerasnya, Besar dan panjang. Dengan cepat Bondan kembali menggumuliku dengan benar-benar sama-sama dalam puncak terangsang, aku merasakan payudaraku diserang dengan remasan-remasan panas, dan.., ahh.., akupun merasakan batang penis Bondan dengan cepatnya menyeruak menembus liang vaginaku dan menyentuh titik-titik kenikmatan yang ada di dalam liang vaginaku, aku menjerit-jerit tertahan dan membalas serangan penisnya dengan menjepitkan kedua belah kakiku ke arah punggungnya sehingga penisnya bisa menerobos secara maksimal ke dalam vaginaku.

Kami bercumbu dengan panasnya, bergumul, setiap kali penis Bondan mulai bergerak masuk menerobos masuk ataupun saat menarik ke arah luar, aku menjepitkan otot-otot vaginaku seperti hendak menahan pipis, saat itu aku merasakan nikmat yang kurasakan berlipat-lipat kali nikmatnya, begitu juga dengan Bondan, dia mulai keteteran menahan kenikmatan tak bisa dihindarinya. Sampai pada satu titik saya sudah terlihat akan orgasme, Bondan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dengan hentakan2 penisnya yang dipercerpat.. akhirnya kekuatan pertahananku ambrol.. saya orgasme berulang-ulang dalam waktu 10 detik.. Bondan rupanya juga sudah tidak mampu menahan lagi serangannya dia hanya diam sejenak untuk merasakan kenikmatan dipuncak-puncak orgasmenya dan beberapa detik kemudian mencabut batang penisnya dan tersemburlan muncratan-muncratan spermanya dengan banyaknya membanjiri wajah dan sebagian berlelehan di belahan payudaraku. Kamipun akhirnya tidur kelelahan setelah bergumul dalam panasnya birahi.

Keesokan paginya, Bondan mengantarku pulang ke rumah. Kulihat suamiku menerimaku dengan muka tertuduk dan berbicara sebentar sementara aku masuk ke kamar anakku untuk melihatnya setelah seharian tidak kuurus. Setelah kejadian itu, aku dan suamiku sempat tidak berbicara satu sama-lain, sampai akhirnya aku luluh juga saat suamiku minta maaf atas kelakuannya yang menyebabkan masalah ini sampai terjadi, tetapi hal itu tidak berlangsung lama, suamiku kembali terjebak dalam permainan judi. Sehingga secara tidak langsung akulah yang menjadi taruhan di meja judi. Jika menang suamiku akan memberikan oleh-oleh yang banyak kepada kami. Tetapi jika kalah aku harus rela melayani teman-teman suamiku yang menang judi. Sampai saat ini kejadian ini tetap masih berulang. Oh sampai kapankah penderitaan ini akan berakhir. TAMAT

Inilah Foto Perselingkuhan Istri yang Tertangkap Basah Sang Suami

@Ikadanews - Inilah Foto Perselingkuhan Istri yang Tertangkap Basah Sang Suami - Foto-foto di bawah ini menampilkan ekspresi dan tindakan suami yang mendapati istri mereka selingkuh dengan kekasih istrinya. Sumber foto ini berasal dari negara Rusia yang mereka anggap hanya sebagai permainan belaka ketika suami pulang ke rumah dan menemukan istrinya di tempat tidur dengan kekasihnya.


 

Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke

@Ikadanews - Parah Istri Selingkuh karena Suami Menderita Stroke - ST (45) yang berprofesi sebagai buruh bangunan, dilaporkan ke Mapolres Bungo, karena diduga berselingkuh dengan MR (35) warga Babeko, Bungo, Jambi, Jumat (11/5/2012).

Perselingkuhan terjadi karena MA, suami MR menderita stroke. Kejadian ini dilaporkan oleh Insa Ansori (52), warga Sungai Arang, Bungo, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan MA.

ST yang merupakan warga Blok B, Kecamatan Rimbo Ilir, Kabupaten Tebo, diduga telah sering melakukan pertemuan dengan MR. Kabar ini didapat Insa dari istri ST, serta dari MA yang sedang sakit.

Berbekal dari informasi tersebut, Ansori melakukan pengecekan. Akhirnya, pasangan itu ditemukan di Wisma Lintas, Kecamatan Bathin III sekitar pukul 16.00 WIB pada Jumat lalu.

Setelah diinterogasi, ST mengaku telah berselingkuh dengan MR. Akhirnya sekitar pukul 21.30 WIB, Insa melapor ke Mapolres Bungo.

"Saat ini laporan ini masih dalam penyelidikan penyidik. Dua terlapor diamankan untuk kepentingan penyidikan," kata Kabag Ops POklres Bungo Kompol Swittanto Prasetyo, Minggu (13/5/2012).

Edan Parah Banget Suami Merantau, Istri Tidur dengan Pria Lain

@Ikadanews - Edan Parah Banget Suami Merantau, Istri Tidur dengan Pria Lain - Tutik (23), warga Desa Sumberagung Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dilaporkan suaminya, Sumaji (30), karena selingkuh dengan pria lain.

Tutik diduga sedang melakukan hubungan intim dengan tetangganya, Jasmari (36) asal Desa Turigede Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

"Kedua terlapor sedang kepergok melakukan hubungan perzinaan di dalam rumah Tutik," kata Kapolsek Kepohbaru,AKP Nugroho Basuki dihubungi beritajatim.com, Jumat (18/05/2012).

Setelah digerebek warga, suami terlapor kemudian dihubungi dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kepohbaru. "Saat itu suami terlapor Tutik sedang merantau sebagai buruh tani di daerah Lamongan," tambahnya.

Keduanya kini diamankan di Mapolsek Kepohbaru, karena dari pihak suami belum terima. Sehingga jika dalam laporannya tidak dicabut maka akan diproses hukum.

Selain mengamankan terlapor, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebuah spray, sebuah sarung bantal, dan sebuah ponsel.

Suami Pingsan, Setelah Lihat Film Porno Dibintangi Istri

@Ikadanews - Suami Pingsan, Setelah Lihat Film Porno Dibintangi Istri - Seorang pria asal Mesir iseng mengakses film po*no melalui internet di warnet. Betapa kagetnya dia, karena bintang film po*no yang dilihatnya ternyata adalah istrinya sendiri.

Pria yang teridentifikasi bernama Ali ini pun sempat tergelepar di lantai warung internet, tak percaya apa yang baru saja dilihatnya. Ali syok berat melihat kebinalan sang istri yang sudah memberinya empat anak itu.

Setelah akhirnya mampu menenangkan hati, dia pun bergegas menuju rumah untuk melabrak sang istri. Sang istri awalnya menolak tuduhan dari suaminya itu. Namun dengan bukti-bukti yang ada, ia tak bisa berkilah lagi setelah diperlihatkan adegan film panas tersebut.

Sang istri akhirnya mengaku telah berselingkuh dengan pacar lamanya yang masih muda dan merekam video s3ks mereka. Tidak dijelaskan mengapa video tersebut akhirnya beredar di internet.

"Aku menemukan 11 film yang menunjukkan istriku beradegan m3sum dengan kekasih gelapnya. Ini adalah pertama kalinya aku melihat film porno karena penasaran ingin tahu," kata Ali seperti kutip dari Emirates247, Senin (16/4/2012).

Ali mengakui pernikahannya selama ini bahagia. Namun akibat kejadian ini, ia nampaknya sedang mempertimbangkan untuk menceraikan istrinya.

Pemerintah Mesir sendiri baru saja mengeluarkan inisiatif untuk memblokir konten porno di internet. Ditakutkan, konten po*no bisa merusak moral warga setempat.

Trik Rayuan Maut Agar Suami Tak Sabar Untuk Bercinta

@Ikadanews.info - Trik Rayuan Maut Supaya Suami Tak Sabar Untuk Bercinta  - Ini Rahasia buat kaum wanita lho, trik merayu yang membuat si dia tak sabar untuk bercinta. Waktu untuk bercinta berkurang drastis, mungkin Suami terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga. Mungkin Anda belum mencoba trik merayu yang membuat si dia tak sabar untuk bercinta dengan Anda malam ini juga. Simak beberapa triknya berikut ini.

1. Pakai Celana Berpotongan Pinggang Rendah
Memakai celana panjang berpotongan pinggang rendah hingga memperlihatkan separuh celana dalam (ingat gaya memakai celana Justin Bieber?) akan membuat si dia berandai-andai, bagaimana jika Anda melepaskan semuanya saat akan bercinta malam nanti? Dengan kata lain, menunjukkan hanya sebagian area tubuh saat suami berangkat kerja akan membuatnya penasaran dan tidak sabar untuk mengeksplor seluruh tubuh Anda ketika dia pulang kerja nanti.

"Sudah bukan rahasia lagi bahwa pria merupakan makhluk visual. Tapi mereka juga suka memecahkan masalah. Memperlihatkan sesuatu yang 'panas' tanpa mengumbar semuanya akan membuat dia menerka-nerka," jelas Howard J. Ruppel, PhD, direktur eksekutif American Association of Sex Educators, Counselors and Therapists, seperti dikutip dari Cosmopolitan.

2. Hembusan Napas Hangat di Tengkuk
Tidak ada yang bisa membuat pria lebih bergairah, selain hembusan napas hangat dari Anda pada tengkuk lehernya. Bagian tubuh ini merupakan zona erotis yang bisa langsung membangkitkan hasrat bercinta seseorang, bahkan saat mood-nya sedang kurang bagus. Saat si dia sibuk berkutat dengan pekerjaan atau asyik main game di komputer, sementara Anda sudah tak sabar ingin bercumbu, dekatkan bibir Anda ke tengkuknya dan hembuskan napas secara perlahan beberapa kali. Kombinasikan dengan kecupan ringan agar si dia semakin bergairah.

3. Tetap Kenakan Pakaian Dalam
Saat merayunya untuk bercinta, jangan menanggalkan semua pakaian Anda, tapi tetap kenakan pakaian dalam. Menyentuh atau mencium bagian intim pasangan yang masih berselimut pakaian, akan membuat momen bercinta lebih menantang, karena perlu sedikit usaha untuk melakukannya (tangan pasangan harus 'menyelinap' ke balik bra atau celana dalam). Namun begitu terjadi kontak langsung antara kulit Anda dan pasangan, sensasi yang ditimbulkan akan lebih hebat dan menggairahkan.

4. Sentuh Titik Erotis
Bangkitkan gairah bercintanya dengan menyentuh titik-titik rangsang. Di mana? Anda bisa menyentuhnya di telinga, leher, dada dan perut. Cara lainnya, coba beri pijatan ringan di area genitalnya dengan cairan lubrikan. Penis dan testikel merupakan bagian yang paling sensitif akan sentuhn maupun pijatan. Semakin lama Anda memijat, dia akan merasakan Mr Happy-nya semakin hangat. Dilansir Ezine Articles, dengan menambah temperatur pada organ intim dan titik rangsang pria, akan menambah gairah seks dan membuatnya sangat sensitif terhadap sentuhan Anda.

5. Sentuh Telinganya
Bertingkahlah sedikit 'nakal' dan bisikkan kata-kata sensual yang kira-kira bisa membuat si dia bergairah. Telinga pria cukup sensitif saat disentuh. Raba telinganya dengan lembut, atau beri gigitan kecil. Bagian ini akan membuat pria merinding dan membuat aliran darah mengumpul di suatu tempat, dan membuat keras.

Silahkan anda mencoba trik ini, semoga berhasil dan tidak dicuekin oleh suami tercinta anda.