Cari Artikel Disini

Showing posts with label kriminal. Show all posts
Showing posts with label kriminal. Show all posts

Edan Pencuri Ini Narsis di Facebook Korbannya

Edan Pencuri Ini Narsis di Facebook Korbannya
Kisah ini bukanlah yang pertama, di mana berkat Facebook polisi berhasil mengidentifikasi pencuri. Namun, entah karena alasan apa, si pencuri justru mem-posting foto di akun pemilik ponsel yang ia curi. Kisah berawal ketika seorang wanita (27) mengalami peristiwa pencurian pada 2 Maret di dekat East Tremint Avenue dan Concourese Grand di Bronx sekira pukul 3 dini hari.

Demikian dilansir dari Softpedia, Minggu (10/3/2013). Nah, untungnya sang korban yang tidak diketahui identitasnya ini mengatur iPhone-nya untuk mem-posting setiap foto yang diambil dari kamera ke jejaring sosial. Sang pencuri pun mencoba kamera iPhone curiannya, jepret, sosok sang pencuri pun terlihat oleh pihak keamanan. Sayangnya, karena sang pencuri mem-posting gambar yang tidak terlalu jelas tertutup asap rokok, maka pihak kemanan sulit untuk mengidentifikasi pelaku. Kepolisian setempat pun sudah menyebar foto tersebut untuk meminta bantuan bagi pihak-pihak yang mengenali pelaku itu

http://forumjualbeli.com/berita-gosip-terbaru/96149-pencuri-ini-narsis-di-facebook-korbannya.html

Kisah Nyata - Suami Istri Saling Bantu Perkosa Anak

Kisah Nyata - Suami Istri Saling Bantu Perkosa Anak


TEMPO Interaktif, Gowa - Perempuan 19 tahun ini terus menangis saat menceritakan aib yang menimpanya. "Saya diperkosa bapak tiri saya. Lebih sakitnya, ibu kandung saya membantu suaminya melepaskan pakaian saya," kata Bunga --sebut saja begitu-- kepada ketua majelis hakim di Pengadilan Negeri Sungguminasa, Gowa, kemarin.

Kalimat itu nyaris tidak kedengaran lantaran Bunga tak kuasa menahan sakit hati dan malu kepada kedua orang tuanya yang duduk di sebelah kanan ruang sidang. Sampai-sampai ketua majelis hakim meminta ia berhenti menangis dan memperjelas ucapannya. 

Namun pelajar sebuah sekolah menengah kejuruan ini tetap tak mampu menyempurnakan ucapannya. "Ibu saya sangat tega. Dia terus memegang kaki saya sampai selesai diperkosa," ujar Bunga, dengan suara bergetar. 

Saat menceritakan awal kejadian, Bunga menutupi mukanya dengan baju berwarna cokelat. Namun ia berusaha menguasai diri sambil memandang ibu kandung dan ayah tirinya. Bunga menuturkan bahwa pemerkosaan itu berulang-ulang sejak 2007. Selama itu pula sang ibu ikut membantu. 

Tragedi itu pertama kali terjadi sekitar pukul 10 malam. Ayah tiri Bunga, DL, yang baru pulang kerja, langsung tidur di sebelah istrinya, R. Bunga berada di sisi lain ibunya itu. 

Tak lama kemudian, DL bangkit dan langsung tidur di sebelah Bungasambil memeluknya. Bunga pun bangun dan berontak. Ia akhirnya pasrah karena diancam dengan gunting. "Ibu saya tidak menghiraukan saya, justru disuruh layani," kata Bunga seraya menunjuk ibunya. 

Karena tidak tahan lagi, Bunga menceritakan kebuasan ayah tirinya itu kepada teman-teman dan tantenya, Muli. Laporan tersebut pun diteruskan ke ayah kandung Bunga, yakni N. Bersama Muli, N melaporkan tindakan bejat DL ke Kepolisian Resor Gowa tahun lalu. 

R membenarkan semua cerita Bunga. ""Suami saya minta berhubungan, tapi saya tolak. Makanya saya tawarkan Bunga, anak pertama saya," katanya. Kedua terdakwa diancam hukuman penjara maksimal 15 tahun



sumber:Tempo

Pasangan Remaja Lesbian Ditembak, Satu Tewas Lainnya Sekarat


Mollie Judith Olgin (kanan) dan Mary Christine Chapa (kiri).

Dua remaja perempuan yang merupakan pasangan lesbian ditembak berulang kali dan membuat satu tewas dan lainnya kini sekarat dan dalam kondisi serius. Demikian diberitakan The Sun, Kamis (28/6/2012).

Mollie Judith Olgin (19) dan kekasihnya Mary Christine Chapa (18) ditemukan dengan luka tembak di sebuah taman di wilayah Corpus Christi, Texas, Amerika Serikat (AS). Mary, yang masih selamat, dilarikan ke RS namun dalam kondisi serius.

Polisi mengeluarkan pernyataan bahwa kemungkinan ada kaitan antara seksualitas dua remaja putri itu dan kasus penembakan yang mereka alami. Namun, mereka akan terus melakukan penyelidikan dan menduga ada pihak lain yang ikut terlibat.'

Kepala kepolisian setempat, Randy Wright, mengatakan bahwa ini bukan penembakan biasa dan sepertinya ada sesuatu yang terlibat dalam aksi ini. Berita penembakan ini kemudian menyebar di AS melalui situs pertemanan antara lain Facebook dan Twitter.

sumber 

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai
Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai 

JAKARTA - Seorang profesor Swedia yang cukup dihormati memotong dan memakan bibir istrinyasetelah memintanya untuk menceraikannya. 

Ia ditangkap oleh polisi, sesaat setelah memotong bibir istrinyanya tersebut di rumah mereka yang berada di Stocholm, Swedia. "Saya tidak ingin membunuhnya. Saya hanyaingin dia menderita selama sisa hidupnyauntuk apa yang telah ia lakukan," ujarnya seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/6/2012).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menangani kasusnya mengatakan, Profesor itu merupakan seorang warga keturunan Iran,yang sudah lama tinggal di Swedia.

Profesor yang namanya dirahasiakan tersebut, lanjut JPU, menjadi sangat marah, ketika istrinya berulangkali memintanya untuk menceraikannya. Ia menduga istrinya tersebut telah memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

Pada satu kesempatan ia sangat marah, lalu menghampiri istrinya untuk menghukumnya. "Pertama, saya mengambil pisau, tapi tidakcukup tajam. Lalu saya mengeluarkan pisau bedah yang biasa digunakan dalam operasi," katanya.

"Saya mencubit bibirnya dan memotong sebagiannya lalu memakannya," katanya.

Dengan memotong bibir istrinya, ia berharap, istrinya tersebut tidak akan bisa mencium seseorang lagi, namun ia khawatir dokter mungkin dapat kembali memasangnya kembali, oleh karenanya ia memakannya.

"Saya mendapat ide spontan. Saya pikir, saya akan membuangnya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi berencana akan mengenakannya pasal percobaan pembunuhan, karena kebrutalan serangan itu. Namun pengadilan menurunkannya hingga sangkaanpenyerangan. Persidangannya akan dimulai pada 3 Juli 2012 mendatang.

sumber

Inilah 9 Pelaku Pembunuh Tersadis Di Indonesia

1.HARNOKO DEWANTO:
Harnoko Dewanto, pelaku pembunuhan 3 orang di Los Angeles, Amerika Serikat (Gina, Eri, Suresh). Vonis hukuman mati

2.Ny. ASTINI:
pelaku pembunuhan 3 orang di Surabaya. Vonis hukuman mati dan telah dieksekusi tahun 2005. Astini alias Bu Lastri dinyatakan bersalah, karena melakukan mutilasi (membunuh dan memotong mayat korban) dengan dimasukkan ke dalam tas kresek yang dibuang di beberapa tempat sampah dan sungai di Surabaya.

3.RIO ALEX BULO (RIO MARTIL):
Dia terbukti mencabut nyawa lima orang dan sekali melakukan percobaan pembunuhan. . Bidikan pertama Rio adalah Surabaya. Dengan martil mautnya, dia menghabisi pengusaha rental mobil dan menggondol sedan Mercy.

Di Semarang, Rio melarikan Izusu Panther setelah menggetok mati dua orang dengan martil kesayangannya. Di Yogya, percobaan pembunuhannya gagal. Rio tak putus asa. Pada 12 Januari 2001, Rio menghabisi Jeje Suraji di Baturaden, Banyumas. Dia menggondol sedan Timor milik Jeje yang disewanya dari Bandung.

Pria yang sudah beranak-istri ini menghabiskan masa hukumannya di salah satu LP di Nusakambangan yaitu LP Permias.Pada Desember 2004, Iwan Zulkarnaen, koruptor Rp 40 miliar dan divonis 16 tahun, dibui di LP yang sama. Karena sama-sama pernah mengecap tanah Sulawesi, Rio dan Iwan cepat akrab.

Bahkan Iwan pun mengajari Rio mengaji. Cocok dengan niat Rio untuk bertobat. Tapi rupanya ‘bakat’ membunuh itu tak juga sirna dari Rio. Hanya karena diledek Iwan bahwa dia hanya bertaji di luaran saja, Rio naik pitam.

Segera dia hantamkan kepala guru mengajinya itu ke tembok sel. Dia menghabisi nyawa Iwan dengan tangan kosong, tanpa sang martil maut. Dia masuk LP pada 2 Agustus 2004 dieksekusi 8 agustus 2008 (08-08-08 tanggal eksekusinya kaya no cantik )

4.ROBOT GEDEK:
Siswanto atau dikenal sebagai Robot Gedek (1965?-26 Maret 2007) adalah terhukum karena perbuatan kriminal berupa sodomi disertai pembunuhan anak kecil di sekitar Jakarta dan Jawa Tengah pada rentang waktu 1994-1996 dengan korban 12 orang anak. selain disodomi robot gedek juga memutilasi korbannya dan merobek isi perut korbannya untuk dia ambil dan dilakukan untuk pemenuhan hasrat seksualnya. Karena perbuatannya itu perbuatannya ia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan, namun sebelum menjalani hukuman, ia meninggal dunia karena serangan jantung pada tanggal 26 Maret 2007

5.IPTU. GARIBALDI HANDAYANI:
Pelaku pembunuhan 7 orang di Jambi. Vonis hukuman mati

6.TUBAGUS YUSUF MAULANA (DUKUN USEP):

Muhammad Tubagus Yusuf Maulana (lahir 1968) atau lebih dikenal dengan nama Dukun Usep merupakan pelaku pembunuhan yang diketahui telah membunuh 9 orang di Lebak. Ia dikenal sebagai dukun yang dapat menggandakan uang, dengan cara itu ia menjerat korbannya yang kemudian membunuhnya dengan menggunakan racun potasium. Dukun Usep divonis mati pada 10 Maret 2008 dan kemudian vonis dilaksanakan pada 18 Juli 2008 di sebuah desa di Lebak.

7.VERRY IDHAM HENYAKSAH (RYAN JOMBANG):
Very Idham Henyansyah, atau dikenal dengan panggilan Ryan (lahir di Jombang, 1 Februari 1978; umur 32 tahun) adalah seorang tersangka pembunuhan berantai di Jakarta dan Jombang. Kasusnya mulai terungkap setelah penemuan mayat termutilasi di Jakarta. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, terungkap pula bahwa Ryan telah melakukan beberapa pembunuhan lainnya dan dia mengubur para korban di halaman belakang rumahnya di Jombang.

Kasus ini dimulai dengan ditemukannya tujuh potongan tubuh manusia di dalam dua buah tas dan sebuah kantong plastik di dua tempat di dekat Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan pada Sabtu pagi tanggal 12 Juli 2008. Korban adalah Heri Santoso (40), seorang manager penjualan sebuah perusahaan swasta di Jakarta.

Heri dibunuh dan dimutilasi tubuhnya oleh Ryan di sebuah apartemen di Jalan Margonda Raya, Depok. Pengakuan Ryan, dia membunuh Heri karena tersinggung setelah Heri menawarkan sejumlah uang untuk berhubungan dengan pacarnya, Noval (seorang laki-laki).

Jejak Ryan dan Noval dapat terlacak setelah mereka berdua menggunakan kartu ATM dan kartu kredit Heri untuk berfoya-foya.Setelah media memberitakan kasus mutilasi yang dilakukan Ryan, banyak masyarakat melaporkan kerabat mereka yang hilang setelah sebelumnya diketahui bersama Ryan. Polisi akhirnya membongkar bekas kolam ikan di belakang rumah orang tua Ryan di Jombang dan menemukan empat tubuh manusia di dalamnya, sebagian besar sudah tinggal kerangka.

Ryan kemudian juga mengakui pembunuhan enam orang lainnya dan tubuh mereka ditemukan ditanam di halaman belakang rumah yang sama. Sehingga total sudah ditemukan sebelas korban pembunuhan Ryan.

8.BABEH BAEKUNI
Baekuni (48) alias Babeh tersangka kasus mutilasi bocah 9 tahun bernama Ardiansyah yang jasadnya ditemukan di Cakung, Jakarta Timur,diduga berperilaku seperti Ryan, pelaku pembantaian asal Jombang.

Kecurigaan polisi muncul karena sifat Babeh hampir sama dengan Ryan yakni gemulai, tertutup, berbelit-belit dan suka bohong.

Ryan awalnya mengaku membunuh satu orang, tetapi kemudian terungkap bahwa dia telah membunuh belasan orang. babeh baekuni juga seperti itu sampai saat ini polisi baru berhasil mengkorek pengakuan dari mulutnya jumlah korban yg dibunuhnya sampai 14 orang. namun sampai saat ini investigasi masih dilakukan dan polisi mensinyalir jumlah korban yg dibunuh baekuni mencapai 50orang.

pembunuhan yg dilakukan babeh tergolong kejam karena dia selalu memutilasi korban-korbannya untuk kemudian korban tersebut dia sodomi saat sudah menjadi mayat:takut

9.AHMAD SURAJI:
Suraji dijatuhi hukuman mati oleh Pengadilan Negeri Lubukpakam 10 Desember 1997. Sebelum Kasasi, dia banding ke Pengadilan Tinggi, namun ditolak sesuai putusan tertanggal 27 Juli 1998.
Terpidana, mulai mendiami LP Kelas-I Tanjunggusta 6 Mei 1998 dari Cabang Rutan Lubuk Pakam. Selama mendiami LP di Blok A Sel-9, menurut Kepala LP, Suraji berkelakuan baik. Suraji adalah pelaku pembunuhan 42 wanita di Medan.
Vonis hukuman mati, telah dieksekusi pada 2008. namun sampai kematiannya dia tetap menyangkal tidak bersalah. Kini, berdasar informasi yang diterima, beberapa nama yang disebut ikut terbunuh ternyata masih hidup, yang ternyata tengah bekerja di Malaysia.
Karena mengaku tidak bersalah, Suraji yang memiliki tiga isteri (termasuk Tumini, yang dihukum penjara seumur hidup di LP Wanita, red) dan ayah sembilan anak itu, hanya mengajukan PK apalagi berdasar keterangan pengacaranya, ditemukan bukti baru.

Tolol Bin Biadab, Ibu Perkosa Balitanya Sendiri, Dihukum Seumur Hidup

@Ikadanews - Tolol Bin Biadab, Ibu Perkosa Balitanya Sendiri, Dihukum Seumur Hidup - Entah apa yang ada dalam pikiran ibu yang satu ini. Anak balita yang merupakan darah dagingnya sendiri dicabuli. Kini sang ibu pun mendapatkan hukuman penjara seumur hidup.

Tessa Vanvlerah dinyatakan bersalah oleh hakim di pengadilan Missouri pada Januari silam atas tuduhan melakukan tindakan incest, sodomi dan pemerkosaan terhadap putrinya sendiri yang kini berusia 3 tahun.

Vanvlerah ditangkap pertama kali pada tahun 2010 setelah polisi menahan Kenneth Kyle, seorang dosen berusia 49 tahun yang mengajar di California State University East Bay atas kejahatan pornografi anak.

Polisi menemukan ratusan gambar pornografi anak. Foto-foto tersebut salah satunya mengarahkan mereka kepada Vanvlerah.

Usut punya usut, rupanya Vanvlerah telah berkencan dengan Kyle setelah berkenalan di dunia maya. Kyle yang notabene seorang pedofilia rupanya menyukai anaknya. Dan yang paling menyedihkan, Vanvlerah, justru mendukung aksinya. Mereka pun mulai melakukan pelecehan ketika putrinya masih berusia 5 bulan.

Menurut keterangan polisi, keduanya telah mencabuli anak tersebut di sejumlah hotel. Kyle sendiri telah dijatuhi hukuman selama 37,5 tahun penjara Maret silam.

Kini sang anak tinggal bersama seorang perempuan yang mengadopsinya. Namun bayang-bayang trauma masa lalu yang alami masih menghantuinya. Ia mengatakan jika sang bocah hingga kini masih ketakutan ketika malam tiba. 

Sungguh Terlalu ABG Bugil Digilir Dan Dijepret Kamera

@Ikadanews - Sungguh Terlalu ABG Bugil Digilir Dan Dijepret Kamera - Sungguh sial nasib St (15) warga Tamanmartani Kalasan Sleman. Niatnya mengambil ponsel yang ketinggalan dirumah teman berbuah petaka. Selain diperkosa tiga orang pemuda, adegan tak senonoh tersebut juga diabadikan dalam foto oleh para pelaku. Informasi menyebutkan, peristiwa terjadi ketika korban hendak mengambil ponselnya yang ketinggalan dirumah temannya di desa Nangsri Manisrenggo Klaten.

Dalam perjalanan, korban diantar oleh seorang temannya, Ryan (19) warga Bimomartini, Sleman. Sesampainya di Nangsri, rumah yang dituju dalam keadaan kosong. Tak ingin sia - sia, korban lantas menunggu di depan rumah tersebut.

Akan tetapi, sepinya rumah tersebut menimbulkan pikiran kotor dalam benak Ryan. Dengan penuh nafsu, Ryan mencoba merayu korban, akan tetapi rayuan tersebut ditolak oleh korban.

Jengkel dengan hal tersebut, Ryan lantas memanggil dua orang temannya. Setelah kedatangan dua orang temannya yang tak diketahui identitasnya, Ryan lantas memberanikan diri untuk mengancam dan memaksa korban bersetubuh. Takut dengan ancaman Ryan, korban akhirnya menurut dan pasrah untuk disetubuhi.

Sementara itu dua orang teman Ryan yang penasaran lantas ikut menyaksikan prosesi Ryan menyetubuhi korban. Bahkan mereka juga mengabadikan persetubuhan tersebut dalam foto menggunakan ponsel. Usai disetubuhi Ryan, kedua temannya yang ikut terangsang lantas menggilir korban.

Puas menikmati kemolekan tubuh korban, Ryan lantas mengantar korban pulang. Dalam perjalanan, Ryan kembali mengancam akan menyebarkan foto mesum tersebut bila korban menceritakan peristiwa tersebut kepada orang lain.

Bahkan Ryan juga mengancam akan menyebarkan foto tersebut bila korban enggan dan menolak saat dia ingin dilayani secara seksual. Mendapat ancaman tersebut korban menjadi depresi. Korban yang biasanya ceria berubah menjadi pendiam.

Penasaran dengan hal tersebut, keluarga lantas mendesak korban untuk bercerita. Betapa kagetnya keluarga saat mendengar cerita dari korban. Seketika itu juga korban langsung diantar ke Polres Klaten untuk melapor.

"Saya diancam foto itu akan disebar bila saya tidak mau melayani mereka lagi," ujar korban dihadapan petugas. Hingga berita ini diturunkan, kasus pemerkosaan ini masih dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Klaten.