Cari Artikel Disini

Showing posts with label minta. Show all posts
Showing posts with label minta. Show all posts

6 Tahun Menikah, Istri Tidak Pernah Minta Bercinta

6 Tahun Menikah, Istri Tidak Pernah Minta Bercinta


Jakarta, Hubungan suami istri yang menurut saya tidak seumumnya atau tidak biasa-biasanya. Umur pernikahan kami sudah berjalan 6 tahun, kami ada keluhan tentang berhubungan badan yang tidak enjoy. Kenapa istri saya tidak pernah sama sekali meminta atau memberi isyarat untuk ingin berhubungan badan pertama kalinya. Selalu saya yang mendahulukan itu juga kadang diberikan, kadang saya sedikit memaksa tetapi secara halus.

Kadang sebulan sekali berhubungan badan dikarenakan trauma kalau saya meminta jarang diberi atau sekalinya diberi sepertinya ada unsur terpaksa. Apa lagi jika saya menciumnya dia tidak pernah membalas ciumannya.

Padahal saya sudah berkomunikasi apa yang kurang terhadap diri saya selama ini, tapi hasilnya seperti ini lagi dan seterusnya. Sepertinya banyak yang saya mau tanyakan tapi cukup terlalu banyak mungkin saya ingin berkonsultasi terapi khusus pada dokter gimana problem saya saat ini? Sementara ini saya tidak pernah berbuat nakal di luar, karena saya sangat menghormati arti pernikahan.

Fardi (Laki-laki Menikah, 37 Tahun), fardiXXXX@ymail.com,
Tinggi Badan 160 Cm, Berat Badan 58 Kg

Jawaban

Pak Fardi, mungkin istri Anda termasuk orang yang relatif tertutup dan tidak ekspresif sehingga memintanya untuk melakukan inisiatif seks memang agak sulit. Tapi itu tidak hanya terjadi pada istri Anda, kebanyakan wanita di Indonesia seperti itu. Jadi mungkin yang membuat Anda keberatan jika istri Anda itu merasa terpaksa untuk melakukan hubungan seks.

Saran saya, coba amat-amati istri Anda, kalau Anda sudah pernah bertanya apa salah Anda bagaimana kalau diubah menjadikannya positif. Seperti, ada tidak yang bisa saya lakukan untuk membuat kamu bahagia.

Fokus pada bagaimana membahagiakan si istri dulu. Biasanya kalau kita secara psikologis fokus pada membahagiakan orang lain, secara otomatis dia juga akan melakukan apa saja untuk membahagiakan kita. Jadi fokus pada, apa sih yang disukai istri Anda.

Cobalah lakukan hal-hal kecil di dalam rumah atau sekitarnya. Bangkitkan romantisme itu lagi, memang agak susah membujuk perempuan supaya bisa bergairah lagi dalam hal seksual. Tapi sebelum pergi ke seksual, perempuan itu harus diambil hatinya dulu secara romantis.

Coba lakukan hal-hal yang mungkin pernah Anda lakukan selama masa pacaran yang bisa membangkitkan mood romantisnya. Sehingga dari situ ketika dia sudah happy, kurang lebih apa saja yang Anda minta pasti akan diberikan. Good luck!

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/509739-6-tahun-menikah-istri-tidak-pernah-minta-bercinta.html

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai

Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai
Bibir Istri Dipotong Suami Setelah Merengek Minta Cerai 

JAKARTA - Seorang profesor Swedia yang cukup dihormati memotong dan memakan bibir istrinyasetelah memintanya untuk menceraikannya. 

Ia ditangkap oleh polisi, sesaat setelah memotong bibir istrinyanya tersebut di rumah mereka yang berada di Stocholm, Swedia. "Saya tidak ingin membunuhnya. Saya hanyaingin dia menderita selama sisa hidupnyauntuk apa yang telah ia lakukan," ujarnya seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/6/2012).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang menangani kasusnya mengatakan, Profesor itu merupakan seorang warga keturunan Iran,yang sudah lama tinggal di Swedia.

Profesor yang namanya dirahasiakan tersebut, lanjut JPU, menjadi sangat marah, ketika istrinya berulangkali memintanya untuk menceraikannya. Ia menduga istrinya tersebut telah memiliki Pria Idaman Lain (PIL).

Pada satu kesempatan ia sangat marah, lalu menghampiri istrinya untuk menghukumnya. "Pertama, saya mengambil pisau, tapi tidakcukup tajam. Lalu saya mengeluarkan pisau bedah yang biasa digunakan dalam operasi," katanya.

"Saya mencubit bibirnya dan memotong sebagiannya lalu memakannya," katanya.

Dengan memotong bibir istrinya, ia berharap, istrinya tersebut tidak akan bisa mencium seseorang lagi, namun ia khawatir dokter mungkin dapat kembali memasangnya kembali, oleh karenanya ia memakannya.

"Saya mendapat ide spontan. Saya pikir, saya akan membuangnya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi berencana akan mengenakannya pasal percobaan pembunuhan, karena kebrutalan serangan itu. Namun pengadilan menurunkannya hingga sangkaanpenyerangan. Persidangannya akan dimulai pada 3 Juli 2012 mendatang.

sumber

Inilah 5 Tipe anak kecil yang minta ditendang

@Ikadanews - Inilah 5 Tipe anak kecil yang minta ditendang - Anak kecil adalah makhluk yang imut dan lucu. Kita semua juga pernah menjadi anak kecil dan rasanya kita semua bisa mengerti senangnya menjadi anak kecil. Tapi, terkadang ada anak-anak kecil yang membuat kamu berpikir, ‚anjrit, dulu waktu kecil gue gak gitu kan?Anak-anak kecil yang membuat kamu celingak-celinguk, pengen liat orang tuanya kayak apa. Anak-anak kecil yang membuat kamu pengen nendang mereka. Inilah 5 tipe anak kecil yang minta ditendang:

1. Anak Kecil Main Sepatu Roda di Mall
Tau kan sepatu roda yang mainan anak-anak kecil jaman sekarang? Beda sama sepatu roda tahun 80-an atau inline skate di tahun 90an lho. Ini bener-bener sepatu yang bisa buat jalan, tapi di bagian belakangnya ada roda kecil yang memungkinkan mereka untuk meluncur. Tau dong pasti? Kalo kamu pernah ke mall, pasti pernah liat anak kecil yang pake sepatu beginian.
Pada dasarnya sih terserah aja ya kalo mereka mau main sepatu roda ini di taman atau di komplek rumah. Malah sebenernya MBDC mendukung banget anak-anak yang masih mau main di luar. Masalahnya mereka main sepatu roda di mall. Dan seperti yang kamu tahu, anak-anak kecil ini kebanyakan belum punya perasaan gak enak sama orang lain, jadi mereka asal meluncur aja ngelewatin kamu, trus kalo gak sengaja ketabrak, jatoh, nangis . Kamu disalahin deh. Udah kayak nabrak motor. Asik kan.

2. Anak yang Teriak-Teriak (Apalagi di Dalem Bioskop)
Mall memang tempat yang berisik. Bioskop apalagi. Tapi ada kalanya, kamu mau menikmati ketenangan di antara keributan tersebut. Dalam kasus bioskop, tentu kamu mau konsentrasi ke keributan yang dibuat oleh film yang sedang ditayangkan, bukan dari orang-orang di sekitar kamu. Jadi sangatlah mengganggu apabila kamu lagi nonton bioskop, terus ada anak kecil yang teriak-teriak. Teriaknya bisa macem-macem ya, mulai dari nanya-nanya mulu tentang hal gak penting sama orang tuanya sampe teriak-teriak aja gak jelas kenapa.
Dan gak cuma di bioskop loh. Hal ini juga sangat mengganggu kalo kamu lagi, katakanlah makan gitu. Terus ada anak yang tiba-tiba teriak. Kamu kaget. Makanannya tumpah ke baju kamu yang mahal. Hore.

3. Anak yg Ngerengek Minta Dibeliin Sesuatu Sama Orang Tuanya
Sebenernya yang kesel sama anak ngerengek mungkin bukan cuma kita ya. Mungkin sebenernya orang tuanya lebih kesel lagi. Masalahnya, terkadang kita sebagai orang yang merasa terganggu kan gak peduli juga. Kesel aja gitu rasanya ngeliat seorang anak kecil yang ngerengek-ngerengek (biasanya di toko mainan) minta dibeliin sesuatu sama orang tuanya. Apalagi kalo anaknya sampe guling-guling di lantai sambil nangis terus orang tuanya cuek aja, gak berusaha menghentikan anaknya. Rasanya pengen melakukan tendangan penalti dengan anak itu sebagai bolanya sambil teriak “Apaaan sih loooooo!!!!!”

4. Anak Kecil Sok Tau
Misalnya kamu lagi ngantri beli es krim. Ceritanya H?§agen Dazs ada diskon 70% jadi semua orang ngantri. Lagi capek-capek ngantri, tiba-tiba ada seorang anak kecil dengan tanpa rasa bersalah nyelonong, masuk ke counter, terus teriak-teriak ke mbaknya,

    Mbak! Mbak!! Aku mau yang vanilla!! Mbaaaaak!! Mbaaaaaak!! Yang vanilla satu mbaaaak!!

Sok taunya dimana? Ya sok tau lah. Dia sok tau dengan mengangagap nyerobot antrian itu gak papa. Dia sok tau dengan menganggap masuk ke counter itu gak papa. Dia sok tau dengan menanggap dia bisa teriak-teriak minta es krim seolah-olah itu babysitternya. Sebenernya itu gak sepenuhnya salah dia sih, dia gak tau juga mungkin. Tapi nyalahin anak kecil itu emang enak.

5. Anak Kecil Belagu

Ini sebenernya jarang ada sih, tapi sekalinya ada, ini bakal bikin kamu kesel seumur hidup dan mungkin kamu akan memutuskan gak punya anak. Bayangin kamu lagi jalan-jalan di mall, terus tiba-tiba kamu ngeliat seorang anak kecil lucu yang keliatan kebingungan. Dia sendirian. Wajahnya terlihat khawatir. Kamu pikir dia pasti tersesat. Sebagai warga negara yang baik, kamu tanya dong,

    Kamu: Hei‚ kenapa kamu? Ilang ya?
    Anak Kecil: (Sambil mengacungkan kepalan tangan) APA LOOOO!!!

Belum hilang kekagetan kamu,

    Anak Kecil: (Membuat gerakan menendang) PERGI SANAAAAA!!! MONYEETTT!!

Seketika kamu menyesali niat baik kamu. Kamu menyesali segala niat dan perbuatan baik yang pernah kamu lakukan di dunia. Kamu pengen jadi penjahat aja, membuat laser pemusnah massal, dan menguasai dunia.

Cerita Pendek : Permintaan Sebuah Diary " Mengharukan "

@Ikadanes.info - Cerita Pendek : Permintaan Sebuah Diary " Mengharukan " - Hari yang melelahkan dengan teriknya matahari dan sapuan udara bercampur debu. Daun-daun berguguran lalu terbang tersapu angin. Terlihat sesosok gadis kecil duduk termenung di kursi taman pusat kota. Terdengar teriakan seseorang dari arah belakang gadis itu.
“Dilla…!” Teriakan itu membuat gadis kecil yang ternyata bernama Dilla itu terkejut dan langsung membalikkan tubuhnya.
“Dilla..!!” teriak orang itu lagi. Setelah dia melihat orang yang memanggilnya itu, mukanya tiba-tiba memerah dan sepertinya ada rasa geram darinya.
“Dilla, kamu ke mana saja, Nak? Ayah mencarimu dari tadi pagi. Kenapa tiba-tiba kamu kabur?” Tanya orang itu yang ternyata adalah ayah Dilla sendiri. Dilla tetap diam. Wajahnya tetap murung dengan sedikit tatapan sinis. Ayahnya mencoba bicara lagi.
“Ayolah, Nak. Beritahu Ayah. Kamu mau apa?” Sang ayah terus membujuknya untuk bicara. Perlahan wajah Dilla mulai kelihatan tenang. Dan ia pun mulai bicara.
“Ayah nggak akan pernah tau apa yang kuinginkan, karena Ayah nggak pernah perhatiin aku. Ayah nggak akan pernah mengerti dan sampai kapanpun Ayah tak

akan bisa mewujudkannya!” ucap Dilla. Ia mengatakan semua yang ada di benaknya. Perasaan yang dulu ia pendam. Dan sekarang perasaan itu sudah memuncak dan tak dapat dikendalikan lagi.
Ayah merengut dan tiba-tiba memarahi Dilla.
“Apa sih yang kamu mau? Ayah sudah memberikan semua yang kamu minta. Pakaian, handphone, laptop, accessories dan barang-barang lainnya yang Ayah rasa kamu tidak gunakan. Sekarang kamu mau apa? Ayah capek… capek… ngeladenin kamu!”
Mendengar ucapan ayahnya, sakit hati Dilla semakin menjadi-jadi. Perlahan air matanya keluar. Tetes demi tetes menggambarkan kehidupannya yang kelam.
“Kalau Ayah memang tak mau ngurusin aku, mendingan Ayah buang saja aku. Biar Ayah nggak capek lagi dan bisa senang-senang dengan kehidupan Ayah yang nggak jelas itu!” Semuanya ia ungkapkan saat itu juga dan akhirnya ia lari pergi meninggalkan Ayahnya.
“Dilla…!!” teriak ayahnya yang lari mengejarnya.
Larian panjangnya tiba-tiba berhenti di depan sebuah rumah kecil yang tak layak huni. Langkah kakinya bagaikan tersedot rumah itu. Ia mencoba mengetuk pintu rumah itu.Namun tak ada orang yang membukakannya. Ia terus mengetuk pintu itu berkali-kali. Namun tetap tak ada jawaban.
Akhirnya ia mencoba membuka pintu itu. Pintunya tidak dikunci. Ketika ia melihat ke dalam rumah itu, betapa terkejutnya ia. Ia melihat seorang wanita tergeletak tak sadarkan diri dari balik dinding rumah itu.
“Bunda…Bunda…!!” teriaknya dengan air mata yang terus menetes.
“Bunda..!Bangun Bunda..! Bangun…” Dilla mencoba menyadarkan wanita yang ternyata ibunya. Ibunya Dilla tetap tidak sadarkan diri. Dilla pun mulai putus asa. Ingin rasanya ia membawa ibunya ke rumah sakit. Namun, ia tidak bisa membawa ibunya sendirian. Dan walaupun ia lakukan itu, yang pasti ibunya akan marah dengannya. Akhirnya, ia merawat ibunya di rumah itu, hingga ibunya sembuh.
^_^
Sudah dua hari Dilla menginap di rumah itu. Namun ayahnya tak kunjung menjemputnya. Ada dua alasan yang mungkin terjadi dengan ayahnya hingga ayahnya tidak bisa menjemputnya. Yaitu, satu; karena ayahnya tidak tau rumah ini. Dua; karena ayahnya sibuk dengan pekerjaannya.

Di rumah kecil itu, Dilla lebih merasa ceria. Karena ia merasa tidak kesepian. Di rumah itu, ia mempunyai teman ngobrol, mencurahkan isi hatinya, berbagi suka dan duka, tertawa bersama dan hal-hal menarik lainnya. Ketimbang di rumah besar yang sunyi, sepi, senyap, hanya bertemankan harta yang tidak berguna.

Ibu Dilla sudah sembuh. Dilla pun berpamitan dengan ibunya. Ia takut ayahnya akan marah besar kalau ia tak kunjung pulang. Ia merasa tersiksa dengan perceraian kedua orang tuanya yang berakibat buruk terhadap masa depannya.

Sesampainya di rumah, Dilla langsung masuk ke kamarnya, menguncinya, dan seperti biasa, ia mencurahkan isi hatinya dalam buku harian.

Malam harinya, ayah Dilla pun pulang. Ia langsung menuju kamar Dilla untuk memastikan anaknya itu sudah pulang atau tidak.
Ketika pintu kamar Dilla dibuka, Dilla pun spontan terkejut, ia langsung menyembunyikan buku hariannya.
“Dilla.. Kamu sudah pulang, Nak. Kamu ke mana aja kemarin? Kenapa nggak bilang sama Ayah?” sang Ayah mencoba menginterrogasi Dilla.
“Nginep rumah teman, Yah.” Jawab Dilla singkat.
“Kenapa kamu nginep rumah teman? Emangnya kamu nggak punya rumah?” Tanya ayah dengan nada pelan.
“Ayah! Aku kesepian di rumah ini. Aku tidak merasa bahagia dengan semua harta yang Ayah berikan. Aku cuma minta perhatian dan kasih sayang kedua orang tuaku. Dan kalian selaluu ada di sampingku. Tapi Ayah tidak pernah mengerti apa maksudku!” bentak Dilla. Emosinya memuncak drastis.
“Terus apa maumu?! Bagaimana Ayah bisa tahu, kalau kamu nggak ngasih tahu Ayah!!” bentak ayah dengan nada tinggi.
Ucapan ayahnya membuat Dilla merasakan sakit yang luar biasa. Sekarang bukan hatinya saja yang sakit, seluruh tubuhnya juga ikut sakit. Dilla merintih kesakitan dan akhirnya pingsan.
Melihat sang anak pingsan, sang ayah langsung membawa Dilla ke rumah sakit. Dan langsung ditangani oleh dokter terhandal.
Sesaat kemudian, dokter keluar dengan wajahnya yang kelihatan pucat. Ayah Dilla pun menghampirinya.
“Penyakitnya kambuh lagi.” Ucap dokter itu.
“Penyakit??” Tanya Ayah Dilla heran.
“Penyakit leukimianya sudah stadium empat!” Lanjut dokter.
Seketika itu pun ayah Dilla terkejut.
Penyakit leukemia? Stadium empat? Batinnya.
“Maaf, Dok. Setahu saya, anak saya tidak pernah mengidap penyakit leukemia. Apalagi sampai stadium empat. Saya tidak mengerti maksud Anda!” Ucap Ayah Dilla.
“Bapak jangan bercanda. Dilla itu pasien lama saya. Sudah 2 tahun ia saya tangani. Kok Bapak sampai tidak tau masalah ini?” Jelas dokter dengan wajah bingung.
Ayah Dilla semakin tidak mengerti dengan apa yang dikatakan dokter tersebut.
Sudah 2 tahun? Tapi mengapa Dilla tidak pernah mengatakannya? Batinnya lagi.
“Dok, boleh saya masuk ke dalam? Saya mau jenguk anak saya!” Pinta ayah Dilla sambil mengarahkan telunjuknya ke kamar tempat anak semata wayangnya itu dirawat.

Di dalam kamar itu, ia melihat seorang gadis kecil mempertaruhkan nyawanya melawan sakit yang menderanya. Dimanakah sosok seorang ayah yang dia punya? Mengapa ia tak tau apa yang terjadi dengan anaknya? Apakah batin seorang ayah dengan anaknya tidak terikat? Ditengah lamunannya, ia dibuyarkan oleh secercah suara kecil. Ya, suara Dilla.
“Ayah..” ucapnya lemah.
“Iya, Nak.” Ujar ayahnya sambil meneteskan air mata.
“Ayah.. Aku mau minta sesuatu dari ayah. Aku mau…” Ucapan Dilla semakin lemah. Denyut nadinya semakin cepat. Nafasnya terengah-engah. Dan pada saat itu, detik itu, Dilla menghembuskan nafas terakhirnya sebelum mengatakan keinginannya itu.
Tangisan langsung meluap dari kedua mata sang ayah. Sampai akhir hayat anaknya, ia tidak dapat mengabulkan permintaan anaknya itu.
Dan sekarang ia tidak tau harus bagaimana. Ia tidak tau apa yang anaknya inginkan. Dan ia tidak tau bagaimana mewujudkannya.
^_^
Dua hari setelah kepergian Dilla, sang ayah terus saja berdiam diri di rumah. Ia sekarang sadar, harta yang paling berharga baginya bukanlah uang tetapi keluarga. Ia pun mencoba mengenang Dilla dengan masuk ke dalam kamar Dilla. Ia membereskan kamar anaknya itu. Ketika ia sedang membereskan tempat tidur, tak sengaja ia menemukan sebuah diary di bawah bantal. Ia pun kemudian membuka diary itu, dan membacanya.

Deardiary…
Aku tak tau apa yang sedang ku alami
Semuanya berubah begitu saja.Perceraian Ayah dan Bunda telah membuatku
larut dalam kegelapan
Aku tak bisa melihat masa depanku nanti.
Sekarang aku mencoba menahan penyakit leukemiaku. Aku tidak ingin mereka
mengetahuinya. Aku tidak ingin kedua orang tuaku saling menyalahkan.
Cukup aku yang merasakan sakit ini.

Deardiary…
Ya Allah…
Kenapa Kau berikan cobaan ini kepadaku?
Kenapa Kau memberikan sakit ke Bundaku?
Kenapa Kau buat Ayah melupakanku?
Kenapa aku tidak pernah bisa menjadi orang yang lebih sabar lagi menahan
cobaan ini.
Ya Allah..
Yang hambaMu inginkan cuma satu. Tolong persatukan keluarga kami lagi.
Tolong satukan Ayah dan Bunda agar Ayah bisa merawat Bunda.
Karena mungkin hamba tidak bisa merawat Bunda lagi.
Karena mungkin Kau akan memanggil hamba.
Jadi hamba mohon, persatukan keluarga hamba.
Ayah… yang Dilla minta selama ini adalah itu.
Dilla minta Ayah menjemput ibu di rumah kecil di bawah jembatan tua.
Dan Dilla ingin Ayah menjaga dan merawat Bunda untuk selamanya. Hingga
akhir hayat.
Amiiinn… Ya Rabbal A’lamin.

Tetesan air mata berjatuhan. Isak tangis meluap. Sekarang.. saat itu juga ayah Dilla pergi menjemput mantan istrinya itu sesuai kehendak Dilla.

Di rumah kecil itu, ia melihat mantan istrinya duduk termenung. Ia pun mendekatinya dan perlahan mengatakan tentang kepergian Dilla.

Mendengar berita itu, sang ibu langsung menangis. Ia tak dapat menerima semua itu. Namun, ia pun tidak bisa mengelak takdir illahi. Sesuai keinginan Dilla, kedua orangtuanya pun bersatu kembali.

Sumber : lokerseni

Wakakaka Diminta Matikan Rokok, Cewek Ini Malah Bugil di Bandara

@Ikadanews.info - Wakakaka Diminta Matikan Rokok, Cewek Ini Malah Bugil di Bandara - Petugas Bandara Internasional Denver meminta seorang perempuan berambut pirang untuk mematikan rokoknya di bandara. Namun, perempuan itu langsung melucuti seluruh pakaiannya di depan umum dan membuat petugas itu kebingungan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa lalu pukul 08.45 waktu setempat. Perempuan itu tertangkap sedang merokok di gerbang keberangkatan bandara. Seorang petugas perempuan langsung meminta perempuan itu untuk membuang rokoknya.

Perempuan itu langsung melucuti pakaiannya dan dalam keadaan bugil, dia meminta petugas lainnya untuk mencetak ulang boarding pass miliknya. Hingga saat ini, para petugas tidak mengetahui, apa yang menyebabkan perempuan itu melucuti pakaiannya. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Kamis (12/4/2012).

Menurut juru bicara kepolisian Denver Raquel Lopez, perempuan itu mengatakan, dirinya belum tidur pada malam hari sebelum dirinya berangkat ke bandara. Para penumpang juga sangat terkejut ketika menyaksikan perempuan itu bugil.

"Semua orang terkejut, tidak ada yang menyadari perempuan itu akan melucuti pakaiannya karena setiap penumpang sibuk," ujar salah seorang.

Para penumpang yang membawa anak langsung menutup mata anak-anaknya agar tidak melihat perempuan telanjang yang berdiri di depan petugas bandara itu. 20 menit kemudian, perempuan itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa. Perempuan itu tidak ditahan atau mendapatkan dakwaan.

Unik Ritual Mantu Kucing Minta Hujan ala Banyuwangi

@Ikadanews.info - Unik Ritual Mantu Kucing Minta Hujan ala Banyuwangi - Banyak tradisi untuk meminta hujan kepada Sang Pencipta ketika musim kemarau panjang tak juga berlalu. Salah satu tradisi upaya meminta hujan kepada Sang Pencipta adalah dengan menikahkan kucing. Tradisi mantu kucing ini merupakan bagian dari ritual meminta hujan kepada Sang Pencipta. Masyarakat Desa Kumendung, Banyuwangi, Jawa Timur telah melakukan tradisi ini secara turun-temurun. Tradisi mantu kucing dilaksanakan layaknya seperti menjelang pesta perkawinan manusia. Segala persiapan dilakukan termasuk ada hiasan janur dan tak lupa iringan musik rebana. Musik ini mengantar iring-iringan pengantin menuju ke sumber mata air Mbah Kopek. Setelah sampai di sumber air, kurungan kucing dibuka dan diceburkan ke dalam kolam bersama-sama dengan para peserta iring-iringan. Sumber air Mbak Kopek oleh warga dianggap kramat. Maka setiap diadakan ritual mandi bersama, selalu ada peserta yang kesurupan. Acara mantu kucing berakhir dengan ritual mandi bersama di salah satu kolam sumber mata air. Harapan warga, setelah usai ritual mantu kucing, hujan segera akan tiba.

Akhirnya Balotelli Minta Maaf Kepada Mancini

@Ikadanews.info - Akhirnya Balotelli Minta Maaf Kepada Mancini - Striker Manchester City, Mario Balotelli menyesali kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Arsenal, akhir pekan kemarin. Super Mario melayangkan permintaan maaf kepada pelatih Roberto Mancini.

“Saya sangat menyesal dengan apa yang terjadi dan kekecewaan yang saya buat untuk Manchester City, terutama Roberto Mancini yang sangat saya hormati dan cintai,” ujar Balotelli seperti dikutip dari The Sun, Selasa 10 April 2012.

Pada laga di Emirates Stadium, markas Arsenal, tersebut Balotelli beberapa kali melakukan pelanggaran keras. Ia juga sempat menghajar lutut kanan gelandang Arsenal, Alex Song, namun wasit tidak melihatnya.

Atas kejadian tersebut, pihak Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris belum memutuskan apakah Balotelli akan menerima tambahan hukuman. Sehingga, striker berkebangsaan Italia itu bisa tampil dalam derby Manchester di Etihad, markas ManCity, pada 30 April mendatang.

Sementara itu, Balotelli enggan mengumbar spekulasi masa depannya di ManCity. Meski Mancini mengatakan kariernya sudah habis, striker 21 tahun itu tetap dingin menanggapinya.

“Untuk masa depan saya di sini, kita lihat saja di akhir musim nanti. Saya akan membahasnya lebih dulu dengan manajemen klub dan tunggu saja,” kata mantan striker Inter Milan itu.

Di laga tersebut, ManCity akhirnya harus mengakui kemenangan 1-0 Arsenal. Gol semata wayang The Gunners dicetak Mikel Arteta di menit 87. Dengan demikian, ManCity gagal memangkas jarak poin dengan pemuncak klasemen Premier League, Manchester United yang kini unggul 8 poin.

Sumber Vivabola

Cerita Humor : Minta Jadi Tampan ( di Jamin Ngakak )

@Ikadanews.info - Cerita Humor : Minta Jadi Tampan ( di Jamin Ngakak ) - Sebuah bis yang mengangkut para pria berwajah jelek, bertabrakan dengan sebuah truk, dan semua penumpangnya meninggal dunia.

Mereka kemudian bersama-sama berada di alam baka.
Karena selama di dunia mereka bernasib malang memiliki wajah jelek, maka malaikat di pintu surga berbaik hati, memberikan mereka kesempatan untuk meminta satu permintaan yang pasti dikabulkan, sebelum mereka masuk ke pintu surga.

Mereka semua berbaris satu persatu, dan malaikat pun bertanya kepada orang pertama di barisan tsb tentang permintaanya.
"Saya ingin menjadi tampan dan ganteng." jawab orang pertama, kemudian malaikat itu menepukan kedua tangannya dan seketika itu juga pria pertama yg berwajah jelek itu berubah menjadi ganteng dan sangat tampan.

Pria kedua pun menjawab sama, "Saya ingin menjadi cakep dan ganteng." dan malaikat itu kembali menepukan tangannya.

Demikian seterusnya mereka menjadi tampan dan ganteng, mereka semua sangat senang tak terbayangkan dan terkagum-kagum pada dirinya masing-masing.

Sampai ketika antrian sampai tengah barisan, namun pria terdepan tidak segera menjawab, dia malah tertawa-tawa terpingkal-pingkal, bergulingan di lantai seolah ada hal yg lucu sekali.
Para pria yg lain pun menjadi bertanya-tanya apa yg terjadi.

Akhirnya, sang malaikat pun bertanya apa yg menjadi permintaanya...

Sang pria tak kuasa menahan tawanya...

"Buatlah mereka menjadi jelek lagi."