Cari Artikel Disini

Showing posts with label tangkap. Show all posts
Showing posts with label tangkap. Show all posts

Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi "

@Ikadanews - Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi " - Mengaku mendapat bisikan ghaib, Supriyadi (36) warga Kabupaten Kediri, nekat menghadang 4 guru di jalan umum Desa Kapas Kecamatan Kunjang. Supriyadi ini beradegan onani di depan para bu guru.

Kasus ini membuat Supriyadi harus berurusan dengan polisi dengan sangkaan mempertontonkan perbuatan pornografi di depan umum. Kini penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke Mapolres Kediri.

"Memang tidak ada korban dalam perkara itu, namun karena pelaku mempertontonkan perbuatan tidak senonoh di depan khalayak umum, hal itu sama halnya dengan pronografi. Sekarang permasalahan tersebut kami serahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Kediri," kata Kanit Reskrim Polsek Purwoasri Sukoco Seperti yang di kutip di detikSurabaya.com.

Informasi di lapangan, awalnya pelaku naik sepeda motor Honda Grand dan tiba-tiba berhenti menghadang para bu guru. Para guru MI Bustanul Mukmin Belor Purwoasri yang dihadang adalah Setyorini (25), Faizah Umami (27) keduanya warga Belor Kecamatan Purwoasri, Rifinda Nurhalida (27) warga Sukoharjo Plemahan dan Suharnanik (26) warga Kapi Kunjang.

"Tiba-tiba pelaku melepas celananya dan onani di depan para bu guru disertai ucapan yes..yes..yes..," jelas Sukoco.

Merasa jijik dengan perbuatan nekat pelaku, akhirnya para bu guru lapor ke Mapolsek Kunjang. Menindaklanjuti laporan tersebut, akhirnya petugas segera bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku yang masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.

"Saya seperti mendapat bisikan agar melakukan onani di depan mereka. Waktu itu memang saya tidak sadar," kata pelaku saat diperiksa polisi.

Rupanya perbuatan pelaku tidak hanya satu kali, namun sudah dilakukan 3 kali di tempat sepi dan dianggap aman.

Sementara secara terpisah, Tukirin (65) orangtua pelaku warga Desa Salam Kecamatan Purwoasri tidak memungkiri hal yang dilakukan anaknya.

"Memang dulu sebelum menikah, anak saya juga pernah berbuat aneh seperti itu. Dia juga bilang seperti tidak sadar karena kerasukan roh halus. Sekarang anak saya sudah punya istri dan seorang anak. Namun ternyata kebiasaan tersebut masih terulang lagi," kata Tukirin.

Parah : Gadis 16 Tahun Tidur Bersama 3 Pria di Hotel di Tangkap Satpol PP

@Ikadanews - Parah : Gadis 16 Tahun Tidur Bersama 3 Pria di Hotel di Tangkap Satpol PP - WD tertangkap bersama tiga pria dalam sebuah kamar hotel Samarinda. Keempat orang ini diamankan 150 petugas Satpol PP Samarinda tergabung dalam 17 orang yang diamankan dalam razia PSK, PKL, reklame liar, KTP dan penyakit masyarakat lainnya di Samarinda.

Pengakuan WD (16) kedatangannya ke hotel Temindung adalah untuk menjumpai pacarnya yang sedang bersama 2 orang rekannya di dalam kamar hotel.


"Saya kesana cuma mau jumpain pacar saya. Taunya ada temannya juga 2 orang, lalu datang petugas," papar WD, yang mengaku jebolan kelas 2 SMP di Samarinda.


Kepala Kantor Satpol PP Samarinda, Kompol Ruskan mengatakan, razia ini adatas perintah Walikota Samarinda untuk menertibkan penduduk liar. "Saya menghimbau warga agar mematuhi perda yang berkaitan dengan PKL, PSK, Bangunan liar dan pengemis dan lainya dan ini perintah langsung bapak Walikota. Walikota sudah memberikan beberapa titik seperti Tepian, PM Noor. Bagi yang merasa pelanggar perda segera memindahkan bangunan ke tempat yang benar," kata Kompol Ruskan.

Adapun rincian yang berhasil diamankan dalam razia, Hotel Kalimantan 7 orang, Temindung 5 orang, Cristal (nihil), Merdeka 5 orang, Mutiara (nihil), depan Celcius, dengan total 21 orang sisanya gelandangan dan pengemis. Mereka dikenakan melanggar Perda 18 tahun 2002tentang pembinaan dan penertiban PSK. Untuk pengemis dikenakan perda nomor 16 tahun 2002.

" Kita proses akan di kenakan perda tipiring dan dikenakan wajib lapor. Untuk ABG 16 tahun, selain pembinaan akan diproses. Orangtua akan dipanggil (pembinaan)," kata Kompol Ruskan.


Telah di Tangkap Kelelawar pesugihan

@Ikadanews.info - Telah di Tangkap Kelelawar pesugihan - (Pasuruan-Jawa Timur): Warga Dusun Sumurlicin Desa Kedawang Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan ditangkapnya seekor kelelawar yang diduga hewan jadi-jadian sebagai pesugian. Hewan yang biasa berkeliaran dimalam hari ini, mempunyai berat badan 2 kg, dengan panjang sayap mencapai 1 meter dan disalah satu jari kakinya ada sebuah cincin perak.

Warga merasa curiga terhadap kelelawar tersebut, dikarenakan seringnya uang warga hilang diwaktu malam hari hingga mencapai Rp150 juta. Dan, ditangkapnya kelelawar itu, pada saat kelelawar berada didalam kotak uang milik Rohmah (28) pemilik warung rujak warga setempat.

“Ketika saya mau membuka kotak uang diwarung, kelelawar besar itu sudah ada didalamnya. Saya kaget dan berteriak minta tolong. Suami saya (Nasum) yang mendengar jeritan minta tolong, langsung menangkap kelelawar tersebut lalu mengikatnya dikayu warung, “ terang Rohmah pemilik warung rujak di Dusun Sumurlicin Desa Kedawang Kecamatan Nguling.

Seketika itu juga, warga menjadi geger dengan adanya penangkapan kelelawar yang berukuran tidak wajar tersebut. Hingga saat ini, hewan kelelawar yang dijuluki 'Pok-Kopok' atau istilah hewan jadi-jadian tersebut menjadi tontonan warga.

“Hewan kelelawar ini lain dari hewan kelawar yang biasanya. Kelelawar ini setiap harinya hanya ingin makan roti dan minum susu. Padahal kelelawar lainya aja, cuma dikasih buah papaya, pisang dan jambu aja sudah mau makan. Tapi kalau hewan kelelawar yang kami tangkap ini, tidak mau makan buah-buahan.

"Dan dikakinya ada cincin peraknya. Saya yakin ini hewan jadi-jadian untuk pesugihan seseorang yang biasanya mencuri uang warga. Karena sudah hampir 3 bulan ini, uang warga hilang secara misterius hingga mencapai sekitar Rp.150 juta. Kelelawar ini akan kami pajang terus disini hingga pemiliknya menebus hingga besaran uang warga yang hilang, “ kata Nasum (32) warga Dusun Sumurlicin Desa Kedawang Kecamatan Nguling.