Cari Artikel Disini

Showing posts with label bocah. Show all posts
Showing posts with label bocah. Show all posts

Bocah Super Mungil, Umur 3 Tahun Tinggi 54 Cm


Liang Xiaoxiao asal Huaihua, Provinsi Hunan, China, tampak seperti anak kecil lainnya. Dia juga asyik bermain bola.Tapi ketika dibandingkan dengan bocah seusianya, akan terlihat perbedaan. Meski sudah berusia 3 tahun, Liang hanya setinggi 54 sentimeter dan beratnya sekitar 2,5 kilogram. Tingginya itu setara dua botol air kemasan ukuran 1,5 liter.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Rabu (18/7), Liang dinobatkan sebagai gadis terkecil di dunia. Dokter dari rumah sakit anak di Kota Changsa, Hunan, memeriksa anak itu dan mengatakan ia tidak akan lagi tumbuh.

Keadaan ini tidak membuat ibunda Liang berkecil hati. Dia bersyukur anaknya sehat. Ketika dilahirkan, berat Liang satu kilogram dengan panjang 33 sentimeter saja.

Pekan ini juga diberitakan bayi mungil dengan berat hanya 9,5 ons atau setara 95 gram, sudah boleh pulang setelah berjuang hidup selama 183 hari. Bayi ini berasal dari Charlotte, Carolina Utara, Amerika Serikat, dan lahir prematur ketika masih berumur 16 pekan di perut ibunya, Nicki Moore. Kini beratnya sudah 1,5 kilogram.




http://forum.viva.co.id/aneh-dan-lucu/445429-bocah-super-mungil-umur-3-tahun-tinggi-54-cm.html

Luar Biasa! Bocah "Pemberi Harapan" : Donorkan Hati & Ginjal

Kisah Xiwang, bocah berusia dua tahun yang mendonorkan organnya bagi anak lain membuat tim dokter di China terharu. Mereka memberi penghormatan terakhir sambil membungkukkan badannya.

Diberitakan AsiaOne, Senin (25/6/2012) momen ini dijepret oleh para jurnalis sesaat setelah Xiwang dinyatakan meninggal dunia karena kerusakan otak. Anak itu kemudian dibawa ke ruang operasi untuk diambil ginjal dan hatinya bagi dua anak lain yang membutuhkan.

Suster dan dokter yang menangani Xiwang pun berbaris rapi mengelilingi ruangan. Mereka memberi penghormatan terakhir sambil membungkukkan badan. Suasana haru di ruangan itu sangat terasa.

Orang tua Xiwang (2) membuat keputusan penting saat sadar anaknya tak bisa tertolong lagi karena sakit. Mereka memutuskan untuk mendonorkan organ sang anak bagi dua anak lain yang membutuhkan.

"Dibandingkan dengan membakar anak kami menjadi abu, kami memutuskan untuk mendonorkan organ supaya bisa menolong anak-anak lain," ujar ibu Xiwang, Wang Xiaofei.

"Kami memanggilnya Xiwang karena kami ingin memberi harapan hidup untuk anak lain yang membutuhkan bantuan," sambungnya.

Xiwang meninggal dunia pada 9 Juni lalu pukul 17.30 waktu setempat. Setelah dikecup untuk terakhir kalinya oleh sang ayah, Xiwang langsung masuk ke ruang operasi untuk diambil hati dan ginjalnya bagi dua anak lain yang sudah menunggu pertolongan.

Kini, dua anak yang mendapat organ dari Xiwang kondisinya semakin membaik. Orang tua kedua anak tersebut pun sangat berterima kasih pada Xiwang.

Kasihan !!! Ditelantarkan, Bocah Tinggal dengan Kambing

@Ikadanews - Kasihan !!! Ditelantarkan, Bocah Tinggal dengan Kambing - Bocah dua tahun di Rusia terpaksa diambil oleh pekerja sosial. Ia ternyata selama ini tinggal dengan kambing dan saat didatangi oleh pekerja sosial, sang ibu, Marina, tak berada di tempat.

Bocah yang diketahui bernama Sasha T itu, berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Tubuhnya sangat kurus, kurang nutrisi, tak bisa berbicara dan menggunakan toilet.

"Dia bermain dan tidur dengan kambing, yang tinggal satu ruangan bersamanya. Saat kami datangi, sang ibu tidak ada," kata Irina Bochkova, kepala deputi pekerja sosial Shakhti, regional Rostov, Rusia, dikutip dari Daily Mail.

Kondisi kandang kambing tentu saja sangat tidak layak bagi anak seusia Sasha T. Saat ditemukan, ia tak mengenakan pakaian, tampak sangat kedinginan dan sakit parah.

"Kami langsung membawanya dan segera ke rumah sakit. Dokter lalu mengatakan karena selama ini ia hidup tidak layak, otaknya tidak berkembang," kata Bochkova.

Berat badan Sasha T tiga kali lebih rendah dibandingkan anak normal. Sikapnya juga sangat aneh. Ia tidak mau tidur di ranjang dan justru ke area bawah ranjang untuk tidur.

"Ia juga sangat takut dengan orang dewasa. Apapun yang dilihatnya, seperti kaca dan furnitur selalu ingin dirusaknya. Ia bahkan tak bisa diajak berkomunikasi dan memegang sendok," kata Natalya Simonina, dokter yang menangani Sasha T.

Saat diberikan mainan Sasha juga tak tertarik. Ia tak mencoba memegangnya sama sekali. Kasus penelantaran ini, membuat hak asuh sang ibu akan ditinjau kembali secara hukum dan kemungkinan besar akan dicabut.

Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi "

@Ikadanews - Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi " - Mengaku mendapat bisikan ghaib, Supriyadi (36) warga Kabupaten Kediri, nekat menghadang 4 guru di jalan umum Desa Kapas Kecamatan Kunjang. Supriyadi ini beradegan onani di depan para bu guru.

Kasus ini membuat Supriyadi harus berurusan dengan polisi dengan sangkaan mempertontonkan perbuatan pornografi di depan umum. Kini penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke Mapolres Kediri.

"Memang tidak ada korban dalam perkara itu, namun karena pelaku mempertontonkan perbuatan tidak senonoh di depan khalayak umum, hal itu sama halnya dengan pronografi. Sekarang permasalahan tersebut kami serahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Kediri," kata Kanit Reskrim Polsek Purwoasri Sukoco Seperti yang di kutip di detikSurabaya.com.

Informasi di lapangan, awalnya pelaku naik sepeda motor Honda Grand dan tiba-tiba berhenti menghadang para bu guru. Para guru MI Bustanul Mukmin Belor Purwoasri yang dihadang adalah Setyorini (25), Faizah Umami (27) keduanya warga Belor Kecamatan Purwoasri, Rifinda Nurhalida (27) warga Sukoharjo Plemahan dan Suharnanik (26) warga Kapi Kunjang.

"Tiba-tiba pelaku melepas celananya dan onani di depan para bu guru disertai ucapan yes..yes..yes..," jelas Sukoco.

Merasa jijik dengan perbuatan nekat pelaku, akhirnya para bu guru lapor ke Mapolsek Kunjang. Menindaklanjuti laporan tersebut, akhirnya petugas segera bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku yang masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.

"Saya seperti mendapat bisikan agar melakukan onani di depan mereka. Waktu itu memang saya tidak sadar," kata pelaku saat diperiksa polisi.

Rupanya perbuatan pelaku tidak hanya satu kali, namun sudah dilakukan 3 kali di tempat sepi dan dianggap aman.

Sementara secara terpisah, Tukirin (65) orangtua pelaku warga Desa Salam Kecamatan Purwoasri tidak memungkiri hal yang dilakukan anaknya.

"Memang dulu sebelum menikah, anak saya juga pernah berbuat aneh seperti itu. Dia juga bilang seperti tidak sadar karena kerasukan roh halus. Sekarang anak saya sudah punya istri dan seorang anak. Namun ternyata kebiasaan tersebut masih terulang lagi," kata Tukirin.

Kasihan Bocah 'Tanpa Wajah', Mukanya Rata Seperti Pakai Topeng

@Ikadanews.info - Kasihan Bocah 'Tanpa Wajah', Mukanya Rata Seperti Pakai Topeng - Luka bakar hebat membuat wajah bocah asal China tampak mengerikan. Ia dijuluki bocah 'tanpa wajah' karena nyaris mukanya rata seperti mengenakan topeng. Nahasnya lagi, orangtuanya tak punya biaya untuk melakukan operasi plastik.

Bila melihat wajah Wang Xiaopeng (6 tahun), Anda mungkin akan mengira ia menggunakan topeng. Luka bakar yang mengerikan membuat bocah ini tak memiliki rambut, bibir, kelopak mata, jari tangan dan kaki, akibat kecelakaan pada Novemver 2010.

Cedera parah itu membuat sulit bagi Xiaopeng untuk melakukan aktivitas, karena semua jari-jarinya pun harus diamputasi.

Tubuh Xiaopeng habis terbakar setelah ia dengan sengaja membakar beberapa batang jagung dekat rumahnya di Yinchuan, Provinsi Ningxia, China.

Orangtua bergegas membawa Xiaopeng ke Ningxia Medical University General Hospital untuk menyelamatkan nyawanya. Namun, bekas luka bakar yang hebat membuat wajahnya sangat rusak dan orangtua hanya mampu membayar selama tiga bulan untuk pengobatan putra kesayangannya tersebut.

Untuk membayar semua itu, mereka harus menghabiskan tabungan hidup dan menjual rumah serta tanah untuk menutupi tagihannya yang mencapai 150.000 yuan atau setara dengan Rp 218 juta.

Ayahnya Wang Yougiu (32 tahun) hanya memperoleh penghasilan 2.000 yuan (sekitar Rp 2,9 juta) setiap bulan sebagai petani susu, sementara ibunya Zhengwei Xiu (30 tahun) adalah ibu rumah tangga.

"Kami tahu anak yang lebih muda akan mendapatkan hasil cangkok kulit dan bedah kosmetik yang lebih baik. Tapi kami tidak ada uang," jelas ayahnya, Yougiu, seperti dilansir Dailymail, Kamis (12/4/2012).

Xiaopeng kini hanya tinggal di rumah karena teman-teman sekolahnya menolak dan takut melihat penampilan Xiaopeng. Tentu saja hal ini membuat hati orangtuanya remuk.

"Melihat anak saya seperti ini sangat menyakitkan. Ditambah lagi Xiaopeng akan semakin menderita di musim panas, ketika panas dan nyamuk membuat kulitnya yang sensitif semakin terasa sakit," lanjut ayahnya.

Keluarga meminta para dermawan lokal untuk membantu mereka karena diperlukan 300.000 yuan (sekitar Rp 436 juta) untuk membayar tiga operasi yang membantu Xiaopeng bernapas dan memperbaiki penampilannya.

Bocah Bunglon ' Kulitnya Jadi Orange Kalau Makan Wortel '

@Ikadanews.info - Bocah Bunglon ' Kulitnya Jadi Orange Kalau Makan Wortel ' - Akibat gangguan metabolisme, seorang bocah di Inggris jadi seperti bunglon karena warna kulitnya bisa berubah-ubah. Jika terlalu banyak makan wortel, warna kulitnya berangsur-angsur akan menjadi oranye seperti wortel yang dimakannya.

Leo Barnett (3 tahun), bocah laki-laki asal Hampshire mengalami kondisi langka yang disebut hyper-beta carotenemia. Kondisi yang baru pertama kali ditemukan di Inggris ini membuat tubuh Barnett tidak bisa memetabolisme beta karoten, yang terkandung dalam wortel.

Di dalam wortel maupun buah dan sayuran lainnya, beta karoten merupakan kandungan yang memberikan warna oranye atau jingga. Sementara di dalam tubuh manusia, beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A yang dibutuhkan untuk daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan mata.

Karena tidak mampu mengolah beta-karoten, tubuh Barnett akan kelebihan senyawa pemberi warna oranye sehingga warna kulitnya berubah. Selain itu, daya tahan tubuhnya juga menurun karena tidak ada satupun yang diubah menjadi vitamin A sehingga Barnett rentan mengalami infeksi.

Anggie (40 tahun), sang ibu mulai menyadari adanya kelainan pada anaknya saat Barnett baru berusia 6 bulan. Ketika itu, Barnett mengalami pneumonia atau radang paru-paru berat yang hampir saja merenggut nyawanya dan langsung memeriksakannya ke dokter.

"Ginjal dan hatinya gagal berfungsi dan saat itu warna kuning-jingga mulai muncul. Kami kira masalahnya akan hilang dengan sendirinya tapi hingga sebulan kemudian masih tetap oranye," kata Anggie seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (8/3/2012).

Setelah beberapa kali ganti dokter, akhirnya Anggie membawa Barnett untuk tes darah. Berdasarkan hasil tes itulah, para dokter berkesimpulan bahwa tubuh Barnett tidak memproduksi suatu enzim untuk mencegah penumpukan beta-karoten di dalam tubuh.

Dalam kondisi normal, kelebihan beta-karoten tidak menyebabkan dampak yang fatal. Namun pada Barnett, kelebihan ini tidak hanya membuat tubuhnya menjadi oranye tetapi juga membuat dirinya rentan infeksi seperti saat 2 kali kena pneumonia dan 1 kali kena flu babi saat berusia 2 tahun.

Karena belum ada pengobatan yang benar-benar manjur, Barnett sampai sekarang harus mengonsumsi suplemen vitamin A untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Bukan itu saja, Barnett juga harus melakukan tes darah secara rutin tiap 6 bulan untuk melihat kadar vitamin A di dalam tubuhnya.

Konsumsi buah-buahan serta sayuran yang memiliki unsur warna kuning kemerahan juga harus dibatasi pada Barnett. Menurut Anggie, satu-satunya sayuran yang boleh dikonsumsi oleh Barnett hanyalah kembang kol karena paling sedikit mengandung beta-karoten.

Inilah Bocah Istimewa Meski Tidak Punya Kedua Tangan

@Ikadanews.info - Inilah Bocah Ini Istimewa Meski Tidak Punya Kedua Tangan - MasyaAllah, sungguh sangat mengharukan melihat kondisi bocah ini, Meskipun demikian bocah ini tergolong istimewa. Tidak seperti anak-anak sebanyanya yang bisa bermain dengan leluasa. Berlari, menendang bola, menangkap, berlompatan kian kemari selayaknya dunia bocah pada umumnya. Tapi Tuhan Maha Segala. Seperti apa kita ikuti kisah singkatnya dibawah ini.
Seorang bocah di Tuban, Jawa Timur, terlahir tan pa dua tangan. Namun kondisi ini justru membuatnya menjadi istimewa.

Bocah yang masih duduk di taman kanak kanak ini punya kemampuan dan bakat menggambar dengan baik. Tentunya goresan crayon atau pensi warna dicoretkan ke kertas menggunakan kaki.

Kondisi cacat fisik tidak membuat Zaenuri murung. Siapa sangka, bocah cacat warga Desa Banjar Arum, Kecamatan Rengel, ini mampu menggambar. Bahkan gambarnya lebih baik dari anak normal.

Tak ada aktivitas yang terlewatkan oleh Zaenuri. Semua kegiatan yang dilakukan teman sebayanya yang normal bisa dilakoninya. Makan, minum, mandi, bahkan menata dan membuat mainan sendiri juga dilakukannya sendiri tanpa bantuan orang lain.

Sayangnya meski usianya sudah 7 tahun, Zaenuri belum mampu berjalan dengan baik. Pasalnya, kedua kakinya juga mengalami cacat dan sulit digunakan untuk berjalan. Untuk berpindah tempat, Zaenuri lebih memilih menggeser badannya.

Zaenuri merupakan ana k semata wayang dari pasangan Kasniti dan Suhudi. Namun saat Zaenuri berusia 4 tahun, sang ayah meninggal dunia karena sakit.

Meski terlahir dari keluarga miskin, namun orangtua balita ini tetap mengupayakan pendidikan yang tinggi untuk Zaenuri.

Lasto, sang Kakek, mengungkapkan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga kerap mendapat santunan dari warga. Meski demikian apa yang didapat dianggap belum cukup untuk memenuhi kebutuhan pendidikan Zainuri.

Karena itu, keluarga dan warga sekitar berharap ada dermawan yang bersimpati untuk membantu Zaenuri.