Cari Artikel Disini

Showing posts with label kucing. Show all posts
Showing posts with label kucing. Show all posts

Ngakak : Kucing Tertangkap Basah Nonton Video Bokep Porno

@Ikadanews - Ngakak : Kucing Tertangkap Basah Nonton Video Bokep Porno - Sob.. saya mau share 1 foto yang unik, lucu bikin ngakak nih foto saya temuin waktu cario-cari artikel baru di google, wakakakaka nih foto kucing yang lagi tertangkap basah sedang nonton video bokep porno sob hahaha
nih lihat sndiri fotonya hahahaha.

Inilah 15 Fakta Menarik Tentang Kucing

@Ikadanews - Inilah 15 Fakta Menarik Tentang Kucing - Untuk penyayang kucing, ada baiknya mengetahui fakta-fakta di bawah ini:

1. Kucing dewasa memiliki sekitar 30 gigi dalam mulutnya, sementara anak kucing memiliki 26 buah gigi.

2. Kucing dengan bulu putih dan mata biru biasanya terlahir tuli, walaupun begitu indera lain mereka berkembang sebagai gantinya.

3. Kumis pada kucing sangat sensitif dan dapat merasakan perubahan tekanan udara bahkan yang kecil sekalipun. Kemampuan ini membuat kucing dapat menggunakannya sebagai penuntun alternatif untuk bergerak dalam kegelapan ketika ia tidak dapat melihat.

4. Walaupun kucing memiliki 5 jari di kaki depan, mereka hanya mempunyai 4 jari pada kaki belakang. Namun pada beberapa kucing dapat terlahir dengan jari banyak sampai 7 bahkan dengan tulang tambahan.

5. Pada saat kucing berumur 6 bulan, itu setara dengan 10 tahun usia manusia.

6. Jika anda butuh sinar UV untuk melihat, pakai saja kencing kucing, karena kencing mereka menyala dalam gelap.

7. Tahukah kamu, kucing (Felis silvestrid-catus), terutama kucing rumah adalah salah satu hewan predator paling hebat di dunia. Kucing ini mampu membunuh dan atau memakan beberapa ribu spesies, mengalahkan kucing besar (seperti singa, harimau, dan sejenisnya) yang hanya mampu memangsa kurang dari 100 spesies.

Namun karena ukurannya terbilang kecil, maka tidak berbahaya bagi manusia. Namun tetap saja sangat berbahaya apabila kucing ini terinfeksi rabies.

8. Kucing telah berasosiasi dengan kehidupan manusia sekurangnya sejak 3500 tahun yang lalu. Ketika itu orang Mesir kuno telah menggunakan kucing untuk mengusir hama tikus dan hewan pengerat lainnya dari hasil panen mereka.
Namun, percaya atau tidak, di dunia ini hanya terdapat 1% populasi kucing di dunia yang termasuk jalur murni atau kucing ras. Sisanya adalah kucing hasil pencampuran dari berbagai ras atau biasa yang kita sebut sebagai kucing kampung. Karena itu, kucing ras termasuk kucing yang paling sering dicari dan mahal harganya.

9. Kucing biasanya memiliki berat badan antara 2,5 hingga 7 kg dan jarang melebihi 10 kg, kecuali diberi makan berlebih.

10. Dalam penangkaran, kucing dapat hidup selama 15 hingga 20 tahun, dimana kucing tertua pernah diketahui berusia 36 tahun! Kucing liar yang hidup di lingkungan urban modern hanya mampu hidup selama 2 tahun atau bahkan kurang dari itu.

11. Kucing termasuk hewan yang sangat bersih. Mereka sering merawat diri dengan menjilati rambut mereka. Saliva atau air liur mereka memiliki daya pembersih yang kuat, tapi dapat memicu alergi pada manusia.

12. Kucing merupakan hewan yang kuat tidur. Waktu tidurnya bervariasi antara 12 – 16 jam per hari, dengan angka rata-rata 13 – 14 jam. Tapi tidak jarang dijumpai kucing yang tidur selama 20 jam dalam satu hari.

13. Percaya atau tidak, di abad pertengahan kucing dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan cara dibakar dan dilempar dari tempat tinggi. Sejumlah ahli sejarah percaya bahwa wabah Black Death atau wabah pes menyebar dengan cepat di Eropa pada abad ke-14 akibat tahyul itu. Hal itu disebabkan banyaknya pembunuhan kucing yang dilakukan sehingga meningkatkan populasi tikus yang membawa wabah pes.

14. Pada mata kucing ada lapisan pemantul cahaya yang dinamakan tapetum lucidum, yang menyebabkan mata kucing berpendar di malam hari. Lapisan pemantul ini dapat menyerap cahaya 6 kali lebih kuat daripada mata manusia, yang memungkinkan kucing untuk dapat melihat di kegelapan.

15. Di Indonesia, suara kucing sering ditulis dengan kata “Meong”. Dalam bahasa Inggris yang digunakan di Amerika, suara kucing sering ditulis dengan “Meow”. Di negara Inggris sendiri, suara kucing ditulis “Miaow”. Kalau bahasa Jepang sering ditulis dengan kata “Nya”.

inilah, fakta, menarik, tentang, kucing,

Baca Artikel Menarik Tentang Nenek Moyang Kucing

Sebuah topeng perunggu digunakan dalam pemakaman mumi kucing di Mesir kuno.
@Ikadanews - Baca Artikel Menarik Tentang Nenek Moyang Kucing - Pada masa silam diyakini bahwa nenek moyang kucing adalah Miacis, binatang liar pada masa Eosen yang sosoknya mirip musang, kira-kira 50 juta tahun silam.

Catatan paling awal tentang usaha domestikasi kucing adalah sekitar tahun 4000 SM di Mesir, ketika kucing digunakan untuk menjaga toko bahan pangan dari serangan tikus. Namun, baru-baru ini dalam sebuah makan di Shillourokambos, Siprus, bertahun 7500 SM, ditemukan kerangka kucing yang dikuburkan bersama manusia. Karena tikus bukanlah hewan asli Siprus, hal ini menunjukkan bahwa paling tidak pada saat itu, telah terjadi usaha domestikasi kucing. Kerangka kucing yang ditemukan di Siprus ini mirip dengan spesies kucing liar yang merupakan nenek moyang kucing rumahan saat ini

Pada tahun 1.800-an ditemukan suatu kuburan atau tepatnya "situs" berisikan 300.000 mumi kucing dalam keadaan masih utuh, yang menandakan dahulu kucing memang suatu hewan yang spesial. Orang Mesir kuno menganggap kucing sebagai penjelmaan Dewi Bast, juga dikenal sebagai Bastet atau Thet. Hukuman untuk membunuh kucing adalah mati, dan jika ada kucing yang mati kadang dimumikan seperti halnya manusia.

Di abad pertengahan, kucing sering dianggap berasosiasi dengan penyihir dan sering dibunuh dengan dibakar atau dilempar dari tempat tinggi. Beberapa ahli sejarah berpendapat bahwa takhyul seperti inilah yang menyebabkan wabah Black Death menyebar dengan cepat. Black Death diperkirakan merupakan sebuah wabah penyakit pes di Eropa pada abad ke-14. Cepatnya penyebaran wabah ini menyebabkan banyak orang waktu itu percaya bahwa setanlah yang menyebabkan penyakit tersebut. Pernyataan Paus menyebutkan bahwa kucing yang berkeliaran dengan bebas telah bersekutu dengan setan. Karena pernyataan ini, banyak kucing dibunuh di Eropa pada saat itu. Penurunan jumlah populasi kucing menyebabkan meningkatnya jumlah tikus, hewan pembawa penyakit pes yang sesungguhnya.

Saat ini, orang masih percaya bahwa kucing hitam adalah pembawa sial sementara ada yang percaya bahwa kucing hitam justru membawa keberuntungan. Kucing juga masih diasosiasikan dengan sihir. Kucing hitam sering diasosiasikan dengan Halloween. Penganut wicca dan neopaganisme yang lain mempercayai bahwa kucing sebenarnya baik, mampu berhubungan dengan dunia lain, dan dapat merasakan adanya roh jahat.

Di Asia, kucing termasuk ke dalam salah satu zodiak Vietnam. Namun kucing tidak termasuk ke dalam zodiak Tionghoa. Menurut legenda, ketika Raja Langit mengadakan pesta untuk hewan yang akan dipilih menjadi zodiak, ia mengutus tikus untuk mengundang hewan-hewan yang telah dipilihnya. Bagian cerita ini dikisahkan dalam berbagai versi, tikus lupa untuk mengundang kucing, tikus menipu kucing mengenai hari pesta, dan berbagai variasi lainnya. Pada akhirnya kucing tidak hadir dalam pesta itu, tidak terpilih menjadi hewan zodiak, sehingga memiliki dendam kesumat pada tikus.

Dalam syariat Islam, seorang muslim diperintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing, berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah.

Hukum menjual dan membeli kucing pun dalam syariat Islam adalah haram hukumnya berdasarkan dalil hadits Nabi Muhammad dan kaidah fiqih (al-qawa’id al-kulliyah). Dalil hadits Muhammad, diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah bahwasanya sang Nabi telah melarang memakan kucing dan melarang pula memakan harga kucing. Hadits Muhammad itu menjadi dalil haramnya memakan kucing dan memperjual-belikan kucing. Jadi Umat Islam diharamkan untuk memperdagangkan kucing sebagaimana mereka diharamkan memakan daging kucing.

FOTO : Uniknya Cafe Neko | Cafe Kucing di Vienna Austria

@Ikadanews - FOTO : Uniknya Cafe Neko | Cafe Kucing di Vienna Austria - Setelah tiga tahun bernegosiasi dengan pemerintahan kota soal kebersihan, Austria akhirnya membuka kafe kucing pertama pada 4 Mei. 'Cafe Neko', "Neko" artinya kucing dalam bahasa Jepang, dibuka oleh warga Vienna Takako Ishimitsu, 47, yang asal Jepang. Pelanggan bisa mengelus dan bermain dengan lima kucing di kafe tersebut, semua kucing berasal dari tempat penampungan hewan dan kini bebas bermain di kafe dan tidur-tiduran.





Unik Ritual Mantu Kucing Minta Hujan ala Banyuwangi

@Ikadanews.info - Unik Ritual Mantu Kucing Minta Hujan ala Banyuwangi - Banyak tradisi untuk meminta hujan kepada Sang Pencipta ketika musim kemarau panjang tak juga berlalu. Salah satu tradisi upaya meminta hujan kepada Sang Pencipta adalah dengan menikahkan kucing. Tradisi mantu kucing ini merupakan bagian dari ritual meminta hujan kepada Sang Pencipta. Masyarakat Desa Kumendung, Banyuwangi, Jawa Timur telah melakukan tradisi ini secara turun-temurun. Tradisi mantu kucing dilaksanakan layaknya seperti menjelang pesta perkawinan manusia. Segala persiapan dilakukan termasuk ada hiasan janur dan tak lupa iringan musik rebana. Musik ini mengantar iring-iringan pengantin menuju ke sumber mata air Mbah Kopek. Setelah sampai di sumber air, kurungan kucing dibuka dan diceburkan ke dalam kolam bersama-sama dengan para peserta iring-iringan. Sumber air Mbak Kopek oleh warga dianggap kramat. Maka setiap diadakan ritual mandi bersama, selalu ada peserta yang kesurupan. Acara mantu kucing berakhir dengan ritual mandi bersama di salah satu kolam sumber mata air. Harapan warga, setelah usai ritual mantu kucing, hujan segera akan tiba.

Kisah unik Nenek Yang Menyusui Kucing Hingga Besar

@Ikadanews.info - Kisah unik Nenek Yang Menyusui Kucing Hingga Besar - Kisah unik terjadi antara manusia dan binatang. Di mana seekor kucing sejak bayi hingga berusia 3 tahun, menyusu pada seorang nenek, Sumratan (53), warga Kampung Marunda Kongsi, RT 4 RW 7, Jakarta Utara.

Layaknya seorang bayi, kucing yang diberi nama Gadut itu pun tumbuh sebagai kucing yang sehat dan kuat. Bahkan saat ini Sumratan menganggap Gadut layaknya anaknya sendiri, bukan sebagai hewan peliharaan. Mulai dari pemeliharaan hingga makanan pun diperhatikan.

Dikisahkan Sumratan saat ditemui di kontrakkannya, , pertemuannya dengan Gadut, dimulai 3 tahun lalu saat seekor anak kucing yang tak berdaya datang padanya. Gadut kecil yang waktu itu datang langsung menyusu kepada Sumratan yang saat itu tengah tertidur. "Tiba-tiba saja dia menyusu, dia saat itu masih orok baru lahir," ujarnya.

Kejinakan kucing tersebut membuat Sumratan dan suaminya, Ali, yang bekerja sebagai penjaga masjid Al Alam, akhirnya memeliharanya. Saat itulah, kebiasaan menyusui dilakukan Sumratan kepada Gadut. "Nama Gadut saya ambil dari bahasa Madura berarti gemuk," jelas Sumratan, di rumah kontrakannya.

Dia menuturkan, Gadut yang berwarna cokelat dan belang putih, tak seperti kucing pada umumnya. Kucing ini tidak pernah memakan makanan mentah dan hewan lainnya seperti tikus, atau ular. Kucing ini biasa memakan ikan yang telah digoreng, sebanyak 3 kali dalam sehari seperti layaknya manusia.

Tak cuma itu, untuk buang air, lanjut Sumratan, Gadut tidak pernah sembarangan membuang kotorannya. "Dia pasti ke WC atau jarang mengeluarkan suara "meong" seperti kucing yang lain," ujarnya. Hingga saat ini, Gadut sering minta disusui. Biasanya, saat meminta disusui, Gadut akan menarik baju Sumratan atau berdiri dengan dua kaki sambil mencakar-cakar dengan lembut.

Cerita Dari maneki neko, patung kucing yang konon membawa keberuntungan

@Ikadanews.info - Cerita Dari maneki neko, patung kucing yang konon membawa keberuntungan - Maneki neko adalah pajangan berbentuk kucing dari Jepang yang dibuat dari porselen atau keramik. Sebelah kaki depan (tangan)pajangan ini diangkat seperti sedang memanggil orang.

Pajangan ini dipercaya membawa keberuntungan kepada pemiliknya dan biasa dipajang di toko, restoran dan tempat-tempat usaha. Maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kanan dipercaya dapat mendatangkan uang, sementara maneki neko yang mengangkat kaki depan sebelah kiri dipercaya mendatangkan pembeli.

Model pajangan ini biasanya adalah kucing belang tiga, kucing Japanese Bobtail dengan buntut pendek seperti buntut kelinci. Maneki neko juga dibuat dalam warna-warna lain seperti kuning emas atau hitam. Kucing yang menjadi model Maneki Neko konon sedang mencuci muka dengan menggunakan sebelah kaki depan.
Photo by Cathy (Flickr)

Maneki neko dianggap sebagai benda pembawa keberuntungan. Orang Jepang banyak yang membelinya pada tahun baru. Maneki Neko sering dijual bersama kumade di kios pasar kaget yang berjualan di luar kuil Shinto. Selain itu, toko pajangan yang menjual maneko neko dalam berbagai ukuran sering dijumpai di kota-kota dengan tradisi dagang yang kuat.

Ada beberapa cerita tentang asal-usul maneki neko, namun sulit ditentukan versi yang paling benar.

Legenda Gotoku-ji (Cerita ini berasal dari kuil Gotoku-ji, Setagaya, Tokyo.)
Penguasa Domain Hikone yang bernama Ii Naotaka sedang dalam perjalanan pulang berburu dengan burung elang dan lewat di depan kuil Gotoku-ji. Di depan pintu gerbang, ia melihat kucing peliharaan biksu yang seperti memanggilnya untuk masuk ke kuil. Ajakan kucing tersebut diikuti Ii Naotaka yang masuk ke dalam kuil untuk beristirahat.

Ketika baru saja ia meluruskan kaki, turun hujan disertai petir. Ii Naotaka sangat gembira karena tidak basah kehujanan. Sebagai rasa terima kasih kepada kucing di kuil, Ii Naotaka menyumbangkan uang untuk pembangunan kembali Gotoku-ji menjadi sebuah kuil yang megah. Ketika kucing tersebut mati, sebuah makam didirikan oleh biksu untuknya.

Beberapa lama kemudian, Aula Manekineko didirikan di lingkungan kuil berikut sebuah patung yang diberi nama Manegineko. Bentuknya berupa kucing yang sedang mengangkat sebelah kaki depan.

Gotoku-ji merupakan kuil klan Ii. Di kuil ini terdapat makam Ii Naosuke yang tewas akibat pembunuhan di luar pintu gerbang Sakuradamon, Istana Edo pada tahun 1860.

Legenda Jisho-in (Cerita ini berasal dari Jisho-in, sebuah kuil di Shinjuku, Tokyo)
Seorang samurai bernama Ota Dokan tersesat di jalan setelah hampir kalah dalam Pertempuran Egotagahara (sekitar 1476-1478). Tiba-tiba di hadapannya, muncul seekor kucing yang melambaikan kaki depan, dan mengajaknya untuk beristirahat di Jisho-in. Setelah beristirahat, kekuatan Ota Dokan pulih dan menang dalam pertempuran.

Sebagai rasa terima kasih, patung Jizoson berbentuk kucing dipersembahkan kepada kucing tersebut. Di kemudian hari, patung berbentuk kucing disebut-sebut sebagai cikal bakal maneki neko.Menurut kisah lain dari kuil yang sama, seorang pedagang kaya yang ditinggal mati anak tercintanya mempersembahkan patung Jizoson berbentuk kucing.