Cari Artikel Disini

Showing posts with label ibu. Show all posts
Showing posts with label ibu. Show all posts

Manfaat Buah Sirsak untuk ibu hamil

Manfaat Buah Sirsak untuk ibu hamil
Manfaat Buah Sirsak untuk ibu hamil
Manfaat Buah Sirsak untuk ibu hamil - Buah Sirsak membahayakan bila dimakan dengan dosis besar yang dapat menyebabkan muntah dan menekan sistem kardiovaskular. Hal ini juga dapat menyebabkan kontraksi rahim, yang wanita hamil harus menghindarinya. Semua efek samping ini mungkin perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya untuk pengobatan kanker atau penyakit lainnya. Jadi, buah sirsak, serta bagian lain dari pohon yang harus digunakan hanya di bawah pengawasan dokter atau penyedia perawatan kesehatan.
Manfaat Buah Sirsak untuk ibu hamil? sebaiknya konsumsi buah sirsat dihindari, apabila dikonsumsi dalam jumlah besar dapat membahayakan.
Mencegah komplikasi kehamilan (Folat -8% DV)
Buah Sirsak mengandung folat. Studi telah membuktikan bahwa asupan folat selama kehamilan dapat menjadikan kekurangan mineral pada wanita hamil. Kurangnya mineral ini selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir dan keguguran.
Selama kehamilan, produksi insulin dapat ditingkatkan. Untuk beberapa wanita, kenaikan itu tidak cukup untuk mencegah kerusakan dari regulasi gula darah. Gula darah terlalu tinggi, terutama setelah makan. Peningkatan gula darah tinggi yang disebut kondisi diabetes kehamilan menggambarkan (gestational diabetes).
Risiko diabetes kehamilan
Gestational diabetes meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, ibu hamil dan bayi mereka beresiko. Risiko komplikasi pada ibu hamil dengan hipertensi kronis (preeclampsia), edema (pembengkakan), cairan ketuban yang berlebihan, anak sulung dari ukuran normal (makrosomia) dan kelahiran prematur. Potensi resiko terhadap anak-anak memiliki penyakit kuning, gula darah rendah dan masalah pernapasan saat lahir.
Bayi yang ibunya menderita diabetes kehamilan cenderung memiliki berat badan banyak, karena ia memiliki lebih banyak insulin untuk mengontrol kadar gula darah tinggi untuk memastikan bahwa cadangan lemak dan jaringan besar. Proses ini bisa sulit dan sering lahir melalui operasi caesar. Anak-anak mungkin memiliki tingkat rendah gula darah (hipoglikemia), bahkan setelah kelahiran tingkat tinggi insulin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari ibu yang menderita diabetes gestasional berisiko lebih tinggi, memiliki diabetes tipe 2 dan obesitas di masa dewasa.
Penyebab dan faktor risiko
Penyebab diabetes gestasional, karena kebutuhan meningkat insulin untuk 2-3 kali lebih tinggi selama kehamilan diduga. Di sisi lain, hormon yang diperlukan untuk bertindak, pertumbuhan janin, berbeda dengan kontrol merangsang insulin. Ketika Anda menghasilkan efek dari hormon pada kemampuan seorang ibu kadar gula cukup insulin, dalam darah.
Wanita yang hamil pada usia 30 tahun terkena risiko lebih tinggi penyakit ini. Faktor resiko lainnya adalah faktor keturunan (terutama jika orang tua atau saudara kandung dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2), kelebihan berat badan (BMI lebih dari 25 kg/m2), diabetes bukan kehamilan pertama, dan riwayat sindrom ovarium polikistik (PCO).
Pengelolaan

Diabetes kehamilan adalah bentuk sementara dari diabetes, yang menghilang spontan setelah lahir. Selama kehamilan, diabetes dapat dikelola melalui diet dan olahraga, termasuk:
  • Meningkatkan jumlah rendah dampak latihan aman berenang, berjalan atau senam kehamilan
  • Jauhkan jumlah lemak yang Anda makan
  • Kurangi asupan garam Anda
  • Tambahkan porsi buah dan sayuran dalam makanan sehari-hari.
  • Pengukuran glukosa darah secara teratur juga diperlukan untuk memastikan tingkat tidak meningkat terlalu tinggi, terutama setelah makan. Ketika kadar gula darah tetap tinggi, mungkin perlu suntikan insulin.
Pencegahan
Obesitas merupakan faktor risiko untuk diabetes gestasional. Mereka dianjurkan pada berat badan normal, untuk menurunkan berat badan sebelum hamil. Faktor risiko lain seperti faktor keturunan, usia dan riwayat penyakit adalah sesuatu di luar kendali Anda.


Sumber : http://dai21juli.blogspot.com/2012/08/manfaat-buah-sirsak-untuk-ibu-hamil.html#ixzz27lmGyU1A

BARU: Kontes Kecantikan Bagi Ibu Hamil seksi

Disoraki oleh suami dan pacar, para wanita hamil ini menunjukan tubuh mereka dalam ‘Rod Ryan’s 7th Annual Pre-Labor Day Pregnant Bikini Contest’.
Para calon ibu ini mengambil bagian dalam kontes mengganti dan melemparkan popok sebelum memakai bikini mereka di babak final.
[youtube UaBVytvw6-s&feature]
Pemenang hadiah pertama mendapatkan hadiah voucher sebesar 6 juta, kamera digital dan perawatan pemutihan gigi.






http://forum.viva.co.id/showthread.php?t=429581

Mengharukan,Mencopet demi Ibuku yang Sakit



Satu lagi cerita tentang pelajaran hidup, janganlah melihat sebuah persoalan dari satu sisi yang pada akhirnya akan membuat kesimpulan yang terburu-buru. Dari pinggir kaca nako di antara celah kain gorden, saya melihat anak muda itu mondar-mandir di depan rumah. Matanya berkali-kali melihat ke rumah saya. Tangannya yang dimasukkan ke saku celana, sesekali mengelap keringat di keningnya.

Saya pernah melihat anak muda itu di jembatan penyeberangan, entah seminggu atau dua minggu yang lalu. Saya pulang membeli bumbu kue waktu itu. Tiba-tiba di atas jembatan penyeberangan, saya ada yang menabrak, saya hampir jatuh. Si penabrak yang tidak lain adalah anak muda yang gelisah dan mondar-mandir di depan rumah itu, meminta maaf dan bergegas mendahului saya. Saya jengkel, apalagi begitu sampai di rumah saya tahu dompet yang disimpan di kantong plastik, disatukan dengan bumbu kue, telah raib.

Dada saya berdebar menyaksikannya. Apa maksud anak muda yang bisa jadi umurnya tak jauh dengan anak sulung saya yang baru kelas 2 SMU itu? Melihat tingkah lakunya yang gelisah, tidakkah dia punya maksud buruk dengan keluarga saya? Mau merampok? Bukankah sekarang ini orang merampok tidak lagi mengenal waktu? Siang hari saat orang-orang lalu-lalang pun penodong bisa beraksi, seperti yang banyak diberitakan koran. Atau dia punya masalah dengan Adhi anak saya?

Kenakalan remaja saat ini tidak lagi enteng. Tawuran telah menjadikan puluhan remaja meninggal. Saya berdoa semoga lamunan itu salah semua. Tapi mengingat peristiwa buruk itu bisa saja terjadi, saya mengunci seluruh pintu dan jendela rumah. Di rumah ini, pukul sepuluh pagi seperti ini, saya hanya seorang diri. Kang Dwi, suami saya, ke kantor. Adhi sekolah, Anna yang sekolah sore pergi les Inggris, dan Bi Dian sudah seminggu tidak masuk.

Jadi kalau lelaki yang selalu memperhatikan rumah saya itu menodong, saya bisa apa? Pintu pagar rumah memang terbuka. Siapa saja bisa masuk.

Tapi mengapa anak muda itu tidak juga masuk? Tidakkah dia menunggu sampai tidak ada orang yang memergoki? Saya sedikit lega saat anak muda itu berdiri di samping tiang telepon. Saya punya pikiran lain. Mungkin dia sedang menunggu seseorang, pacarnya, temannya, adiknya, atau siapa saja yang janjian untuk bertemu di tiang telepon itu. Saya memang tidak mesti berburuk sangka seperti tadi. Tapi dizaman ini, dengan peristiwa-peristiwa buruk, tenggang rasa yang semakin menghilang, tidakkah rasa curiga lebih baik daripada lengah?

Saya masih tidak beranjak dari persembunyian, di antara kain gorden, di samping kaca nako. Saya masih was-was karena anak muda itu sesekali masih melihat ke rumah. Apa maksudnya? Ah, bukankah banyak pertanyaan di dunia ini yang tidak ada jawabannya.

Terlintas di pikiran saya untuk menelepon tetangga. Tapi saya takut jadi ramai. Bisa-bisa penduduk se-kompleks mendatangi anak muda itu. Iya kalau anak itu ditanya-tanya secara baik, coba kalau belum apa-apa ada yang memukul.

Tiba-tiba anak muda itu membalikkan badan dan masuk ke halaman rumah. Debaran jantung saya mengencang kembali. Saya memang mengidap penyakit jantung. Tekad saya untuk menelepon tetangga sudah bulat, tapi kaki saya tidak bisa melangkah. Apalagi begitu anak muda itu mendekat, saya ingat, saya pernah melihatnya dan punya pengalaman buruk dengannya. Tapi anak muda itu tidak lama di teras rumah. Dia hanya memasukkan sesuatu ke celah di atas pintu dan bergegas pergi. Saya masih belum bisa mengambil benda itu karena kaki saya masih lemas.

Dan hari ini, anak muda yang gelisah dan si penabrak yang mencopet itu, mengembalikan dompet saya lewat celah di atas pintu. Setelah saya periksa, uang tiga ratus ribu lebih, cincin emas yang selalu saya simpan di dompet bila bepergian, dan surat-surat penting, tidak ada yang berkurang.

Lama saya melihat dompet itu dan melamun. Seperti dalam dongeng. Seorang anak muda yang gelisah, yang siapa pun saya pikir akan mencurigainya, dalam situasi perekonomian yang morat-marit seperti ini, mengembalikan uang yang telah digenggamnya. Bukankah itu ajaib, seperti dalam dongeng. Atau hidup ini memang tak lebih dari sebuah dongengan?

Bersama dompet yang dimasukkan ke kantong plastik hitam itu saya menemukan surat yang dilipat tidak rapi. Saya baca surat yang berhari-hari kemudian tidak lepas dari pikiran dan hati saya itu. Isinya seperti ini:

“Ibu yang baik…, maafkan saya telah mengambil dompet Ibu. Tadinya saya mau mengembalikan dompet Ibu saja, tapi saya tidak punya tempat untuk mengadu, maka saya tulis surat ini, semoga Ibu mau membacanya. 

Sudah tiga bulan saya berhenti sekolah. Bapak saya di-PHK dan tidak mampu membayar uang SPP yang berbulan-bulan sudah nunggak, membeli alat-alat sekolah dan memberi ongkos. Karena kemampuan keluarga yang minim itu saya berpikir tidak apa-apa saya sekolah sampai kelas 2 STM saja. Tapi yang membuat saya sakit hati, Bapak kemudian sering mabuk dan judi buntut yang beredar sembunyi-sembunyi itu. 

Adik saya yang tiga orang, semuanya keluar sekolah. Emak berjualan goreng-gorengan yang dititipkan di warung-warung. Adik-adik saya membantu mengantarkannya. Saya berjualan koran, membantu-bantu untuk beli beras.

Saya sadar, kalau keadaan seperti ini, saya harus berjuang lebih keras. Saya mau melakukannya. Dari pagi sampai malam saya bekerja. Tidak saja jualan koran, saya juga membantu nyuci piring di warung nasi dan kadang (sambil hiburan) saya ngamen. Tapi uang yang pas-pasan itu (Emak sering gagal belajar menabung dan saya maklum), masih juga diminta Bapak untuk memasang judi kupon gelap. Bilangnya nanti juga diganti kalau angka tebakannya tepat. Selama ini belum pernah tebakan Bapak tepat. Lagi pula Emak yang taat beribadah itu tidak akan mau menerima uang dari hasil judi, saya yakin itu. 

Ketika Bapak semakin sering meminta uang kepada Emak, kadang sambil marah-marah dan memukul, saya tidak kuat untuk diam. Saya mengusir Bapak. Dan begitu Bapak memukul, saya membalasnya sampai Bapak terjatuh-jatuh. Emak memarahi saya sebagai anak laknat. Saya sakit hati. Saya bingung. Mesti bagaimana saya? 

Saat Emak sakit dan Bapak semakin menjadi dengan judi buntutnya, sakit hati saya semakin menggumpal, tapi saya tidak tahu sakit hati oleh siapa. Hanya untuk membawa Emak ke dokter saja saya tidak sanggup. Bapak yang semakin sering tidur entah di mana, tidak perduli. Hampir saya memukulnya lagi. 

Di jalan, saat saya jualan koran, saya sering merasa punya dendam yang besar tapi tidak tahu dendam oleh siapa dan karena apa. Emak tidak bisa ke dokter. Tapi orang lain bisa dengan mobil mewah melenggang begitu saja di depan saya, sesekali bertelepon dengan handphone. Dan di seberang stopan itu, di warung jajan bertingkat, orang-orang mengeluarkan ratusan ribu untuk sekali makan. 

Maka tekad saya, Emak harus ke dokter. Karena dari jualan koran tidak cukup, saya merencanakan untuk mencopet. Berhari-hari saya mengikuti bus kota, tapi saya tidak pernah berani menggerayangi saku orang. Keringat dingin malah membasahi baju. Saya gagal jadi pencopet. 

Dan begitu saya melihat orang-orang belanja di toko, saya melihat Ibu memasukkan dompet ke kantong plastik. Maka saya ikuti Ibu. Di atas jembatan penyeberangan, saya pura-pura menabrak Ibu dan cepat mengambil dompet. Saya gembira ketika mendapatkan uang 300 ribu lebih. 

Saya segera mendatangi Emak dan mengajaknya ke dokter. Tapi Ibu…, Emak malah menatap saya tajam. Dia menanyakan, dari mana saya dapat uang. Saya sebenarnya ingin mengatakan bahwa itu tabungan saya, atau meminjam dari teman. Tapi saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan sejujurnya, Emak mengalihkan pandangannya begitu saya selesai bercerita. 

Di pipi keriputnya mengalir butir-butir air. Emak menangis. Ibu…, tidak pernah saya merasakan kebingungan seperti ini. Saya ingin berteriak. Sekeras-kerasnya. Sepuas-puasnya. Dengan uang 300 ribu lebih sebenarnya saya bisa makan-makan, mabuk, hura-hura. Tidak apa saya jadi pencuri. Tidak perduli dengan Ibu, dengan orang-orang yang kehilangan. Karena orang-orang pun tidak perduli kepada saya. Tapi saya tidak bisa melakukannya. Saya harus mengembalikan dompet Ibu. Maaf.”

Surat tanpa tanda tangan itu berulang kali saya baca. Berhari-hari saya mencari-cari anak muda yang bingung dan gelisah itu. Di setiap stopan tempat puluhan anak-anak berdagang dan mengamen. Dalam bus-bus kota. Di taman-taman. Tapi anak muda itu tidak pernah kelihatan lagi. Siapapun yang berada di stopan, tidak mengenal anak muda itu ketika saya menanyakannya.

Lelah mencari, di bawah pohon rindang, saya membaca dan membaca lagi surat dari pencopet itu. Surat sederhana itu membuat saya tidak tenang. Ada sesuatu yang mempengaruhi pikiran dan perasaan saya. Saya tidak lagi silau dengan segala kemewahan. Ketika Kang Dwi membawa hadiah-hadiah istimewa sepulang kunjungannya ke luar kota, saya tidak segembira biasanya.Saya malah mengusulkan oleh-oleh yang biasa saja.

Kang Dwi dan kedua anak saya mungkin aneh dengan sikap saya akhir-akhir ini. Tapi mau bagaimana, hati saya tidak bisa lagi menikmati kemewahan. Tidak ada lagi keinginan saya untuk makan di tempat-tempat yang harganya ratusan ribu sekali makan, baju-baju merk terkenal seharga jutaan, dan sebagainya.

Saya menolaknya meski Kang Dwi bilang tidak apa sekali-sekali. Saat saya ulang tahun, Kang Dwi menawarkan untuk merayakan di mana saja. Tapi saya ingin memasak di rumah, membuat makanan, dengan tangan saya sendiri. Dan siangnya, dengan dibantu Bibi Dian, lebih seratus bungkus nasi saya bikin. Diantar Kang Dwi dan kedua anak saya, nasi-nasi bungkus dibagikan kepada para pengemis, para pedagang asongan dan pengamen yang banyak di setiap stopan.

Di stopan terakhir yang kami kunjungi, saya mengajak Kang Dwi dan kedua anak saya untuk makan bersama. Diam-diam air mata mengalir di mata saya. Anna menghampiri saya dan bilang, “Mama, saya bangga jadi anak Mama.” Dan saya ingin menjadi Mama bagi ribuan anak-anak lainnya.

FOTO: Sungguh Kasihan Sakit Langka, Gadis Ini Dibuang Ibunya

@Ikadanews - FOTO: Sungguh Kasihan Sakit Langka, Gadis Ini Dibuang Ibunya - Liu Jiangli adalah gadis kecil asal Tionghoa ditinggalkan keluarganya karena kelainan pada kulitnya. Saat usianya dua tahun, ibunya telah meninggalkannya di rumah bersama sang ayah, tapi sayang tak lama kemudian ayahnya pun membuang dia ke sebuah TK dan tak pernah kembali lagi.

Pihak sekolah sempat memasang iklan agar orang tua Liu Jiangli segera menjemput putri mereka karena wajah Liu Jiangli membuat anak-anak lain ketakutan

Hampir seluruh sisi kiri badan gadis usia 6 tahun ini dipenuhi oleh bulu-bulu hitam. Hal inilah yang membuatnya mendapat julukan “little monkey” oleh orang-orang di sekitarnya.

Bulu hitam yang menutupi tubuhnya kini telah mencapai 60 persen. Liu Jiangli, dari Zhongjie desa, Qingzhen, barat daya China Provinsi Guizhou, juga memiliki rambut hitam dalam telinga kirinya.

Kini, Liu hidup bersama Mingying, seorang petani jagung. Mingying mengaku mengaku sebetulnya dia juga tidak nyaman dengan kondisi anak asuhnya tersebut, karena sering menjadi bahan ejekan.

Hingga saat ini belum ada diagnosis pasti tentang kondisi gadis mungil ini. Namun diperkirakan bocah malang ini mengderita Hypertrichosis Universalis yang juga dikenal sebagai Werewolf Syndrome. Hampir 60 persen tubuh Liu Jiangli ditutupi bercak hitam dan bulu kasar.






Cerita Dewasa : Ibu Kost Berbaju Tipis ML di Kamar Mandi ( Khusus Dewasa ) 17+

@Ikadanews - Cerita Dewasa : Ibu Kost Berbaju Tipis ML di Kamar Mandi ( Khusus Dewasa ) 17+ - hi, namaku jaya matsani saat ini aku mahasiswa PTS di Sidoarjo kota udang. umur 21 tahun berbadan agak gemuk dan yang pasti aku sangat sesuai dengan kepercayaan yang beredar di masyarakat semakin gemuk seseorang maka semakin besar juga nafsu seks nya. aku pengen bagi cerita mengenai skandal seks ku bersama ibu kos ya.. agak tua lah tapi daripada gak ada aku setuju untuk menyetubuhinya. that’s the story:

saat itu adalah minggu tenang di kampusku kebetulan hari itu adalah hari pertama minggu tenang berlangsung dan tentu saja kos2an sepi bukan main karena anak2 yang rumah asalnya deket mereka pada pulang dan seperti minggu2 tenang sebelumnya aku sendirian di kos karena rumahku paling jauh sendiri (banyuwangi bos!) lagipula aku memang gak betah kalo tinggal di rumah. saat itu aku bangun pagi sekitar jam 8 langsung saja aku buka jendela kamarku yang berada di belakang itu dan kamarku berbatasan langsung dengan halaman rumah ibu kos ku.

saat itu kulihat bu kos sedang asyik mencuci baju di halaman rumah nya entah sengaja atau tidak bu kos saat itu hanya memakai daster you can see yang sudah usang jadi kain nya udah sangat tipis sekali sehingga aku leluasa melihat cetakan bra dan cd nya seketika itu juga aku perhatikan keadaan itu hingga pikiran ngeres ku muncul bernetetan akhirnya aku buka celanaku lalu mulai kukocok penis besar ku yang sering ku kocok ini bisa sehari 5 kali aku kocok penisku. setelah agak lama daster bu kos semakin basah terkena cipratan air cucian nya sehingga semakin kelihatan cetakan bra nya hal itu semakin menambah naik libido ku dan akhirnya mani ku keluar karena kocokan tangan ku ah… nikmat kali hari ini bangun tidur ku terus ngocok!! setelah keluar maniku aku mencoba keluar untuk mandi di kamar mandi yang bersebelahan dengan tempat bu kos mencuci! aku sengaja bertelanjang dada barangkali bu kos tertarik dengan badan ku. langsung aja aku action mandi di kamar mandi tapi sebenernya aku ngocok lagi di dalam kunikmati sekali belaian tanganku dalam mengocok dan ketika mencapai puncak nya sengaja ku keraskan suaraku agar bu kos mendengar suaraku ketika aku mencapai klimaks! ah…. ini kedua kali nya aku mengeluarkan cairan putih ku. tak berlama-lama lagi aku segera menyelesaikan mandiku dan segera keluar kamar mandi. ketika dalam perjalanan menuju kamarku bu kos yang aku lewati memanggil ku untuk duduk di dekatnya untuk menemani ngobrol. langsung saja aku menyetujui nya.
untuk berbasabasi aku tanya apakah bapak udah berangkat ke kantor? bu kos dengan yakin nya menjawab “sudah kok dik tadi jam setengah tujuh”. batinku berkata “yes pancinganku berhasil”. bu kos pun tak kalah actingnya dengan aku ketika tengah ngobrol beliau tiba2 mencopot daster bagian atas nya dan “berkata basah dik kuatir kalo nanti masuk angin” batinku kembali berkata “yeessss!!!” semakin leluasanya aku untuk melihat payudaranya yang besar walau masih di balut bra warna putih gading seperti kebanyakan wanita setengah baya lainnya. setelah action dengan membuka daster atas nya tak lama beliau membuka semua dasternya yang sudah basah itu merosot dari atas ke bawah beliau beralasan kalo daster nya mau dicuci sekalian sambil bertanya “kamu gak keberatan to kalo ibu gak pake baju kaya gini?” aku langsung menjawab dengan jawaban mantabb “tidak buk gak papa kok” setelah itu beliau melanjutkan mencucinya sembari tanya kepadaku “tadi ngapain di kamar mandi kok sampai teriak ah.. segala?” aku langsung menjawab dengan mantap lagi “gak pa pa kok buk biasa pria2 kesepian”, “ohh…” jawab beliau sembari terus mencuci dasternya. tak lama berselang beliau menawari untuk mencucikan celanaku sekalian, tanpa berpikir lama aku langsung menjawab “iya buk nitip ya” kulepas dengan perlahan celanaku tanpa melepas cd ku. ketika beliau mencuci celanaku kuperhatikan badannya yang masih lumayan kenceng itu dan perlahan-lahan penis ku mulai mengeras.
setelah mencucinya selesai beliau mempersilahkan aku masuk kerumahnya dan dipersilahkan nya aku di ruang tamu beliau yang berhadapan langsung dengan tv flat 21 inch nya. saat itu kami berdua hanya memakai pakaian dalam saja. tak lama berselang beliau minta ijin untuk masuk sebentar ke kamar. aku pikir beliau pasti pake baju di dalam kamar. “waduh hilang deh pemandangan asyik ku” batinku. tapi ketika keluar kamar beliau keluar malah pakai lingerie nya yang semrawang dan mini itu dan kembali beliau bertanya apakah aku keberatan beliau pakai baju itu. lalu kami ngobrol di ruang tamu sembari ngobrol beliau pergi ke arah tv nya sembari menyalakan stereo set nya yang ada di bawah tv aku pikir “pasti ibu mau nyetel bf nich” dan tak lama muncul gambar wanita tanpa busana di layar tv nya. ternyata dugaan ku benar beliau nyetel bf. lalu kami nikmati berdua film itu dengan duduk bersebelahan di sofa nya yang empuk dan halus itu. tak lama berselang setelah film mencapai klimaksnya beliau mulai mengarahkan jarinya ke arah kemaluannya dan beliau mulai mengusap usap kemaluan nya dengan jarinya. “dik aku jadi nafsu nich tolong usapin donk vagina ibu sekalian kalo bersedia jilatin ya biar tambah asyik..” tanpa ba bi bu aku langsung menjilati vagina nya dan beliau pun mulai menggelinjang keenakan “ah… ah….. enak dik jilat lagi dik… teruskan aja” tak sampai dua menit beliau pun menggelinjang hebat karena cairan nya mulai keluar dari lubang kemaluan nya dan “ah ah ah ah…….. bagus dik sekarang dilirianmu ya” sambil di rebahkan aku ke sofa nya dia membuka cd ku dan langsung mengocok penisku clek.. clek…clek “enak nian emutan ibu satu ini terus buk” dikulumnya semua penis ke dalam mulutnya ah.. ah… buk aku mau keluar nich. gak pa pa dik keluarin aja di mulutku. akhirnya aku keluarin cairan putih ku di mulutnya dan langsung beliau telan maniku. dijilat-jilat penisku hingga bersih tak ada mani sama sekali di penisku. sekarang masuk ke vagina ya dik tapi pelan-pelan aja biar asyik jangan terburu-buru. waduh pengalaman bener ibu ini. tanpa keraguan aku mulai memasukan penisku di vaginanya beliau mulai menggelinjang lagi setelah tusukan pertamaku wah… enak nich batinku. lalu mulai ku pompa pelan-pelan penisku ke dalam kemaluannya. ah… ah…. enak dik… semakin lama semakin cepat ya biar tambah asyik. ku tambah kecepatanku dalam memompa penisku tambah cepat tambah cepat dan semakin cepat. seiring dengan bertambahnya kecepatanku erangan bu kos semakin cepat pula. ah….. ahh… ah… ah.. ah…. ah…. terus dik terus tambah kecepatannya…. iya buk saya mau keluar nich… keluarin di dalam aja dik gak pa pa kok…. ibu juga mau keluar nich. ah… ah… dik terus dik… ceplek… ceplek.. ceplek….. ah… ah.. ibu keluar dik…. saat itu kurasakan penisku terjepit di vaginanya aduh buk sedikit lagi… aku terus memompa penisku walau beliau sudha keluar. buk… sebentar lagi….. ah….. ah….. ah…. buk keluar nich…. ah….. cairan putih itu keluar lagi untuk ke empat kalinya. ah hebat kamu dik ibuk kalah ama kamu… sembari berdiri beliau berkata “udah ya main nya besok lagi ya udah siang nich sebentar lagi bapak pulang mau berbenah dulu ya” wah kok cepat sih buk kan baru 1 kali keluar rayuku” iya besok lagi sepuasmu kita main lagi tapi sekarang udah siang sana balik ke kamarmu coli aja sendiri di kamar mu sana. memang bikin penasaran ibu kos ku ini. yah… gak papa lah buk besok lagi ya…. dah…..

FOTO Ibu Guru Terseksi di Dunia

@Ikadanews - FOTO Ibu Guru Terseksi di Dunia - Berikut ini beberapa kumpulan foto guru seksi yang dijamin bisa membuat mata anda melotot setelah melihat body mulus dari guru seksi ini. Jika anda penasaran dengan foto guru seksi ini. Silakan anda dapat melihatnya dibawah ini. 







Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi "

@Ikadanews - Parah Bocah Ini Onani di Depan ibu Guru " Langsung di Tangkap Polisi " - Mengaku mendapat bisikan ghaib, Supriyadi (36) warga Kabupaten Kediri, nekat menghadang 4 guru di jalan umum Desa Kapas Kecamatan Kunjang. Supriyadi ini beradegan onani di depan para bu guru.

Kasus ini membuat Supriyadi harus berurusan dengan polisi dengan sangkaan mempertontonkan perbuatan pornografi di depan umum. Kini penanganan perkara tersebut dilimpahkan ke Mapolres Kediri.

"Memang tidak ada korban dalam perkara itu, namun karena pelaku mempertontonkan perbuatan tidak senonoh di depan khalayak umum, hal itu sama halnya dengan pronografi. Sekarang permasalahan tersebut kami serahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Kediri," kata Kanit Reskrim Polsek Purwoasri Sukoco Seperti yang di kutip di detikSurabaya.com.

Informasi di lapangan, awalnya pelaku naik sepeda motor Honda Grand dan tiba-tiba berhenti menghadang para bu guru. Para guru MI Bustanul Mukmin Belor Purwoasri yang dihadang adalah Setyorini (25), Faizah Umami (27) keduanya warga Belor Kecamatan Purwoasri, Rifinda Nurhalida (27) warga Sukoharjo Plemahan dan Suharnanik (26) warga Kapi Kunjang.

"Tiba-tiba pelaku melepas celananya dan onani di depan para bu guru disertai ucapan yes..yes..yes..," jelas Sukoco.

Merasa jijik dengan perbuatan nekat pelaku, akhirnya para bu guru lapor ke Mapolsek Kunjang. Menindaklanjuti laporan tersebut, akhirnya petugas segera bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku yang masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian.

"Saya seperti mendapat bisikan agar melakukan onani di depan mereka. Waktu itu memang saya tidak sadar," kata pelaku saat diperiksa polisi.

Rupanya perbuatan pelaku tidak hanya satu kali, namun sudah dilakukan 3 kali di tempat sepi dan dianggap aman.

Sementara secara terpisah, Tukirin (65) orangtua pelaku warga Desa Salam Kecamatan Purwoasri tidak memungkiri hal yang dilakukan anaknya.

"Memang dulu sebelum menikah, anak saya juga pernah berbuat aneh seperti itu. Dia juga bilang seperti tidak sadar karena kerasukan roh halus. Sekarang anak saya sudah punya istri dan seorang anak. Namun ternyata kebiasaan tersebut masih terulang lagi," kata Tukirin.

Inilah VIDEO: Anak Kecil Ini Mempertaruhkan Nyawa Mencari Ibunya

@Ikadanews - Inilah VIDEO: Anak Kecil Ini Mempertaruhkan Nyawa Mencari Ibunya - Bagi seorang anak kecil, merupakan hal yang wajar bagi mereka untuk mengahbiskan waktu bermain bersama ibunya.
Namun, tidak bagi bocah laki-laki berusia 3 tahun dari China ini. Demi menemui ibunya yang bekerja di sebuah restaurant cepat saji, ia berani mempertaruhkan nyawanya untuk bertemu dengan ibunya yang sedang bekerja. Ketika akan berangkat bekerja, sang ibu menitipkan anak ini kepada kakeknya dirumah.
Bocah berusia 3 tahun ini, memutuskan keluar dari rumah dengan mengendarai sepeda motor elektriknya menyusuri jalan besar di kota Zhejiang, China.

Kejadian ini terekam oleh camera CCTV lalu lintas ketika ia melewati sebuah perempatan yang ramai arus lalu lintasnya. Di camera tersebut terlihat bocah ini berusaha menyebrang seorang diri dengan sepeda motor elektriknya. Banyak kendaraan besar yang hampir tidak menyadari akan adanya anak ini di tengah perempatan jalan tersebut.
Sang Kakek yang saat itu bertugas menjaga anak tersebut, merasa terkejut ketika ia tudak menemukan cucunya sudah tidak ada di dalam rumah. Saat itu sang kakek tengah pergi ke kamar mandi. Tanpa diduga, anak tersebut pergi keluar seorang diri untuk mencari ibunya.
Seorang Polisi lalu lintas yang melihat anak itu segera bergegas menyelamatkan anak itu dari bahaya. Kakek anak tersebut akhirnya menemukan cucunya sudah bersama seorang polisi yang telah menyelamatkannya
Ketika ditanya petugas, anak itu hanya menjawab sambil mengangkat bahunya mengatakan " Saya tidak takut menyebrang jalan, dan saya telah belajar bagaimana cara menyebrang jalan".