Cari Artikel Disini

Showing posts with label kasihan. Show all posts
Showing posts with label kasihan. Show all posts

FOTO: Sungguh Kasihan Sakit Langka, Gadis Ini Dibuang Ibunya

@Ikadanews - FOTO: Sungguh Kasihan Sakit Langka, Gadis Ini Dibuang Ibunya - Liu Jiangli adalah gadis kecil asal Tionghoa ditinggalkan keluarganya karena kelainan pada kulitnya. Saat usianya dua tahun, ibunya telah meninggalkannya di rumah bersama sang ayah, tapi sayang tak lama kemudian ayahnya pun membuang dia ke sebuah TK dan tak pernah kembali lagi.

Pihak sekolah sempat memasang iklan agar orang tua Liu Jiangli segera menjemput putri mereka karena wajah Liu Jiangli membuat anak-anak lain ketakutan

Hampir seluruh sisi kiri badan gadis usia 6 tahun ini dipenuhi oleh bulu-bulu hitam. Hal inilah yang membuatnya mendapat julukan “little monkey” oleh orang-orang di sekitarnya.

Bulu hitam yang menutupi tubuhnya kini telah mencapai 60 persen. Liu Jiangli, dari Zhongjie desa, Qingzhen, barat daya China Provinsi Guizhou, juga memiliki rambut hitam dalam telinga kirinya.

Kini, Liu hidup bersama Mingying, seorang petani jagung. Mingying mengaku mengaku sebetulnya dia juga tidak nyaman dengan kondisi anak asuhnya tersebut, karena sering menjadi bahan ejekan.

Hingga saat ini belum ada diagnosis pasti tentang kondisi gadis mungil ini. Namun diperkirakan bocah malang ini mengderita Hypertrichosis Universalis yang juga dikenal sebagai Werewolf Syndrome. Hampir 60 persen tubuh Liu Jiangli ditutupi bercak hitam dan bulu kasar.






Kasihan !!! Ditelantarkan, Bocah Tinggal dengan Kambing

@Ikadanews - Kasihan !!! Ditelantarkan, Bocah Tinggal dengan Kambing - Bocah dua tahun di Rusia terpaksa diambil oleh pekerja sosial. Ia ternyata selama ini tinggal dengan kambing dan saat didatangi oleh pekerja sosial, sang ibu, Marina, tak berada di tempat.

Bocah yang diketahui bernama Sasha T itu, berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Tubuhnya sangat kurus, kurang nutrisi, tak bisa berbicara dan menggunakan toilet.

"Dia bermain dan tidur dengan kambing, yang tinggal satu ruangan bersamanya. Saat kami datangi, sang ibu tidak ada," kata Irina Bochkova, kepala deputi pekerja sosial Shakhti, regional Rostov, Rusia, dikutip dari Daily Mail.

Kondisi kandang kambing tentu saja sangat tidak layak bagi anak seusia Sasha T. Saat ditemukan, ia tak mengenakan pakaian, tampak sangat kedinginan dan sakit parah.

"Kami langsung membawanya dan segera ke rumah sakit. Dokter lalu mengatakan karena selama ini ia hidup tidak layak, otaknya tidak berkembang," kata Bochkova.

Berat badan Sasha T tiga kali lebih rendah dibandingkan anak normal. Sikapnya juga sangat aneh. Ia tidak mau tidur di ranjang dan justru ke area bawah ranjang untuk tidur.

"Ia juga sangat takut dengan orang dewasa. Apapun yang dilihatnya, seperti kaca dan furnitur selalu ingin dirusaknya. Ia bahkan tak bisa diajak berkomunikasi dan memegang sendok," kata Natalya Simonina, dokter yang menangani Sasha T.

Saat diberikan mainan Sasha juga tak tertarik. Ia tak mencoba memegangnya sama sekali. Kasus penelantaran ini, membuat hak asuh sang ibu akan ditinjau kembali secara hukum dan kemungkinan besar akan dicabut.

Mencoba Mengintip Rumah Pensiunan PSK ' Kasihan '

@Ikadanews - Mencoba Mengintip Rumah Pensiunan PSK - Didirikan pada 2007, House of Bunga Indah kini telah menjadirumah untuk 23 pelacur tua pensiunan. Terletak di Tepito, Meksiko,dan itu dinamai Casa Xochiquetzal, dewi Aztec cinta dan wanita.Gagasan untuk menciptakan suatu pusat pensiun milik mantanpelacur Carmen Munoz. Dia terkejut melihat lamanya "rekan" tidurdi jalanan. Dia menghabiskan tahun mencoba untuk meyakinkanpemerintah untuk mendukung idenya, dan akhirnya dia diberisebuah rumah tua abad ke-18 yang kini berubah menjadi home runpensiun oleh pemerintah yang dapat menampung 45 pekerja seksmantan yang harus minimal 60 tahun.


 

Kasihan | FOTO dan VIDEO : Bayi dengan 3 Tangan Lahir di Pakistan

@Ikadanews - Kasihan | FOTO dan VIDEO : Bayi dengan 3 Tangan Lahir di Pakistan - Setelah bayi berkaki enam lahir di Pakistan, kini bayi dengan tiga tangan lahir di negara yang sama. Bayi berusia empat hari ini memiliki tangan tambahan di punggungnya, tepatnya di dekat sumsum tulang belakang.

Bayi itu lahir di Dera Ghazi Khan, Pakistan. Ayah dari bayi itu, membawa putrinya ke Rumah Sakit Nishtar yang terletak di Provinsi Balukistan, Pakistan. Menurut Dokter di rumah sakit itu, penyakit yang diderita sang bayi bernama polymelia.

Penyakit polymelia merupakan penyakit langka yang diderita bayi. Bayi-bayi yang menderita polymelia umumnya memiliki organ tambahan seperti tangan atau kaki. Orangtua bayi berharap para dokter spesialis di Rumah Sakit Nishtar dapat melakukan operasi untuk mengangkat tangan yang ada di punggung putrinya. Demikian seperti diberitakan Daily Mail, Jumat (27/4/2012).

Dr Ghulam Shabbir mengatakan, operasi amputasi akan dilakukan terhadap tangan yang tumbuh di belakang punggung bayi perempuan itu. Bayi perempuan itu lahir setelah bayi berkaki enam yang bernama Umar Farooq lahir di Kota Sukkur, Pakistan.

Meski demikian, Farooq saat ini sudah hidup dengan normal setelah menjalani operasi. Dokter berhasil mengangkat empat kaki tambahan yang tumbuh di bagian perut Farooq. Setelah menjalani operasi, orangtua Farooq pun terlihat cukup gembira menyaksikan kondisi putranya.

"Ini merupakan kabar baik bagi kita semua. Apa yang sangat diinginkan orangtua adalah menyaksikan anaknya tumbuh sehat dan kuat. Kami pun selalu berdoa agar putra kami tumbuh sehat dan bahagia," ujar ayah Farooq, Imran Shaikh.




Kasihan Bocah 'Tanpa Wajah', Mukanya Rata Seperti Pakai Topeng

@Ikadanews.info - Kasihan Bocah 'Tanpa Wajah', Mukanya Rata Seperti Pakai Topeng - Luka bakar hebat membuat wajah bocah asal China tampak mengerikan. Ia dijuluki bocah 'tanpa wajah' karena nyaris mukanya rata seperti mengenakan topeng. Nahasnya lagi, orangtuanya tak punya biaya untuk melakukan operasi plastik.

Bila melihat wajah Wang Xiaopeng (6 tahun), Anda mungkin akan mengira ia menggunakan topeng. Luka bakar yang mengerikan membuat bocah ini tak memiliki rambut, bibir, kelopak mata, jari tangan dan kaki, akibat kecelakaan pada Novemver 2010.

Cedera parah itu membuat sulit bagi Xiaopeng untuk melakukan aktivitas, karena semua jari-jarinya pun harus diamputasi.

Tubuh Xiaopeng habis terbakar setelah ia dengan sengaja membakar beberapa batang jagung dekat rumahnya di Yinchuan, Provinsi Ningxia, China.

Orangtua bergegas membawa Xiaopeng ke Ningxia Medical University General Hospital untuk menyelamatkan nyawanya. Namun, bekas luka bakar yang hebat membuat wajahnya sangat rusak dan orangtua hanya mampu membayar selama tiga bulan untuk pengobatan putra kesayangannya tersebut.

Untuk membayar semua itu, mereka harus menghabiskan tabungan hidup dan menjual rumah serta tanah untuk menutupi tagihannya yang mencapai 150.000 yuan atau setara dengan Rp 218 juta.

Ayahnya Wang Yougiu (32 tahun) hanya memperoleh penghasilan 2.000 yuan (sekitar Rp 2,9 juta) setiap bulan sebagai petani susu, sementara ibunya Zhengwei Xiu (30 tahun) adalah ibu rumah tangga.

"Kami tahu anak yang lebih muda akan mendapatkan hasil cangkok kulit dan bedah kosmetik yang lebih baik. Tapi kami tidak ada uang," jelas ayahnya, Yougiu, seperti dilansir Dailymail, Kamis (12/4/2012).

Xiaopeng kini hanya tinggal di rumah karena teman-teman sekolahnya menolak dan takut melihat penampilan Xiaopeng. Tentu saja hal ini membuat hati orangtuanya remuk.

"Melihat anak saya seperti ini sangat menyakitkan. Ditambah lagi Xiaopeng akan semakin menderita di musim panas, ketika panas dan nyamuk membuat kulitnya yang sensitif semakin terasa sakit," lanjut ayahnya.

Keluarga meminta para dermawan lokal untuk membantu mereka karena diperlukan 300.000 yuan (sekitar Rp 436 juta) untuk membayar tiga operasi yang membantu Xiaopeng bernapas dan memperbaiki penampilannya.

Ya Tuhan Kasihan ... Tanda Lahir Yang Nyaris Mencekik Seorang Bayi

@Ikadanews.info - Ya Tuhan Kasihan ... Tanda Lahir Yang Nyaris Mencekik Seorang Bayi - Rochford, Essex, Awalnya hanya tanda lahir kecil berwarna biru yang ada di wajah Adorable Millie Field sejak ia dilahirkan. Namun dalam beberapa hari, tanda lahir tersebut menjadi ganas, melebar merah yang menutupi separuh wajahnya, bahkan hampir membunuhnya karena mencekik saluran napas dan kotak suara.

Tanda lahir Millie diidentifikasikan sebagai hemangioma, yaitu tanda lahir yang disebabkan oleh tumor jinak dari pembuluh darah di kulit. Tanda lahir ini tumbuh dengan cepat dan pada kasus berat seperti yang dialami Millie dapat memblok saluran napas.
Pada saat berusia 3 minggu, Millie pun pernah hampir menghadapi kematian dan berada dalam perawatan intensif karena mengalami kesulitan bernapas.

Bayi Millie itu pun harus menggunakan tabung trakeostomi yang dipasang dalam operasi selama tujuh jam, yang memungkinkannya untuk bernapas, tetapi hal itu membuatnya tak bisa mengeluarkan suara.

Kedua orangtuanya, Michelle (37 tahun) dan Stuart (36 tahun), merasa sangat hancur dan takut bahwa putrinya tidak akan pernah bernapas secara bebas, apalagi berbicara atau tersenyum.

"Salah satu yang paling menyedihkan itu tidak bisa memberinya dan merawatnya, serta tidak pernah mendengarkannya menangis atau membuat suara. Tumor itu tumbuh di mana-mana, yang membuatnya tidak bisa mengisap, menelan, bernapas pada saat yang sama," jelas Michelle Field, yang berasal dari Rochford, Essex, seperti dilansir Dailymail
Menurut Michelle, semuanya terjadi begitu cepat. Ia dan suaminya tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi di masa depan. Dokter di Great Ormond Street Hospital, London, pernah memberi Millie steroid yang kuat untuk mengecilkan tumor, tetapi itu tidak banyak berpengaruh.

Dan ketika putrinya masih terbaring sakit parah di rumah sakit selama 6 bulan, Michelle mendengar tentang sebuah percobaan obat di Prancis untuk propanolol, beta-blocker yang secara tradisional digunakan untuk mengobati kondisi hipertensi dan jantung, yang telah ditunjukkan untuk mengecilkan hemangioma.

"Kami mendiskusikannya dengan dokter kulit Millie dan dengan dokter THT serta dan spesialis tenggorokan. Tetapi pada waktu itu karena Millie mengalami pneumonia dan masalah pernapasan, mereka tidak berpikir itu adalah ide yang baik. Tapi pada akhirnya kami harus mencobanya. Dia membutuhkan morfin secara teratur hanya untuk membuat nyaman dirinya. Dia tidak memiliki kualitas hidup dan hanya semakin parah dan lebih buruk," jelas Michelle.

Spekulasinya berhasil. Kondisi Millie mulai membaik dengan segera, tanda lahir mulai menyusut dan memudar, dan dalam waktu seminggu ia sudah diizinkan pulang dari rumah sakit.

"Ini benar-benar mengubah hidupnya. Tumor benar-benar sakit dan dia tidak pernah suka disentuh atau dipegang karena memberikan rasa sakitnya begitu besar. Tapi kemudian kami bisa berciuman dan berpelukan, dan dalam beberapa hari ia mampu menggerakkan kepalanya," kenang Millie.

Namun, pertempuran Millie masih jauh dari selesai. Tumor telah menyebabkan kerusakan sehingga ia harus memiliki saluran napas baru yang dibuat menggunakan sepotong tulang rawan tulang rusuk tahun lalu.

Dia berhenti minum obat Agustus lalu setelah dua tahun pengobatan, dan bulan ini akan menjalani operasi untuk merekonstruksi bibirnya.

Millie yang kini sudah berusia 3 tahun pun sudah dapat tersenyum lebar, walaupun ia masih memiliki beberapa masalah pada kemampuan bicara karena kerusakan pada mulutnya.

Kasihan Wanita Ini Melahirkan Selama 75 Hari

@Ikadanews.info - Kasihan Wanita Ini Melahirkan Selama 75 Hari - Bila proses persalinan normalnya hanya berlangsung sekitar 8 - 12 jam, seorang wanita asal Polandia menjalaninya sampai dengan 75 hari. Hal itu dilakukan untuk menyelamatkan dua bayinya yang dilahirkan prematur setelah bayi pertama dari ketiga bayi kembarnya dilahirkan prematur dan meninggal.

Joanna Krzysztonek akhirnya melahirkan bayi perempuan yang diberi nama Iga dan bayi laki-laki Ignacy pada tanggal 15 Februari 2012. Selama menunggu persalinan yang berlangsung selama 1,5 bulan itu, Joanna harus berbaring dalam posisi tengkurap dan terlentang.

"Saya hanya bisa menarik napas dan berdoa agar kehamilan ini bisa dipertahankan sehingga kedua bayi ini dapat dilahirkan dengan selamat," katanya seperti dikutip Reuters.

Dokter obgin yang menanganinya, Mariusz Zimmer, mengatakan yang bisa dilakukan tim dokter adalah meredakan kontraksi yang dirasakan Joanna. "Proses persalinan memiliki awal dan akhir. Jika dari ketiga bayi kembar itu telah dilahirkan satu, itu berarti proses persalinan sudah dimulai," katanya.

Dengan penanganan medis dan upaya menahan kontraksi dengan cara tengkurap itu, akhirnya Iga dan Ignancy bisa dilahirkan pada usia kehamilan 32 minggu. Bayi yang cukup bulan seharusnya lahir pada usia 38-40 minggu.